Ramalan Nostradamus Jadi Tidak Tepat??

nostradamus02.jpg

Siapa sih yang tidak mengenal Nostradamus (Michel de Nostredame) yang dikatakan sebagai peramal ulung yang hidup di Perancis pada abad ke-16. Atau mungkin anda walaupun belum mengenalnya secara detail namun minimal anda pernah mendengar atau mengetahui namanya. Ya, peramal yang lahir tanggal 14 Desember (sebagian orang peraya ia lahir tanggal 21 Desember) 1503 di kota St. Rémy di Provence, Perancis ini memang kerap kali muncul di majalah2 ataupun koran2 dengan ramalan2 mengenai kejadian2 besar yang akan terjadi di bumi ini di masa yang akan datang.

Nostradamus sebenarnya adalah seorang dokter. Walaupun ia beragama Yahudi namun ia dibesarkan dan dididik secara Katolik (Pengaruh agama di Eropa sangat kuat diabad pertengahan). Di tahun 1518 ia masuk Universitas Avignon namun setahun kemudian ia tak bertahan di universitas itu karena universitas tersebut tutup ketika terjadi wabah besar pes. Namun pada tahun 1529 ia berhasil masuk Universtias Montpellier dan menjadi mahasiswa kedokteran yang sangat berprestasi. Pada saat itu pulalah ia mengubah namanya menjadi Nostradamus.

Namun walaupun ia seorang dokter namun perhatian utamanya adalah pada bidang astrologi yang dekat kaitannya dengan bidang paranormal. Astrologi dan segala tetek bengek paranormal ini di abad pertengahan adalah sebuah subyek yang dipercayai sangat penting karena masih banyak subyek ilmu yang belum bisa dijelaskan secara ilmiah masih dicampur dengan mistis serta visi2 yang esoteris.  Konon Nostradamus pernah menginap di sebuah puri di Lorraine milik seorang bangsawan. Tuan rumah pemilik puri tersebut tidak percaya akan kemampuan meramal Nostradamus. Suatu ketika, ketika sang tuan rumah dan Nostradamus tengah berjalan di tanah peternakan milik sang tuan rumah tersebut, sang tuan rumah bertanya: “Bagaimana nasib kedua babi itu?” Nostradamus menjawab: “Yang hitam akan anda makan sedangkan yang putih akan dimangsa serigala”.

Agar puas mentertawakan tamunya, si bangsawan tuan rumah memerintahkan supaya babinya yang putih disembelih untuk hidangan untuk makan malamnya. Ketika makan malam berlangsung malam harinya ia berkata kepada Nostradamus bahwa babinya yang putih telah ia makan, namun Nostradamus tetap pada pendiriannya bahwa babi yang dimakan oleh tuan rumah adalah babinya yang hitam. Untuk membuktikan siapa yang benar, sang koki dipanggil. Juru masak mengakui bahwa ia memang telah memasak babi yang putih namun ketika ia meninggalkan dapur, ia lupa menutup pintu dan babi putih yang sudah dimasak itu akhirnya digondol oleh seekor anak serigala. Oleh karena itu ia akhirnya menyembelih babi yang hitam guna dihidangkan untuk makan malam.

Cerita lain adalah ketika ia berada di Italia, tiba2 Nostradamus menjatuhkan diri dan bersimpuh di depan seorang padri Katolik muda yang sedang berjalan seorang diri di sepanjang lorong desa yang menuju ke arahnya. Sang Padri Italia itu, Felici Peretti mengira bahwa orang asing yang tak dikenalnya itu agak terganggu pikirannya. Lima puluh tahun kemudian, Felici Peretti, sang padri muda tersebut menjadi orang nomor satu di Gereja Katolik Roma dan menjadi Paus Sixtus V.

Sebagai “peramal ulung” Nostradamus banyak meramalkan kejadian2 besar yang akan terjadi di bumi ini untuk abad2 mendatang. Buku-buku ramalannya mulai diterbitkan tahun 1555 sebanyak sepuluh jilid. Ramalan-ramalan tersebut dirangkai dalam puisi-puisi atau lebih tepatnya dalam quatrain (sajak dalam empat baris). Ramalan-ramalannya mengenai kebakaran besar di London, Kaisar Besar Napoleon, Perang Dunia I dan Perang Dunia II banyak yang dipercayai telah tepat diramalkan oleh Nostradamus. Bahkan berbagai versi tafsir ramalan Nostradamus yang terbit di tahun2 terakhir ini juga mengatakan bahwa tragedi 9-11 runtuhnya menara kembar WTC di New York juga dikatakan telah tepat diramalkan oleh Nostradamus.

Nah, bagaimanapun juga, dunia ramal meramal memang menjadi komoditi yang menarik bagi banyak orang terutama bagi mereka yang percaya. Hal ini mungkin juga terkait dengan rasa penasaran dan ingin mengetahui oleh umat manusia akan nasib masa depannya sendiri. Namun mengenai ramalan Nostradamus sendiri ada satu hal yang menarik. Di gambar atas adalah hasil scan dari sebuah buku yang saya beli di tahun 1990an. Buku tersebut adalah buku terjemahan (sebenarnya saya nggak suka buku terjemahan karena kalimat2 hasil terjemahan biasanya susah dimengerti, mendingan beli yang bahasa Inggrisnya sekalian, namun karena sudah kebelet ingin baca, ya apa boleh buat deh! :mrgreen: ) “Misteri Terbesar di Dunia” karya Nigel Blundell. Di situ terpampang artikel mengenai ramalan Nostradamus untuk tahun 1999 yaitu terjadinya Perang Dunia III. Namun kita semua kini mengentahui bahwa Perang Dunia III tidak terjadi di tahun tersebut. Saya juga sebenarnya punya satu buku khusus ramalan Nostradamus juga yang berbahasa Inggris yang saya beli sekitar tahun 1992-3, namun sayang nggak bisa saya scan di sini karena buku tersebut dipinjam oleh teman sudah lama sekali dan seperti biasa, tidak pernah dikembalikan! (Dan begonya sayapun lupa menagihnya kembali hehehe…..) Dan sekarang itu teman sudah tidak diketahui di mana rimbanya. Nah, yang saya ingat persis di buku itu adalah yang katanya ramalan Nostradamus yang meramalkan perjumpaan pertama kali makhluk alien dengan umat manusia di tahun 1998. Namun seperti kita sama2 ketahui hal tersebut tidak terjadi. Nah, apakah itu berarti bahwa ramalan Nostradamus yang salah atau apakah yang menafsirkan yang salah?? Atau memang sebenarnya tidak ada satu manusiapun yang bisa meramalkan sesuatu dengan tepat sempurna?? Atau…. apakah seharusnya kita juga tidak mempercayai ramalan2 seperti itu?? Hmm… bagaimana pendapat anda??

About these ads

36 responses to “Ramalan Nostradamus Jadi Tidak Tepat??

  1. Nostradamus hoki,,

    hihi, tapi kok bisa hoki terus yah…
    Kalau saya sih tidak percaya. Bisa saja pada ada seseorang yang terobsesi untuk membuat ramalan nostradamus jadi kenyataan.

    mungkin si koki juga sekongkolan tuh, hihi…

    tapi kalau tidak salah, rasul pernah memberi tahu ciri-ciri kiamat, apa itu meramal juga ya?

  2. Weeek.. Gagal pertamax maning! Tapi kalo memang kasus 911 bisa diramalkan ya tentu dpt dicegah dong.
    Kalo saya sih cenderung berpendapat ramalan2 tsb difabrikasi. Kejadiannya terjadi dulu terus baru dipaksakan sesuai dng ramalannya biar bukunya laku kali.

  3. Sebenarnya sejarah itu sangat menyenangkan dan masa depan itu lebih menyenangkan ???

    yang penting pada sejarah adalah diungkapkan secara netral dan bukan untuk melindungi atau memperkuat kepentingan tertentu (politik, agama, ras dll)

    pemikiranku tentang ramalan..
    menurutku itu bukanlah suatu kemustahilan hehe
    kita semua punya mimpi dan cita-cita
    itu adalah ramalan yang harus kita buktikan…

  4. wah… mantap ulasannya bih,,. dapat ilmu baru nih.. makasih makasih

  5. Terus terang saya menjauhi ramalan, ini subyek yang paling tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Tapi kalau ilmu membaca mimpi seperti yang dimiliki nabi Yusuf, itu baru menarik minat saya, harap dicatat ilmu mimpi seperti yang dimiliki nabi Yusuf… punya ilmunya nggak Mas? :)
    Tapi lagi… tulisan ini menarik dan menambah wawasan kita terutama dibidang sejarah.

  6. Nama peramal diatas baru pertama kali saya dengar…
    Menurut saya Ramalan mengenai pertemuan pertama alien dengan manusia tahun 1998 mungkin saja itu terjadi, tapi tidak dipublikasikan. Sama saja dengan cerita kambing yang dihidangkan tadi, kalau tidak langsung dipertanyakan dengan koki, pasti situan rumah bilang bahwa ramalannya tidak tepat.

  7. ya jelas meleset ramalannya, lha meramal kapan dirinya mati saja pasti dia gak bisa…hehehe

  8. Saya pikir ramalan-ramalan Nostradamus sebelumnya juga kemungkinan besar ga terbukti alias ga pernah terjadi. Cuma direka-reka, dikait-kaitkan saja setelah kejadian terjadi oleh pengarang/penulis buku tentang Nostradamus. :D

    Cerita tentang babi hitam dan babi putih juga, kemungkinan cuma rekaan, biar menarik aja.

    Tak ada manusia, (kecuali mungkin nabi yang sudah mendapat wahyu), yang dapat meramalkan kejadian masa depan. Jangankan meramal masa depan, yang rentang waktunya amat jauh, wong meramal kejadian semenit kemudian pun ga ada yang bisa. :D

    Betul ga Pak? :D

  9. ya ya ya… jadi saya meramalkan PSMS kalah… dan beneran kejadian… sepertinya saya lebih pinter meramal ketimbang mbah nostradamus…

    ….
    *dasar Markus…*

  10. dunia ramal meramal ternya tidak hanya terjadi di negeri kita yak bung yari. Perancis yang konon dikenal sebagai “pemuja” rasio ternyata bisa kepincut jugak sama para ahli terawangan, hiks. BTW, sang Nostradamus ternyata piawai juga yak meramal masalah perbabian. tapi bagaimanapun hebatnya seorang peramal, hingga sekarang saya ndak pernah percaya tuh sama ramalan orang. tapi suka iseng lihat juga kalau ada tayangan TV semacam itu. bisa jadi bahan obrolan dg temen2. bung yari percaya ndak sama ramalan2 macam gitu?

  11. Ramalan Nostradamus itu seringkali tidak spesifik sehingga interpretasinya bisa apa saja.
    Kalau menurut saya kehebatan Nostradamus lebih banyak adalah cerita kabar burung oleh para pengagumnya yang terakumulasi menjadi legenda.
    Tapi, saya rasa sih Perang Dunia III akan terjadi tidak lama lagi.. Perang Dunia II begitu sukses maka saya yakin akan dibuat sekuelnya.. Katanya perang Iraq itu trailer dari Perang Dunia III :mrgreen:

  12. @atmo4th

    Benar sekali mas atmo cerita2 ramalan Nostradamus ini sangat rentan dengan manipulasi. :)

    Kalau Nabi memberitahu tanda2 hari kiamat, tentu itu bukan dari beliau sendiri melainkan itu adalah petunjuk langsung dari Allah swt. Jadi bukan termasuk bidang ‘ramal-meramal’ seperti yang biasa dilakukan manusia yang seringkali tanpa dasar. :)

    @AgusBin

    Wah…. sampeyan makin pinter aja Bin hehehe….. Makin kagum aku…wakakakakak…. :P Kayaknya benar sih Bin, mungkin juga itu termasuk skenario ‘persekongkolan’ antara penulis buku2 tentang Nostradamus dengan penerbit2 bukunya agar mendongkrak penjualan bukunya di pasaran. Terims ya Bin.

    @ardianzzz

    Ooooh…. memang buku2 tentang Nostradamus ini ada indikasi sebagai sarana untuk sengaja memperkuat golongan2 tertentu ya? :?:

    @alfaroby

    makasih kembali…. makasih kembali…. :D

    @Agoyyoga

    Kalau nabi Yusuf AS mungkin beliau dapat petunjuk langsung dari Allah swt yang mungkin susah atau bahkan mustahil dikopi oleh orang lain. Kalau ada orang lain yang mengaku bisa mempelajari ilmu meramal via mimpi seperti Nabi Yusuf AS, yah itu nggak tahu deh, terserah masing2 apa mau percaya atau tidak….. :)

    @ranywaisya

    Jadi kesimpulannya mbak rany percaya tentang keakuratan ramalan Nostradamus?

    @wedulgembez

    Huehehehe….. bener juga ya…..

    @mathematicse

    Iya….tepat sekali…. tetapi cerita babi itu mungkin benar loh. Tapi versi benerannya mungkin beda sedikit. Si Nostradamus diam2 sudah menyiapkan anak serigala (kalau serigala dewasa susah bawanya kaleeee….) terus sewaktu si koki meninggalkan dapur diam2 dia sengaja membukakan pintu agar si anak serigala bisa masuk ke dapur. Hehehe….. :D

    @andex

    Huahahaha…. itu sih bukan ramalan…. itu sih tebak2an dan untung2an huehehehe….. Saya juga meramal tuh kemarin kalau dalam pertandingan itu salah satu pasti ada yang menang! Huehehehe…. :mrgreen:

    @Sawali Tuhusetya

    Memang benar Pak Sawali. Dunia paranormal bukan hanya terjadi di negeri kita saja. Di negara maju yang terkenal rasionalnyapun masih banyak dijumpai praktek2 paranormal. Larry King pada acaranya di CNN pernah menampilkan paranormal sebagai tamunya, juga kepolisian di AS dalam beberapa kasus juga menggunakan jasa paranormal. Kalau saya sih pribadi tidak percaya akan ramalan2. Wong seorang paranormal terkenal di Indonesia saja selalu salah kok kalau meramal hasil akhir skor sepakbola! Huehehe……. :D

    @Spitodsaurus Rex

    Memang betul kang Spitod, ramalan2 Nostradamus gampang dibengkok2an, malah mungkin kita tidak tahu apakah ramalan2nya yang beredar di buku2 saat ini adalah ramalannya yang asli atau bukan.

    Perang Dunia III?? Wah….. jangan dong…!! Maksud ane, jangan berhenti sampai Perang Dunia III aja dong….. kalau sukses besar di pasaran lagi kan bisa dibuat sekuel lanjutannya terus menjadi Perang Dunia IV, Perang Dunia V, dst….. :mrgreen:

  13. quatrain (sajak dalam empat baris)

    Wah, sudah lama ga mendengar istilah ini .. pun sudah lama ga membaca sajak seperti itu .. terakhir, waktu saya di SD dulu hehehe :mrgreen:

    … buku tersebut dipinjam oleh teman sudah lama sekali …

    Yang pasti bukan saya kan Kang?? .. sewa debt collector aja Kang buat nagihnya hehehe :D

    Sedangkan pendapat saya tentang ramalan Nostradamus .. no body perfect

  14. Kalau hari gini ada yang percaya…?? Jadi ingat wejangan Paman Gober, semua kembali pada pribadi masing-masing :D

  15. kalau saya perhatikan para peramal ini biasanya bicara setelah kejadian….. kalau sebelum kejadian…. lebih banyak melesetnya…seperti contohnya peramal klasik ini. demikian juga mama lauren kita……. tk kepercayaan saya pada peramal memang cukup rendah …hehehehe

  16. Wah… ane sendiri kagak percaya sama ramalan tentang masa depan. Guru ngaji ane pernah bilang, “al-ghad biyadillah”, masa depan itu sepenuhnya di tangan Tuhan. Kalopun bener ada yang mengku punya kemampuan meramal, seringkali ramalan itu disampekan dalam bahasa yang kabur atawa tidak jelas dan detail.

  17. hmmm, nostradamus….
    kalo saya biar gimana juga tetep aja ga percaya sama yang namanya ramalan bos. :p

  18. Kalau saya nggak percaya gitu-gituan, cuma seringnya ke dukun … wakakaka ..( canda)

  19. @erander

    Maksudnya nobody’s perfect bagaimana?? Nobody’s perfect sebagai manusia atau nobody’s perfect sebagai peramal atau yang lainnya?? Kalau nobody’s perfect sebagai peramal, kesannya mas Eby pada dasarnya percaya ramalan dan memaklumi kalau Nostradamus melakukan kesalahan ramal, sedangkan kalau nobody’s perfect sebagai manusia, walaupun mas Eby memaklumi kesalahan ramal dari Nostradamus, mungkin saja mas Eby nggak percaya ramalan. Kok pernyataannya nggak jelas begitu….

    @Agoyyoga

    Hmm… bagaimana ya….. kalau nggak salah, meramal mimpi yang dilakukan Nabi Yusuf as itu kan mukjizat Allah. Pertanyaannya apakah manusia sanggup meniru mukjizat Allah, seperti mukjizat2 Allah pada nabi2 lainnya?? Andaikan benar ada yang mengaku bisa, tentu hal itu harus dibuktikan dahulu secara ‘ilmiah’ dan andaikata benar tentu harus disebarluaskan untuk ‘kepentingan/kesejahteraan umat manusia”. Membuktikannya ya mudah saja, mukjizat Allah itu kan sempurna, tidak ada cacad, jadi kalau ramalannya meleset sekali saja, tentu itu bukan ramalan mimpi model nabi Yusuf as, bukan??

    Tapi….. andaikan percaya ya silahkan saja, ya ikuti saja perkataan paman Gober, semua kembali pada pribadi masing2 ;)

    @progoharbowo

    Cukup rendah berarti, masih percaya dikit ya mas? Hehehe…. :D

    @Cabe Rawit

    Disampaikan dalam bahasa yang kabur dan tidak jelas mungkin bertujuan kalau ramalannya tidak tepat, dapat dibengkok2an sedikit, begitu barangkali ya??

    @steelheart

    Kalau ramalan cuaca gimana? :mrgreen:

    @Singo

    wakakakakak…. bisa aja…. :lol:

  20. Wah, andai bisa bertemu orangnya saya pengen diramal siapa yang jadi istri saya Pak. Moga-moga jawabannya Marshanda :P
    Ah, tapi namanya ramalan memang menurut matematika hanya berupa persen perbandingan kemungkin kejadian dengan kenyataan yang terjadi.
    Kalau bener yang diramalkan, mungkin karena kebetulan saja.
    Dalam Islam kita kan gak boleh mendahului kejadian dengan meramalkannya lewat dunia perdukunan.
    Tapi yang di atas dukun bukan ya?
    atau mungkin dia anggotanya Mak Erot? :lol:
    Hehehe … *becanda Mode : ON*

  21. calonorangtenarsedunia

    Saya ga bisa tidur tuh dulu gara2 ramalan itu. Ternyata ga terbukti. Ah, apa maksud Nostradamus Tragedi Semanggi II 24 September 1999? :mrgreen:

  22. Yah itu maksud saya sudah ditulis dengan lebih komunikatif :)

  23. Namnaya juga ramalan … kalau tepat melulu ntar ilang unsur ramalannya

  24. @Abied

    Kalau seperti marshanda pasti peramalnya dibilang “jitu”, tapi kalau dapetnya istri diramalkan seperti omas pasti peramalnya dibilang “ah, peramalnya kurang canggih nih!”, ya kan?? :P Hehehe…..

    @calonorangtenarsedunia

    Huahaha….. jauh amat antara Perang Dunia III sama Peristiwa Semanggi II, nggak ada deket2nya :mrgreen:

    @agoyyoga

    Huehehehe….. :D

    @Ersis W. Abbas

    Huehehehe juga….. :D

  25. “Motivasi yang menggebu-gebu untuk mengejar tujuan sangat membantu karier atau studi. Kali ini adalah peluang baik untuk memulai obsesi yang terpendam selama ini. Buatlah kesempatan.”

    Tunggu dulu! Jangan terburu-buru saudara menyangka saya mengetahui masa depan dan aktivitas saudara terutama bagi saudara yang terlahir pada tanggal 23 Oktober – 21 November atau seringnya orang menyebut saudara berbintang Scorpio. Akan tetapi kalimat di atas adalah secuplik kalimat ramalan astrolog yang kami ambil dari sebuah koran ternama di kota pelajar dalam rubrik perbintangan.

    Dilihat dari nama rubriknya, dapat diketahui bahwa dasar pemikiran para astrolog atau yang sejalan pemikirannya dengan mereka adalah letak dan konfigurasi bintang-bintang di langit. Misalnya, bila letak gugusan bintang Bima Sakti di arah A lalu kebetulan ada seorang bayi lahir tepat pada malam ketika bintang itu terbit maka diramalkan bayi itu akan menjadi orang terkenal setelah besar nanti.

    Apabila kita perhatikan ramalan di atas, akan terlihat bahwa si peramal mencoba atau seolah-olah mengetahui hal-hal ghaib. Seakan ia mampu membaca dan menentukan nasib seseorang. Dengan dasar ini ia memerintah dan melarang pasiennya untuk berbuat sesuatu. Bahkan ia sering menakut-nakutinya meskipun akhirnya memberi kabar gembira atau hiburan dengan kata-kata manis. Bagi orang yang senang akan rubrik seperti tersebut di atas atau yang suka membaca buku-buku astrologi (ramalan-ramalan bohong) terkadang ramalan itu cocok dengan keadaan yang di alami. Namun yang menjadi permasalahan, darimana pikiran peramal itu mencuat? Bagaimana pandangan Islam terhadap masalah ini?

    Sesungguhnya perkara-perkara ghaib hanyalah Allah yang mengetahui. Dan ini adalah hak prerogatif Allah semata, selain makhluk yang Ia beritahukan tentangnya, seperti sebagian Malaikat dan para Rasul sebagai mukjizat. Dalam hal ini, Allah berfirman :

    “(Dia adalah Rabb) Yang mengetahui yang ghaib. Maka Dia tidak memperlihatkan kepada seseorang pun tentang yang ghaib itu kecuali kepada Rasul yang diridlai-Nya. Maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (Malaikat) di muka bumi dan di belakangnya.” (QS. Al Jin : 26-27)

    Barangsiapa mengaku mengetahui perkara atau ilmu ghaib selain orang yang dikecualikan sebagaimana ayat di atas, maka ia telah kafir. Baik mengetahuinya dengan perantaraan membaca garis-garis tangan, di dalam gelas, perdukunan, sihir, dan ilmu perbintangan atau selain itu. Yang terakhir ini yang biasa dilakukan oleh paranormal. Bila ada orang sakit bertanya kepadanya tentang sebab sakitnya maka akan dijawab : “Saudara sakit karena perbuatan orang yang tidak suka kepada saudara.” Darimana dia tahu bahwa penyebab sakitnya adalah dari perbuatan seseorang, sementara tidak ada bukti-bukti yang kuat sebagai dasar tuduhannya? Sebenarnya hal ini tidak lain adalah karena bantuan jin dan para syaithan. Mereka menampakkan kepada khalayak dengan cara-cara di atas (melihat letak bintang, misalnya) hanyalah tipuan belaka.

    Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata : “Para dukun dan yang sejenis dengan mereka sebenarnya mempunyai pembantu atau pendamping (qarin) dari kalangan syaithan yang mengabarkan perkara-perkara ghaib yang dicuri dari langit. Kemudian para dukun itu menyampaikan berita tersebut dengan tambahan kedustaan. Di antara mereka ada yang mendatangi syaithan dengan membawa makanan, buah-buahan, dan lain-lain (untuk dipersembahkan) … . Dengan bantuan jin, mereka ada yang dapat terbang ke Makkah atau Baitul Maqdis atau tempat lainnya.” (Kitabut Tauhid, Syaikh Fauzan halaman 25)

    Sungguh benar kabar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam mengenai syaithan yang mencuri berita dari langit. Diceritakan dalam sebuah hadits :

    Tatkala Allah memutuskan perkara di langit, para Malaikat mengepakkan sayap, mereka merasa tunduk dengan firman-Nya, seolah-olah kepakan sayap itu bunyi gemerincing rantai di atas batu besar. Ketika telah hilang rasa takut, mereka saling bertanya : “Apakah yang dikatakan Rabbmu? Dia berkata tentang kebenaran dan Dia Maha Tinggi lagi Maha Besar.” Lalu firman Allah itu didengar oleh pencuri berita langit. Para pencuri berita itu saling memanggul (untuk sampai di langit), lalu melemparkan hasil curiannya itu kepada teman di bawahnya. (HR. Bukhari dari Abi Hurairah radliyallahu ‘anhu)

    Seorang dukun atau paranormal yang memberitakan perkara-perkara ghaib sebenarnya menerima kabar dari syaithan itu dengan jalan melihat letak bintang untuk menentukan atau mengetahui peristiwa-peristiwa di bumi, seperti letak benda yang hilang, nasib seseorang, perubahan musim, dan lain-lain. Inilah yang biasa disebut ilmu perbintangan atau tanjim. Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam :

    “ … Kemudian melemparkan benda itu kepada orang yang di bawahnya sampai akhirnya kepada dukun atau tukang sihir. Terkadang setan itu terkena panah bintang sebelum menyerahkan berita dan terkadang berhasil. Lalu setan itu menambah berita itu dengan seratus kedustaan.” (HR. Bukhari dari Abi Hurairah radliyallahu ‘anhu)

    Meskipun demikian, masih banyak orang yang mempercayai dan mau mendatangi peramal atau astrolog atau para dukun, bukan saja dari kalangan orang yang berpendidikan dan ekonomi rendahan bahkan dari orang-orang yang berpendidikan dan berstatus sosial tinggi. Perbuatan orang yang mendatangi atau yang didatangi dalam hal ini para dukun sama-sama mendapatkan dosa dan ancaman keras dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam berupa dosa syirik dan tidak diterima shalatnya selama 40 malam.

    Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda :

    “Barangsiapa yang mendatangi dukun dan menanyakan tentang sesuatu lalu membenarkannya, maka tidak diterima shalatnya 40 malam.” (HR. Muslim dari sebagian istri Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam)

    Pada kesempatan lain, Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam juga mengancam mereka tergolong orang-orang yang ingkar (kufur) dengan apa yang dibawa beliau Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam :

    “Barangsiapa yang mendatangi dukun (peramal) dan membenarkan apa yang dikatakannya, sungguh ia telah ingkar (kufur) dengan apa yang dibawa Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam.” (HR. Abu Dawud)

    Ancaman dalam hadits di atas berlaku untuk yang mendatangi dan menanyakan, baik membenarkan atau tidak. (Syaikh Abdurrahman Alu Syaikh 1979)

    Tujuan Penciptaan Bintang-Bintang

    Alam dan segala isinya diciptakan dengan hikmah karena diciptakan oleh Dzat yang memiliki sifat Maha Memberi Hikmah dan Maha Mengetahui. Dia Maha Mengetahui apa yang di depan dan di balik ciptaan-Nya. Sehingga mustahil Allah mencipta makhluk dengan main-main. Sebab itu, kewajiban atas makhluk-Nya ialah tunduk dan menerima berita, perintah, dan larangan-Nya. Sebagai contoh, yang berhubungan dengan pembahasan kali ini ialah penciptaan bintang-bintang di langit.

    Allah Subhanahu wa Ta’ala memberitakan bahwa penciptaan bintang-bintang itu ialah untuk penerang, hiasan langit, penunjuk jalan, dan pelempar setan yang mencuri wahyu yang sedang diucapkan di hadapan para malaikat. Sebagaimana Dia firmankan :

    “Dan sungguh, Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar setan.” (QS. Al Mulk : 5)

    Dalam kitab Shahih Bukhari disebutkan bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala menciptakan bintang-bintang itu untuk tujuan sebagai hiasan langit, alat pelempar setan, dan rambu-rambu jalan. Maka barangsiapa mempergunakannya untuk selain tujuan itu, sungguh terjerumus ke dalam kesalahan, kehilangan bagian akhiratnya, dan terbebani dengan satu hal yang tak diketahuinya. (Perkataan dalam kitab Shahih Bukhari di atas adalah ucapan Qatadah rahimahullah)

    Hukum Mempelajari Ilmu Falak

    Para ulama berbeda pendapat dalam menentukan hukum mempelajari ilmu perbintangan atau ilmu falak (astrologi). Qatadah rahimahullah (seorang tabi’in) dan Sufyan bin Uyainah (seorang ulama hadits, wafat pada tahun 198 H) mengharamkan secara mutlak mempelajari ilmu falak. Sedangkan Imam Ahmad dan Ishaq rahimahullah memperbolehkan dengan syarat tertentu. Menurut Syaikh Muhammad bin Abdil Aziz As Sulaiman Al Qarawi –yang berusaha mengkompromikan perbedaan pendapat para ulama di atas– bahwa mempelajarinya adalah :

    Pertama, kafir bila meyakini bintang-bintang itu sendiri yang mempengaruhi segala aktivitas makhluk di bumi. Ini yang pertama.

    Kedua, mempelajarinya untuk menentukan kejadian-kejadian yang ada, akan tetapi semua itu diyakini karena takdir dan kehendak-Nya. Maka yang kedua ini hukumnya haram.

    Ketiga, mempelajarinya untuk mengetahui arah kiblat, penunjuk jalan, waktu, menurut jumhur ulama hal ini diperbolehkan (jaiz).

    Dari uraian di atas dapat diketahui bahwa mengaku mengetahui ilmu ghaib menyebabkan pelakunya kafir. Sedangkan mendatangi dukun dan bertanya kepadanya, hukumnya haram, baik ia membenarkan atau tidak. Dan yang disebut dukun sekarang ini banyak julukannya. Kadang ia disebut orang pintar atau paranormal, astrolog, fortuneteller, atau yang lainnya. Walaupun begitu, hakikatnya sama saja. Penggunaan julukan yang berbeda-beda hanyalah sebagai pelaris dagangan saja (atau agar terkesan tidak ketinggalan jaman). Hal ini karena mempelajari ilmu falak yang ditujukan untuk meramal nasib atau mengaku mengetahui ilmu ghaib merupakan tindakan kekufuran. Tujuan penciptaan bintang adalah sebagaimana yang telah diterangkan Allah dan para ulama, bukan untuk mengetahui perkara ghaib seperti yang diyakini oleh sebagian besar astrolog. Ayat yang mengatakan :

    “Dan (Dia ciptakan) tanda-tanda (penunjuk jalan). Dan dengan bintang-bintang itulah mereka (mendapat petunjuk).” (QS. An Nahl : 16)

    Maksudnya, agar manusia mengetahui arah jalan dengan mengetahui letak bintang-bintang, bukan untuk mengetahui perkara ghaib. Banyak hadits Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam yang mengharamkan dan melarang mempelajari ilmu nujum (perbintangan) dengan tujuan yang dilarang syariat, seperti hadits :

    “Barangsiapa mempelajari satu cabang dari cabang ilmu nujum (perbintangan) sungguh ia telah mempelajari satu cabang ilmu sihir … .” (HR. Ahmad[1], Abu Dawud, dan Ibnu Majah dari Ibnu Abbas)

    Sementara Islam mengharamkan orang yang menyihir atau meminta sihir. Dan mengaku mengetahui ilmu ghaib merupakan perkara yang membatalkan atau menggugurkan tauhid dan keimanan orang karena menandingi Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam sifat Rububiyah. (Kitabut Tauhid, Syaikh Fauzan halaman 25)

    Wallahul Musta’an.

    [1] Hadits hasan, dihasankan oleh Syaikh Ibnu Alis Sinan dan dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahihul Jami’ nomor 5950 dan dalam Ash Shahihah nomor 793.

    ________________________________

    Yari NK replies:

    Sayapun tidak percaya akan ramalan2 termasuk ramalan bintang. Penjelasannya sederhana saja, selain haram juga tidak masuk logika dan tak ada unsur ilmiahnya. Jadi jikalau kita menggunakan fikiran atau otak yang diberikan oleh Allah, maka tidak usah berpanjang2, dengan singkat kita akan menolak kehadiran ramalan2 tersebut. :)

  26. emah:sesuatu yang aneh dan janggal bagi kita tapi ini juga rame untuk diperbincangkan. moga jadi hal yang bermanfaat bagi kita apabila kita bisa memaknainya dengan bijaksana.
    lita: santai saja !!! tak perlu terlalu memikirkan perang dunia ketiga. yang terpenting sekarang adalah bagaimana kita bisa memperbaiki dunia yang semakin “BOBROK”.Bener ngga ???!!!!……..

    ______________________________

    Yari NK replies:

    Lantas bagaimana dong solusinya untuk memperbaiki dunia yang semakin “BOBROK” ini? :mrgreen:

    • nomor 0853_9453_7578
      SAYA SUDAH BUKTIKAN SENDIRI…,
      Apakah anda termasuk dalam kategori di bawah ini !!!!

      1″Dikejar-kejar hutang
      2″Selaluh kalah dalam bermain togel
      3″Barang berharga anda udah habis terjual Buat judi togel
      4″Anda udah kemana-mana tapi tidak menhasilkan solusi yg tepat
      5″Udah banyak Dukun togel yang kamu tempati minta angka jitu y..
      tapi tidak ada satupun yang berhasil..
      Solusi yang tepat jangan anda putus asa….MBAH RORO akan membantu
      anda semua dengan Angka ritwal:
      butuh angka togel 2D_3D_4D SGP/HKG/MALAYSIA dijamin 100% tembus

      (`’•.¸(` ‘•. ¸* ¸.•’´)¸.•’´)•.¸(` ‘•. ¸•’´)¸•’´)
      «´SALAM KOMPAK SELALU..!!!`»
      (¸. •’´(¸.•’´ * `’•.¸)`’•…(¸.•’´ * `’•.¸)’•.¸)

  27. saya bukannya tidak percaya pada ramalan ramalan yang gak jelas…tapi saya baru ingat bahwa damana ada awal pasti ada akhir kan..saya sih tidak terlalu memikirkan perang dunia ke 3 kalu saya yakin bahwa pasti ada perang dunia ke 3 itu dah pastiiii…cuman kita gak ada yang tau hanya allah yang tau semuanya

    ____________________________

    Yari NK replies:

    Nah, sebuah ramalan itu kan ‘berarti’ jika timing-nya tepat. Jikalau timing-nya tidak tepat maka ramalan tersebut menjadi tidak berarti. Sama saja seperti akan meramalkan bahwa kita akan mendapatkan jodoh! Tetapi kapan dapat jodohnya?? Itu yang paling penting. Tentu dapat jodohnya tahun depan akan berbeda ‘nilainya’ dengan dapat jodoh 50 tahun lagi misalnya. Jadi menurut saya masa depan adalah rahasia Allah. :)

  28. thw future is a mistery…
    anything can be changed…
    semua bisa berubah sesuai dgn kehendak Nya…
    perlu baca buku the secret nih…
    apa yg kita percaya itulah yg akan terjadi… krn pikiran seperti magnet yg membuat alam mengirimkan kembali apa yg kita pikirkan…
    jadi jangan sembarangan mikir… hahahaha…. :P
    tetap Allah adalah penguasa segala-galanya

    jika kau mendatangi seorang peramal maka sholat kamu tidak akan diterima selama 40 hari

    nah loh… jelas kan buat kita yang muslim.. ndak boleh percaya gituan…
    hanya untuk pengetahuan saja…
    thx artikelnya ya…

    • Yup… mangkannya dalam artikel ini, saya mencoba membongkar “kepalsuan” peramal walaupun seorang peramal ulung. Mungkin saja ramalan2nya direkayasa tafsirannya agar bukunya laku. Kalau tanggal ramalannya sudah berlalu dan ternyata tidak terjadi, ya seolah2 terlupakan dan tidak pernah diungkit2 lagi masalah ketidakakuratan ramalannya.

      Contoh lainnya adalah peristiwa 11 September 2001, sepertinya saya pernah menemukan buku (tafsiran) ramalan Notradamus yang terbitan sesudah tahun 2001 menyinggung masalah ini, padahal buku tafsiran ramalan Notradamus sebelum tahun 2001 tidak pernah menyinggung peristiwa ini. :)

  29. sebenarnya nustradamus bukan peramal ulung dia hanya pintar
    memanpatkan pengatahuannya dia mengutip itu semua dari hadits Rosul

  30. JIKA ANDA BUTUH ANGKA JITU/RITUAL 4D_3D_2D_SGP_HKG HUB:MBAH RORO DI NO:0852_4142_6469

  31. Kalo di lihat lihat
    ini sudah pecah sebenarnya.. tapi belum dalam skala yang besar…
    kata si nostradamus tu perang dunia ketiga bakal berawal di timur tengah (afghanistan, palestina, iran, suriah, dll).. itu kita lihat.. mereka lagi perang kan… berarti setengah bener……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s