Mike Si Ayam, Biar Kepalanya Dipotong Tapi Tetap Hidup!

Mike The Headless ChickenKeajaiban memang dapat terjadi di mana saja dan kapan saja! Ya, kejadian yang saya angkat menjadi sebuah postingan ini memang terjadi sudah lama di tahun 1940an namun tetap saja hingga saat ini peristiwa tersebut banyak mengundang decak kagum mereka yang membaca kisah ini. Kisah ini terjadi di Fruita, negara bagian Colorado di Amerika Serikat yang menimpa seekor ayam yang malang (atau malah beruntung??) bernama Mike yang walaupun kepalanya sudah dipotong oleh tuannya untuk dimakan namun ternyata ayam tersebut tetap hidup setelah disembelih kepalanya!

Ceritanya pada tanggal 10 September 1945, karena ibu mertuanya ingin makan malam bersama di rumahnya, maka seorang petani bernama Lloyd Olsen ingin menghidangkan ayam sebagai menunya. Ayam malang yang dipilih untuk disembelih adalah ayam berusia lima setengah bulan bernama Mike. Namun entah karena Olsen menyembelihnya kurang rapih atau memang nasib si ayam lagi beruntung, walaupun kepala si ayam putus, namun kapak si petani luput mengenai pembuluh darah balik (jugular vein) leher si ayam dan juga batang otak (brain stem) si ayam. Olsen, si petani, sangat terkejut mendapatkan badan si ayam yang sudah disembelih kepalanya tersebut bukannya lemas malah bisa berdiri walaupun sempoyongan!!

Setelah memastikan bahwa si ayam Mike tetap hidup, Olsen yang belum hilang rasa terkejutnya itu, akhirnya tetap memutuskan untuk membiarkan ayam itu hidup dan memeliharanya. Ajaibnya, walaupun telah kehilangan kepalanya, Mike tetap terlihat relatif sehat dan tidak sakit. Hanya saja pada saat awal2 ia kehilangan kepalanya, ia kelihatan sempoyongan, tapi itu bukan karena si ayam sakit tapi karena si ayam harus membiasakan diri menyesuaikan keseimbangannya setelah kehilangan kepalanya. Itu sangat wajar, karena setelah kehilangan kepalanya, titik keseimbangan dalam tubuh Mike tentu saja berubah. Namun setelah ia telah dapat menyesuaikan diri dengan titik keseimbangan tubuhnya yang baru, Mike si ayam dapat berdiri tegak dan berjalan gagah sebagaimana ayam2 normal lainnya. Mike juga terlihat secara refleks berusaha melakukan apa yang dilakukan oleh ayam2 lainnya, walaupun ia tidak bisa melakukannya seperti mematok2 sisa makanan yang ada di tanah, membersihkan bulu dengan paruhnya serta tentu saja berkokok walaupun suara kokokannya lemah dan parau dan tidak seperti suara kokokan ayam normal. Dengan ketidakadaan kepala tentu si Mike menjadi sulit untuk makan, Olsen si pemilik ayam tersebut harus membantunya dengan memberikan makanan susu campur air dengan menggunakan pipet tetes mata.  Walau makannya harus dibantu dengan menggunakan pipet, namun tidak membuat si ayam menjadi kekurangan makan, justru sejak ia kehilangan kepalanya hingga ajal si ayam, berat si ayam justru bertambah sekitar 2 kilogram. Namun si Mike ini, sejak kehilangan kepalanya, sering tersedak oleh lendirnya sendiri sehingga ia tak bisa bernafas. Untuk itu Olsen sering membantunya dengan menghisap lendirnya dengan menggunakan suntikan.

 Tapi sejak kehilangan kepalanya, Mike si ayam justru membawa berkah sendiri bagi tuannya. Sejak saat itu Olsen menjadi terkenal. Ia melakukan berbagai pertunjukan atau memamerkan ayamnya yang tidak berkepala itu. Setiap orang yang melihatnya membayar 25 sen Amerika. Si ayam berhasil menghasilkan sekitar US$4.500 (setara dengan US$50.000 menurut ukuran dollar tahun 2005) per bulan untuk tuannya. Namun ada juga orang2 yang sinis dan mengkritik Olsen karena membiarkan ayamnya hidup dan menderita karena ketidakadaan kepalanya tersebut.

Analisa para ahli pada saat pemeriksaan post mortem mengatakan ayam itu tetap hidup walau tanpa kepala karena si kapak petani tidak mengenai carotid artery (arteri yang mensuplai darah yang kaya oksigen ke kepala dan leher) dan juga pembekuan darah yang ekstra cepat dari si Mike ini yang berarti cepat menghentikan pendarahan turut pula melindungi nyawanya. Namun begitu akhir hidup si Mike ini cukup tragis, di tengah malam hari di bulan Maret 1947, di sebuah motel di Phoenix, Arizona, si Mike seperti biasa tersedak dan tidak bisa bernafas. Celakanya suntikan sebagai alat pembersih saluran pernafasan si Mike tertinggal di tempat pertunjukan sebelumnya dan baru sadar bahwa alat tersebut tertinggal pada saat Mike tersedak. Karena cukup lama ia tidak mendapatkan oksigen, si Mike yang mengalami keajaiban karena kehilangan kepalanya tapi tetap hidup, akhirnya menghembuskan nafasnya yang terakhir. Kali ini tidak ada keajaiban lagi bagi si Mike……………….

About these ads

37 responses to “Mike Si Ayam, Biar Kepalanya Dipotong Tapi Tetap Hidup!

  1. Wah kalo ayam sakti kaya gitu di sini pasti udah banyak dikeramatin deh ya!?

  2. Belum takdir? (dari sisi agama)
    Dari sisi ilmu pengetahuan, seperti yang diceritakan kang Yari….

  3. duh, tragisnya nasib Mike yang harus hidup tersiksa lebih lama.

  4. Alhamdulillah akhirnya mati juga..Benar-benar postingan yang bikin saya sedih dan nangis :(

  5. wihhh miris juga ya ngeliat ceritanya, apalagi kalau liat gambarnya wihhh ngeri pastinya….

  6. weeeew.. kasihan ya si ayam, jadi pengen lihat aslinya..

  7. padahal udah gak bernapas lagi…

    kok bisa menghembuskan napas terakhir ya…

    ajaib…

  8. Subhanallah , maha suci Allah
    nyokkk , lebih banyak ingat kali ya dengan kebesaran Tuhan

  9. Cerita yg serem banget.
    Bisa terjadi pada manusia ga ya?
    Hiiiiii…

  10. Bung Yari, ini benar2 sebuah keajaiban dan itu tak lepas dari kekuasaan Sang Pencipta. Analisis ilmiah pun seringkali kelabakan ketika menghadapi kejadian semacam itu, hehehehe :smile:
    meskipun ketika pemeriksaan post mortem, kapak yang memenggal si Mike konon petani tidak mengenai carotid artery (arteri yang mensuplai darah yang kaya oksigen ke kepala dan leher) dan juga pembekuan darah yang ekstra cepat. kalau saya lebih mempercayai kalau itu memang kekuasaan Tuhan untuk menunjukkan kepada manusia bahwa Tuhan bisa berbuat apa saja terhadap semua makhluk ciptaan-Nya. *halah*

  11. maaf, bung ada kalimat yang kelriu itu. yang bener, pada paragraf terakhir, kata2 “konon petani” dihilangkan saja, bung, hehehe :lol: makasih, bung yari.

  12. Ketika saya masih anak-anak, saya suka disuruh memegang kaki dan buntut ayam kalau mau disembelih. Terkadang pikiran jail muncul dengan memijit keras-keras dengan jempol pada paha ayam yang akan disembelih. Ayam suka lari kesana-kemari padahal kepalanya sudah terkulai ngaplek…. Mungkin dengan dipencet paha, untuk sementara carotid artery nya selamet yach ?

  13. Untung kejadiannya ga di Indonesia. Jika terjadi di sini, pasti kebayang, ayam itu akan dikasih baju kain kuning, kandangnya ditaburi kembang tujuh rupa, di sekitarnya bakar dupa, dan yang memelihara jadi dukun tiba-tiba. He he he

    Apa pun analisis secara ilmu pengetahuan, aku tetap percaya ada tangan tuhan yang membimbing ayam itu hingga bisa bertahan lama.

    Yang lebih ajaib, kemauan Bang Yari mengangkat cerita yang sudah lama itu.

    Tabik!

  14. wah cerita lengkapnya gitu toh.. dulu ridu kira ini hoax.. eh benar yah.. makannya gimana yah tuh ayam?? trus pacarannya gimana?? :mrgreen:

  15. emang sih… utk ayam tipe2 tertentu (e.g. ayam aduan, bangkok, dsb) meskipun dah disembelih (=dipotong kepalanya) suka lama matinya, bahkan kadang kita tinggal ngobrol dullu… tapi gw belum pernah lihat sampai luamma buanget segitu

  16. Duh kasihan sekali ayam itu ya? Tapi ajaib, bisa bertahan hidup tanpa kepala!!!!

    Saya jadi ingat kenapa dalam menyembelih ayam (secara Islam) itu dengan memotong bagian jugular veinnya (di leher) biar putus beneran agar si hewan benar-benar mati dan tidak menyakiti.

    Maaf klo OOT komengnya… :mrgreen:

  17. @herr

    Kasihan sekali nasibmu ayam……… :(

    @ardianzzz

    Tragis mana sama kisah Romeo and Juliet? :mrgreen:

    @AgusBin

    Untung kejadiannya nggak di sini ya Bin? :D

    @edratna

    Benar sekali bu… sepertinya memang belum takdir juga..

    @Hanna

    Kalau difikir2 manusia itu kejam juga ya mbak?

    @Yoga

    **Nyodorin Kleenex buat mbak Yoga**

    @Raffaell

    Kalau di Indonesia mungkin ayam tersebut laku jadi figuran film hantu kali…. :D

    @Yanuar

    Wah… aslinya sih ayamnya sudah tewas lebih dari 60 tahun yang lalu….

    @Emanuel Setio Dewo

    Wah… kalau manusia bisa begitu kayaknya jauh lebih serem banget…..

    @Sawali Tuhusetya

    Benar Pak Sawali…. semua itu adalah kekuasaanNya. Yah, mungkin karena kisah itu terjadi di AS, yang notabene lebih sekular, maka jawabannya sangat dititikberatkan dari sudut ilmiah. Namun walaupun kita masyarakat yang lebih agamis, kita harus tetap berusaha mencari tahu jawaban dari fenomena2 alam seperti di atas. Bukan begitu pak? :D

    @Achoey Sang Khilaf

    Mie Ayam Duda nggak ada ya?? :mrgreen:

    @aombandung

    Memang betul…. banyak ayam yang bisa bertahan 1 sampai 2 hari walaupun kepalanya udah lepas… memang katanya para ahli dalam kasus si Mike ini, karena carotid artery-nya selamat.

    @Zul

    Iya ya pak… untung kejadiannya bukan di sini. Kalau di sini pasti kejadiannya pasti udah dibumbui cerita2 mistik yang ngalor-ngidul, yang nggak jelas dan nggak ada hubungannya dengan kejadian tersebut. Mungkin karena rata2 tingkat pendidikan di masyarakat kita masih rendah ya pak??

    @ridu

    Memang sih masih banyak orang yg nggak percaya akan kisah itu…..
    Pacarannya?? Pacarannya sih gampang! Ciumannya yang susah kalo nggak ada kepalanya! :mrgreen:

    @Jiwa Musik

    Betul sekali ayam masih bisa hidup beberapa saat setelah kepalanya dipotong, tapi kasus si Mike ini memang luar biasa, tewasnyapun bukan karena kehilangan kepalanya, tapi karena tersedak, tidak mendapatkan oksigen….

    @mathematicse

    Ah… nggak OOT kok! Memang betul seperti itu, katanya sih memang agar urat leher atau jugular vein-nya putus biar benar2 mati. Tapi kalau praktiknya sih saya belum pernah coba, maklum belum pernah menyembelih ayam seh! Tahunya makan aja! Huehehehe…. :mrgreen:

  18. Makasih Kleenexnya Mas, mungkin kapaknya yang dipake tumpul kali ya.. hiks..

  19. thengs atas sedakannya,
    btw potret Coba Nampang itu dibikinnya kala taon ’70an ya om? :mrgreen:

  20. Aslkm……..Subhanallah…itu tanda2 kekuasaan Allah,

  21. loh, itu hilang kepala tanpa otak dong seharusnya?

  22. Andai jadi Mike, saya lebih baik memilih mati dikapak sebelumnya ketimbang kehabisan nafas setelah ditonton orang2… :(

  23. tidak berperikebinatangan :mrgreen:

  24. @Yoga

    Kemungkinan paling besar sih, si ayam lagi ketiban sial (atau malah beruntung ya?).

    @Jiwa Musik

    Huahahaha…. ya nggak lah, itu fotonya dibuat Juli 2007 kok! :mrgreen:

    @olangbiaca

    Subhanallah…….

    @Black_Claw

    Otaknya memang kebanyakan sudah hilang, tapi batang otak (agak menjorok ke belakang sedikit letaknya)atau brain stem-nya masih (hampir) utuh.

    @Goneawan Lee

    Iya sih… lagian kasihan ke mana2 juga ngga bisa ngelihat, makan juga harus disuapin, wah pokoknya memang menderita deh.

    @peyek

    Kaya di film2 horror ya? :D

    @hanggadamai

    Atau lebih tepatnya tidak berperikeayaman! :mrgreen:

  25. hii.. aneh tapi nyata. bener2 kasihan si ayam…

  26. eheeemmm..untungnya ga berlaku utk manusia yah??klo ga hiiiii sereeeemm… *langsung kabuuurr* :mrgreen:

  27. wah, itu ayam punya aji pancasona kali ya :D

  28. subhanallah.. udah gak ada kepala masih bisa hidup walo dgn bantuan manusia..
    ada gak ya manusia udah gak ada kepala masih bisa hidup dgn bantuan ayam??/ becanda :mrgreen:

  29. @affcell

    Terkadang manusia memang sadis ya……

    @theloebizz

    Wah… kalau manusia ada yang bisa begitu, kemungkinannya ada dua, kalau di negeri ini mungkin banyak yang mengeramatkan, kalau di negara maju mungkin sudah dijadikan obyek penelitian ilmiah…. hehehe…..

    @Rizki on benbego

    Haha…..Aji Pancasona sampai ke Amerika ya? :D

    @eNPe

    Huahaha… pertanyaannya nanti terjawab kalau ada ayam makan manusia….. :mrgreen:

  30. Ping-balik: Kisah Ajaib, Mike Ayam Tanpa Kepala | Optimalkan Blog Menjadi SEO Blog, Tips Cari Duit, Belajar Google Adsense, TLA & Paid Review

  31. Ping-balik: Kisah Ajaib, Mike Ayam Tanpa Kepala « Kompiuter's Blog

  32. kasihan sekali kasihan kasihan

  33. pecinta ayam goreng

    ayamnya jadi jelek tapi kalau dimakan masih enak ga ya? maklum saya pecinta ayam goreng

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s