Perbedaan dan Persamaan Halal Islam dan Kosher Yahudi

sertifikat Halal InternasionalServis Halal Uni Eropa

Kita semua sering mendengar kata ‘halal’ حلال atau pernah melihat logo-logo halal dari MUI yang terdapat di produk-produk makanan dan minuman yang kita beli sehari-hari. Dalam bahasa Inggris dan Perancis, (kata halal sudah resmi diakui menjadi kata bahasa Inggris dan Perancis) halal diartikan terbatas dalam hal makanan saja, namun dalam bahasa Arab dan di dalam pengertian Islam, halal berarti segala hal yang diperbolehkan menurut hukum Islam. Jadi halal dalam pengertian Islam dapat mencakup pula masalah perbuatan, perkataan, cara berpakaian, dan lain sebagainya. Namun dalam artikel kali ini, untuk sementara saya hanya membatasi permasalahan halal dalam hal makanan saja.

Namun tahukah anda, dalam agama Yahudi terdapat juga aturan-aturan diet atau makanan yang kurang lebih paralel seperti kehalalan dalam Islam, yang disebut kosher (dalam bahasa Inggris dan Perancis) atau kashrut/ כַּשְרוּת dalam bahasa Ibrani (Hebrew). Walaupun terdapat kesamaan-kesamaan antara halal dan kosher, namun halal dan kosher tidak selamanya identik, terdapat perbedaan-perbedaan yang signifikan antara halal dan kosher. Nah, untuk jelasnya mari kita mengetahui persamaan dan perbedaan antara halal dan kosher ini, untuk itu mari kita mulai dengan membahas sedikit kedua dietary laws tersebut.

HALAL حلال
Dalam hukum Islam, halal dalam makanan bukan saja menyangkut apa yang boleh dimakan dan apa yang tidak boleh dimakan, tetapi juga menyangkut prasayarat binatang yang akan disembelih, cara menyembelih, ritual penyembelihan, persiapan makanan sebelum dihidangkan, dan lain-lain. Dalam mempersiapkan makanan yang halal, hal-hal yang harus diperhatikan adalah:

  • Binatang harus hidup dan sehat pada saat penyembelihan
  • Binatang yang disembelih harus binatang yang halal untuk disembelih
  • Semua darah harus dikucurkan keluar badan binatang setelah disembelih
  • Yang harus menyembelih adalah seorang Muslim
  • Penyembelihan harus dengan pisau yang sangat tajam dan harus sekali sembelih
  • Setiap sebelum menyembelih, menyebutkan basmallah atau nama Allah setiap kali akan menyembelih
  • Dalam menyimpan makanan halal, tidak boleh bercampur dengan makanan yang haram, karena akan menjadi haram

Menurut temanku, seorang Pakistan yang kini tinggal di Inggris, pernah ada isu adanya pelarangan penyembelihan binatang yang disembelih menurut cara-cara ‘halal’ karena dikatakan cara penyembelihannya tidak berperikebinatangan! Dan sebagai gantinya  pemerintah Inggris memperbolehkan pengimporan daging halal dari luar negeri. Di dalam penyembelihan halal, binatang dipaksakan dijatuhkan, setelah itu leher binatang disembelih hingga benar-benar terpotong saluran pernafasan dan makanan di lehernya. Dan darah harus mengucur keluar semua dari leher si binatang yang disembelih. Sedangkan cara-cara modern yang non-halal di Inggris yang katanya lebih “berperikebinatangan”, si binatang (sapi) dibuat mati rasa dengan sebuah alat listrik, lalu setelah mati rasa, sebuah alat yaitu berupa batang besi yang besar dan tajam, menghujam kepala si sapi menembus tulang tengkorak (cranium) si sapi hingga ke otaknya. Dikatakan dengan cara itu si sapi langsung mati dan tidak merasakan sakit! Namun dalam pemotongan metode non-halal ini, darah tidak keluar dari tubuh si sapi. (Perasaan menurut saya, caranya sama aja sadizzzzzz-nya!)

KOSHER כַּשְרוּת
Dalam kosher Yahudi, peraturan-peraturan umumnya adalah sebagai berikut:

  • Binatang yang disembelih harus binatang yang kosher (yang diperbolehkan dalam hukum makanan Yahudi)
  • Seperti halnya dalam halal, dalam kosher binatang yang disembelih harus dalam keadaan hidup dan sehat pada waktu disembelih
  • Darah dari binatang yang disembelih harus mengucur keluar juga.
  • Namun dalam kosher ada beberapa bagian dari binatang yang tidak boleh dimakan
  • khusus untuk buah dan sayuran, harus diinspeksi dulu agar tidak ada hama yang ikut termakan
  • Pengucapan nama Tuhan (paralel seperti basmallah dalam agama Islam) cukup sehari sekali untuk seluruh binatang yang akan disembelih pada hari itu
  • Dalam kosher, daging dan susu (juga produk-produk yang terbuat dari susu seperti keju, mentega, dan lain-lain) tidak boleh dicampur, baik dalam penyimpanannya maupun pada saat memakannya, jadi makanan seperti cheeseburger adalah tidak kosher (tidak boleh) menurut agama Yahudi. (Beberapa sekte Yahudi bahkan ada yang tidak memperbolehkan ikan dicampur dengan daging)
  • Produk-produk anggur yang tidak dibuat oleh orang Yahudi tidak boleh dikonsumsi

 Oke, untuk lebih jelasnya, persamaan dan perbedaan antara halal dan kosher dapat dilihat pada tabel di bawah ini:

Jenis Makanan Halal Islam Kosher Yahudi
Babi Tidak Boleh Tidak Boleh
Sapi, Biri-Biri, Kambing, dsb. Boleh Boleh, tapi hanya bagian depan saja
Ayam Boleh Boleh
Kelinci Boleh Tidak Boleh
Ayam Hutan, Bebek, Angsa Boleh Tidak Boleh
Alkohol Tidak Boleh Boleh
Gelatin Boleh, asal dari binatang halal Boleh, meskipun dari binatang non-kosher
Keju Boleh asal enzim yg digunakan berasal dari binatang halal Boleh, enzim dari binatang apapun (asal tidak tercampur daging)
Binatang Amfibi Tidak Boleh Tidak Boleh
Burung Pemangsa Tidak Boleh Tidak Boleh
Binatang Karnivora Tidak Boleh Tidak Boleh
Binatang Laut Boleh Boleh, namun hanya yang bersirip dan bersisik saja, jadi binatang laut seperti kerang dan cumi-cumi tidak boleh
Tumbuhan Laut Boleh Boleh
Darah Tidak Boleh Tidak Boleh

CATATAN:

  • Dalam Islam pelarangan penggunaan binatang non-halal (haram) seperti babi, bukan hanya berlaku pada makanan saja, tapi juga produk-produk lain dari binatang tersebut, misalkan insulin dari babi juga haram. Sedangkan dalam agama Yahudi, pelarangan penggunaan binatang non-kosher hanya sebatas pada makanan saja, sedangkan untuk yang tidak dimakan seperti insulin dari babi, diperbolehkan.
  • Merokok dalam Islam masih terjadi dualisme, sebagian ulama mengklasifikasikan sebagai makruh, namun semakin banyak saja ulama yang mempercayai bahwa merokok itu haram, karena sangat merusak tubuh! Dan dalam Islam, sesuatu yang merusak tubuh itu tidak boleh (haram), ini didasarkan pada ayat Al-Qurân:
     وَأَنفِقُواْ فِي سَبِيلِ اللّهِ وَلاَ تُلْقُواْ بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ وَأَحْسِنُوَاْ إِنَّ اللّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ 
    QS (2:195) yang artinya: Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.
    Sedangkan menurut agama Yahudi, pada dasarnya tidak ada masalah dengan merokok, hanya saja di sebagian sekte-sekte Yahudi yang orthodox yang tidak memperbolehkan merokok.
  • Di dalam agama Islam, pengkonsumsian binatang-binatang haram seperti babi menjadi halal jika kita tidak punya pilihan lain atau tidak ada makanan lain. Hal ini untuk menjaga kelangsungan hidup atau jiwa manusia pemberian Allah yang sangat berharga tersebut. Hal ini disebutkan dalam ayat Al-Qurân berikut ini:
    إِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنزِيرِ وَمَا أُهِلَّ بِهِ لِغَيْرِ اللّهِ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلاَ عَادٍ فَلا إِثْمَ عَلَيْهِ إِنَّ اللّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ
    (QS 2:173) yang artinya: Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang (yang ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barang siapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
    Sedangkan dalam agama Yahudi, tidak ada pengecualian, namun kalau udah terpaksa mungkin diembat juga kali yaaa… :D

 

About these ads

34 responses to “Perbedaan dan Persamaan Halal Islam dan Kosher Yahudi

  1. Waduh, kalau minuman beralkohol dihalalkan, saya nggak bisa membayangkan Indonesia yang mayoritas muslim jadi apa? Lha wong diharamkan saja ternyata banyak aksi perampokan, pemerkosaan, dan kejahatan lain yang diduga dipicu oleh minuman beralkohol.
    Agama yang seharusnya mengatur kehidupan umat manusia untuk mencapai kebahagiaan dunia-akhirat, ternyata memiliki cara yang berbeda-beda ya, Bung!

  2. Alkohol kok boleh ya? Hmmm…(Maaf ya, sebelumnya)Babi kenapa tidak boleh? Saya sering ingin bertanya tentang ini tapi ga enak hati. Sekali lagi,”Maaf” hanya sekedar untuk menambah pengetahuan.

  3. wah!!! info yang bagus sangadh!!!
    tafi, itu halalnya sertifikat internasional sah ndak???
    maksudna secara islam? atau masih tetaf harus berhati-hati?

  4. Buat mbak hana; babi ga boleh karena dagingnya dapat membawa penyakit (sok tau ya?). Eh tanya aja ama kang yari deh, ini kan tulisan beliau. tar klo sy jwb takut dikira mendahului :mrgreen:

    Klo sy mmg ga suka makan daging merah. Hmmmmm lebih enak sea food. Lezat. (ngeces…)

  5. @ Sawali Tuhusetya

    Betul Pak Sawali… itu baru dari sudut agama saja, belum lagi dari sudut adat/kebiasaan setempat, manusia memang diciptakan bersuku2, berbangsa2 dengan kebiasaannya yang berbeda2 pula. :)

    @ Hanna

    Nah… itu dia… saya juga ngga tahu kenapa dalam agama Yahudi alkohol diperbolehkan! :D Wah, nggak apa2 kok mbak, nanya seperti itu, mbak mungkin orang yang kesepuluhribu atau lebih yang bertanya begitu kepada saya. Hehehe….
    Hmmm… mengenai masalah babi, sebenarnya pengetahuan manusia belum sempurna mengenai masalah babi ini (dan juga masalah makhluk2 hidup lainnya), maklumlah mbak, seperti yang pernah saya katakan dalam postingan saya sebelumnya (Hubungan Agama dan Sains yang Saya Ketahui), makhluk hidup adalah sebuah karya Allah yang canggih, yang lebih canggih dari sebuah mobil Mercedes atau Ferari, dll. Jadi ilmu manusia tentang babi dan makhluk hidup lainnya masih “sedikit” dan masih jauh dari sempurna.
    Tetapi setahu saya memang sedikit banyak benar apa yang dikatakan mas pr4s di atas, kalau babi memang lebih banyak mengundang penyakit daripada daging2 lainnya, terutama dalam pengkonsumsian jangka panjang, bukan dalam jangka pendek lho! Penyakit-penyakit itu bisa penyakit2 infeksi ataupun yang degeneratif. Yang penyakit2 infeksi seperti taeniasis, campylobacteriosis, cysticercosis, dll masih banyak lagi. Sedangkan yang degeneratif seperti atherosclerosis dan penyakit2 kardiovaskular lainnya lebih mudah disebabkan oleh konsumsi daging babi daripada daging2 sapi atau malah kambing misalnya, entah kenapa walaupun sebenarnya kandungan kolesterol dalam daging babi tidak lebih tinggi dari daging sapi atau kambing. Sampai sekarang jawaban yang pasti belum ditemukan dan harus masih ada studi2 lanjutan mengenainya.
    Lagipula babi itu binatang yang ehmm… gimana ya… sebaik2nya orang memelihara babi…. masih aja dia makan t*hinya sendiri… hehehe…. ya pokoknya begitu deh! :D

    @ hoek

    Saya di Thailand pernah menemukan daging kepiting kalengan yang ada label halalnya, yang diberikan oleh Majelis Ulama Agama Islam Thailand, aneh ya? Padahal setahu saya… kepiting itu tidak boleh dikonsumsi umat Islam karena binatang amfibi, benar nggak? :D
    Jadi, memang betul harus sedikit hati2 hoek, tapi kalau kita nggak tahu, dan kita makan, yang dosa ‘kan yang memberi sertifikat halal, bukan kita, benul ngga? :mrgreen:

    @ pr4s

    Wah, mas pr4s kalau sampeyan mau membantu saya menjawab, malah kebeneran nih! Saya justru berterima kasih, soalnya mengetik ternyata capek juga! :mrgreen:
    Btw, daging babi itu termasuk white meat bukan red meat loh! ;)

  6. Muantaafff tulisanya, aku bisa mengambil kesimpulan kalo yang Yahudi agak jahiliah dikit ya, misalnya biri biri kok depanya doang, pasti ada alasan kenapa depanya doang…

    Sedangkan kalo pemotongan daging darahnya di dalam, wah, alamat asam urat kalo kita makan daging yang ada darahnya.

  7. waduh ,kenapa keju gak bisa digabung ama daging ya? binun..

    Yang pasti, terlepas dari makruh-haramnya rokok, tapi tanpa rokok, kita engga bisa nonton siaran langsung sepakbola :D

  8. sapi mengandung anak babi boleh ? *kabur*

  9. Wah ternyata yahudi ada mirip2nya juga dengan islam dalam hal pelarangan makanan. sangat informatip bagus.

  10. @ raffaell

    Katanya sih ada di kitab Torah (taurat), kitab sucinya orang Yahudi yang mengatakan bahwa bagian belakang hewan2 tersebut ngga boleh dimakan

    @ bachtiar

    Huahahaha… hoy mau kabur ke mana?? Ini.. anak babinya ketinggalan!! :mrgreen:

    @ atmo4th

    Menurut Talmud (hukum Yahudi yang diformulasikan oleh para rabbi/pendeta Yahudi), yang diinterpretasikan juga dari kitab Torah, dikatakan tidak boleh mencampur produk susu dengan daging.
    Wah….kalau masalah nggak bisa nonton bola, bukan hanya masalah nggak ada (perusahaan) rokok aja kita jadi nggak bisa nonton bola (lewat TV), ngga ada perusahaan pembuat pesawat televisi juga kita ngga bisa nonton bola lewat TV hayo? Juga kalau ngga ada pabrik pembuat baju dan celana para pemain (pemainnya mau pakai apa???) juga ngga mungkin ada sepakbola, terus kalo nggak ada pabrik pembuat bola, bolanya mau pakai apa hayo? Ya kan? Hehehehe….. :mrgreen:

    @Andra Pradie

    Iya… tapi hati2… selain ada miripnya, juga ada perbedaannya lho! Thanks ya (mas/mba) Andra Pradie sudah datang ke blog saya! :)

  11. haduh baru nyadar ko kepiting tuh ampibi yak. . saya pernah makan e. . .

  12. Oh masa sih? ttp aja sy ga suka daging kaki empat.
    Dulu persaan waktu belajar Biologi di SMA, Dalam tubuh babi itu banyak bibit cacing (lupa caing tambang ato cacing pita). Trs, ya sisanya penyakit yg kang yari sebut itu. (sok tau ya sy, padahal baru tau skr hehehehe).

  13. Informasi yang bermanfaat, trims pak :)

  14. Sapi, biri2, kambing hanya boleh bagian depan saja *kosher yahudi*. emang bagian belakangnya apa aja yg boleh dimakan *halal islam*??? :D

  15. Maksih ya, pak Yari. Jadi tambah pengetahuan. Besok-besok saya ga bingung lagi.

  16. @ funkshit

    Yaa.. kalau benar2 nggak tahu atau nggak sadar sih sepertinya nggak apa2, asal benar2 nggak tahu/sadar loh! :)

    @ pr4s

    Huehehe… yang namanya sok tahu itu nggak ada, yang ada tuh sok nggak tahu, ya kan? Kalau sok tahu ya minimal dia tahu meskipun mungkin pengetahuannya belum dalam, tapi kalau sok nggak tahu, berarti dia pura2 nggak tahu (meskipun tahu!), nah ini kadang2 yang jauh lebih nyebelin! :D

    @ eNPe

    buntut, hayo? Kan ada sop buntut, kalau Yahudi mungkin nggak ada sop buntut kali ya? :mrgreen:

    @ hanna

    Terima kasih kembali juga, mbak Hanna. :)

  17. Mas Yari, saya baru tahu bahwa kepiting itu haram loh bagi umat islam ( saya juga sering memakannya ).Tapi lucunya saya sering juga menonton acara kuliner di TV yang mempromosikan makanan tertentu.Tak jarang berbagai makanan kepiting dengan resep yahud disajikan dan disantap oleh maaf ( orang2 yang berpenampilan muslim,pake jilbab).

    Saya ingin bertanya apakah acara TV khususnya di negara yang penduduk mayoritas muslim seperti Indonesia boleh mempromosikan makanan haram seperti itu? Kalau tidak boleh apakah TV di Republik ini sudah keblabasan?Terima kasih!

  18. @ Mubarrok

    Mungkin yang dimaksud rajungan kali ya? Rajungan itu sejenis kepiting tapi dia hidupnya di air saja. Kalau itu sih boleh. Kalau kepiting yang amfibi ya ulama sepakat itu tidak boleh.

    Yaaa… bagaimana ya?? Sulitnya negara kita bukan negara Islam sih ya, jadinya mempromosikan makanan yang haram, apalagi bangsanya kepiting yang banyak orang belum tahu kalo itu haram, bukan sesuatu yang melanggar hukum atau Undang-undang.

    Btw, terims ya sudah mampir di blogku! :)

  19. BABI YES

    _____________________

    Yari NK replies:

    Babi enak ya?? :mrgreen:

  20. dasar udik,ngomong mutar mutar ra karuan
    panganan mu sego telo,tempe bongkrek.pecel eceng lan rempeyek raron.

  21. kepiting halal tuh, cek dulu deh di google..selain karena hadis amfibi masih pro kon, juga kepiting setelah diteliti bukan amfibi, dia ga bisa bertahan juga kalau ga hidup di air, ujung2nya mati..begitu yg pernah baca….cmiiw:)

  22. setau saya kenapa yahudi tidak makan babi karena ada aturan yang mengatakan kalau yang boleh dimakan adalah binatang mamalia dengan kuku belah. babi berkuku belah tapi bukan mamalia makanya nggak boleh..

  23. sebagai tambahan untuk binatang laut dalam Islam Mazhab Ahlul Bait (Syiah) juga diharamkan ikan yang tidak bersisik… jadi yang halal dari binatang laut hanya ikan bersisik dan udang saja…

  24. Wah, gmn ya jadinya bila orang jaman sekarang melanggar aturan agama ISLAM?
    Hebat, situs ini seharus nya lebih di berikan ke masyarakat, agar masyarakat tu aturan agama ISLAM. :)

  25. Maaf nih mas ya. Setau saya orang Yahudi di Israel itu tidak ada yg boleh merokok, karena rokok dapat membuat orang menjadi bodoh. Trus untuk babi juga, setau saya semua apapun yang ada babinya (campuran dll) itu tidak boleh. Baca imamat 11:7. Thanks.

  26. sapa blg rokok bikin bodoh? bikin kanker aka kantong kering ia hihihihii masalah kepiting hmmmmm seumur2 saya br tau itu haram…. tp saya demen bgt kepiting palagi soupnya slurrrrrrrp maknyus gan :D

  27. `@all
    Kepiting itu halal baik kepiting laut maupun kepiting sawah.. kepiting itu bukan termasuk kelompok hewan ampibi karena ampibi itu hewan bertulang belakang seperti katak, kodok dan salamander.
    kepiting bisa hidup di darat sampai berhari2 karena menyimpan cadangan air di tubuhnya setelah cadangan air habis dia bisa segera mati. Analoginya seperti ikan yang diangkat ke darat..tidak segera mati tapi berjam-jam kemudian baru mati kekeringan..coba saja ikan lele diangkat ke darat.

    sumber fatwa dari MUI untuk menguatkan pendapat ini adalah
    http://www.halalguide.info/2009/03/25/memakan-kepiting/
    Sayang sekali jika sumbar gizi seperti kepiting tersia2kan..karena kita salah memahami hukum islam dan aplikasinya..

    sumber makanan lain yang halal dan berprotein tinggi adalah belalang,,,makanan Nabi Yahya AS (Yohanes Pembaptis) tapi karena orang indonesia modern tidak biasa dan mengganggap jijik maka potensi belalang pun tersiasiakan, ibu-ibu lebih suka memberi makan anaknya dengan mie instant dan ikan asin…

  28. Kalau mazhab fikih Jafari dalam Islam adl sebagai berikut lebih mirip dengan umat Yahudi (Penganut mazhab fikih Jafari antara lain adalah orang Syiah Imamiyah/12 imam, Ismailiyah, Bektashiyah/Alevi):

    Jenis Makanan (Halal menurut mazhab fikih Jafari)
    Babi Tidak Boleh
    Sapi, Biri-Biri, Kambing, dsb. Boleh, tetapi tidak boleh bagian dalam seperti jeroan, otak, dll
    Ayam Boleh
    Kelinci Mungkin boleh (saya belum pernah tahu), Tidak Boleh bagi penganut Jafari dalam tarekat Bektashi
    Alkohol Tidak Boleh (boleh dalam sebagian kecil kelompok Bektashi dalam kadar tertentu)
    Gelatin Boleh, asal dari binatang halal , tetapi ada marja’ taklid yang mengatakan Boleh, meskipun dari binatang non-halal
    Keju Boleh asal enzim yg digunakan berasal dari binatang halal
    Binatang Amfibi Tidak Boleh
    Burung Pemangsa Tidak Boleh
    Binatang Karnivora Tidak Boleh
    Binatang Laut Boleh, namun hanya yang bersirip dan bersisik saja, jadi binatang laut seperti kerang dan cumi-cumi tidak boleh, lele dan patin tidak boleh, tetapi ada satu dua marja’ yang membolehkan.
    Tumbuhan Laut Boleh
    Darah Tidak Boleh

    (marja’ taklid/marja’ – ulama yg dirujuk dalam hal-hal agama)

  29. “Beberapa sekte Yahudi bahkan ada yang tidak memperbolehkan ikan dicampur dengan daging”
    ini juga sama dengan islam, sebagaimana yg diajarkan oleh rasulullah saw. ada hadisnya. dan cara2 makan lainnya yg baik untuk kesehatan dan kecerdasan yg diajarkan oleh rasulullah saw. juga sudah diterapkan oleh org2 yahudi, makanya yahudi itu pintar2. contohny makan buah sebelum makan makanan pokok, tidak boleh meniup makanan atau minuman yg panas dll. dan kayakny semuanya mereka adopsi dari islam. hanya saja masyarakat islam banyak yg tidak tahu.

  30. Umat Kristen,yg diudara selain layang2 dan pesawat boleh dimakan,dilaut selain perahu dan kapal selam boleh diembat,didarat yg berkaki selain meja dan kursi boleh dimamam!!,kalau kapal selam yg sanggup mrmakannya hanya orang palembang?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s