Daily Archives: Jumat, 25 Juli 2008

Orangutan Prima Donna Primo Animale Satwa Kita…

Julia Roberts & Orangutan

Julia Roberts & Orangutan

Kusasi Raja Orangutan

Kusasi Raja Orangutan di Camp Leakey

Dr. Biruté Galdikas

Anda tentu pernah melihat orangutan baik di kebun binatang atau minimal di televisi. Atau anda pernah melihatnya langsung di hutan? Kalau belum pernah melihat orangutan, foto2 di artikel ini adalah foto2 orangutan. Maklum saja, banyak orang yang belum bisa membedakan mana orangutan, mana simpanse, mana gorilla bahkan mana siamang. Mungkin tahunya monyet atau kera saja.

Orangutan adalah kera berbulu kemerah2an atau jingga. Orangutan adalah satu2nya kera besar yang habitat aslinya berada di luar Afrika. Ketiga kera besar lainnya yaitu Simpanse, Gorilla dan Bonobo habitat aslinya berada di benua Afrika. Ratusan ribu tahun yang lalu, orangutan hidup tersebar mulai dari daratan China selatan hingga pulau Jawa. Namun kini, orangutan hanya tinggal terdapat di Sumatra dan Kalimantan saja. Kira-kira 90% orangutan hidup di Indonesia sedangkan Malaysia hanya kebagian 10% saja. Spesies yang hidup di Sumatra berbeda dengan yang hidup di Kalimantan. Orangutan yang berada di Sumatra badannya sedikit lebih kecil dari orangutan Kalimantan, wajahnya lebih sedikit lonjong dan hidupnya lebih sosial dibandingkan orangutan Kalimantan yang hidupnya lebih soliter.

Orangutan adalah termasuk binatang yang cerdas. Banyak ahli mengatakan bahwa kecerdasan orangutan dewasa kira2 sama dengan kecerdasan anak manusia berusia 5 tahun. Dan baru dekade belakangan ini disadari bahwa ternyata orangutan lebih cerdas daripada simpanse yang sejak lama dipercaya bahwa simpanse adalah spesies tercerdas nomor dua di bumi setelah manusia. Di salah satu acara di Animal Planet difilmkan bagaimana orangutan bisa membuka pintu yang hanya bisa terbuka dengan alat bantu stik kayu yang ada di dekat pintu tersebut. Juga digambarkan seekor orangutan betina (namanya Princess kalau tidak salah) yang bisa naik perahu dengan terlebih dulu melepaskan tali dari tambatannya, lalu ia menaiki perahu tersebut dan mendayung dengan tangannya. Yang paling fenomenal mungkin adalah seekor orangutan bernama Ken Allen penghuni kebun binatang San Diego. Orangutan ini terkenal lihai dalam melarikan diri dari kandangnya di kebun binatang dan ia melakukannya berkali-kali. Pengelola kebun binatang sudah beberapa kali merombak kurungan Ken Allen agar ia tidak bisa melarikan diri, namun orangutan cerdas ini berkali2 tetap dapat meloloskan diri.

Walaupun begitu kecerdasan orangutan tentu bukan tandingan kecerdasan manusia. Walaupun secara fisik juga seekor orangutan jauh lebih kuat dibandingkan manusia, namun orangutan tetap tak berdaya manakala habitat aslinya di hutan terdesak oleh peradaban manusia. Hutan-hutan yang menjadi tempat tinggal orangutan sedikit demi sedikit dibabat habis. Jikalau pembalakan hutan tidak dihentikan maka mungkin dalam 20 tahun mendatang orangutan akan punah dari Sumatra dan Kalimantan.

Derita orangutan ini juga pernah dialami Kusasi, yang kini menjadi “raja” orangutan di sekitar Camp Leakey. Sebuah kamp rehabilitasi orangutan yang didirikan oleh Dr. Biruté Galdikas, seorang Kanada yang lahir di Jerman dan berdarah Lithuania. Kusasi, orangutan jantan yang berukuran besar ini berkali2 menghiasi layar kaca di channel Animal Planet. Orangutan ini termasuk orangutan yang “beruntung” karena pernah dipeluk oleh bintang film Hollywood terkenal Julia Roberts dalam sebuah film dokumentar “In the wild with Julia Roberts”. Namun masa kecil Kusasi tidak “sebahagia” pelukannya dengan Julia Roberts. Sewaktu masih bayi induk Kusasi dibunuh oleh manusia dan Kusasi kecil dibawa ke kota untuk dijual. Namun beruntung, polisi menyelamatkannya dan Kusasi dikirim ke kamp rehabilitasi orangutan Camp Leakey.

Kita berharap di masa mendatang orangutan dapat hidup dengan tenang di habitat aslinya tanpa terganggu. Bagaimanapun juga orangutan adalah satwa yang secara tidak langsung telah membuat nama Indonesia terkenal, karena negara kita menjadi tempat habitat salah satu spesies kera besar yang cerdas yang DNA-nya sekitar 95% sama dengan DNA kita. Walaupun Indonesia memiliki banyak satwa yang unik (yang tentu saja semuanya harus dilindungi), namun tak diragukan lagi bahwa orangutanlah prima donna primo animale satwa kita. Dan tentu saja kita semua wajib menjaga satwa kita sebagai bagian dari kekayaan alam kita sebagaimana kita menjaga kekayaan alam kita lainnya………

_____________________

Catatan:

Spesies orangutan Kalimantan disebut Pongo pygmæus sedangkan spesies orangutan Sumatra disebut Pongo abelii.