Di postingan saya sebelumnya, saya sudah menceritakan “pengalaman” saya dalam melakukan percakapan dengan AI, yang sekarang sudah semakin baik dari 10 tahun yang lalu walaupun masih banyak ada yang percakapannya nggak nyambung. Namun pernahkah anda “frustasi” dengan komputer anda? Karena ternyata komputer anda tidak bisa melakukan apa yang anda inginkan. Sekarang misalkan ada soal mengenai Aritmatika SMP berikut ini:
Pukul berapakah di antara pukul 7.00 dan pukul 7.30, di mana jarum pendek dan jarum panjang pada jam membentuk sudut 90o? Catatan: Perbedaan antara jarum panjang dan jarum pendek pada saat membentuk sudut 90o adalah persis 15 menit.
Catatan: Soal diinspirasi dari sini.
Bagi mereka yang sudah lulus SMP senang mengutak-ngutik angka tentu tidak sulit mengerjakan soal di atas, namun bagi mereka yang alergi dengan angka tentu masalahnya menjadi lain. Karena sulit mengerjakan soal di atas mungkin seseorang akan beralih ke PC-nya dan juga Internet. Ketika membuka PC, ternyata tidak ditemukan program yang tepat untuk menyelesaikan soal di atas karena metoda input yang ada pada program tersebut tidak untuk mencari soal seperti format di atas (selain juga orang tersebut kurang mengerti logika/tahapan dalam mengerjakan soal di atas). Karena agak frustasi karena tidak menemukan program yang tepat untuk menyelesaikan soal di atas, maka orang tersebut beralih ke Internet. Lalu ia bingung bagaimana ia dapat menemukan jawaban dari soal tersebut secepat mungkin. Lalu ia mencari Search Engine dan mengetikkan seluruh soal tersebut ke dalam Search Engine terkenal (bisa jadi juga ia sudah menterjemahkannya ke dalam Bahasa Inggris duluan), hasilnya jikalau ia beruntung maka ia mendapatkan sebuah situs yang minimal membahas soal2 seperti itu sedangkan kalau lagi sial, pencarian lewat Search Engine hanya akan menambah frustasi.
Contoh lain adalah seseorang ingin mengetahui gambar binatang apa di samping ini. Bagi mereka yang sering nonton saluran Animal Planet tentu mengetahui binatang apa ini. Namun bagi yang belum pernah melihat binatang ini dan ingin tahu binatang apa ini mungkin akan berusaha mencari tahu di Internet lewat Search Engine.
Wait a minute, kalau kita mengetahui nama binatangnya dan ingin mencari gambarnya dengan mudah kita akan mendapatkannya. Namun kalau kebalikannya, jikalau kita menemukan gambarnya saja tanpa informasi namun kita ingin mengetahui nama binatang tersebut tentu kita akan menemui kesulitan untuk mencarinya di Search Engine. Begitu pula kalau kita menemukan sebuah lukisan indah yang terkenal tetapi tidak tahu judul lukisannya atau siapa pelukisnya namun kita ingin mengetahuinya, tentu pencarian melalui Search Engine menjadi sesuatu yang bisa bikin frustasi. Satu-satunya cara adalah lewat cara trial-and-error yang bisa jadi sangat melelahkan. Cara efektif sebenarnya adalah dengan membuka YM anda lalu anda bertanya dengan teman-teman anda di situ, siapa tahu ada yang tahu. Hehehe……
Dan masih banyak lagi yang lain, kendala-kendala problem solving yang masih belum bisa dicapai oleh komputer saat ini. Namun mungkin ratusan tahun lagi semuanya akan berubah. Tahun 2002 para ilmuwan di Institut Sains Weizmann di Rohort, Israel, berhasil untuk pertama kalinya mengaplikasikan molekul-molekul DNA sebagai komputer atau yang disebut dengan komputer DNA atau komputasi DNA. Komputer berbasis DNA ini tidak seperti komputer-komputer pada umumnya yang menggunakan lempengan silikon (silicon chips) sebagai prosesornya melainkan menggunakan molekul-molekul biokimia DNA yang “hidup”. Bentuk fisik dari komputer ini, percaya atau tidak, masih sangat mentah dan “asal-asalan” yaitu berupa cairan yang berada di dalam tabung reaksi. Belum ada monitor yang menghubungkan prosesor DNA tersebut untuk melihat hasilnya seperti monitor yang kita lihat sekarang ini. Namun begitu, ilmuwan2 di Institut Sains Weiszmann berhasil mengamati bahwa molekul2 DNA tersebut telah berhasil melakukan komputasi seperti yang diharapkan.
Teknologi komputer berbasis DNA ini memang masih dalam tahap kelahirannya. Namun para ahli di Institut Weiszmann telah bisa mengamati bahwa komputer DNA ini mempunyai kecepatan 300 triliun operasi per detik atau kira2 100.000 kali lebih cepat dari PC termodern zaman sekarang dan kemungkinan dapat lebih cepat lagi jika berhasil direkayasa. Sekarang apa yang menyebabkan para ahli yakin akan kemampuan komputer DNA ini?
Semua ini berawal dari motto “back to the nature“. Komputer DNA ini sebenarnya sudah lama terdapat di alam. Kita tidak menyadari bahwa tubuh kita adalah sebuah komputer digital yang luar biasa. Bukan hanya tubuh kita yang mengandung “komputer digital” ini, tapi juga seluruh makhluk hidup. Namun, sayangnya hingga kini manusia masih belum sanggup “memprogram” makhluk hidup untuk melakukan komputasi. Misalnya, manusia masih belum mampu untuk memprogram sebuah pohon atau tanaman untuk melakukan kalkulasi matematika.
Komputer DNA yang diciptakan di Institut Sains Weiszmann ini memang masih banyak kelemahannya dan tentu saja masih terhitung primitif jika dibandingkan dengan “komputer alami” yaitu manusia dan makhluk2 lainnya (jangan salah, binatang2 walaupun tidak “berotak” namun dalam dunia binatang banyak terdapat sensor-sensor yang sangat canggih yang memerlukan “komputasi” yang luar biasa yang belum bisa ditiru oleh teknologi manusia), namun aplikasi komputer DNA ini sebuah langkah maju menuju penciptaan komputer yang “mirip” makhluk hidup atau biokomputer.
Apakah penciptaan biokomputer ini dapat memecahkan persoalan-persoalan yang masih kita temui dengan komputer masa kini seperti contoh-contoh di awal postingan ini?? Mungkin aplikasinya bisa lebih dahsyat lagi !! Bayangkan….. bila biokomputer ini diaplikasikan pada mobil kita di masa mendatang, mungkin kita tidak perlu sopir lagi atau kita tidak perlu menyopir lagi. Kita tinggal memerintahkan mobil kita persis seperti kita memerintahkan sopir kita, lantas mobil bisa berangkat sendiri tanpa perlu kita repot lagi menyetir, dan mungkin tanpa perlu tersesat lagi. More fiction than science?? Perhaps! But a fiction of today may be a science of tomorrow!









Jawaban dari soal Matematika di atas adalah pukul
atau dengan kata lain, di antara pukul 7.00 dan puul 7.30, posisi jarum panjang dan jarum pendek membentuk sudut 90 derajad pada pukul 7 lewat
menit. Dari mana jalannya?? Silahkan hitung sendiri hehehe……
Bagi yang sering lihat Animal Planet tentu anda mengetahui bahwa gambar binatang di atas adalah binatang meerkat (Suricata suricatta) khas Afrika bagian selatan tepatnya di gurun Kalahari.
Btw… sekalian pertamax di postingan sendiri…..
Komentar oleh Yari NK — Jumat, 8 Agustus 2008 @ 2:19 pm |
wah kalo udah ada di pasaran pasti saya beli deh. tapi sepertinya org semakin dimudahkan teknologi semakin manja kita hehe..
Komentar oleh AgusBin — Sabtu, 9 Agustus 2008 @ 9:29 am |
Tumben mengisengi diri sendiri?
Setuju mas, a fiction of today may be a science of tomorrow! dari dulu saya penasaran habis dengan sistem programming dalam tiap ciptaan Allah SWT. Bagaimana Allah menyediakan biological software pada makhluknya? Subhanallah. Lantas pertanyaan berikutnya bagaimana agar fungsi itu bisa dijalankan 100% tanpa kegagalan? PR yang panjang, perenungan yang melelahkan. Dan tahu apa sih manusia tentang besok? bahkan tentang dirinya sendiri. Sampai punah yang namanya manusia mungkin belum tuntas meneliti apa sih yang ada didirinya, apakah yang bisa kita pegang dan bisa kita rasakan dengan fisik itu real atau tidak sebenarnya? Waduh makin panjang pertanyaan saya? Makin ngelantur, jadi cukup sekian dulu.
Komentar oleh Yoga — Sabtu, 9 Agustus 2008 @ 3:05 pm |
Jadi kita akan punya teman kayak Commander Datta di Star Trek ya ? … he he he .. who knows ?
Komentar oleh RIRI SATRIA — Sabtu, 9 Agustus 2008 @ 4:05 pm |
tapi ratusan tahun lagi yakkk…………….
kita udah pada gak ada donkk.
Komentar oleh alabahy — Sabtu, 9 Agustus 2008 @ 5:55 pm |
Wah, masalahnya kalo DNA nya nanti merasa lapar, dia makan dong, haahahaha!
Komentar oleh qzplx — Sabtu, 9 Agustus 2008 @ 6:44 pm |
Ternyata hal-hal modern dan canggih pun mengacu kembali kepada nature, sampe2 dibuat Komputer berbasis DNA.. kalo DNA nya dah ada jangan2 nanti dikloning lagi
btw, kalo saya dikasih pertanyaan pertama gak bakalan lari ke search engine atau YM tapi langsung menuju jam dindingnya utk mencari tahu.
Komentar oleh gunawanwe — Sabtu, 9 Agustus 2008 @ 8:56 pm |
seperti artikel2 bung yari sebelumnya, tulisan ini sangat visioner dan menyajikan prospek perkembangan iptek pada masa mendatang. sedemikian dahsyatnya kemampuan akal manusia sehingga mampu menciptakan rekaya2 teknologi yang sulit dinalar oleh akal itu sendiri, hiks. biokomputer kalau memang bisa segera terwujud, satu anak teknologi telah lahir, mudah2an saja tdak sampai membuat manusia kehilangan kesejatian dirinya, hehehehe
Komentar oleh Sawali Tuhusetya — Sabtu, 9 Agustus 2008 @ 9:58 pm |
Wah, wah, semakin ingin rupanya manusia menyamai kemampuan Sang Pencipta.
Komentar oleh Rafki RS — Sabtu, 9 Agustus 2008 @ 11:50 pm |
Lha…komputer berbasis kuantum saja belum kelihatan jelas penggunaan praktisnya bagi masyarakat luas… saya rasa komputer DNA ini malah lebih lama lag baru diadopsi secara massal, belum lagi masalah kontroversi etika dan tetek bengeknya.
Melihat beragamnya penyakit raga dan jiwa yang disebabkan oleh genetik, saya rasa komputer ciptaan Tuhan ini lumayan banyak juga bug-nya
Komentar oleh Catshade — Minggu, 10 Agustus 2008 @ 12:28 am |
komputer berbasis DNA (jikalau dapat diwujudkan) hanya menambah kapasitas komputasi sementara kapabilitas komputasi ditentukan dari perangkat lunaknya.
Lagipula agar suatu mesin komputasi bisa digunakan secara praktis perlu ada i/o subsystem yang sesuai.
Komentar oleh pebbie — Minggu, 10 Agustus 2008 @ 1:29 am |
Nunggu harganya murah saja..hehehe.salam kenal
Komentar oleh hidayat — Minggu, 10 Agustus 2008 @ 7:22 am |
@AgusBin
Mau beli komputer yang bisa ngapain aja nih?
@Yoga
Memang benar mbak…….. manusia memang memiliki banyak sekali keterbatasan. Namun mudah2an keterbatasan2 tersebut tidak membuat manusia berhenti atau putus asa untuk mengeksplorasi dirinya dan alam sekitarnya……
@RIRI SATRIA
Seru juga ya kalau udah ada robot seperti Commander Data. Kalau ada robot seperti itu kira2 dia minta digaji juga nggak ya??
@alabahy
Di postingan saya di sini diceritakan usaha manusia untuk memperpanjang usia lewat rekayasa genetika. Siapa tahu 10-20 tahun lagi sudah terwujud!
@qzplx
Wah…. kalau DNA-nya lapar nanti jangan2 dia bisa Buang Air Besar (BAB) juga. Nah, yang ini yang gawat!
@gunawanwe
Wah…. kalau pakai jam dinding kan nggak bisa tepat jawabannya mas. Apalagi jam dinding yang nggak ada angkanya atau jam dinding yang digital!
@Sawali Tuhusetya
Takutnya…. nanti robot bisa menyaingi manusia…. atau bisa jadi nanti robot mengambilalih pekerjaan2 manusia, sehingga terjadi pengangguran. Kalau sudah begitu bisa terjadi perang nggak ya? Wong sesama manusia saja sudah saling perang kok, ini ditambah lagi dengan spesies robot… hehehe….
@Rafki RS
Kalau saya melihatnya tidak untuk menyamai Sang Maha Kuasa, tetapi (dalam Islam) justru untuk memenuhi perintah Sang Maha Kuasa untuk selalu ” ‘Iqra” dan jangan pernah berhenti ” ‘Iqra”.
@Catshade
Memang ada juga komputer kuantum sebagai alternatif komputer masa depan. Bedanya komputer kuantum berdasarkan fisika kuantum sedangkan komputer DNA berdasarkan biokimia. Saat ini masing2 diidentifikasikan punya kekuatan dan kelemahan masing2.
Tubuh manusia memang dapat dijangkiti penyakit. Tetapi menurut saya mungkin itu disengaja agar manusia terpicu untuk mempelajari tubuhnya sendiri. Jikalau tidak ada “rangsangan” dari luar mungkin manusia malas untuk mempelajari dirinya sendiri.
Kalau menyangkut aplikasinya dalam teknologi, setiap teknologi baru tidak bertujuan utama untuk mencari kesempurnaan melainkan perbaikan kinerja atau peningkatan kapabilitas dari teknologi sebelumnya.
@pebbie
Mungkin jikalau sudah ada komputer DNA, konsep hardware dan software akan berbeda sekali dengan konsep hardware-software pada komputer masa kini. Yang jelas DNA ini juga bisa berfungsi sebagai software. Jikalau pada bahasa mesin komputer digital masa kini terdiri dari kode biner 0 dan 1. Maka bahasa mesin komputer DNA ini direpresentasikan dalam kedua pasangan basanya: Thymine-Adenine dan Guanine-Cystosine seperti pada gambar di atas. Hal inilah yang dapat menambah kapabilitas komputasi DNA dari komputer zaman sekarang.
@hidayat
Nunggu harganya murah dan diobral dulu aja sekalian hehehe…..
Btw… salam kenal juga.
Komentar oleh Yari NK — Minggu, 10 Agustus 2008 @ 11:09 am |
jadi ndak ada yang namanya TEKNOLOGI YANG MENGERTI ANDA ya? Biarpun mau dibilang super komputer juga dia butuh command buat diproses, dan ndak semua command yang kita kasih bakal bisa dimengerti sama komputer…
Komentar oleh khofia — Minggu, 10 Agustus 2008 @ 1:31 pm |
klo biokomputer gitu kalo brarti nanti kalo kompie_nya ngehank… bisa njitak otang yg make ya? he…he..
Komentar oleh Masenchipz — Minggu, 10 Agustus 2008 @ 2:24 pm |
wah… bnar juga yak, klo kita ada gambar tp pingin tau namanya sulit jg tuh
makanya manusia itu pembelajar yang sempurna……
bisa menentukan pola, jenis dr suatu gambar ataupun benda
kira2 kapan yk DNA komputer nih terealisasikan !?!?
Komentar oleh afwan auliyar — Minggu, 10 Agustus 2008 @ 3:18 pm |
yah ntar-ntaran ajah…
hiih…
Komentar oleh Sir Arthur Moerz — Minggu, 10 Agustus 2008 @ 5:21 pm |
“More fiction than science?? Perhaps! But a fiction of today may be a science of tomorrow!”
Precisely! Memang begitu adanya… Itu sumber inspirasi, tak terhitung hasil karya yang tadinya cuma angan-angan dan khayalan belaka. Maap, ga jelas.
Komentar oleh Alias — Minggu, 10 Agustus 2008 @ 5:37 pm |
Wahh asyiknya….apalagi jika kita mencari suatu alamat tertentu, tinggal diketikkan di komputer dan kita akan dipandu sampai kesana.
(Soalnya sering bingung kalau cari alamat seseorang, dan sering nyasar…hehehe..pake berantem dulu)
Komentar oleh edratna — Minggu, 10 Agustus 2008 @ 6:04 pm |
sebuah pengharapan yang positif yang akan di teruskan oleh juara2 sains dari indonesia
Komentar oleh Gelandangan — Minggu, 10 Agustus 2008 @ 9:01 pm |
Kalau di bidang kedokteran aplikasi komputer pada peralatan medis sudah sangat maju pak yari. Bahkan saya pernah baca, dengan peralatan yang berbasis komputer dapat membaca gelombang aktivitas otak manusia yang sedang bermimpi pada saat tidur *komputer lebih sakti dari pada dukun*
Namun kalau soal hitung-hitungan rumus seperti komentar pertama (paling atas), saya tetep pusing
Komentar oleh laporan — Minggu, 10 Agustus 2008 @ 9:11 pm |
mumet ahhh
Komentar oleh zoel chaniago — Minggu, 10 Agustus 2008 @ 10:23 pm |
Kalau yang ini, saya nggak harus bawa kalkulator pak, Saya tinggal mensyukuri aja, Komputer ciptaan manusia dengan komputer ciptaan Allah. Tenyata tidak akan sebanding. Tidak akan!!
Komentar oleh Pakde — Minggu, 10 Agustus 2008 @ 11:24 pm |
wah, kalo DNA nya lagi ada masalah, terus mau ngelawan manusia gimana dunk.. bahaya neh
Komentar oleh scouteng — Senin, 11 Agustus 2008 @ 1:43 am |
Semuanya Mungkin mas
Komentar oleh Jauhari — Senin, 11 Agustus 2008 @ 4:42 am |
wah ini sci-fi blog … keknya bakal sering mampir neeh
Komentar oleh mantan kyai — Senin, 11 Agustus 2008 @ 7:56 am |
Kalau ditanya ini foto siapa ? Langsung muncul jawaban “PAK YARI” gitu ya? Hehehe…
Komentar oleh Edi Psw — Senin, 11 Agustus 2008 @ 9:48 am |
@khofia
Wah… kalau begitu biar dia ngerti kita sekolahin aja dulu tuh komputer! Nanti kalo komputernya udah meraih gelar sarjana baru deh tuh komputer bakal ngerti semua perintah kita!
@Masenchipz
Sekarang juga udah bisa kok….. maksudnya njitak orang pakai komputer. Ambil laptop anda dan jitakkan ke kepala teman anda! Huehehe….
@afwan auliyar
Wah…. kayaknya masih lama buanget deh….
@Sir Arthur Moerz
Ya… kalau begitu… njawabnya juga ntar2an aja deh….
@Alias
Tapi banyak juga loh angan2 yang tetap saja angan2 hingga saat ini! **halaah jawaban yang nggak jelas juga**
@edratna
Tapi berantem akan selalu ada bu….. Misalnya nanti berantem siapa yang mau pakai mobil tersebut duluan… huehehehe….
@Gelandangan
Insya Allah….. asal bangsa kita mulai sadar betapa pentingnya sains……
@laporan
Mesin yang mendeteksi aktivitas otak manusia itu masih berdasarkan pebacaan pola2 yang bersifat deterministik belum yang bersifat stokastik atau eratik….
@zoel chaniago
Minum feminax dong….. eh salah… maksudnya minum paramex dong!
@Pakde
Komputer buatan Allah lebih ganteng dan lebih cantik lagi… **halaah** :rgreen:
@scouteng
Ya… jangan bikin komputer yang ada tangan dan kakinya dong, biar nggak bisa melawan secara fisik. Kalau nggak dikasih anggota badan, kalau dia melawan paling2 dia bisanya cuma bete doang… huehehe…
@Jauhari
Kalau semuanya mungkin berarti ada kemungkinan tidak mungkin juga dong!
@mantan kyai
Ini blog campuran mas…. amburadul…. campur aduk kayak gado2… dan “tidak berkepribadian” huehehehe…..
@Edi Psw
Lebih tepatnya lagi muncul jawaban: “PAK YARI YANG GANTENG” **halaah**
Komentar oleh Yari NK — Senin, 11 Agustus 2008 @ 10:33 am |
klo menurut aku sih, intinya bisa proses data, komputer itu sudah bisa dianggap top markotop, bila dibandingin dengan mesin tik..huuuuuuhuuuu
Komentar oleh okta sihotang — Senin, 11 Agustus 2008 @ 1:12 pm |
Ntar ada komputer yang bisa dijadiin istri.
Komentar oleh ubadbmarko — Senin, 11 Agustus 2008 @ 3:56 pm |
wadohhhh komputernya mau nyaingin kita tuhhh….. ****cemburu sama komputer
Komentar oleh baderiani — Senin, 11 Agustus 2008 @ 4:24 pm |
Wah ntar jadi kayak filmnya keanu reeves yang otaknya diisi memory itu ya? Memang pas syuting film itu saya jg gak tau cara kerjanya. *Kaboerr…
Komentar oleh Xnu_G — Senin, 11 Agustus 2008 @ 8:17 pm |
waduh semakin hebat memang era globalisasi ini siapa yg katro psti gk tau apa2 ya sperti saya ini
Komentar oleh dhany — Senin, 11 Agustus 2008 @ 8:38 pm |
@okta sihotang
Tapi bagi sebagian orang…. banyak yang mengharapkan komputer lebih daripada sekedar bisa memproses data saja…..
@ubadbmarko
Nanti ada komputer gay/lesbian juga nggak?
@baderiani
Tapi anehnya nanti jikalau komputer itu terjual di pasaran tetep aja banyak yang bakal beli…. huehehe…..
@Xnu_G
Huehehe… lha kok kaboer….??
**sambil mengharapkan ada komputer yang bisa kaboer**
@dhany
Untuk sekarang yang penting bisa ngeblog aja udah cukup kok!
Komentar oleh Yari NK — Selasa, 12 Agustus 2008 @ 1:08 pm |
jangan ngarep dech kompter masa kini, bs ngebantu jg dah cukup fffff
___________________________________
Yari NK replies:
Memang, kita tidak bisa mengharapkan komputer zaman sekarang untuk memecahkan persoalan2 seperti di atas…..
Komentar oleh rachman — Senin, 24 Nopember 2008 @ 12:58 pm |
kata lagu mengatakan
gak mungkin-gak mungkin 1000 tahun lagi mungkin
sudah mati kali ya yang mikirnya
siapa dong yang nerusin buatnya ???????????????
Komentar oleh Agus Aritoni — Rabu, 25 Maret 2009 @ 9:59 pm |
Lha… yang namanya penelitian kan bisa diteruskan oleh generasi seterusnya. Lha wong untuk jadi komputer sekarang aja kan… penelitiannya berpuluh2 tahun bahkan mungkin ratusan tahun…. semuanya itu dilakukan dalam penelitian majemuk, jadi bukan hanya satu penelitian saja…
Komentar oleh Yari NK — Kamis, 26 Maret 2009 @ 9:52 am |