Iseng-iseng kemarin (26/12) ketika menggonta-ganti saluran di pesawat televisi secara tidak sengaja saya menemukan Presiden Jerman Horst Köhler (bukan Kanselir Jerman loh! Kanselir Jerman itu, Angela Merkel, seorang wanita yang merupakan kepala pemerintahan. Sedangkan presiden Jerman merupakan kepala negara) tengah menyampaikan pesan natalnya di saluran televisi Deutsche Welle. Dalam pesan natalnya, maklum karena mungkin ia memimpin sebuah negara yang benar-benar sekular, tidak ada perkataan “Tuhan” apalagi perkataan “Yesus Kristus” ataupun sesuatu yang bersifat kerohaniawan, pesannyapun bukan mengenai perdamaian dan kasih sayang yang agak klise melainkan tentang perawatan lingkungan hidup! Namun karena itulah pesan natalnya menurut saya menjadi sangat unik dan saya betah mendengarkannya sampai akhir. Salah satunya yang paling menarik adalah tentang perlunya menjaga air bersih agar tidak terkontaminasi karena masih banyak saudara-saudara kita di belahan bumi lain masih sangat sulit mendapatkan akses air bersih.
Namun begitu, tulisan saya kali ini tidak akan membahas tentang pesan Natal presiden Jerman tersebut melainkan untuk mengajak untuk mengevaulasi diri sejauh mana peran diri kita selama setahun ini dalam menjaga lingkungan hidup kita. Tidak perlu dibicarakan sejauh mana usaha kita dalam memelihara lingkungan hidup karena memang menjaga lingkungan hidup bukanlah untuk semata-mata dibicarakan atau dituliskan (bukan berarti nggak boleh loh! Jangan dibalik!) namun seyogianya menjaga lingkungan hidup harus dengan kesadaran yang tinggi dari dalam diri sendiri. Mengurangi penggunaan energi yang berlebihan dan tidak perlu tentu merupakan awal yang baik agar senantiasa menjaga lingkungan hidup kita senantiasa ramah dan bersahabat terhadap kita. Pembatasan penggunaan energi dapat berupa pembatasan penggunaan kendaraan pribadi ataupun pembatasan penggunaan peralatan listrik di rumah yang tidak terpakai. Bukan berarti tidak boleh menggunakan kendaraan pribadi atau peralatan-peralatan listrik yang memakan energi yang besar-besar, ya bukan begitu tentu saja. Namun jikalau kita berhasil membatasi penggunaannya tentu saja itu merupakan permulaan yang sangat baik… Mengurangi pemakaian bahan-bahan sintetis yang tidak ramah lingkungan tentu juga merupakan sebuah permulaan yang baik, sayang untuk yang terakhir ini saya pribadi masih merasa gagal total dalam melaksanakannya…
Saya pernah ada pengalaman yang sedikit ‘aneh’. Ini tentang mas-mas dan mbak-mbak Greenpeace yang berpakaian warna hijau yang mungkin sering anda temui di mal-mal atau plaza-plaza di kota anda. Suatu hari saya bertemu dengan dua orang mas-mas dari Greenpeace ini salah satu mal di kota Bandung. Tentu saja tugas mereka sudah diketahui dari awal bahwa mereka bertugas mengumpulkan dana guna membiayai Greenpeace dalam merawat lingkungan hidup kita. Tentu saja bagi saya nggak ada masalah dalam pengumpulan dana tersebut karena hal tersebut merupakan hal yang sangat penting di zaman modern ini guna merawat lingkungan hidup kita. Namun begitu dari hasil obrolan saya dengan kedua orang mas tersebut sangat kuat terkesan bahwa seolah-olah kegiatan pengumpulan dana tersebut merupakan kegiatan inti dari pelaksanaan perawatan lingkungan hidup kita!! Tentu saja menurut saya hal ini sangat keliru. Karena kegiatan inti dari perawatan lingkungan hidup tentu saja adalah kesadaran kita untuk tidak merusak lingkungan hidup kita dan tidak terlalu serakah sehingga demi keuntungan yang menggiurkan maka hutan-hutan kita dibabat habis! Tentu saja percuma misalnya, orang atau perusahaan yang menyumbang semilyar rupiah buat Greenpeace tetapi ia atau mereka, secara munafik atau tidak sadar, tetap menebang hutan-hutan kita dan merusak lingkungan hidup yang pada akhirnya membutuhkan biaya jauh lebih banyak dari semilyar rupiah untuk rehabilitasi lingkungan hidup yang rusak tersebut! Tentu saja masih lebih baik orang yang tidak menyumbang tetapi ia tidak merusak lingkungan hidup. Namun yang lebih parah tentu saja adalah seseorang yang sudah tidak menyumbang, ia merusak lingkungan hidup pula!! Huehuehue…..
Jadi kesimpulannya adalah jikalau anda tidak punya uang untuk menyumbang ke Greenpeace, tentu saja anda tetap bisa berpartisipasi dalam menjaga lingkungan hidup kita yaitu minimal dengan tidak ikut merusaknya. Karena memang dalam menjaga lingkungan hidup kita yang terpenting bukanlah masalah pengumpulan dana, namun adalah kesadaran kita sendiri untuk tidak merusak lingkungan hidup. Mudah-mudahan kita semua (termasuk saya tentu saja) dalam tahun depan dapat ikut menjaga lingkungan hidup kita lebih baik lagi, demi kehidupan kita semua tentu saja…









