Tidak terasa…… dua hari lagi kita tiba pada hari di mana para tim sukses masing-masing capres/cawapres hatinya merasa deg-degan, yaitu hari di mana kita mencontreng untuk memilih pemimpin negeri ini selama lima tahun mendatang. Bagi mereka yang berniat untuk ambil bagian dalam peristiwa yang merupakan bahagian dari pesta demokrasi ini sudahkah mengecek nama anda terdaftar dalam DPT? Alhamdulillah, saya pribadi tidak perlu mengecek lagi apakah saya sudah terdaftar atau belum di DPT karena dua minggu yang lalu, saya sudah menerima surat tanda terdaftar sebagai pemilih pilpres lusa. Mudah-mudahan bagi anda yang juga ingin berpartisipasi dalam pesta demokrasi ini juga sudah menerima surat serupa.
Nah, kalau sudah, pertanyaan selanjutnya adalah, apakah anda sudah menentukan pilihan anda?? Mungkin anda sudah punya kandidat terkuat untuk dipilih walaupun masih sedikit ragu-ragu atau mungkin sebagian dari anda sudah punya pilihan yang mantap tapi masih malu-malu mengutarakannya karena khawatir pilihannya bisa jadi dinilai “keliru” oleh orang lain yang memilih kandidat yang berbeda. Sebenarnya sih, anda tidak perlu berlama-lama dalam memilih kandidat capres dan cawapres anda. Masa sih, memilih satu dari tiga saja membutuhkan waktu yang cukup lama? Sebenarnya tidak ada pilihan yang “salah”. Semua orang punya alasan masing-masing untuk memilih kandidatnya masing-masing dengan pertimbangan APAPUN. Masing-masing kandidat toh juga pasti punya kelebihan dalam kelemahan masing-masing. Nah, semuanya tinggal berpulang kepada kita masing-masing apakah kita sudah mempertimbangkannya secara obyektif atau hanya sekedar subyektif atau campuran dari kedua unsur?? Ya…. tentu saja, sekali lagi, itu adalah hak anda karena dalam pilpres ataupun pemilu memang diasumsikan tidak ada pilihan yang “salah”.
Saya sendiri juga sudah punya pilihan sejak sebulan lalu. Bagi saya, pilihan saya tersebut tidak tabu untuk diketahui banyak fihak dan tentu akan saya beri tahu pilihan saya di artikel ini juga!! Namun sebelum itu, perlu saya beritahu bahwa pilihan saya bukan semata-mata berdasarkan program-program yang ditawarkan capres dan cawapres lewat kampanye-kampanye dan debat-debat yang telah dilakukan semasa kampanye tetapi saya lebih mengutamakan prinsip keseimbangan! Entah kenapa….. dari dulu saya suka dengan prinsip keseimbangan. Dalam pertandingan sepakbola dan tennispun misalnya saya cenderung membela tim atau pemain yang underdog. Sebenarnya terus terang selama kampanye berlangsung, menurut saya pribadi, saya paling sreg dengan pasangan capres dan cawapres nomor namun karena saya suka dengan prinsip keseimbangan, maka kemungkinan besar tanggal 8 lusa, saya akan memilih pasangan capres dan cawapres nomor:
Walaaah….. kenapa nih, mau memberitahu pilihan capres dan cawapres aja pakai hitungan matematika?? Karena ini masih masa tenang dan biar nggak disebut kampanye terselubung, maka dengan menyesal terpaksa anda harus mengambil kalkulator untuk mengetahui pasangan pilihan capres dan cawapres yang saya pilih! Huehehehehe…….. Percaya deh, hitungannya tidak terlalu sulit kok…





Lah…. apa hubungannya Debat Capres dan Wimbledon? Hubungannya….. memang tidak ada! Namun bagi saya, keduanya sedikit “bersinggungan” karena dalam seminggu dua minggu ke depan ini jadwal debat capres (dan cawapres) akan bertubrukan dengan jadwal siaran langsung kejuaraan tennis yang bisa dikatakan terakbar di dunia yaitu Wimbledon yang mulai disiarkan langsung kemarin sore, Senin 22 Juni 2009. Walau kedua event ini termasuk event yang saya tunggu-tunggu penayangannya lewat televisi tapi kedua-duanya sudah menuai kekecewaan buat saya. Kenapa??
Tentu itu hanya usul saja dari saya. Namun kita lihat saja, apakah debat capres (dan cawapres) seri selanjutnya akan semakin seru?? Mudah-mudahan semakin seru (namun tidak ngawur) agar kita bisa melihat capres dan cawapres kita yang bermutu dalam berargumentasi dan perdebatan, serta untuk masyarakat mengetahui mana capres yang paling cocok untuk mereka. Namun kalau acara perdebatan capres (dan cawapres) masih nggak seru juga, tidak apa-apa bagi saya, saya akan beralih channel untuk melihat siaran langsung pertandingan tennis Wimbledon dari Inggris.
Sebagian dari anda mungkin pernah membeli sepasang sepatu (2 buah), selusin telur (biasanya yang di dalam wadah kotak plastik transparan) yang isinya 12 buah, satu krat 







