Film-Film Horror Yang Saya Sukai…..

the_others.jpgShutter (Thailand)

Ide postingan ini didapat 2 hari yang lalu pada malam hari ketika saya menonton marathon dua film horror sekaligus yaitu The Messengers yang saya tonton dari DVD dan kebetulan setelah itu ada film horror juga yang ditayangkan HBO yaitu Imaginary Playmate. Karena anggota keluarga lain tidak ada yang suka film horror maka saya melihat kedua film itu di kamar tidur saya. Kedua film horror tersebut The Messengers dan Imaginary Playmate menurut saya adalah dua film horror yang saya sukai walaupun bukan film horror yang paling saya sukai sampai saat ini. Jadi film2 horror manakah yang paling saya sukai??

Sebelumnya, walaupun banyak yang menyatakan bahwa film2 horror adalah film2 yang nggak bermutu, tapi tidak membuat saya untuk tidak menyenangi genre film ini. Pede aja lagi, anjing menggonggong khafilah berlalu! :mrgreen: Walaupun saya bukan kritikus film, tapi saya bisa mengatakan bahwa bobot suatu film bisa dilihat dari berbagai macam sudut. Jadi sah2 saja ‘kan kalau saya mengatakan bahwa film AAC yang super membosankan itu kualitasnya nggak lebih baik daripada beberapa film2 horror!! Huehehe…. Ok, kita kembali ke topik, jadi film horor apa yang paling saya sukai sampai sekarang??

Film horror yang paling saya kagumi senangi adalah film horror Thailand yang berjudul “Shutter“. Saya pertama kali diperkenalkan film ini oleh teman saya sekantor yang mengetahui saya suka sekali dengan film2 horror (walaupun pada kenyataannya juga banyak film2 horror bahkan film2 horror buatan Hollywood yang sangat mengecewakan!) dan menyuruh saya untuk menonton film tersebut. Pertama kali disuruh nonton film itu oleh teman saya tersebut, saya meremehkan kualitas film tersebut.

“Ah, horror Thailand, pasti garing deh horrornya, dan kualitasnya nggak bakalan jauh dari film Jelangkungnya Indonesia” begitu fikirku pertama kali. Tapi akhirnya aku berfikiran tidak ada salahnya untuk mencoba menonton toh kepingan DVD bajakannya dipinjamkan oleh temanku dan aku tidak mengeluarkan uang sepeserpun untuk itu. Namun begitu aku menonton film tersebut, sungguh aku terkejut karena aku tidak bisa melepaskan pandanganku dari layar televisi! Film horror ini dibuat dengan sangat teliti dan teknik yang cukup canggih dan kualitas film ini setara dengan kualitas film horror papan atas buatan Hollywood. Film ini bukan saja berhasil ‘menakut2i’ dan membikin orang yang menontonnya ‘jantungan’ tapi juga film ini mempunyai plot cerita yang sangat baik. Film ini bercerita tentang kejahatan di balik fenomena2 seram berupa gambar2 misterius/hantu yang terdapat dalam foto-foto yang diambil.

Berbeda dengan kebanyakan film horror picisan Indonesia yang kejahatannya sudah diceritakan duluan dan akhirnya arwahnya penasaran dan membalas dendam (biasa! klise!). Film inipun juga tidak menampilkan suara2 ketawa model hantu2 Indonesia yang suka ber’hihihihihihihihi……..’ model ketawa nenek sihir atau hantu kuntilanak khas Indonesia. Di dalam film ini juga tidak ada kyai yang bersenjatakan Al-Quran guna memberantas para setan atau hantu yang bergentayangan. Nggak masuk akal, moso setan takut sih sama Al-Quran??? Mana ada!! Wong, Al-Quran itu diciptakan Allah untuk pedoman hidup dan spiritual kaum Muslimin kok. Kalau ingin mengalahkan setan dengan Al-Quran nggak perlu seorang kyai, kita sendiri juga bisa mengalahkan setan dengan Al-Quran, caranya?? Yaa… kita baca baik2 itu Al-Quran lalu kita interpretasikan dengan baik lalu kita amalkan apa yang ada di dalamnya. Dengan begitu Insha Allah, setan2 akan kalah… bukankah begitu yang masuk akal?? :D Tapi biarlah…. namanya juga film…. :mrgreen: Ok… kita kembali lagi ke topik…. pendek kata bagi mereka yang suka dengan film horror anda sepatutnya menonton film ini selain jurus2 ‘menakut2′in’nya sangat jitu ceritanyapun sangat berkesan dan yang terpenting ceritanya tidak mudah tertebak akhir ceritanya, memberikan impuls tersendiri yang mengesankan di dalam otak kita (menurut saya lho…. hehehe…..). O ya, film ini dibintangi oleh Ananda Everingham dan Natthaweeranuch Thongmee serta disutradarai oleh Pakpoom Wongpoom. Dan perlu pula diketahui bahwa film Shutter ini juga menarik perhatian sineas2 Hollywood di sana dan mereka telah membuat film “Shutter” versi Amerika atau Hollywoodnya.

Film Horror kedua yang saya senangi adalah “The Others” yang dibintangi oleh bintang film Australia terkenal Nicole Kidman. Film ini pertama kali saya lihat di stasiun TV kabel Star Movies beberapa tahun yang lalu. Film ini bercerita tentang seorang ibu berserta kedua anaknya yang menderita penyakit genetis yang membuat mereka sangat peka dengan sinar matahari. Film yang bersetting tahun 1940an sesaat setelah Perang Dunia II selesai menceritakan bahwa ibu sang suami gugur dalam perang. Cerita dimulai dengan kedatangan ketiga orang pembantu untuk bekerja di rumah puri si ibu tersebut. Sejak kedatangan para pembantu tersebut si ibu mengalami banyak kejadian aneh terutama suara2 aneh di dalam rumah purinya yang besar itu. Setelah sekian lama si ibu baru sadar bahwa ternyata ketiga pembantunya tersebut telah meninggal 50 tahun yang lalu karena tuberculosis. Namun itu bukan akhir dari cerita film ini, karena akhir dari cerita film ini sangat mengejutkan tapi membuat orang yang menontonnya terasa puas. Bagi mereka yang belum menontonnya silahkan melihat sendiri akhir dari cerita ini hehehe….. Nah, yang membuat film ini sangat bagus menurut saya ada dua yaitu: Pertama, film horror ini menghadirkan ketegangan tanpa kehadiran makhluk2 seram, ketegangan yang disajikan hanya berupa suara2 misterius yang berada di dalam rumah puri tersebut, dan walau tanpa kehadiran makhluk2 halus yang seram dan hanya berupa suara2 misterius tapi film ini tidak kehilangan nuansa mencekamnya. Kedua, akhir film ini sangat mengejutkan menurut saya. Jadi bagi yang ingin menonton silahkan menonton sendiri. :D

Nah, begitulah sekelumit kedua film horror yang paling saya sukai sampai saat ini. Mudah2an di masa mendatang akan terdapat banyak film2 horror seperti ini, film2 horror bermutu yang tidak hanya sekedar menjual kesadisan atau darah yang bermuncratan di sana sini seperti halnya film2 horror murahan………..

About these ads

47 responses to “Film-Film Horror Yang Saya Sukai…..

  1. Menurut saya penampakan dan sosok hantu di film shutter sama kayak film horor lokal tapi yang keren jalan ceritanya gak ketebak, kita baru tau penyebab tu hantu gentayangan pas di akhir film, dan yang palinh menyeramkan adegan teralhir dimana si hantu nangkring di bahu sang pemeran utama. Sumpah serem bangetz
    Kalo The Others belum nonton

  2. iya saya juga nonton film shutter juga di tempatnya mas yari emang bagus sih. Kalo horor yg drakula, vampir atau zombi sih buat saya udh basi apalagi kuntilanak basi abis hehehe

  3. hehe.. nggak suka filem horror, thrillerr atau yang seram2x lainnya.. mendhing filem komedi, filem drama..

    yah meskipun sering main ke hutan belantara tapi takut nonton filem horror..

  4. Kalau film hantu kuntilanak jadul (yang diperankan Suzana, bokir, dkk), pernah nonton ga Pak? :D Kemungkinan besar gak suka… whuahahahahaha… :D

    Wah, saya sih seringnya takut nonton film-film horror (sering kebyang-bayang… :D )

  5. iiih..seyeeem gak suka nonton pilem horor apalagi bisa jantungan :mrgreen:
    skrg bioskop semua pilem hantu, jadi males mau ke bioskop jadi lebih memilih ngubek2 dvd *bajakan tentunya* :D

  6. pinjemin dong dvd bajakannya :mrgreen:

  7. Salam kenal untuk yg punya blog :)

    Kl aku kangen dengan film “the 13″ yang tayang setiap malem jum’at di TVRI era 80-an

  8. saya ndak suka pelm setan….
    nanti takut ke kamar mandi…

  9. pilem setan dalam negri yang bagus apa ya….

    beranak dalam kubur kali ye…he..he..
    pilemnya lama banget…………

  10. Saya ga suka nonton horor, mendingan yang happy end…ini jadi bahan olok-olokan anakku.

    Atau film action yang pasti menang, seperti: James Bond, Superman, Spiderman dll….

  11. Haiyah, di Taman Budaya Yogya lagi ada pemutaran felem2 horror Suzanna… :lol:

  12. walaupun pada kenyataannya juga banyak film2 horror bahkan film2 horror buatan Hollywood yang sangat mengecewakan!

    Hahaha!
    Bedanya signifikan sih, dulu2nya film2 horror barat/hollywood tu umumnya setannya “padat”; berwujud monster, vampir, siluman, zombie, boneka hidup dll: yg cara ngatasinya bisa ditusuk, dibakar, disetrum, bahkan ditantang duel! :mrgreen: Bukannya seram, malah jadi film survival action!
    Sementara film2 horror Asia, terutama dari jepang dan thailand, yg mempopulerkan setan berwujud roh/arwah. Seremnya berkali2 lipat! Akhir2 ini baru rame formula begini dipake di hollywood, bahkan me-remake yg dah ngetop seperti “the ring” itu. ;)

    Bukan begitu, bang?

  13. wah, sudah saatnya bung yari menjadi pereview alias peresensi dilm2 horor nih, hehehehehe :lol: sebagai sebuah produk cinema, saya sangat mengapresiasi film, apa pun genrenya. meski demikian, saya hampir “alergi” terhadap film yang telah hanya mengumbar adegan kitch dam murahan yang hanya menuruti selera rendah *halah sok tahu* btw, banyak menonton fil horor sepertinya juga bisa menambah nyali dan kedekatan kita kepada Sang Pencipta, ya Bung. salut deh!

  14. Heehee aku udah nonton the Others emang kereen yaaa… Btw…refrensi film horor yang lainnya duonkk??, cos aku salah satu pecinta horor movie nih hi hi :D

  15. pilem horor?? mending saya nonton sinetron indonesia yang ngebosenin setengah mati deh…. :mrgreen:

  16. saya jarang menonton. kalau menonton pun kebetulan senang film horor. film horor Thailand memang cukup menegangkan. banyak mengangkat cerita sejenis santet.

    saya kira kalau nonton film horor tanpa didukung suara, kurang seru, Kang. Gimana juga suara-suara itu bisa mencekam penonton. hehe. film horor kita sudah agak mendingan kok. seperti film “Hantu Ambulans” meski dandanan hantunya masih ketahuan bohongan, hehe.

    kalau film horor China lebih banyak lucu2nya. semacam komedi yang menegangkan. apalagi drakulanya yang meloncat-loncat itu, wakaka.lebih banyak ga masuk akalnya. film horor jepang mungkin jauh lebih baik daripada film horor China. hehe…

  17. @javanese-script.com

    Memang betul hantu yang ada dalam “Shutter”, penampakannya memang kurang lebih sama dengan hantu2 di film2 horror Indonesia, namun menurut saya teknik menakut2innya(bikin kaget) lebih canggih di film “Shutter” ini, mungkin karena make-up nya yang lebih baik atau juga musiknya yang bikin kaget, nggak tahu deh. Tapi memang saya setuju, jalan cerita “Shutter” ini keren dan lain daripada kebanyakan film2 horror lainnya (apalagi yg bikinan Indonesia) :).

    @AgusBin

    Waktu kapan sampeyan lihat Shutter di rumahku? Kok aku nggak inget?? Waktu minggu2 abis lebaran ya waktu itu ya? :D

    @ardianzzz

    Iya… masing2 orang berbeda selera, saya juga senang sih film drama tapi bukan hanya film drama picisan percintaan remaja seh, paling bagus film drama yang dilatarbelakangi sejarah misal Perang Dunia II, dan lain-lain jadi bukan sekedar film drama “gampangan” hehehe…. :D

    @mathematicse

    Pernah sih dulu lihat2 film horror Indonesia jadul bangsa Kuntilanaknya Suzanna, dulu sih masih agak suka, tapi sekarang kalo lihat film2 itu lagi kok rasanya garing sekali yaa…! Hehehe…. :mrgreen:

    @eNPe

    Saya juga males lihat film2 horror Indonesia ceritanya nggak maju2, begitu2 aja dan sepertinya kurang kreativitas! :D

    @hanggadamai

    DVD player-nya bajakan juga ngga?? :mrgreen:

    @cahragil

    Oh, maksudnya “Friday 13th” ya?? Ya… ya… saya ingat…. Memang serial itu termasuk favorit saya juga dulu walaupun ada beberapa episode yang terasa sangat dipaksakan jalan ceritanya. :D

    @Moerz

    Kalau malem2 takut ke kamar mandi nanti ngompol di celana dong ya? :mrgreen:

    @conandole

    Habis film2 horor dalam negeri apalagi yang bikinan tahun 70an 80an selalu bawa2 kyai untuk menumpas itu hantu, jadinya agak klise… hehehe… iya tuh ada film “Beranak dalam Kubur” bikinan tahun 1970an tapi saya udah lupa gimana jalan ceritanya ya? :D

    @edratna

    Menurut saya juga nggak semua film horror itu bagus, kalau “Shutter” dan “The Others” ceritanya memang bagus. Kalau yang “Happy End” saya juga suka, tapi lihat2 jalan ceritanya juga, kalau jalan ceritanya terlalu sederhana dan mudah ditebak akhirnya, sepertinya buat saya agak membosankan dan membikin mengantuk saja alias buat obat insomnia hehehe… :D

    @HARUHI-ism

    Haalaah, kok nicknya ganti2 seh? Suzanna rupanya masih cukup populer juga ya zaman sekarang?? :mrgreen:

    @jensen99

    Bener sekali 1000%….. serem2an model vampire, dracula, zombie dan lain2 sekarang menurut saya sungguh menggelikan, apalagi zombie yang mempan ditembak sama senapan, bukannya serem malah bikin orang ketawa! Hehehehe…..
    Memang lebih seram hantu2 yang ‘arwah’ tapi ya itu, tekniknya harus baik dan canggih agar terlihat lebih realistis dan menyeramkan. Juga kalau bisa ditambah jalan cerita atau plot yang canggih agar lebih berkesan. :D

    @Sawali Tuhusetya

    Betul pak Sawali…. menilai film itu harus dilihat dari berbagai macam faktor **halaah** jangan hanya dilihat genrenya saja. Memang bagi beberapa orang ada juga yang senang film dengan genre tertentu, namun sebaiknya kita juga lebih obyektif dan lebih mendetail lagi dalam menilai sebuah film tidak hanya dilihat genrenya saja. Bukan begitu pak?? :D

    @Sarah

    Emang… The Others memang keren sekali, tidak ada makhluk2 atau arwah2 menyeramkan di film itu tapi suasana tetap mencekam dan akhirnya ceritanya begitu mengejutkan!! Hehehe….
    Wah… kalau terus2an memuat resensi film horor nanti judul blogku juga harus diganti dong menjadi “Spektrum Film Hororku” hehehe… :D

    @Malecious Genius

    Oooo…. fans berat artis2 sinetron ya? :mrgreen:

    @Hanna

    Iya… betul mbak Hanna…. film horror agar memaksimalkan “keseramannya” harus didukung oleh suara dan musik yang baik dan juga di fihak bioskop atau home theatre-nya sebisa mungkin menggunakan sound system yang bagus. Dan tentu saja juga harus didukung oleh teknik dan makeup yang canggih agar nggak terlihat lucu seperti “Hantu Ambulans” yang seperti mbak Hanna katakan itu… hehehe…..

  18. Benar kata mbak Hanna, semua film horror jadi nggak horror lagi tanpa efek suara, lebih-lebih film jelangkung yang pertama :)

  19. Saya lebi suka nonton film action daripada film horor. Takut malamnya terbawa dalam mimpi. Hiii… ngeri…

  20. Aslkm……

    mantab juga ya kang…..

  21. Film horor Thai emang mantab. Selalu merinding kalo nontonnya. Beda lah ama Hollywood punya. Kalo mau, film horor Korea juga seram. Selain itu Colic (Thai) serem juga.
    Tapki kali aku sih, minimal nonton berdua lah. :mrgreen:

  22. Wah, kalo saya sih lebih suka nonton thriller daripada horror.

  23. kalo saya suka filem honor jepang yang The Ring, Spiral, en Dark Water. Tapi, kalo ngomongin soal filem horror bikinannya Indon, saya ngeri setengah mampus tiap kali liat sinetron2 indonesia yang luar biasa ngeri!!

  24. walah pak , aku malah nda demen film horor
    nda apa2 kali ya

  25. Ending film the others sangat menyebalkan. Penonton seolah-olah ditipu ampe akhir. Kena dehhh..

  26. @Yoga

    Wah… saya film Jelangkung baik 1 maupun 2, nggak begitu suka walaupun sound system home theatre saya sudah canggih abis pakai stereo dengan woofer dan subwoofer yang lengkap tapi tetep aja sepertinya kurang mantab filmnya :mrgreen:

    @Edi Psw

    Bukannya pak Edi kalo marah lebih serem dari hantunya?? Wakakakak…… :lol: Becanda kok, pak! :D

    @olangbiaca

    Wah… anak kecil yang masih cedal nggak boyeh nonton pilem hollol nih! :mrgreen:

    @Luthfi

    Kalau saya sih nonton film horror justru enaknya sendirian sebab pertama sekeluarga nggak ada yg suka nonton film horror kecuali aku kedua kalo nonton banyakan nontonnya nggak konsen ada aja komentar2 yang keluar mungkin sebagai pelampiasan rasa takut, jadinya nontonnya kalo banyakan ngga bisa konsen, ketiga Makanan cemilan kalo nonton sendiri bisa dihabiskan sendiri jadi lebih kenyang puas! Hehehe….

    @Alias

    Thriller juga bagus, asal jangan cuma tembak2an dan sok2 jagoan modelnya Chuck Noris atau Jean Claude van Damme, kurang bermutu! :mrgreen:

    @khofia

    Iya film horror Jepang emang bagus2, mangkannya banyak diadaptasi oleh para sineas di Hollywood. Hmmm… sinetron Indonesia seremnya apa?? :?:

    @realylife

    Semua orang punya kesenangan masing2 jadi nggak masalah kalo selera kita berbeda, yang penting penilaian terhadap apa yang kita suka harus tetap obyektif, seperti saya suka film horror tapi secara obyektif saya menilai bahwa banyak film horror (apalagi yg bikinan Indonesia) yang tidak bermutu. :D

    @pr4s

    Bukan ditipu…. justru itu kejutannya…. kalo tidak merasa “ditipu” seperti itu ya bukan kejutan namanya tapi kejutannya memang bagus dan kreatif. Atau jangan2 mas pr4s kurang mengerti akhir ceritanya! :mrgreen: :P

    Omong2 tentang ‘ditipu’ semua film juga kayaknya ‘menipu’ dong, lihat aja Superman…. mana ada planet Krypton…. mana masuk akal karena perbedaan gravitasi antara planet Krypton dan Bumi sehingga menyebabkan Superman jadi kuat… Ketika Superman terbang dengan kecepatan tinggi kok di tanah (permukaan bumi) yang dilewatinya nggak ada Sonic Boom… dll…. nah itu baru namanya ditipu!! :mrgreen:

  27. He he … kebetulan saya ngak suka film horor, jadi susah ngomentarinya.

  28. ih tatut
    saya tidak suka film horor
    kecuali horor komedi

  29. sip deh nih pilem, daripada pilem horor lokal,, bikin kaget aja..

  30. menurut w film horor seru n gak da matinya!!

  31. The Others film berkualitas dan terbaik menurut saya, saya teramat suka film yang satu ini

  32. @Ersis Warmansyah Abbas

    Ok pak… nggak apa2 kok… memang masing2 orang punya preferensi sendiri2 kok pak. :D

    @achoey sang khilaf

    Kalau film horor komedi sama film komedi horor lucuan mana tuh? :mrgreen:

    @pram

    Iya lah… daripada film2 horror lokal mah jauh atuh… hehehe…. :D

    @mia

    Tapi menurut saya ada beberapa sih film2 horror yang temanya basi juga…. hehehe…..

    @Landy

    Betul sekali…. ketegangan yang dihadirkan tanpa perlu melibatkan penampakan makhluk2 seram dan akhir ceritanya sangat mengejutkan…. :D

  33. Kalau saya sih nggak gitu suka nonton film horor..
    Udah berpikir duluan kalau isinya klise…
    Pocong, sunderbolong, kuntilanak, hantu, monster, drakula, bah…

    ____________________________________

    Yari NK replies:

    Mangkannya…. itu termasuk film2 horror murahan yang tidak saya suka…… klise dan polanya begitu2 aja! :mrgreen:

  34. *ga demen pelem horor*
    *ga suka ke bioskop*
    *ga tertarik beli VCD/DVD horor*
    Anak Takut Pakkkkk :)

    _____________________________________________

    Yari NK replies:

    Wah…. ya…. anaknya jangan disuruh lihat film horror dong! hehehe…. :mrgreen:

  35. kalo akuh suka horror yang thriller2 ajah.. “I Still Know What You Did Last Summer”. cakep :lol:

    ____________________________________

    Yari NK replies:

    Cakep apanya nih?? Hehehehe…. :D

  36. Hehehe tuh kan.. maka dari itu, males banget nonton filem horor Indonesia, bukannya sok kebarat-baratan ya tapi saya akui “The Others” memang ciamik :)

    ___________________________________

    Yari NK replies:

    Yah begitulah kebanyakan kualitas film2 Indonesia sekarang…. bukan hanya film horrornya tetapi juga film2 lainnya…. apalagi yang tentang percintaan remaja… uh boring banget!! :D

  37. berarti tidak takut hantu Ya…..

    sekedar info klik :

    http://bancakan.wordpress.com/2008/03/29/5-tipe-blog-dan-blogger/

    ___________________________________

    Yari NK replies:

    Takutlah hanya kepada Allah swt….. :)

  38. Kesurupan kagak masuk ya pak?? Skarang ni para hantu2 di Indonesia lagi pada arisan di twenti wan, huehe..

    “The Others”, suka’ bener fi, akhirnya emang bener2 ga nyangka, sempet binun juga si maksudnya. Ternyata si nenek yang fi kira hantu itu justru paranormalnya, huehe..

    ___________________________________________

    Yari NK replies:

    Biar kesurupan atau apapun kalau horror Indonesia kayaknya agak2 garing gitu hehehe…. ooh lebih tepatnya lagi hantu2 di Indonesia lagi pada cari duit di 21 tuh sekarang! Hehehe… :mrgreen:

    Memang The Others memang film Horror yang lain daripada yg lain….. akhir ceritanya juga sangat mengejutkan! :D

  39. ikut nimbrung yha…
    menurut ak juga film2 horror indo ga ada bagus2nya..apalagi film horror yang juga menampilkan banyak adegan vulgar..(no offense yha)
    kesannya tuh yha..mao bikiin film horror tapi karna ga ada serem2nya makanya dibikin vulgar..biar bisa menarik perhatian orang banyak!
    kalo film2 horror asia ga ada matinya deh!
    contohnya ky the ring..the shutter..alone..dll..
    kalo barat sih lebih ke horror thriller yha..misal the saw..texas chainsaw..final destination..scream..dll..
    sekian komentar dari saya..

    ____________________________

    Yari NK replies:

    Memang betul…. film2 horor Indonesia kurang ide atau variasi. Kebanyakan kuntilanak ketawa aja. Dan maksimal paling2 mentok di dukun atau kyai sakti. Wah… nggak seru lagi…. udah ketebak akhir ceritanya. Hehehe…..

  40. menurut w lebih asyik nonton film action dari pada nonton film horror,,kerena menurut w film action jauh lebih menegangkan dari pada film horror.Emang sich,,kagetnya beda,klo film horror kagetnya karena ada setan,dan itu cuma bikin qt jadi parno Za taU, , ,

    _________________

    Yari NK replies:

    Ya…. masing2 punya selera sendiri tentu saja….. :D

  41. gw sih paling suka film evil dead 2. .huahahaha. .keren abis tuh film walau pun produksi tahun 88. .penuh darah jim! game2 third person shooter kaya resident evil ma silent hill terinpirasi dari tuh film.jln cerita ma screenplay nya jg bagus. .malum yg buat tuh film adl sam raimi. .sutradara spiderman

    ____________________________________

    Yari NK replies:

    Yang terlalu banyak darah saya kurang suka. Tapi kalau Silnet Hill ya lumayan tuh. Hehehe…..

  42. kyny lom nonton ju-on ato the ring x ya….. ktinggalan tuh….. shutter g da pa2nya kaleeee……. coba deh ! the other mayan tapi dah jadul banget tuh…. coba nonton dark water d ya….

  43. yup…gw dah nonton the shutter n the others juga…kereeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeen bangetttt ceritanya,,,btw,ad beberapa film horror LN yang bagus banget juga tuch kaya The Orphanage, Joshua(psyko sich), Mirror, The other world dll…terutama The Orphanage,,loe mesti nonton!!!!must…coz Rameee bangeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeetttttttttt (hehe..lebay) yasud…gw minta referensi film sumpah ini pocong donk..thx

    • Wah…. sebenarnya saya bukan orang yang khusus membahas referensi film hehehe… Hanya saja dalam artikel ini saya lagi ingin menulis tentang film2 horor yang pernah saya tonton.

      Tapi kalau anda ingin sedikit referensinya bisa dilihat di sini.

      Sepertinya itu film bodor deh bukan film horor 100%, yang main juga kebanyakan pelawak sih..hehehe…..

  44. sutter ok,the other menyenangkan,ju-on keren,the ring dan one miscall jd takut pny hp dan dvd player
    film horor fav. happy tree friends. serem gokil abis.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s