Arsip untuk Februari, 2008

Dibentak Dulu Baru Beres!!

Epson Stylus C90

Perhatian:

Penyebutan produk dalam artikel ini bukan sebagai iklan terselubung ataupun untuk menjatuhkan suatu fihak, tetapi ini adalah hal murni pengalaman pribadi!! Mudah2an ada manfaat yang dapat diambil dari pengalaman saya ini. Terima kasih

Postingan kali ini adalah mengenai pengalaman saya dalam berhubungan dengan fihak Customer Service Epson di Bandung. Ceritanya berawal ketika saya ingin membeli sebuah printer yang murah meriah untuk keperluan pribadi saya di kantor saya. Dari sekian printer saya memilih Epson Stylus C90 (yang nggak diinfus tentunya!), karena memang dari dulu saya sudah percaya dengan produk ini bahkan printer pribadi di kantor saya sebelumnya adalah Epson Stylus Color 300 yang sudah tua namun sudah terbukti produk tersebut kuat bekerja keras sampai saat dipensiunkan.

Pendek kata, aku lantas membeli sebuah Epson Stylus C90 baru di salah satu toko di pusat penjualan komputer di Kandaga, Jl. Ahmad Yani, Bandung pada tanggal 15 Januari 2008.  Nah, ternyata setelah diinstal segala rupa si printer tidak mau jalan sama sekali, di layar nampak sebuah keterangan grafis yang mengindikasikan bahwa tinta warna kuning tidak bekerja atau rusak. Karena printer ini printer baru, maka aku putuskan untuk aku bawa kembali ke toko (yang sebenarnya sudah menjadi toko langgananku dan juga langganan beberapa kawan2ku) di mana aku membeli printer tersebut. Dan juga karena kesibukanku aku baru bisa kembali ke toko tersebut hari Sabtu 19 Januari 2008. Setelah ditest di tokonya ternyata memang benar kerusakan ada pada printer dan bukan aku yang nggak bisa menginstalnya :P   maka diputuskan printer harus direparasi di pusat reparasi resmi Epson di Bandung. Printer akhirnya dimasukkan ke pusat reparasi resmi Epson atas nama toko tempat saya membeli dan bukan atas nama saya, untuk itu saya sedikit mendesak si pemilik toko (yang sudah saya kenal baik sebenarnya) agar sedikit mendesak bengkel resmi Epson tersebut untuk agak cepat mereparasinya karena selain saya sangat butuh printer itu untuk keperluan pekerjaan, printer itu juga masih baru dan belum pernah saya pakai sama sekali.

Tanggal 4 Februari 2008, saya kembali ke toko di Kandaga tersebut dan menanyakan “nasib” printer saya. Ternyata fihak toko mengatakan belum selesai dan sudah mendesak bengkel Epson namun jawaban yang didapat dari bengkel Epson selalu klise: “Minggu ini atau Minggu Depan”. Pihak toko menyarankan aku agar ikut mendesak bengkel Epson tersebut dan menyodorkan nama orang dan nomor telepon orang Epson yang bisa dihubungi yang bernama “R” (mirip nama rekan seperjuangannya Batman, tokoh DC Comics :P ). Langsung saja kutelepon “R”, dan dengan nada sedikit galak tegas, aku menanyakan nasib printerku, dijawab bahwa printerku belum selesai direparasi dan dijanjikan minggu depan akan selesai, namun karena mendengar suaraku yang agak galak tegas dan kecewa, si “R” bersedia meminjamkan aku printer Epson Stylus C45, biarpun model yang agak kuno tetapi biarlah untuk sementara waktu ini, tidak ada rotan akarpun jadi, begitu pikirku. Namun aku tetap mendesak walaupun aku sudah dipinjami Epson C45, tapi kalau bisa printerku cepat selesai direparasi dan aku memegang kata2 si “R” bahwa Minggu depan printerku sudah selesai direparasi. Pihak toko sendiri mengatakan bahwa biarlah ia yang mengurusnya jikalau sudah selesai dan jikalau selesai akan langsung dikirim/diantar ke alamat kantor saya.

Nah, dua minggu sudah berlalu, dan tidak ada kabar, maka tanggal 18 Februari 2008 aku kembali ke toko tersebut dan ternyata printer saya belum selesai direparasi!! Janji tinggal janji, yang merupakan janji2 kosong, karena kesal aku telepon kembali “R” kali ini dengan suara yang benar-benar galak tegas aku menanyakan kemajuan reparasi printerku, ternyata benar, printerku memang belum selesai direparasi. Karena kesal, aku mempertanyakan kredibilitas teknisi2 di Epson, dan jawaban yang aku dapat sungguh simpang siur, si “R” mengatakan bahwa masih harus menunggu suku cadang, tapi menit berikutnya dia mengatakan bahwa printer saya masih difikirkan tindakan apa yang harus diambil untuk memperbaikinya. Oooo.. aku fikir jadi selama ini baru dalam difikirkan tindakannya saja toh, belum dikerjakan sama sekali!!! Apapun alasannya, apalagi ditambah informasi yang simpang siur seperti itu, menjadikan aku lebih galak tegas lagi, sambil ngatain ”menyindir” kualitas kerja mereka2 yang terlibat di bengkel Epson dengan kata2 yang agak kasar seperti bego, tolol dan semua kata sinonim dari “tolol” yang ada di buku tesaurus Bahasa Indonesia serta mengancam akan ditulis di koran bila printerku tidak kunjung selesai diperbaiki, aku mengatakan bahwa aku mau printerku paling lambat akhir minggu ini untuk selesai direparasi. Dengan nada yang agak grogi dan ketakutan si “R” berjanji bahwa minggu ini printer selesai diperbaiki.

Hasilnya?? Cukup mengejutkan!! Hanya dalam waktu 2 hari saja, printerku selesai diperbaiki!! Toko tempatku membeli printer tersebut mengatakan bahwa printer sudah selesai diperbaiki dan siap diantar ke kantorku. Aku hanya menggeleng2kan kepala, kenapa setelah dibentak2 dan “diancam” baru semuanya bisa beres dengan cepat. Kalau mau toh semuanya bisa dikerjakan dengan cepat. Yang paling tidak saya suka adalah mereka menjanjikan selesai “minggu ini” atau “minggu depan” namun janji itu tidak dipenuhi. Ya kalau tidak bisa, jangan mengatakan “minggu ini” atau “minggu depan”, kan bisa mengatakan kira2 bulan depan baru selesai, atau dua bulan lagi, dsb, namun jangan janji2 yang tidak bisa ditepati. Saya mengerti bahwa mungkin ada beberapa suku cadang yang harus diimpor dari luar negeri karena mungkin belum bisa diproduksi di sini. Walaupun begitu bukan berarti mereka tidak bisa memperkirakan berapa waktu kerja yang dibutuhkan untuk sebuah reparasi kan?? Toh, semuanya bisa cepat kalau diusahakan serius. Yah, mudah2an ini bukan gambaran khas after-sales service di negeri ini. :(

Tanggapan (31)

!iriK ek nanaK iraD kilabreT acabmeM iraM

Perhatian: Harap membaca judul di atas dari kanan ke kiri dan membaca artikel unik iseng yang nggak bermutu ini dari kanan bawah ke kiri atas! Selamat membaca! :mrgreen:

____________________________________

…eheheheH !ini utumreb kat nad kednep gnay gnesi lekitra ajas irihka ayas nad )!acabmem aynarac anamiagab uam haresret( acabmem tamales nakpacugnem ayas uti kutnu ,haN .kilabret naacabmep arac tamrof iakamem gnay aisenodnI ainud id amatrep nagnitsop halini nikgnuM !nakijasid kutnu satnap nad kinu gnesi pukuc ini nagnitsop asar ayas ,ini naajrek gnaruk nad saraw gnaruk nagnitsop taubmem kutnu ayas nasala nupapa ….haN

:mrgreen: ……eheheheuH !aynnade tamuk igal ayas anerak halada agitek nasalA !2macamreb itsap aynnabawaj …..haW ??lamron acabmem akerem itrepes sisrep acabmem akerem haletes taases anrecnem gnusgnal asib akerem hakapA ??naacab isi anrecnem malad akerem kato nagned alup anamiagab naD ??DS 2 uata 1 salek kana itrepes acabmem 2hatapret naka akerem …..aynkilabes uatA ??lamron naturu irad dajared 081 acabmem naasaibek habugnem kutnu upmam akerem kato hakapA ??kilabid aynnanusus alibapa aynracnal amas acabmem tapad lamron araces nanak ek irik irad acabmem racnal gnay gnaroeses hakapa uhat nigni ayas ,audeK .iserped uka taubmem hadus ajas ayntaubmem anerak ,nakadait ayas tubesret kipot gnatnet lekitra akam lebat nad isartsuli nakanuggnem kaynab ini lekitra anerak numaN .aredneb gnatnet umli utiay igololiskev gnatnet lekitra silunem uam ayas aynidaT .anamiagab surah uhat kadit nad aynsalam igal tamuk ayas 2iraj ayn2apur numan ini golb id lekitra haubes naktibrenem ayas aynsurahes irah halada ini irah ,amatreP ?ini alig nib hena surujnem kirtneyn tikides gnay lekitra nataubmep ignakalebratalem gnay apa gnarakeS

??nakub ajas anahredes ,sata ek hawab irad nad irik ek nanak irad ini lekitra acabmem adna inik hawab ek sata irad nad nanak ek irik irad acabid aisenodnI asahabreb sket haubes aynasaib gnay ,aynasaib irad kilabret ini lekitra naacabmep ajas aynah ,aisenodnI asahaB malad patet naknialem ,suraleB asahaB nupuata aniarkU asahaB malad taubid kadit ini lekitrA !ritawahk nagnaj ,inis id naksilutid gnay apa itregnem kadit nad ini lekitra acabmem adna ualakiJ

iskelfeR huabeS

Tanggapan (36)

“Gratis” Ke Semua Operator!! Kenapa Tidak??

Sesudah tiga hari jari2ku tak berselera untuk menjalankan tugasnya menari2 di atas keyboard, kini alhamdulillah jari2ku ada semangat lagi walaupun belum pulih semangatnya 100%. Ya, tema yang dipilihpun sederhana saja, tidak yang berat2, yang berawal dari “kegelianku” mendengar iklan di radio tentang operator selular Indosat yang menawarkan tarif “termurah” ke semua operator yaitu Rp 0,01 per detik beberapa hari yang lalu. Mungkin sudah banyak juga para blogger yang menyampaikan berita ini dengan analisis dan komentarnya masing2, namun saya juga ingin mengupasnya dari sudut pandang yang lain dengan memakai analisa matematis yang sangat sangat sangat sederhana.

Bermula dari Simpati yang menawarkan “Tarif murah” Rp 0,5 per detik, dan dibalas kemudian oleh XL dengan Rp. 0,1 per detik kini operator selular Indosat dengan IM3nya dengan Rp 0,01! Wah semakin murah saja!! Apakah ada kemungkinan nanti operator selular menawarkan “gratis” alias Rp. 0,- per detik?? Jawabannya: Sangat Mungkin!! Kenapa tidak?? Apakah para operator selular itu tidak merugi?? Jelas tidak!! Karena kuncinya ada pada “tarif tersembunyi” yang tidak pernah digembar-gemborkan oleh para operator selular. Ya, “tarif tersembunyi” inilah yang membuat tarif2 ekstra murah, menjadi sebenarnya tidak begitu murah!!

Ok, taruhlah misalnya: XL Bebas dengan “tarif murahnya” Rp. 0,1/detik. Kita ambil contoh dari XL kita menelepon ke operator lain. Sebenarnya tarif ini mulai berlaku mulai menit ke-2, sedangkan untuk 2 menit pertama dikenakan tarif Rp. 25,-/detik. Begitulah setiap dua menit tarif yang berlaku bergantian antara Rp 0,1/detik dan Rp. 25,-/detik. Nah, Rp. 25,- inilah yang kita sebut “tarif tersembunyi” yang tidak pernah digembargemborkan oleh para operator. Dan setiap operator yang menawarkan “tarif super murah” jelas pasti mempunyai “tarif tersembunyi” pula.

Nah, sekarang ambil contoh kita menelepon 10 menit ke operator lain dari XL ke operator lain, maka biaya percakapannya adalah:

6\times60\times25\:+\:4\times60\times0,1\:=\:Rp.\:9024,-

Ok, sekarang misalkan XL menawarkan tarif “gratis” alias Rp. 0,-/detik sebagai jawaban dari IM3-nya Indosat yang kini mengklaim mempunyai tarif termurah dengan Rp. 0,01/detik. Maka sekarang berapa biaya percakapan yang dikeluarkan selama 10 menit untuk menelepon ke operator lain??

6\times60\times25\:+\:4\times60\times0\:=\:Rp.\:9000,-

Ingat!! Tarif tersembunyi tetap ada dan tidak berubah. Maka kita melihat bahwa XL akan hanya kehilangan pendapatan Rp. 24,- saja untuk satu kali telepon selama 10 menit! Nah, itu tentu untuk sekali menelepon. Nah bagaimana kalau ada sejuta panggilan?? Berarti XL kehilangan 1.000.000\times24\:=\;Rp.\:24.000.000,- . Wah, tentu kehilangan pendapatan XL mulai kelihatan banyak ya?? Tapi tunggu dulu!! Masih bisa diakalin kok! Kita naikkan saja sedikit “tarif tersembunyi”nya! Kita naikkan jadi Rp 25,5 per detik. Toh, tarif ini tidak pernah digembargemborkan, andaikata ketahuan juga kenaikan ini secara psikologis kecil cuma Rp 0,5/detik, apalagi yang nggak tahu matematika, gampang dibohongin!! Tenang saja!! Ok sekarang berapa biaya percakapan XL dengan tarif “gratis” dan “tarif tersembunyi” sebesar Rp25,5/detik selama 10 menit ke operator lain?? Mari kita hitung:

6\times60\times25,5\:+\:4\times60\times0\:=\:Rp.\:9180,-

Nah, dengan tarif “gratis” tapi tarif “tersembunyi”nya dinaikkan “sedikit” justru XL menikmati kenaikan pendapatan sebesar Rp. 156,- per panggilan (Rp. 9180 – Rp. 9024,-)  selama 10 menit dari tarif yang sekarang (andaikan XL memainkan skenario ini!). Tentu skenario seperti ini tidak hanya bisa dilakukan oleh XL saja, namun bisa juga oleh operator2 selular lainnya. XL di sini hanya sebagai contoh saja.

Skenario lainnya adalah, misalkan operator selular justru kini menerapkan tarif negatif atau “malah ngasih duit” kepada pelanggan namun tarif tersembunyinya juga dinaikkan “hanya” Rp 1,- saja menjadi Rp 26,- per detik. Sementara tarif “ngasih duit”nya adalah Rp 0,1 per detik. Jadi pendek kata kalau kita menelepon pulsa kita “justru bertambah” sebesar Rp. 0,1/detik. Jadi berapa sekarang “biaya” percakapan selama 10 menitnya?? Dengan contoh seperti di atas maka kini biaya percakapannya menjadi:

6\times60\times26\:-\:4\times60\times0,1\:=\:Rp.\:9336,- !

Wow, berarti justru pendapatan operator selular (XL) per panggilan 10 menit, naik sebesar Rp. 312,- jikalau operator selular menerapakan skenario seperti ini!! Ruar biasa!!

Jadi kesimpulannya, jikalau kini operator selular menerapkan tarif termurah, tidak perlu heboh!! Tidak ada yang ‘benar2 murah’ kok selama ada ‘tarif tersembunyi’-nya. Rupa-rupanya persaingan yang sengit antara operator selular di negeri ini membuat para eksekutif di perusahaan2 operator selular ini menjadi sangat tidak kreatif dalam usaha merebut pelanggan. Setiap operator membeo langkah operator selular lainnya. Mudah2an para pelanggan tidak mudah terjebak oleh iming-iming palsu tarif termurah yang “gombal” itu! :mrgreen:

Tanggapan (40)

Apakah Saya Mulai Jenuh Dengan Blog???

Perasaan ini sudah mulai saya rasakan sejak hari Minggu lalu ketika saya membuat postingan “Nama-Nama Daerah Terpanjang Di Dunia” yang sebenarnya saya buat seadanya dan termasuk artikel yang paling pendek yang pernah saya buat (di bawah 500 kata). Bukan karena saya kehabisan ide atau topik untuk dijadikan blog, malah sebaliknya saya masih punya banyak sekali ide atau topik yang akan ditulis mulai dari sains, sejarah ataupun masalah2 keseharian yang tidak terlalu pribadi yang (menurut saya) cukup menarik untuk diutarakan juga fenomena2 sosial yang juga menarik untuk dibicarakan, tetapi entah kenapa jari2 saya terasa enggan untuk menari2 di atas keyboard PC-ku dan juga notebook-ku.

Inilah untuk pertama kalinya sejak mulai ngeblog di bulan Juni 2007 aku merasakan hal seperti ini. Biasanya ketika ada ide untuk menuliskan sesuatu ke dalam sebuah artikel, jari-jariku langsung bertango dengan indahnya **halaah** di atas keyboard. Namun kini, jari-jariku terasa kurang semangat untuk menari tango di atas papan keyboard. Sebenarnya aku sendiri tidak terlalu memforsir/mamksakan diri untuk terlalu intensif dalam ngeblog. Selama tiga bulan terakhir ini, aku usahakan konstan menerbitkan artikel 3 hari sekali, tidak lebih dan tidak kurang, kecuali kalau aku sibuk di dunia nyata. Bahkan ketika aku banyak waktu untuk ngeblog, akupun tidak memaksakan diri untuk membuat artikel, aku tetap berusaha konsisten untuk menerbitkan sebuah artikel 3 hari sekali. Ini mungkin juga untuk usaha preventif agar saya tidak cepat jenuh dengan blogging.

Namun toh akhirnya perasaan yang tidak diharapkan itu datang juga. Semalam aku menyalakan komputer dengan harapan agar aku dapat memberi semangat kepada jari2ku untuk menari2 di atas keyboard. Namun yang terjadi adalah justru jari-jariku hanya bersemangat menggerak-gerakan mouse, browsing dari satu situs ke situs lainnya dan sempat juga bermain Scrabble online untuk beberapa sesi. Namun tak ada satu katapun yang dihasilkan untuk artikel baruku. Pagi ini jam 5, seperti biasa aku sudah bangun, habis menunaikan kewajiban Shalat Shubuh (yang tiap hari masih bolong2 hehehe….), aku kembali menyalakan PC dan modemku, berharap ada semangat di dalam jari2ku untuk beraksi menabur kata di layar monitor LCD-ku. Ah, ternyata sama saja!! Jari2ku tetap tak bersemangat dalam melakukan aksinya. Dan PC dan modem boradbandpun aku matikan, aku segera mengambil notebook dan HP Motorola V3xx ku yang akan kugunakan sebagai modem HSDPA, dan langsung meluncur ke tempat tidur.  Berharap di tempat tidur jari-jariku dapat lebih sedikit produktif dalam menabur kata-kata. Tapi apa yang terjadi?? Hasilnya justru makin parah……. bukan jari2ku yang tambah semangat malah kini mataku yang jadi ikut2an lesu dan mengantuk!! Akhirnya itu notebook malah jadi kekepan untuk tidur pengganti guling!! Wakakakak….. :lol:

Ya udah deh…. kini waktu hampir jam 8 pagi…… siap2 untuk berangkat kerja…. yah maafkan saya kalau saya hari ini hanya bisa mempersembahkan artikel yang berbau curhat ini daripada sebuah postingan sejati. Doakan saya saja semoga tiga hari lagi, jari2ku sudah punya vitalitas kembali untuk melakukan aksinya menebar pesona kata di blogsfer ini! :mrgreen:

Tanggapan (39)

Nama-Nama Tempat Terpanjang di Dunia

Langsung to the point saja, inilah nama2 tempat terpanjang di dunia, silahkan hafalkan nama2 tersebut, hehehehe….. :D

1. Krung thep mahanakhon bovorn ratanakosin mahintharayutthaya mahadilok pop noparatratchathani burirom udomratchanivetmahasathan amornpiman avatarnsathit sakkathattiyavisnukarmprasit

Ya, inilah nama asli dari kota Bangkok di Thailand dalam bahasa Thai, yang resmi menjadi nama tempat terpanjang di dunia, orang Thailand sendiri menyingkatnya hanya dengan sebutan Krung Thep saja atau artinya adalah “Kota Malaikat”.

2.Taumatawhakatangihangak oauauotamateaturipukaka pikimaungahoronukupokaiwhe nua kitanatahu

Nah inilah nama lembah di Selandia Baru dari sebuah nama Maori (suku asli di Selandia Baru) yang artinya kurang lebih adalah: “Tempat di mana Tamate, orang dengan dengkul yang besar, yang tergelincir, memanjat dan melahap gunung, yang dikenal sebagai ‘pemakan daratan’, yang bermain suling (flute) untuk kekasihnya” (embeeeeeer!!!….Yari NK)

3. Gorsafawddachaidraigddanheddogleddollonpenrhynareurdraethceredigion

Nah lho?? nama sebuah stasiun di Gwynedd, Wales, Uni Kerajaan yang dipaksakan oleh Fairbourne Steam Railway untuk menyaingi nama terpanjang ketiga di dunia yang juga berada di Wales pada poin ke 4 di bawah ini. Arti dari nama di atas adalah: “Stasiun Mawddach dengan gigi2 naganya di Jalan Penrhyn Utara di pantai emas Teluk Cardigan”. (Aih! Aih! Maksa pisan!!)

4. Llanfairpwllgwyngyllgogerychwyrndrobwllllantysiliogogogoch

Haha… ini juga berada di Wales, tepatnya adalah sebuah desa, panjang namanya saingan dengan nama tempat nomor 3 di atas, artinya kurang lebih adalah: “Gereja St. Mary yang berada pada lubang di pohon hazel putih di dekat pusaran air cepat di Gereja St. Tysilo dekat Gua Merah”. (Maksa juga deh perasaan! :P )

5. El Pueblo de Nuestra Señora la Reina de los Ángeles de la Porciúncula

Di antara nama2 terpanjang yang terpampang di sini, mungkin inilah nama terpanjang yang tempatnya paling terkenal (walaupun nama panjangnya tidak dikenal), ya inilah nama resmi kota Los Angeles di California, Amerika Serikat. Dari Bahasa Spanyol yang artinya adalah: “Kota Nyonya kita: Ratu dari malaikat2 Porciúncula”. Nah, nama panjang di atas ironisnya kini hanya disunat menjadi L.A. saja, menjadi salah satu nama terpendek di dunia.

6. Chargoggagoggmanchaugagoggchau bunagungamaug

Sebuah danau di Webster, Massachussetts, Amerika Serikat yang diambil dari bahasa Indian setempat yang artinya: “Kamu memancing di daerahmu, Aku memancing di daeraku, dan tidak boleh ada orang yang memancing di tengah2″. **halaah**

7. Lower North Branch Little Southwest Miramichi

Sebuah sungai pendek di New Brunswick, Canada

8. Villa Real de la Santa Fé de San Francisco de Asis

Nama asli dari Santa Fe di New Mexico, Amerika Serikat. Artinya adalah: “Kota Kerajaan dari Kepercayaan Suci Santo Fransiskus dari Asisi”.

Nah, begitulah kiranya nama2 tempat yang terpanjang di dunia. Ada yang tahu nggak nama tempat terpanjang di Indonesia???

Tanggapan (31)

‘Orang-Orang Norwegia’ Yang Iseng Melihat Blog Saya…..

Pengunjung Norwegia berada di urutan kedua!!Si Abin berada di Norwegia!!Bendera Norwegia

Untuk postingan kali ini entah kenapa saya ingin membahas masalah ringan ini. Ya, saya tergelitik membuat postingan ini karena beberapa bulan ini saya melihat seperti statistik yang tertera di kiri atas postingan ini (dan juga yang terpampang di blog saya) yang mengindikasikan distribusi negara2 pengunjung blog ini mulai ‘agak sedikit janggal’.  Kenapa janggal? Ya, karena beberapa bulan terakhir ini saya memperhatikan pengunjung dari Norwegia meroket drastis dan kini bendera Norwegia di blog ini telah berkibar di urutan kedua setelah tuan rumah Indonesia yang meninggalkan jauh saingan2nya di tempat teratas (coba hal tersebut terjadi beneran pada pengumpulan medali di ajang olimpiade ya, pasti membanggakan buat Indonesia, sayangnya itu terjadi hanya di blog ini dan di mimpi indah di siang hari bolong! Eeh, jangan pesimis deh! Ayo maju terus Indonesia! :mrgreen: ).

Saya bertanya dalam hati: “Kenapa Norwegia??” Kalau Malaysia saya bisa maklum karena faktor kesamaan bahasa sehingga kemungkinan mereka tersesat di blog saya juga agak besar. Lagipula saya juga sadar bahwa banyak rekan2 blogger setanah air kini tengah merantau di Malaysia, jadi tidak heran kalau Malaysia menempati urutan2 atas pengunjung blog ini. Juga pengunjung dari Belanda (The Netherlands) yang pada blog ini direpresentasikan paling banyak oleh Kang Jupri dan mungkin disusul oleh deKing, mungkin ada juga beberapa pengunjung lain dari Indonesia yang kini tengah tinggal di Belanda yang mengunjungi blog saya. Juga Amerika Serikat, saya juga tidak heran kalau negara ini juga menduduki peringkat2 atas dalam jumlah pengunjung blog ini.  Negara dengan jumlah pemakai Internet terbesar di dunia ini juga sekaligus salah satu negara favorit (bahkan mungkin terfavorit) sebagai tujuan studi mahasiswa2 dari Indonesia. Untuk itu tidak heran jikalau lebih besar kemungkinan mereka2 yang berada di Amerika Serikat kebetulan ‘terdampar’ di blogku.

Tapi Norwegia???? Siapa pula rekan blogger Indonesia yang tinggal di Norwegia yang sering banget mengunjungi blog saya?? Kira-kira ada nggak ya?? Atau apakah orang Norwegia yang bule2 senang mengunjungi blog saya (Andaikan bener sukur deh! :P )?? Atau apakah mereka hanya terdampar di blogku?? Kalau terdampar kenapa banyak sekali orang Norwegia yang terdampar?? Ah, sepertinya nggak masuk akal deh! Kenapa nggak masuk akal??

Karena penduduk Norwegia juga hanya sekitar 4,5 juta orang dan kemungkinan juga terdampar di blogku sangat kecil andaikan ada juga paling2 tidak terlalu sering. (MODE pengetahuan umum ON :mrgreen: ) Negeri ini walaupun kecil dari segi jumlah penduduk namun negeri ini mempunyai segudang achievement yang mengagumkan. Negeri ini menempati urutan ke-3 di dunia dalam PDB per kapita. Selain itu Norwegia juga menempati urutan teratas dalam Human Development Index tahun 2006. Prestasi itu juga dilengkapi dengan gelar negeri paling damai di dunia tahun 2007 dalam Global Peace Index. Tapi janganlah anda salah mengira, negeri makmur nan damai di kawasan Skandinavia yang termasuk wilayah politik Eropa Barat ini bukanlah anggota Uni Eropa. Bahkan Norwegia sampai saat ini adalah salah satu dari segelintir negara2 Eropa Barat yang masih enggan bergabung dengan Uni Eropa (apalagi mengadopsi mata uang euro!). Negeri ini masih setia dengan EFTA (European Free Trade Association) yang juga beranggotakan Islandia, Swiss dan Liechtenstein. EFTA sendiri didirikan tahun 1960 sebagai ’saingan’ daripada MEE (Masyarakat Ekonomi Eropa) atau EEC (European Economic Community) yang merupakan cikal bakal dari Uni Eropa sekarang.

EFTA sendiri sebenarnya mempunyai 7 anggota yaitu: Austria, Denmark, Uni Kerajaan (Inggris), Norwegia, Portugal, Swedia dan Swiss. Namun Austria, Denmark, Uni Kerajaan, Portugal dan Swedia keluar dari EFTA untuk bergabung dengan Uni Eropa. Kini anggota asli EFTA tinggal 2 negara saja yaitu Swiss dan Norwegia. Namun EFTA bertambah dua negara lagi yaitu Islandia yang bergabung tahun 1970 dan Liechtenstein (negara yang kecil sekali antara Swiss dan Austria) yang menjadi anggota penuh EFTA tahun 1991 (yang sebelumnya adalah anggota pengamat saja sejak tahun 1960). Dengan prestasi yang dicapai oleh Norwegia ini, seolah2 negara itu ingin “mengejek” tetangga2nya bahwa menjadi makmur dan maju di Eropa tidak harus bergabung dengan Uni Eropa. (MODE pengetahuan umum OFF).

Ok, sekarang mari kita kembali ke laptop ke topik utama dari manakah pengunjung Norwegia di blog saya?? Saya mulai curiga ketika suatu saat tidak sengaja (baca: iseng2) saya meninggalkan komen di blognya Pak Sawali (namun saya lupa lagi persisnya di postingan yang mana) dengan menggunakan Opera Mini pada ponsel saya, alangkah bingung dan terkejutnya saya ketika bendera yang keluar dalam boks komentar saya adalah bendera Norwegia!! Ini mengindikasikan seolah2 saya berada di Norwegia (yang pada sesi chatting pak Sawali juga bertanya kepada saya, apakah saya berada di Bandung atau Norwegia?? Tentu saja yang ditanya sama bingungnya sama yang bertanya! :mrgreen: ). Nah, dari sini saya curiga bahwa “pengunjung Norwegia” ini berasal dari pengunjung Indonesia juga yang memakai Opera Mini di ponsel mereka.  kecurigaan saya bertambah ketika teman saya si Bince AgusBin (gambar di atas) yang selalu iseng nggak ada kerjaan rajin berkomentar di blog saya yang sering berkomentar menggunakan Opera Mininya ternyata ia juga mengibarkan bendera Norwegia pada saat ia meninggalkan komen di blog baruku di dagdigdug[dot]com yang masih agak dirahasiakan keberadaannya :mrgreen: . Oh, ya pantas saja kalau begitu pengunjung Norwegia ‘menjadi banyak’ wong saya juga sering blogwalking (tapi jarang sekali berkomentar) menggunakan Opera Mini di ponselku apalagi kalau lagi di WC rasanya kurang afdol kalau di WC nggak browsing atau blogwalking :mrgreen: , Oooh…. jadi ternyata pengunjung Norwegia terbanyak yaa…. berasal dari ponsel saya juga!! Huehehehe….. :D

Tanggapan (22)

Ramalan Nostradamus Jadi Tidak Tepat??

nostradamus02.jpg

Siapa sih yang tidak mengenal Nostradamus (Michel de Nostredame) yang dikatakan sebagai peramal ulung yang hidup di Perancis pada abad ke-16. Atau mungkin anda walaupun belum mengenalnya secara detail namun minimal anda pernah mendengar atau mengetahui namanya. Ya, peramal yang lahir tanggal 14 Desember (sebagian orang peraya ia lahir tanggal 21 Desember) 1503 di kota St. Rémy di Provence, Perancis ini memang kerap kali muncul di majalah2 ataupun koran2 dengan ramalan2 mengenai kejadian2 besar yang akan terjadi di bumi ini di masa yang akan datang.

Nostradamus sebenarnya adalah seorang dokter. Walaupun ia beragama Yahudi namun ia dibesarkan dan dididik secara Katolik (Pengaruh agama di Eropa sangat kuat diabad pertengahan). Di tahun 1518 ia masuk Universitas Avignon namun setahun kemudian ia tak bertahan di universitas itu karena universitas tersebut tutup ketika terjadi wabah besar pes. Namun pada tahun 1529 ia berhasil masuk Universtias Montpellier dan menjadi mahasiswa kedokteran yang sangat berprestasi. Pada saat itu pulalah ia mengubah namanya menjadi Nostradamus.

Namun walaupun ia seorang dokter namun perhatian utamanya adalah pada bidang astrologi yang dekat kaitannya dengan bidang paranormal. Astrologi dan segala tetek bengek paranormal ini di abad pertengahan adalah sebuah subyek yang dipercayai sangat penting karena masih banyak subyek ilmu yang belum bisa dijelaskan secara ilmiah masih dicampur dengan mistis serta visi2 yang esoteris.  Konon Nostradamus pernah menginap di sebuah puri di Lorraine milik seorang bangsawan. Tuan rumah pemilik puri tersebut tidak percaya akan kemampuan meramal Nostradamus. Suatu ketika, ketika sang tuan rumah dan Nostradamus tengah berjalan di tanah peternakan milik sang tuan rumah tersebut, sang tuan rumah bertanya: “Bagaimana nasib kedua babi itu?” Nostradamus menjawab: “Yang hitam akan anda makan sedangkan yang putih akan dimangsa serigala”.

Agar puas mentertawakan tamunya, si bangsawan tuan rumah memerintahkan supaya babinya yang putih disembelih untuk hidangan untuk makan malamnya. Ketika makan malam berlangsung malam harinya ia berkata kepada Nostradamus bahwa babinya yang putih telah ia makan, namun Nostradamus tetap pada pendiriannya bahwa babi yang dimakan oleh tuan rumah adalah babinya yang hitam. Untuk membuktikan siapa yang benar, sang koki dipanggil. Juru masak mengakui bahwa ia memang telah memasak babi yang putih namun ketika ia meninggalkan dapur, ia lupa menutup pintu dan babi putih yang sudah dimasak itu akhirnya digondol oleh seekor anak serigala. Oleh karena itu ia akhirnya menyembelih babi yang hitam guna dihidangkan untuk makan malam.

Cerita lain adalah ketika ia berada di Italia, tiba2 Nostradamus menjatuhkan diri dan bersimpuh di depan seorang padri Katolik muda yang sedang berjalan seorang diri di sepanjang lorong desa yang menuju ke arahnya. Sang Padri Italia itu, Felici Peretti mengira bahwa orang asing yang tak dikenalnya itu agak terganggu pikirannya. Lima puluh tahun kemudian, Felici Peretti, sang padri muda tersebut menjadi orang nomor satu di Gereja Katolik Roma dan menjadi Paus Sixtus V.

Sebagai “peramal ulung” Nostradamus banyak meramalkan kejadian2 besar yang akan terjadi di bumi ini untuk abad2 mendatang. Buku-buku ramalannya mulai diterbitkan tahun 1555 sebanyak sepuluh jilid. Ramalan-ramalan tersebut dirangkai dalam puisi-puisi atau lebih tepatnya dalam quatrain (sajak dalam empat baris). Ramalan-ramalannya mengenai kebakaran besar di London, Kaisar Besar Napoleon, Perang Dunia I dan Perang Dunia II banyak yang dipercayai telah tepat diramalkan oleh Nostradamus. Bahkan berbagai versi tafsir ramalan Nostradamus yang terbit di tahun2 terakhir ini juga mengatakan bahwa tragedi 9-11 runtuhnya menara kembar WTC di New York juga dikatakan telah tepat diramalkan oleh Nostradamus.

Nah, bagaimanapun juga, dunia ramal meramal memang menjadi komoditi yang menarik bagi banyak orang terutama bagi mereka yang percaya. Hal ini mungkin juga terkait dengan rasa penasaran dan ingin mengetahui oleh umat manusia akan nasib masa depannya sendiri. Namun mengenai ramalan Nostradamus sendiri ada satu hal yang menarik. Di gambar atas adalah hasil scan dari sebuah buku yang saya beli di tahun 1990an. Buku tersebut adalah buku terjemahan (sebenarnya saya nggak suka buku terjemahan karena kalimat2 hasil terjemahan biasanya susah dimengerti, mendingan beli yang bahasa Inggrisnya sekalian, namun karena sudah kebelet ingin baca, ya apa boleh buat deh! :mrgreen: ) “Misteri Terbesar di Dunia” karya Nigel Blundell. Di situ terpampang artikel mengenai ramalan Nostradamus untuk tahun 1999 yaitu terjadinya Perang Dunia III. Namun kita semua kini mengentahui bahwa Perang Dunia III tidak terjadi di tahun tersebut. Saya juga sebenarnya punya satu buku khusus ramalan Nostradamus juga yang berbahasa Inggris yang saya beli sekitar tahun 1992-3, namun sayang nggak bisa saya scan di sini karena buku tersebut dipinjam oleh teman sudah lama sekali dan seperti biasa, tidak pernah dikembalikan! (Dan begonya sayapun lupa menagihnya kembali hehehe…..) Dan sekarang itu teman sudah tidak diketahui di mana rimbanya. Nah, yang saya ingat persis di buku itu adalah yang katanya ramalan Nostradamus yang meramalkan perjumpaan pertama kali makhluk alien dengan umat manusia di tahun 1998. Namun seperti kita sama2 ketahui hal tersebut tidak terjadi. Nah, apakah itu berarti bahwa ramalan Nostradamus yang salah atau apakah yang menafsirkan yang salah?? Atau memang sebenarnya tidak ada satu manusiapun yang bisa meramalkan sesuatu dengan tepat sempurna?? Atau…. apakah seharusnya kita juga tidak mempercayai ramalan2 seperti itu?? Hmm… bagaimana pendapat anda??

Tanggapan (30)

Tulisan yang Lebih Tua »