Arsip untuk Oktober, 2007

Tenggelamnya si Raksasa Yamato (大和)

Kapal Perang YamatoKapal Perang YamatoYamato diserang pesawat2 tempur AS

Ini bukan cerita mengenai Yamato, merk pemadam api, tapi artikel ini bercerita tentang sebuah kapal perang (battleship) yang paling besar di dunia dalam sejarah angkatan laut, yaitu Yamato milik angkatan laut kekaisaran Jepang pada perang dunia II. Kenapa saya ingin menampilkan cerita ini? Karena dulu sewaktu saya masih SMP/SMA dulu, saya suka sekali mengkoleksi model-model rakitan alat-alat perang dari Tamiya, Matchbox ataupun Heller (yang terakhir ini dulu susah didapatkan di Indonesia) terutama dari masa Perang Dunia II, mulai dari tank, pesawat tempur, pesawat bomber dan juga kapal-kapal perang mulai dari kelas battleship hingga kelas light cruiser (yang lebih kecil dari light cruiser, seperti corvette ya kurang menarik lah, lagipula jarang ada yang memproduksi model rakitannya karena mungkin kurang laku dijual). Dulu, saya mempunyai beberapa buah model kapal perang dari PD II, seperti battleship Yamato, light cruiser Kumano dan Tama (Jepang), USS South Dakota (AS), Graf von Spee dan Bismarck (Jerman), serta HMS Rodney, HMS Repulse dan HMS King George V (Inggris). Dari semuanya itu yang masih survive hingga sekarang adalah yang USS South Dakota dan HMS King George V, yang lainnya sudah hilang atau hancur entah di mana dan kapan (sudah lupa lagi). Yang paling mengesankan tentu adalah Yamato, selain skalanya dibuat besar (keluaran pabrik model/mainan Tamiya Jepang), detail-nyapun terlihat dengan rinci dan jelas. Hingga terlihat sampai perahu sekoci-sekocinya!

Ok mari kita kembali ke topik kita membicarakan sejarah kapal perang Yamato ini! Kapal perang yang terbesar yang pernah dibuat manusia ini (tidak termasuk kelas kapal induk tentunya), paralel dengan kapal Titanic pada kapal penumpang dari segi ukurannya. Jikalau Titanic, yang bersemboyan sangat sombong: “Bahkan Tuhan tidak dapat menenggelamkan kapal ini” akhirnya menemui nasib tragis tenggelam pada pelayaran perdananya! Maka Yamato ini juga mengalami nasib yang tragis di ujung hayatnya. Kapal perang terbesar yang pernah dibuat manusia ini akhirnya harus menerima kenyataan pahit menjadi kapal perang yang termasuk masa aktifnya terpendek di dunia, yaitu hanya sekitar 4 tahun. Kapal perang ini memang dikhususkan untuk mengungguli armada angkatan laut AS. Dan pada kenyataannya kapal laut ini memang superior dibandingkan kapal-kapal perang AS waktu itu baik dalam  sistem persenjataan, perlindungan dan kecepatannya. Namun kenapa kapal ini dapat tenggelam dan kalah dalam perang? Sederhana saja! Kapal-kapal perang AS tentu tidak akan mau untuk menyerang Yamato secara frontal, yang tentu saja bukan tandingan Yamato. Andaikan Yamato dapat ditenggelamkan juga mungkin akan terdapat banyak sekali korban dan kerusakan di fihak AS yang menjadikan pertempuran menjadi tidak efisien di fihak AS. Untuk itu fihak AS, menggunakan taktik lain yaitu menggunakan pesawat tempur/pembom untuk menghancurkan Yamato! Yamato memang superior untuk pertempuran antar kapal perang, namun kapal perang raksasa tersebut kurang didesain khusus untuk menghalau serangan udara. Memang kapal perang ini dibuat sebelum perang yaitu pada tahun 1937, (Yamato sendiri mulai diaktifkan pada tahun 1941) pada saat angkatan udara Jepang masih sangat kuat, sehingga serangan udara yang dilakukan terhadap kapal tersebut di masa awal perang dunia II dapat ditangkis oleh pesawat tempur Jepang yang mengawal kapal tersebut. Namun di akhir perang dunia II, angkatan udara Jepang hampir benar-benar lumpuh dan pada misi terakhirnya, yaitu misi operasi Ten-Go, bahkan Yamato berangkat tanpa pengawalan pesawat2 angkatan udara Jepang yang pada akhirnya membuat kapal perang raksasa tersebut menjadi bulan-bulanan pesawat-pesawat angkatan udara AS.

Inilah sedikit rincian detail mengenai misi terakhir Yamato:

Kapal perang Yamato berangkat tanggal 6 April 1945 dalam operasi Ten-Go menuju pantai Okinawa yang pada waktu itu mulai diserang AS secara besar-besaran. Jepang yang waktu itu memang sudah sangat terjepit dan angkatan udaranya boleh dikatakan sudah lumpuh, hanya menyertakan light cruiser Yahagi dan delapan kapal perusak untuk mengawal kapal Yamato. Komandan kapal dan seluruh awal kapal Yamato memang sudah mengetahui bahwa tanpa perlindungan pesawat2 angkatan udara, misi ini sama saja dengan misi bunuh diri. Dan mereka juga merasa bahwa misi Ten-Go ini adalah misi terakhir mereka bersama kapal perang kebanggaan mereka Yamato. Armada kapal perang Yamato ini terdeteksi oleh kapal selam AS, malam hari itu juga. Dan pada pagi hari tanggal 7 April 1945 pukul 08.30 waktu setempat, AS mulai meluncurkan pesawat-pesawat tempur/pembomnya dari 2 kapal induk mereka yaitu USS Hornet dan USS Bennington untuk menghadang dan menenggelamkan armada Yamato. Pukul 10 lewat, pertempuranpun dimulai! Pesawat2 AS mulai membom dan mengirimkan torpedo dari udara untuk menghancurkan kapal Yamato dan para kapal pengawalnya. Dalam melakukan aksi dive dalam menyerang kapal perang Yamato, pesawat2 AS sebisa mungkin membentuk sudut 90o, yang membuat meriam-meriam anti serangan udara pada kapal-kapal armada Yamato mengalami sedikit kesulitan dalam menembak pesawat2 AS tersebut. Dan juga dalam menyerang dan merusak kapal Yamato, AS menyerangnya sebisa mungkin hanya dari satu sisi saja, sehingga jikalau akan tenggelam, dan kapal Yamato mulai kebanjiran, maka sistem penanganan anti-banjir di kapal tersebut akan susah berfungsi karena kapal miring ke satu arah! Ini yang menyebabkan pada akhirnya sekitar pukul 14.00, komandan kapal Yamato memerintahkan awaknya untuk meninggalkan kapal, karena kapal sudah tidak dapat diselamatkan lagi. Dari 2778 awak kapal Yamato, hanya 280 saja yang berhasil diselamatkan. Bukan itu saja, dari armada Yamato yang tersisa, hanya tinggal 4 kapal perusaknya yang selamat, 4 kapal perusak lainnya dan juga light curiser Yahagi ikut tenggelam bersama kapal perang Yamato, kapal perang kebanggaan mereka! Dalam menenggelamkan kapal Yamato ini, AS sama sekali tidak melibatkan kapal-kapal perang angkatan lautnya. Sungguh tragis, akhir drama dari kapal perang terbesar yang pernah dibuat manusia sampai saat ini! Dan terlebih lagi, dengan tenggelamnya kapal perang Yamato ini, yang merupakan kartu as terakhir bagi angkatan perang kekaisaran Jepang, maka kekalahan angkatan perang Dai Nippon hanya tinggal menghitung hari saja…….

Data Teknis Yamato:

Bobot: 64.170 ton Inggris / 65.200 ton metrik

Dimensi = (863 x 127 x 35) kaki / (263 x 39 x 11) meter

Pertahanan: pada main beltmeriam 16 inci, pada dek: meriam 7¾ inci, turret, 20-25 inci.

Persenjataan Utama: 9 x 18 inci, 12 x 6.1 inci AA, 24 x 25 mm AA, 4 X 13 mm meriam, ditambah 6 pesawat udara mini.

Awak Kapal Maksimum : 3332 orang

Kecepatan: 27 knot / 50 \frac{km}{jam}

Tanggapan (23)

Orang Indonesia Tukang Komentar di Blog?

Tanggal 16 Oktober 2007 lalu, saya, yang sebenarnya sangat jarang melihat daftar-daftar seperti top blogger, top posting (of the day), atau yang sebangsanya di listing WordPress, iseng-iseng akhirnya melihat juga daftar-daftar seperti itu. Tidak tanggung-tanggung, saya bukannya melihat listing yang berbahasa Indonesia saja, tetapi juga listing bahasa-bahasa lainnya yang ada di WordPress. Kesimpulan sementara yang saya tarik dari listwalking itu cukup mengejutkan saya, karena ternyata orang Indonesia termasuk orang yang senang memberi komentar di blog-blog orang! Feomena apa ini ya? Apakah ini karena orang Indonesia hanya berani/bisa/pintar berkoar memberi komentar saja di blog? Atau memang persaudaran antara blogger Indonesia terutama di WordPress memang termasuk yang paling akrab/hangat? Atau mungkin memang WordPress yang mempunyai formula yang unik dan aneh untuk menentukan top tidaknya suatu post/artikel? Ah, nggak tahu deh! Berikut ini screen capture dari top post 6 bahasa di Asia yang berada di WordPress yang saya ambil tanggal 16 Oktober 2007 lalu sekitar pukul 16.00. Bandingkan jumlah komentatornya!

Bahasa Indonesia:

komentatorindonesia.jpg

Bahasa Malaysia:

komentatormalaysia.jpg

Bahasa Thailand:

komentatorthailand.jpg

Bahasa Tagalog (Filipina):

komentatorfilipina.jpg

Bahasa Jepang:

komentatorjepang.jpg

Bahasa Korea:

komentatorkorea.jpg

Tanggapan (49)

Amerika Pernah Mendaratkan Astronot di Bulan??

Bendera yang kusutMoon Hoax??Moon Hoax??

Isu apakah Amerika pernah mendarat di bulan, bukanlah sebuah isu baru. Isu ini sudah mulai berkembang sejak tahun 1970an. Isu ini mendapat angin segar ketika pada tahun 1978, dibuat film oleh Hollywood yang berjudul Capricorn One yang bercerita tentang misi berawak NASA ke planet Mars, yang pada saat-saat terakhir  sebelum keberangkatan diketahui bahwa Sistem Penopang Kehidupan (Life Support System) yang berada di pesawat angkasa tersebut mengalami kegagalan yang menyebabkan misi berawak ke Mars tidak mungkin dilakukan. Namun oleh NASA the show must go on, dan dibuatlah rekayasa seolah-olah NASA memang telah mendaratkan misi berawaknya ke Mars, padahal laporan langsung pendaratan di Mars dibuat di sebuah studio televisi rahasia. Para astronot dipaksa untuk mengikuti skenario yang ditetapkan oleh NASA dengan imbalan dan embel-embel bahwa tugas rekayasa ini sebagai tugas patriotik. Tentu saja para astronot ini harus tutup mulut selama hidupnya. Mula-mula mereka enggan melakukannya, namun akhirnya mereka mau melakukannya. Namun setelah itu terjadi skenario yang tidak terduga, ternyata kapsul angkasa ‘palsu’ mereka meledak di udara, ini berarti mereka seharusnya tewas, dan mereka harus berpisah dari sanak saudara serta sahabat mereka selama-lamanya!

Tahun 2001, jaringan televisi Fox di AS, menyiarkan acara yang berjudul “Conspiracy Theory: Did We Land on The Moon?” yang dibawakan oleh salah satu aktor dari the X-Files, Mitch Pileggi (Saya menontonnya di lewat stasiun televisi StarWorld tahun 2004). Acara ini mencuatkan kembali isu moon hoax ini, yang pertama kali diprakarsai oleh Bill Kaysing (1922-2005) dalam bukunya: “We Never Went to the Moon: America’s Thirty Billion Dollar Swindle”.

Nah, inilah 5 sanggahan paling populer yang dipercayai oleh para Hoax Believer (HB) kenapa mereka percaya NASA (Amerika) tidak pernah mendaratkan manusia di bulan, sekaligus saya sertakan juga 5 jawaban dari mereka yang tetap percaya bahwa Amerika telah mendarat di bulan.

1. Hoax Believer: Adalah aneh bagi foto-foto yang diambil di bulan yang tidak menunjukkan adanya bintang di langit satupun! Padahal langit di bulan selalu berwarna hitam kelam. Jadi ke mana perginya itu bintang-bintang? Sepertinya foto-foto tersebut dibuat di studio!

Jawaban Pendukung NASA/NASA supporter (NS): Langit di bulan memang selalu berwarna hitam, tidak peduli apakah itu siang atau malam, karena di bulan memang tidak ada atmosfir, tidak seperti halnya di bumi yang pada siang hari langit berwarna biru karena cahaya matahari disebarkan di atmosfir. Jadi kemana perginya bintang-bintang? Bintang-bintang tetap berada di situ! Tetapi terlalu pudar untuk dapat difoto. Ingat! Pengambilan gambar dilakukan pada saat pagi hari waktu bulan, pada saat matahari dekat di horizon dan pengambilan gambar astronot yang berada di darat atau di horizon yang berarti dekat dengan piringan matahari secara deklinasi. Di tambah pula kecepatan rana pada settingan kamera yang harus dipasang cepat agar supaya gambar tidak terlalu terang, namun itu berarti juga bahwa benda2 yang bersinar redup seperti bintang tidak dapat tertangkap di dalam gambar.

2. HB : Nah, di pesawat lunar lander yang mendarat di bulan, tidak ada kawah pada bekas pendaratan, padahal bekas semburan roket dari lunar lander yang mendarat itu secara logika harus meninggalkan bekas kawah di bekas semburan roket pada saat pendaratan!

NS : Di Bumi, udara atau atmosfir menjadi hambatan atau tahanan dari seluruh arah bagi semburan roket, itu sebabnya semburan roket menjadi lebih terarah ke bawah dan semburan roket akan menimbulkan tekanan yang besar ke bawah sehingga menimbulkan kawah di bekas pendaratan, apalagi pada permukaan yang berpasir/bertanah (tidak beraspal). Di Bulan tidak ada udara atau atmosfir yang menahan semburan roket, sehingga semburan roket terjadi ke segala arah dan tidak terkonsentrasi ke bawah, sehingga tekanan ke bawah yang ditimbulkan oleh semburan roket akan sangat berkurang, itu sebabnya maka tidak ada bekas kawah pada semburan roket.

3. HB: Bendera Amerika yang ditancapkan terlihat seperti berkibar di dalam foto, padahal di bulan tidak ada udara jadi tidak mungkin bendera itu bisa berkibar!

NS: Bendera yang ditancapkan di bulan memakai dua buah tiang, yang satu tiang vertikal seperti yang kita pakai untuk mengibarkan bendera di bumi, namun di bulan, agar dapat terlihat ‘berkibar’ perlu satu tiang horizontal lagi di atas, itu karena di bulan tidak ada atmosfir. Nah, yang terlihat seperti ‘berkibar’ itu sebenarnya bukan ‘berkibar’ tetapi karena bendera tersebut kusut karena dilipat agak sembarangan sewaktu dibawa ke bulan. Nah, bendera yang kusut tidak bisa langsung menjadi rapih tegak, apalagi di bulan yang tidak punya atmosfir dan daya tarik yang lemah. Di Bumi bagian bawah bendera dapat ditarik oleh gravitasi bumi yang lebih kuat ke bawah sehingga membantu bendera yang kusut menjadi lebih licin, begitupula dengan udara yang bergerak atau angin sedikit banyak ikut melicinkan bendera yang kusut.

Namun ada juga yang mengatakan bahwa bendera itu terlihat berkibar karena tiang yang horizontal di atas kurang panjang sehingga bendera tersebut menjadi ‘bergelombang’ ketika akan ‘dikibarkan’, jadi yang terlihat seperti berkibar itu adalah bendera yang ‘bergelombang’ karena tiang horizontal yang kurang panjang. Konon, memang efek ‘gelombang’ ini sengaja dibuat oleh para astronot sehingga bendera nampak seperti berkibar.

4. HB: Ketika pesawat (lander) berangkat lepas landas dari bulan kembali menuju bumi, tidak ada api pancaran roket yang terlihat, setiap roket tentu mempunyai api pancaran roket ketika lepas landas! Jadi lepas landas pesawat tersebut palsu!

NS: Ada sebuah penjelasan sederhana kenapa kita tidak bisa melihat api pancaran roket pada saat pesawat lepas landas dari bulan! Itu karena bahan bakar yang digunakan oleh lander yang tidak menimbulkan api pancaran roket. pesawat (lander) tersebut menggunakan bahan bakar campuran antara hidrazin (N2H4) dan dinitrogen tetroksida (N2O4). Campuran bahan bakar ini tidak menimbulkan api pancaran roket yang terlihat.

5. HB: Radiasi yang terdapat di sabuk van Allen dan di luar angkasa dapat membunuh astronot dalam beberapa menit. Hal ini juga didukung oleh pernyataan mantan seorang kosmonot bekas Uni Soviet yang terlibat dalam program penjelajahan bulan yang dilakukan bekas Uni Soviet.

NS: Menurut banyak pendukung NASA, pernyataan HB soal radiasi ini sangat tidak masuk akal. Betul jikalau para astronot tidak terlindungi, bisa jadi radiasi akan membunuh para astronot jika astronot2 tersebut berada di sabuk van Allen dalam waktu yang cukup lama. Namun perjalanan Apollo ini dikatakannya termasuk ‘cepat’ sehingga tidak cukup waktu bagi partikel-partikel dan energi-energi radian memasuki tubuh astronot dalam jumlah yang mematikan. Lagipula astronot terlindung oleh lapisan metal pesawat angkasa yang dikatakan tentu saja dapat memblok hampir semua radiasi yang mengenai pesawat angkasa tersebut.

Sebenarnya masih banyak sekali argumen-argumen para Hoax Believers yang diajukan yang ‘mendukung’ teori konspirasi bahwa Amerika/NASA tidak pernah mendarat di bulan. Namun semuanya ‘bisa dijawab’ oleh NASA dan para pendukungnya dengan ‘cukup tangkas’. Hanya satu pertanyaan saja yang tidak bisa dijawab oleh NASA dan pendukungnya dengan baik dan jelas, yaitu: “Kenapa setelah hampir 40 tahun NASA tidak pernah mengirimkan manusia ke bulan lagi!” Itulah pertanyaan yang tidak bisa dijawab dengan memuaskan oleh NASA (dan para pendukungnya)! NASA memang merencanakan mengirimkan astronotnya kembali ke bulan tahun 2018 (Itupun belum tentu jadi ataupun tepat waktu)! Kenapa harus menunggu 11 tahun untuk merencanakan pergi ke bulan dengan teknologi yang lebih canggih dibandingkan teknologi tahun 1960an?? Padahal di tahun 1960an, NASA hanya membutuhkan 7 tahun untuk merencanakan pergi ke bulan! Sungguh sesuatu hal yang sangat aneh. Baru-baru ini satelit atau wahana ruang angkasa Uni Eropa SMART-1 yang salah satu tugasnya memotret permukaan bulan, mengatakan telah menemukan/memfoto dari jarak jauh bekas-bekas pendaratan Apollo di bulan, namun SMART-1 tidak pernah mengatakan menemukan tanda-tanda jejak-jejak atau tanda-tanda bekas manusia di bulan. Mendaratkan wahana tak berawak di bulan tentu berbeda dengan mengirimkan manusia ke bulan, mengirimkan manusia ke bulan tentu jauh lebih sulit dibandingkan mengirimkan wahana tak berawak ke bulan.

Namun ada satu faktor yang juga harus diperhitungkan oleh para HB, yaitu (terutama di masa perang dingin), jikalau AS/NASA memalsukan pendaratan di bulan, tentu yang paling berkompeten (dan juga yang pasti paling bersemangat) dalam membongkar kasus ini adalah bekas Uni Soviet atau Rusia, karena merekalah di luar AS yang mempunyai kemampuan teknologi yang paling baik guna membongkar kepalsuan ini. Dan tentu fihak (bekas) Uni Soviet dapat menceritakan atau menyimpulkan lebih baik tentang isu teori konspirasi ini. Namun sampai saat ini Uni Soviet tetap bungkam (atau tidak peduli?) dalam kasus ini.

Nah bagaimana dengan anda sendiri? Apakah anda percaya bahwa AS telah mendaratkan astronotnya di bulan tahun 1969 dengan teknologinya yang masih ‘primitif’ untuk ukurang sekarang? Kalau saya pribadi saya hanya 55% percaya AS telah berhasil mendaratkan manusia di bulan.

Fakta Menarik:

  • Jikalau anda mempunyai sebuah programmable calculator mungkin yang bermerk Casio, anda mungkin tidak sadar bahwa kalkulator anda tersebut jauh lebih canggih dibandingkan komputer yang mengatur perjalanan Apollo 11. Ya, mikroprosesor yang berada di kalkulator anda tersebut lebih cepat dibandingkan dengan prosesor yang ada di komputer yang mengatur perjalanan Apollo 11 ke bulan! Dan juga RAM (memory)-nya  lebih besar daripada komputer NASA tahun 1960an tersebut.
  • Pesawat ulang-alik AS (yang dianggap sebagai yang tercanggih), dalam sejarah penerbangannya hanya bisa terbang di luar angkasa maksimal sekitar 1000 mil dari permukaan bumi. (Tidak ada seperempatnya jarak Bumi-Bulan). Prestasi ini tentu saja sangat jauh dari prestasi Apollo 11 sampai 17 yang sudah berhasil mendaratkan manusia di bulan. Apakah teknologi NASA tahun 1960an lebih maju dibandingkan teknologi NASA zaman sekarang??

Tanggapan (50)

Malaysia Baru ngirim Astronot aja sudah sombong!!

Ini cerita mengenai seorang Malaysia yang bodoh, yang sombong tapi bloon (emang bener!), yang merasa lebih superior dibandingkan orang Indonesia. Of course, ini bukan pandangan umum orang Malaysia, tetapi tidak ada salahnya mengetahui kalau ternyata masih banyak orang Malaysia yang butuh pendidikan tinggi dan perlu dikasihani! Yah, seperti salah satu topik yang berada di Malaysia Forum ini. Agar lebih enak membacanya beberapa postingan akan saya copy-paste di sini, selamat menikmati kebodohan celoteh orang Malaysia! O iya, akan saya copy-paste-kan juga beberapa orang yang pro-Indonesia, baik yang dari Indonesia maupun dari luar. Saya sendiri sudah mengirimkan komentarnya di forum ini yang juga saya copy-paste-kan di bagian akhir!

YANG MENGHINA INDONESIA:

Nick: INDON GOBLOK  Asal: Kuala Lumpur, Malaysia

ADA KE? AKU SEARCH SUDAH BANYAK KALI DI YAHOO DAN GOOGLE..TIDAK KELUAR PUN ASTRONOT INDON..HANYA KELUAR..NEGARA MISKIN DUNIA INDONESIA.PENDATANG HARAM INDONESIA,PROGOL PEROMPAK INDONESIA,BANTUAN BENCANA INDONESIA? PERGADUHAN PEMBUNUHAN,PEMBERONTAKAN WILAYAH INDONESIA..WADUHHH…KESIANNYA BANGSA SIAL INDON..KAH KAH KAH

Nick: anonymous Asal: Petaling Jaya, Malaysia

astronot tu apa pun indon taktau :(

Nick: Paduka Raja Asal: Kampong Bukit Lanjang, Malaysia

inilah bangsa pemakan najis orang Malaysia… ;) sewaktu maknya mahu beranakkan anjing ini maknya dirogol oleh bangla HIV +ve dan terus pula diliwat berkali2 oleh babi tunggal belaan belanda… ;)

hahahahahhahhahahaha….

dari kesakitan akibat dirogol dan diliwat berkali2 itu maknya terus beranakan anjing ini dan dari lubang burit maknya itu keluar najis dan cirit serta sembelit… ;)

hiiiihihihihihihihii…..

dari situ anjing ini melihat najis maknya seperti nestum dan terus melahapnya dengan rakus kerana amat kebulur… ;)

hoohoooohooo…..

dari situlah timbul minat anjing ini untuk makan najis dan sampai hari ini saat ini anjing ini terus memakan najis dan diimport dari Malaysia.. ;)

hahahaahahahahahhahahaah…..

kerana bulan Ramadhan, maka orang2 Malaysia amat kurang produktif untuk mengeluarkan najis maka sebab itukah anjing ini melalak2 di forum ini kerana kelaparan dan kebuluran najis orang Malaysia ;)

hahahahahahahahahahahaha….

hihiiihihiiihihihihii…..

hhoohohhohohohhohoooo….

anjing ini telah meminta kastam indon untuk berhubung terus dengan Indah Water Konsotium untuk mendapatkan bekalan najis orang Malaysia bagi persiapan menyambut lebaran yang tak lama lagi… ;D

hiiihiihihiiihiihiii…..

dasar anjing kurap belaan belanda..najis orang Malaysia kau sangka nasi padang…. ;)

dasar kodok busuk dari longkang Indah Water…najis sembelit aku kau lahap seperti ayam golek… ;)

dasar itik pulang petang…najis babi kau sangka kerepek pisang… ;)

dasar bangsa pemakan najis…mulut kau membusuk penuh nanah di hisap sendiri… ;)

hahahahahahahhqhahhaha…..

hihiihihihihihihihi….

hooohohhhohohoooohoh….

INDOGNESIAL DARUL HINDUNESIAL… ;)

Nick : INDON GOBLOK Asal: Kuala Lumpur, Malaysia

AISEY..AKU LUPA INDON MINSKIN..SUDAH BERPULOH TAHUN MERDEKA..MASIH DIBELENGU KEMISKINAN..DASAR BANGSA ANJING INDON SIALAN..INDON PEMALAS..HANYA TAU MAIN INTERNET SAJA…KERJANYA MEMINTA SEDEKAH MAIN MUZIK DI TENGAH JALAN..KAH KAH

YANG MEMBELA INDONESIA:

Nick: WowThatsCruel    Asal: Denpasar, Bali

Another quote by malaysian :

In the photo, we see 6 people. 5 of them are described as either cosmonaut or astronaut (1 French, 1 Russian, 3 Americans). The 6th person is the Malaysia and is classified as “spaceflight participant”.

All the five (astronauts and cosmonaut) wear the official 16th Expedition insignia (XVI Expedition) on their shirt, but our boy from Malaysia has his own home-made shirt-badge, a logo with a Malaysian Flag and the words “Angkasawan Malaysia” on it. I wonder why the Russians or the Americans did not allow him to stitch on the “Expedition XVI” insignia to his shirt.

Nick: Mike  Asal: Brie-Compte-Robert, France

BTW I am sure that shirt’s even not home-made shirt, but Chin-made shirt instead since Malaysians cannot produce anything more than their oil and gambling…

Nick: Mike Asal: Brie-Compte-Robert, France

haha this is the funniest story I’ve ever read… Malaysian govt has been trying so hard to impress the rest of the world by building petronas tower (empty, no body want to rent an office there), subway in KL (only a line, no more, nothing compared to Spore, London and Paris system), and now astronaut program…an effective wasting money system just to give their people false impression that Malaysia is among the league of developed nations…. poor people indeed…sad story however…

Yoyo, you seem pretty educated, don’t you agree with me?

Nick: Mike Asal: Brie-Compte-Robert, France

Malaysian, if you’re really proud of your astronout eh space tourist, check this links out.. if it’s not because of Challenger Disaster Indonesian would have 2 astronauts in 1986!!!(READ ASTRONAUTS! not SPACE TOURIST! because those 2 are really involved in NASA program).. please compare your photo model with medical degree on bachelor level with our DR Pratiwi Soedarmono (real PhD and scientist) and Akbar who’s deeply involved in the Palapa sattelite development (not a photo model who’d like to make teh tarik and play kids game in outer space, how ridiculous)

Nick: rockersakinah    Asal: Perai, Malaysia

(This appears to be a sensible and more educated Malaysian!: Yari NK)

lebih baik macam tu dari pada sombong…jgn la sombong,ko kutuk2 indonesia miskin buat apa?mungkin esok ko yg jadi miskin,x ada yg tau…bsyukur la…jgn kutuk2

Nick: Yari NK       Asal: Jakarta, Indonesia

Malaysian astronaut?? Huahahaha…. who cares???
It’s only an astronaut! you don’t build the ship to send the man there! Without the courtesy of the Russians, that Malaysian could not even fly in a subspatial area! So Don’t be so proud of something that is not your achievement!
And the most pathetic thing in the world is Malaysia cannot even grab gold olympic medals! Huahahaha….!!
Thank God I don’t live in the most racist country in the world whose govt adopts a tyrannical system!

Yang terakhir itu komentarku! :mrgreen:

Nah, anda mau ikut komen?? silahkan! silahkan anda komen di Forum Malaysia ini. Tetapi kalau bisa jangan pakai kata-kata tak pantas ya! Tunjukkan kalau bangsa kita ini adalah bangsa yang berkelas! Tidak seperti bangsa Malaysia! Dan gunakanlah bahasa Indonesia atau bahasa Inggris, dan jangan gunakan bahasa Melayu Malaysia karena itu bukan bahasa kita dan juga bukan bahasa internasional! Kita mempunyai bahasa Indonesia yang lebih berkelas dibandingkan dengan bahasa Melayu Malingsia, eh maksud saya Malaysia! Trust me! ;)

Fakta Pahit:

  • Ternyata si Sheikh Muszaphar Shukor dari Malaysia yang jadi angkasawan Malaysia ini bukan bagian dari misi Expedition XVI yang melibatkan 3 astronot Amerika, 1 kosmonot Rusia dan 1 astronot Perancis ini. Expedition XVI ini merupakan bagian dari misi pengembangan stasiun ruang angkasa internasional (International Space Station). Si Shukor ini ternyata hanya sebagai spaceflight attendant atau penggembira saja (dan tidak disebut astronot ataupun kosmonot!), dan keberadaan si Shukor ini tidak berpengaruh pada sukses-gagalnya Expedition XVI ini. Mungkin si Shukor ini belum se-qualified kelima astronot/kosmonot lainnya dalam kualitas, jadi cuma dianggap anak bawang saja! Anda dapat melihat emblem baju si Shukor di bawah ini yang berbeda dari para astronot dan kosmonot lainnya (lihat tanda panah). Foto diambil dari sini.

cosmonauts2.jpg

  • Malaysia yang katanya lebih pandai bahasa Inggrisnya dari bangsa kita, tidak sepenuhnya benar! Banyak orang Malaysia, terutama orang Melayunya, yang bahasa Inggrisnya hancur lebur, alias nggak bagus-bagus amat! Anda bisa lihat di forum tersebut buktinya!
  • Petronas Towers, kebanggaan Malaysia, kalau anda melihat acara TV Mega Structures dari National Geographic Channel, tidak mungkin berdiri tegak tanpa bantuan-bantuan teknologi barat/negara-negara maju. Dari arsiteknya sampai Project Manager-nya, semuanya bule-bule. Jadi boleh dikatakan tidak ada prestasi Malaysia di sini kecuali mungkin dari sisi pendanaan. Jadi kita tidak perlu iri dengan hal-hal semu seperti ini terhadap jiran kita, soalnya apa yang mau diirikan??? Wong, itu bukan prestasi Malaysia kok!

Tanggapan (79)

Musisi Rock Sekaligus Ilmuwan!

Siapa bilang pemusik rock dan ilmuwan selalu bertolak belakang? Inilah setidaknya yang ingin dibuktikan oleh Brian May, gitaris Inggris dari grup musik rock legendaris terkenal Queen di tahun 1970-1980an, yang lagu-lagunya masih banyak diputar dan dinikmati hingga kini. Saya sendiri masih menyimpan CD-CD bajakan album-album dari Queen ini, Love of My Life, You Take My Breath Away, Who Needs You, 39 (yang berirama semi-Country yang bagus), All Dead All Dead, Killer Queen dan Bohemian Rhapsody adalah lagu-lagu favorit saya yang bahkan hingga kini saya belum bosan mendengarkannya. Bagi para penggemar musik rock era 1970-an, Brian May, yang lahir di Middlesex, Inggris ini, tentu lebih terkenal sebagai pemusik rock atau lebih tepat posisinya sebagai seorang gitaris, meskipun ia juga dapat berperan sebagai penyanyi utama, keyboardist, pemain ukulele, dan juga pemain harpa. Permainan harpanya cukup menawan dalam lagu “Love of My Life“:

Love of my life you hurt me, You’ve broken my heart, and now you leave me… Love of my Life can’t you see? Bring it back, Bring it back, Don’t take it away from me, because you don’t know what it means to me…… (halaaaah kok malah nyanyi! :mrgreen: )

Namun tidak banyak yang tahu, bahkan mungkin banyak penggemar musik rock sendiri, atau tidak perduli bahwa Brian May sebenarnya adalah juga seorang ilmuwan! Ya, orang mungkin banyak yang tidak menyangka bahwa Brian May adalah seorang pakar astronomi! Bahkan baru-baru ini, ia berhasil mendapatkan gelar Ph.D-nya dari Imperial College London departemen fisika. Tidak tanggung-tanggung bidang yang dipilihnya adalah bidang astrofisika! Judul disertasi Ph.D-nya adalah: “A Survey of Radial Velocities in the Zodiacal Dust Cloud”. Namun, perlu lebih dari 30 tahun bagi Brian May untuk menyelesaikan disertasi tersebut! Bukan karena ia bodoh, namun karena pekerjaannya sebagai musisi rock tingkat dunia yang berpenghasilan puluhan jutaan dolar per tahun yang menyita energinya. Brian May memulai disertasinya tahun 1973, namun ia terpaksa harus menunda disertasinya itu karena bersama-sama dengan Freddy Mercury, Roger Taylor dan John Deacon yang tergabung dalam grup musik rock Queen tengah mulai menanjak reputasinya di tingkat dunia. Namun kesibukannya sebagai pemusik rock tidak membuat cintanya kepada benda-benda langit di luar angkasa berkurang, ia bersahabat dekat dengan Sir Patrick Moore, astronomer paling kenamaan Inggris yang kini berusia 84 tahun yang juga sekaligus presenter TV acara-acara sains terutama astronomi di stasiun televisi BBC Inggris. Bahkan Brian May adalah kontributor tetap acara yang dibawakan Sir Patrick Moore yang berjudul “The Sky at Night” yang mulai mengudara tahun 1957 hingga sekarang di stasiun televisi BBC. Bahkan Brian May bersama dengan Sir Patrick Moore dan juga seorang ahli kosmologi Inggris lulusan Universitas Oxford Inggris bernama Chris Lintott membuat buku berjudul : “Bang! : The Complete History of the Universe” yang saya lihat di toko buku Gramedia Bandung harganya sekitar Rp 400.000,-an. Coba harganya hanya Rp. 200.000,- pasti saya beli deh! Bukunya sendiri cover-nya keren abis, ada gambar animasi big bang 3 dimensi yang menawan!

Brian May, yang memulai disertasi Ph.D-nya pada usia muda akhir 20-an, karena kesibukannya baru memperoleh gelar Ph.D-nya di usianya yang ke-60, walaupun ia sudah hidup “sangat nyaman” sebagai musisi rock tingkat dunia, namun kecintaannya terhadap sains tidak surut, inilah yang menyebabkan ia tetap semangat untuk memperoleh gelar Ph.D-nya meskipun usianya tidak muda lagi. Sebuah contoh yang bagus dan menarik untuk “anak-anak muda” yang tengah bergelut untuk meraih gelar Ph.D-nya yang juga disibukkan oleh pekerjaannya!The Sky at Night

Catatan Mengenai  Brian May:

 Brian May di usianya yang ke-60 sekarang masih aktif sebagai musisi rock.

Brian May sangat anti dengan rokok, dan ia juga sangat membatasi konsumsi alkohol. Ia hanya minum alkohol untuk sosialisasi saja, dan ia sama sekali tidak mau minum alkohol ketika akan mengadakan show panggung. Minuman favoritnya adalah teh.

Di bukunya “Bang!: The Complete History of the Universe“, foto Brian May yang berambut panjang mirip dengan Sir Isaac Newton, ilmuwan Inggris terkenal abad ke-17/18, hanya saja Sir Isaac Newton yang panjang adalah toupée-nya bukan rambutnya! Huehehehe…. informasi terakhir ini nggak penting banget! :mrgreen:

Tanggapan (27)

Annabelle dan fans-nya (cerpen bajakan terjemahan!)

Annabelle Lafourette-Leclerc telah menemukan kesempurnaan dalam hidupnya, paling sedikit seperti itulah pandangan bagi kebanyakan wanita yang ingin merasakan kehidupan seperti Annabelle. Bagaimana tidak! Annabelle adalah seorang foto model yang karirnya tengah menanjak yang hidup dan berkarir di pusat kota mode dunia di Paris, Perancis. Bukan itu saja, iapun bersuamikan seorang pengusaha muda yang tampan dan telah dikaruniai Aida, anak perempuannya yang manis semata wayang. Lengkap sudah kehidupan Annabelle. Sebagai seorang foto model yang sukses Annabelle sangat membanggakan kecantikan wajahnya dan keindahan lekuk tubuhnya (agak narsisis kali yeee! :P ), dan ia sadar dengan keindahan lahiriyah yang ia miliki, ia banyak mempunyai para penggemar di luar sana, dari penggemar fanatik hingga penggemar misterius. Namun Annabelle tidak menyangka bahwa hari ini, ia akan mendapatkan “pengalaman yang tidak akan pernah dilupakannya”  seumur hidupnya bersama dengan para ‘fans‘nya!

Pagi itu, Annabelle yang baru saja melepaskan putrinya yang berumur 6 tahun yang dijemput naik bis ke sekolahnya, sekaligus melepaskan suaminya yang berangkat kerja juga, tiba-tiba mendengar bel pintu rumahnya berbunyi. Bergegas ia membukakan pintu rumahnya, di depannya berdiri seorang kurir ekspedisi pengantar kiriman.

“Apakah ini kediaman Tuan Leclerc?” begitu tanya sang kurir.

“Ya benar! Anda ingin mengantarkan barang atau paket untuk suami saya?” tanya Annabelle.

“Benar, nyonya! Anda nyonya Leclerc? Silahkan tandatangani surat terima ini.” kata sang kurir.

“Ya, saya nyonya Leclerc” jawab Annabelle sambil menandatangani surat terima tersebut. “Terima kasih ya” kata Annabelle pula sambil berjalan menuju pintu rumahnya kembali. Namun ketika ia hendak masuk dan menutup pintu, tiba-tiba sang kurir menahan pintu dengan tangan kanannya sehingga pintu tidak bisa ditutup, sementara tangan kiri sang kurir menangkap lengan Annabelle dengan kasarnya.

“Ayo ikut! Ayo ikut! Ayo ikut saya!” kata sang kurir pengantar barang. Annabelle yang terkejut langsung dengan refleks meronta-ronta berusaha melepaskan diri sambil berupaya berteriak minta tolong. Namun ia berhasil meraih daun pintu dan dengan sekuat tenaga ia membenturkan pintu tersebut ke wajah sang kurir. Berhasil! Pintu tertutup dan secepat kilat ia menguncinya dari dalam.  Setelah itu ia cepat-cepat mengambil pemukul golf suaminya yang ia jadikan untuk alat pemukul jikalau si kurir mendobrak pintu rumahnya. Namun aneh, ia tak mendengar suara apapun di luar dan Annabellepun mengintip ke luar jendela, tak ada tanda-tanda sang kurir berada di luar sana. Meskipun merasa agak lega namun ia tetap sedikit cemas, sebenarnya ia ingin melaporkan kejadian ini kepada polisi, namun ini bukan peristiwa yang terburuk yang pernah ia alami. Ya, Annabelle sebelumnya memang telah beberapa kali dibuat pusing oleh para penggemarnya yang tak jarang bertingkah laku aneh-aneh. Itulah alasannya mengapa akhirnya ia urung untuk melaporkannya ke polisi.

Dua jam kemudian, walaupun masih merasa sedikit cemas, Annabelle bersiap berangkat ke sebuah salon ternama langganannya, sebagai seseorang yang sangat memanjakan tubuhnya, ia selalu mempercayakan perawatan tubuhnya mulai dari perawatan dan model rambut, pedicure, manicure, facial hingga yang lainnya kepada para profesionalnya. Di perjalanan menuju salonnya, ia mampir ke sebuah toko kelontong untuk membeli beberapa keperluan pribadinya yang sebenarnya tidak mendesak, namun karena masih ada waktu luang baginya sebelum menuju ke salon sesuai jadwalnya, ia memutuskan untuk mampir sebentar ke toko tersebut. Dengan mengendarai mobilnya sendiri ia menuju sebuah toko kelontong dalam perjalanannya menuju ke salon langganannya.  Dibelinya barang-barang yang tidak terlalu penting seperti sebungkus rokok, majalah dan beberapa kaleng minuman ringan. Tak lama ia menghabiskan waktu di toko tersebut, setelah mendapatkan barang-barang yang ia inginkan, ia segera menuju ke kasir dan membayar barang yang ia beli. Namun setelah ia membayarnya, tiba-tiba sang kasir, pria berusia 20 tahunan, menangkap tangan Annabelle dengan kasarnya, persis seperti yang dilakukan sang kurir beberapa jam sebelumnya:

“Ayo ikut! Ayo ikut! Ayo ikut saya!” begitu kata sang kasir memaksa. Lagi-lagi Annabelle terkejutnya bukan main. Ia meronta sekuat-kuatnya, namun cengkraman kuat sang kasir bukan tandingan wanita seperti Annabelle. Namun beruntung, di tangannya terdapat beberapa kaleng minuman ringan yang dibelinya di dalam kantong plastik. Diayunkannya kantong plastik berisi kaleng2 minuman ringan itu ke wajah sang kasir sekuat-kuatnya, dan berhasil! Annabele terlepas dari cengkraman sang kasir. Sekuat tenaga Annabelle lari ke mobilnya dan secepat kilat pula ia meninggalkan toko kelontong tersebut. Dengan nafas terengah-engah sambil memacu mobilnya ia merasa sangat heran, kenapa dalam sehari ini ia mengalami dua hal yang hampir sama. “Banyak sekali orang-orang gila berkeliaran di luar sana” fikir Annabelle. Namun bagaimanapun juga, Annabelle berusaha untuk menenangkan dirinya dan meluncur ke arah salon langganannya.

Tak lama kemudian ia sampai di salon kenamaan langganannya, ia langsung menuju resepsionis salon tersebut dan mengatakan ingin menata ulang model rambutnya oleh salah seorang professional yang sudah menjadi kepercayaannya. Namun dikatakannya bahwa penata rambut professional yang biasa menangani model rambutnya mendadak sakit pagi ini, namun sebagai gantinya, ada penata model rambut baru lain yang tak kalah pengalamannya, itupun kalau Annabelle setuju. Karena memang Annabelle sudah mempercayai kualitas salon tersebut ditambah hatinya yang masih agak shock dan cemas oleh dua peristiwa yang tidak enak sebelumnya, maka Annabellepun langsung menyetujuinya. Tak lama kemudian Annabellepun duduk di kursi yang telah disediakan. Sambil menunggu penata rambut yang dijanjikan, ia memejamkan matanya, berusaha untuk menenangkan fikiran dan hatinya setelah peristiwa tadi pagi di rumahnya dan di toko kelontong tadi. Setelah beberapa lama ia memejamkan mata, tiba-tiba ia dikejutkan oleh sebuah cengkraman kuat di tangannya. Sembari mencengkram tangan Annabelle, terdengar suara perempuan setengah baya yang berkata:

“Saya penata rambutmu sekarang! Ayo ikut! Ayo ikut! Ayo ikut saya!” begitu perintahnya dengan kasar. Annabelle yang belum hilang rasa cemasnya akibat dua peristiwa yang hampir sama sebelumnya tentu saja sangat terkejut dan ketakutan, namun dengan refleksnya juga, ia berhasil menghantamkan tas kecilnya ke arah mata sang penata rambut, yang akhirnya berhasil melepaskan Annabelle dari cengkraman sang penata rambut. Annabelle lari dan berteriak minta tolong, namun aneh, dari sekian banyak pengunjung dan pegawai salon tersebut tak ada yang bereaksi dengan teriakan minta tolong Annabelle, seolah-olah tidak terjadi apa-apa! Annabelle yang ketakutan sekaligus keheranan langsung lari menuju ke luar salon, ketika hendak masuk ke dalam mobilnya, ia melihat seorang polisi berada di dalam mobil patroli yang parkir di seberang jalan. Dengan tergesa-gesa ia menuju mobil polisi tersebut dan mendapatkan polisi tersebut tengah menikmati kopi dari gelas kertas dari sebuah restoran fastfood. Dengan kata-kata yang terpatah-patah akibat kehabisan nafas dan kecemasan, Annabelle berusaha melaporkan semua kejadian-kejadian yang dialaminya kepada pak polisi tersebut. Namun anehnya setelah Annabelle selesai menceritakan kejadian yang dialaminya, bukan respons yang baik yang didapatnya, namun malah pak polisi tersebut ikut menambah traumanya! Persis seperti peristiwa-peristiwa sebelumnya, pak polisi tersebut malah mencengkramnya dengan kuat sambil berkata: “Ayo ikut! Ayo ikut! Ayo ikut saya!” katanya. Annabelle yang sudah tidak bisa terkejut lagi, dan hanya rasa takut yang ada di hatinya, berusaha menarik lengannya untuk melepaskan diri dari cengkraman pak polisi tersebut. Meskipun ia juga berhasil melepaskan diri, namun kali ini meninggalkan lecet pada lengannya karena tergores kukunya pak polisi yang kuat itu. Kali ini tak ada pilihan lain, Annabelle langsung menuju mobilnya dan tancap gas menuju rumahnya.

Di dalam mobil menuju ke rumahnya, Annabelle menelpon suaminya di tempat kerjanya:

“André! (nama suaminya), aku baru saja bertemu dengan orang2 jahat, entah apa mereka maunya, tapi mereka memaksaku dengan menarik tanganku!” begitu kata Annabelle sambil terengah-engah.

“Apa? Apakah engkau sudah melaporkannya ke polisi?” sahut André suaminya di ujung telepon sana.

“Aku sudah bertemu dengan seorang polisi di jalan, tapi aneh iapun ternyata bertingkah laku sama pula mencengkram tanganku!” lanjut Annabelle masih dengan nafas terengah-engah.

“Apakah mereka fans-mu?” tanya André lagi.

“Tak tahulah, rasanya sih bukan ya, sepertinya mereka itu orang-orang yang ingin jahat kepadaku! Namun kenapa ya orang2 tersebut ingin jahat kepadaku? Aku tak pernah jahat kepada mereka! Sampai2 seorang polisipun ingin jahat kepadaku!” kata Annabelle pula.

“Ya, sudah! Kamu sekarang pulang ke rumah saja! Sayapun akan pulang ke rumah segera. Dan saya akan menjemput Aida anak kita di sekolah. Kamu langsung pulang saja ke rumah, Ok?” begitu perintah André, suaminya.

“Baiklah!” jawab Annabelle singkat sambil mematikan ponselnya. Iapun segera meluncur secepat kilat ke rumahnya. Sesampainya di rumah, ia langsung masuk kamar dan dengan perasaan cemas ia duduk di tempat tidurnya menunggu kepulangan suami dan anaknya tercinta. Tak lama kemudian ia mendengar suara bel di pintunya. Ia berharap itu suami dan anaknya. Namun sebelum sempat ia mengintip ke luar untuk mengetahui siapa yang membunyikan bel di pintu, tiba-tiba pintu didobrak roboh! Annabelle-pun berteriak ketakutan karena didapatinya yang berada di pintu adalah sang kurir, sang kasir di toko kelontong, sang penata rambut baru di salon dan pak polisi yang kesemuanya tadi mencengkram tangannya dengan kuat dan kasar. Annabelle berusaha lari dari pintu belakang, namun sial, lari Annabelle tidak sekencang lari para pria yang mengejarnya. Dengan mudah Annabelle tertangkap, dan dengan paksa ia diseret ke karpet di ruang tamu. Annabelle meronta sekuat-kuatnya dan berteriak minta tolong sambil sesekali megiba kepada para pelakunya.

“Tolong saya! Mohon jangan sakiti saya! Jangan bunuh saya! Jangan perkosa saya! Apa salah saya kepada kalian?? Kenapa kalian ingin jahat kepadaku???” begitu tanya Annabelle bertubi-tubi dengan suara kesakitan yang lirih kepada para pelaku yang tengah menyeret Annabelle itu.

“Kami tidak bermaksud jahat nyonya! Namun cara kasar inilah satu-satunya yang dapat menyelamatkan nyawa nyonya! Maaf nyonya!” begitu jawab salah satu pelaku.

“Ada apa ini?? Aku tidak mau! Aku tidak mau!! Aku tidak mauuuu!!! Tolong aku!! Toloooooong!!” teriak Annabelle lemas!.

Entah karena sudah pasrah dan lemas, selanjutnya Annabelle tidak mengetahui persis apa yang dialaminya. Namun tiba-tiba ia tersadar, ia berada di sebuah ruangan lain yang bukan rumahnya! Ia memperhatikan sekeliling ruangan tersebut, ternyata ruangan tersebut adalah ruangan di sebuah rumah sakit. Ia juga memperhatikan orang-orang yang berada di sekelilingnya. Oh, ternyata ada tiga orang dokter yang wajahnya mirip dengan sang kurir, sang kasir dan pak polisi yang mencengkram tangannya tadi, dan ada juga seorang suster yang wajahnya mirip dengan penata rambut yang berada di salon tadi.

“Ia akan membiasakan dirinya setelah kedua kakinya diamputasi” begitu kata salah seorang dokter yang terdengar sayup-sayup.

Tiba-tiba Annabelle tersadar bahwa ia baru bangun dari ‘mimpi panjang’! Dan tiba-tiba Annabelle  menjadi lemas, sedih dan histeris mengingat nasib yang menimpanya beberapa hari yang lalu. Ya, Annabelle baru saja mengalami kecelakaan mobil. Mobilnya terbakar dan meledak.  Suami dan anaknya tewas seketika! Annabelle sendiri selamat dari kecelakaan itu, namun kedua kakinya harus diamputasi, iapun sepertinya juga tidak bisa menggerakan lagi tangan kanannya. Dan lebih parahnya lagi seluruh wajah dan badannya terbakar pada tingkat tiga (third-degree burn), yang menyebabkan sulit untuk merestorasi wajahnya kembali sempurna seperti sedia kala, walaupun dengan operasi plastik sekalipun. Kini ia tidak bisa bangga sama sekali dengan kemolekan wajahnya ataupun lekuk-lekuk tubuhnya lagi. Karirnya sebagai foto model sepertinya sudah habis sama sekali. Sepertinya bumi sudah berhenti berputar untuk seorang seperti Annabelle.

“Tidak dok! Aku tidak mau! Aku tidak mau dibangunkan! Biarkanlah aku terus bermimpi dok!” begitu teriak Annabelle histeris. Ketiga dokter dan seorang suster tersebut berusaha menenangkan Annabelle dengan kuat-kuat memegang tangan Annabelle, dan seorang dokter berusaha untuk menyuntikkan obat penenang ke tubuh Annabelle.

“Tidak dok!!!!!!!! Aku tidak mauuuuuuu! Ini bukan hidupku! Aku ingin terus bermimpi!!!!!! Aku tak mau kehidupan seperti ini!! Aku ingin kembali kepada keluargaku di dalam mimpiku yang indah!!” begitu teriak Annabelle histeris.

“Aku tidak mau hidup seperti ini!! Aku tidak mauuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu!!!!!” jerit Annabelle.

_______________________________________________________

Catatan:

  1. Cerpen dibajak diterjemahkan dari surat kabar Perancis France-Soir tanggal 12 Maret 2001 dengan judul: “Annabelle Virtuelle” Pengarangnya cuma diketahui inisialnya saja: FN.
  2. Yang diketik biru, adalah tambahan saya sendiri. :D
  3. Mohon maaf jikalau ada kata-kata yang kurang enak dibaca, maklum yang menterjemahkan kurang profesional! :mrgreen:

Tanggapan (12)

Apresiasi dan Terima Kasih

handshakeHiruk pikuk lebaran 1428H boleh dibilang sudah usai. Di dunia nyata, setelah dua hari lelah berputar-putar ke rumah sanak saudara satu keluarga termasuk bersama kedua orang tuaku, dan juga menerima tamu-tamu sanak saudara dan relasi, kini saatnya untuk ‘berlebaran’ di dunia ‘maya’. Di dunia maya ini, menurut yang saya alami, terbagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok chatters (termasuk rekan-rekan chatting di Yahoo!’s Islam Room #13 menggunakan YM) dan juga kelompok blogger. Kelompok chatters, pada saat postingan ini dirilis, insya Allah telah terlaksana dengan baik, mungkin hanya beberapa orang chatters saja yang belum saya temui. Sedangkan untuk para rekan-rekan bloggers, postingan ini saya buat demi apresiasi dan terima kasih saya kepada mereka, yang membuat saya tetap enjoy dalam dunia blogging ini. Hal ini masih sekaligus dalam merayakan Idul Fitri 1428 H. Memang benar saya telah banyak meninggalkan komen “mohon maaf lahir batin” dsb, di banyak blog di blogsphere ini, dan juga artikel-artikel saya yang terakhir juga sudah banyak didatangi banyak blogger yang mengucapkan “selamat idul fitri” dan “mohon maaf lahir bathin”, namun tak ada salahnya saya membuat postingan ini demi apresiasi dan rasa syukur dan terima kasih kepada Allah swt yang telah mempertemukan saya kepada rekan-rekan blogger yang sangat luar biasa ini. Mari kita mulai saja, yuk!

Pertama-tama saya mau mengucapkan salam dan terima kasih kepada Prof. Tb. Sjafri Mangkuprawira, lewat blogger beliaulah saya terinspirasi untuk akhirnya mencoba membuat blog sendiri, ya, setelah saya membaca tulisan-tulisan prof. Sjafri yang aduhai dengan kualitas A1, timbul keinginan saya juga untuk memiliki blog yang bagus seperti itu, walaupun tentu saja kualitas blog saya masih jauh di bawah, apalagi kalau dilihat bahasa yang saya gunakan, masih banyak menggunakan bahasa-bahasa yang slebor dan jauh dari kaidah bahasa Indonesia yang baku. Saya masih ingat, pertama kali saya meninggalkan komen di blog prof. Sjafri yang bertemakan sepakbola. Ya, saya masih ingat betul itu. Ok deh, terima kasih ya, Prof. Sjafrie. Selanjutnya apresiasi saya buat bang Riri Satria, lewat blog bang Riri (yang lama, yang judulnya masih “Jendela Riri Satria di Internet”) ini saya menemukan link menuju blog Prof. Sjafri. Ya, saya masih ingat waktu itu saya tengah mencari artikel perkembangan ilmu forensik di Indonesia, dan pilihan jatuh ke website Selapa Polri, nah sewaktu saya mencari lebih jauh lagi lewat Google search Engine akhirnya secara tak sengaja saya menemukan blognya bang Riri. Ya, mungkin ada hubungannya antara Selapa Polri dan bang Riri. Setahu saya yang saya baca  dari blog bang Riri, bang Riri juga dosen di Selapa Polri ya? Saya juga ingat kalau saya pernah meninggalkan komen di blog bang Riri yang lama mengenai Selapa-Polri. Nah, itulah benar-benar komentar saya yang pertama pada sebuah blog! :D  Btw, blog bang Riri sekarang yang berbahasa Inggris keren abis deh. Terlihat lebih go international! Ok, terima kasih juga ya, Bang Riri. Juga terima kasih untuk ibu (atau mbak enaknya ya?) Idrianita Anis, lewat blog bu Idrianita ini, saya sedikit banyak juga belajar lagi Akuntansi terutama bidang Sistem Informasinya maupun Auditnya (baik audit keuangan ataupun audit TI-nya).  Maklum saya sudah lama sekali tidak belajar Akuntansi apalagi auditnya. Terima kasih ya bu.  Selanjutnya terima kasih juga untuk dik Arulz yang menjadi komentator pertama di blog saya! Ya, Arul ini adalah komentator pertama di blog saya yang berbahasa Inggris di Blogger. Walaupun blog saya itu berbahasa Inggris, dik Arul ini berkomentar dalam bahasa Indonesia dan sudah itu OOT pula! Huehehehe….. :mrgreen: Katanya komen di blog saya itu adalah penghargaan terhadap saya sebagai komentator ke-1000 dalam blognya! Hehehehe… Ok deh dik Arul, saya sangat menghargai setiap komen yang masuk meskipun itu OOT juga. Terima kasih ya! Selanjutnya, terima kasih untuk kang Anggara yang menjadi komentator pertama di blog WordPress ini. :D Blog kang Anggara ini yang intinya adalah blog tentang informasi hukum yang diselingi  sedikit dengan topik-topik lainnya, mengkombinasikan antara keseriusan dan sedikit bumbu humor di beberapa postingannya, sehingga menjadikannya sebuah blog yang menarik. Ok terus berkarya ya kang Anggara, mudah-mudahan dapat berkembang menjadi sebuah blog hukum online yang terkemuka Amin. Terima kasih ya, kang Anggara.

Ok, kita lanjutkan lagi. Terima kasih saya juga buat Bang Eby, saya suka memanggilnya dengan mas Eby, sama aja ya! :) Bang Eby ini sangat indah merangkai kata-kata dalam blognya, ini dapat tercermin dari beberapa postingannya yang terangkai dengan kata-kata yang terjalin indah dan penuh makna terutama dalam sisi kemanusiannya. Namun, saya mohon maaf buat bang Eby kalau saya kurang bisa mengapresiasi karya-karya bang Eby, bukan karena karya-karya bang Eby kurang bagus namun karena saya lebih bisa berbicara dengan kata-kata sains dibandingkan dengan kata-kata sastra yang indah, namun bukan berarti saya tidak mengetahui kalau karya-karya bang Eby itu sangat indah! Maafkan saya ya, bang Eby! Selain itu, meskipun kita berdua pernah bertarik urat leher masalah narsisisme, tapi kini kita telah kembali menjadi dua orang sohib yang baik. Mudah-mudahan kita berdua dapat mengambil hikmah dari peristiwa tersebut. Terima kasih ya Bang Eby. Bang Eby sangat spesial di hati saya. (Bukan spesial á la bayut lho!)Berikutnya adalah kang Al Jupri, rekan blogger kita yang satu ini sudah terkenal kepiawaiannya dalam menggabungkan matematika dengan cerita pendek yang sangat menarik. Tak terbantahkan lagi bahwa untuk menggabungkan dua hal seperti itu butuh daya imajinasi dan kreativitas yang sangat prima. Bukan itu saja, blog kang Jupri ini sangat menyadarkan kita, bahwasannya banyak sekali matematika di sekitar kehidupan kita, dan peradaban kita hampir tidak dapat berkembang tanpa matematika, karena tanpa sadar tiap hari kita berurusan dengan persoalan matematika, minimal persoalan aritmatika yang sederhana. Terima kasih ya kang Jupri.  Berikutnya adalah guru Bahasa Indonesia, sekaligus seorang blogger dan juga penulis yang karyanya sudah beberapa kali (atau cukup sering) muncul baik di koran-koran daerah maupun di koran-koran ibu kota. Ya, inilah pak Sawali Tuhusetya! Postingan-postingannya sangat impulsif dan inspiratif. Alur-alur postingannyapun sangat sistematis dan teralur dengan baik, membuat postingannya sangat enak dibaca. Ini terbukti dengan kencangnya blog pak Sawali berlari dalam statistik pengunjungnya. Walaupun blog pak Sawali ini sebulan lebih muda dari blog saya, namun blog beliau ini sudah hampir dua kali diakses lebih sering daripada blog saya! Terima kasih ya pak Sawali dan selamat terus berkarya! Berikutnya adalah mbak Hanna Francisca, blog mbak Hanna ini merupakan kombinasi unik dari cerpen, puisi dan masalah-masalah sosial yang berkembang di tengah masyarakat. Tulisannya mempunyai kualitas campuran antara informatif, romantik, melankolik, intrik dan aspiratif! Melambangkan kualitas sang empunya blog yang bersifat kompleks dan cerdas! Blog mbak Hanna ini juga berlari sangat kencang, baru beberapa minggu membuka blog di WordPress jumlah kunjungannya sudah 5000an (pada saat postingan ini dibuat!) Selamat terus berkarya buat mbak Hanna dan terima kasih banyak juga ya! :)

Selanjutnya adalah Ibu atau mbak Nurita Putranti, biarpun lebih muda dari saya, nggak apa2 ya saya panggil ibu, karena calon seorang ibu guru. Huehehehe….. blog mbak Nurita Putranti ini terkadang sangat menghibur saya dengan leluconnya yang halus dan cerdas serta tidak slapstick! Terima kasih ya mbak Nurita. Juga blog cs-nya mbak Nurita, yaitu mbak Pipiew, blognya masih tergolong baru, saya belum tahu apa kualitas dari mbak Pipiew ini, tetapi yang jelas blog ini juga sangat baik! Ini yang juga membuat saya untuk terus kembali berkomentar di blognya! :) Juga blognya raffaell, yang unik dan khas anak muda. Di blognya juga banyak terdapat hal-hal yang menarik di yang ditulis oleh rekan raffaell ini, terima kasih ya mbak Pipiew dan raffaell! Juga untuk Black_Claw, seorang penggemar anime dan juga mungkin seorang pembuat anime (dan juga mungkin seorang heker ya? :D ), meskipun isi blognya sedikit membingungkan buat saya, namun saya yakin ada banyak hal-hal positif yang ada dalam blog tersebut. Salah satu artikelnya yang bercerita tentang masalah membedakan antara petai Dompu dan t*hi anjing sangat mengocok perut saya. Huehehehe…..! Benar-benar menghibur. Terima kasih ya Black_Claw. :)

Karena saya sudah lelah mengetik, langsung saja saya mengucapkan terima kasih secara singkat saja. Ini tidak mengurangi rasa hormat saya untuk rekan-rekan blogger berikut ini: mbak Aisalwa, Bang Ammar, DeKing, Pak Indra KH,  Pak Dudi Wahyudi yang komentar-komentarnya di blog saya sangat berkualitas, Pak Ersis Warmansyah Abbas (yang blognya asik punya!), dan juga untuk rekan-rekan di langitselatan.com, aduh saya sudah lama tidak berdiskusi tentang astronomi di blog ini, padahal astronomi ini adalah topik yang saya sangat sukai. Juga terima kasih untuk bang Rudy Socrates Sirait, Mas Nandar di Samarinda, conandole, Mas Peyek, Bang Sobirin Nur, Asukowe, Kopral Geddoe, mas Mudji Prasetyo (blogger baru yang sudah berani kurang ajar sama saya hehehehe…. :mrgreen: ) Terima kasih saya juga untuk Syamqomar, Bang Herianto, Almascatie, Bachtiar, Lestiatmo, Syafriadi, Tan Andalas, Caplang, xwoman dan juga Hoek, yang telah memberikan warna tersendiri dalam blog saya. Terima kasih banyak sekali untuk kalian semua. :)

Terima kasih juga saya tunjukkan kepada mas A. Bintoro (bukan rekan blogger, tapi ini teman saya asli), juga mas Yung Mau Lim yang rajin berkomentar di blog saya. Juga bang Aminuddin dari Kuala Lumpur, Malaysia yang sangat rajin berdiskusi dengan saya tentang Teori Relativitas Einstein. Terima kasih buat kalian semua ya!

Juga saya mohon maaf bagi rekan-rekan blogger yang kelupaan saya masukkan di sini. Saya benar-benar mohon maaf, namun hal ini tidak mengurangi rasa hormat dan rasa terima kasih saya kepada kalian semua. Kalau mau protes karena tidak disebut boleh saja lewat jalur komen. Sekali lagi saya mohon maaf.  :)

Akhirul kata sekali lagi saya berterima kasih untuk semua rekan-rekan blogger baik yang saya sebutkan di atas ataupun yang kelupaan saya sebutkan.

Tanggapan (32)

Tulisan yang Lebih Tua »