Halo Beck, Selamat Tinggal Beck

David Beckham

England

Musim kompetisi La Liga di Spanyol sudah berakhir hari Minggu (Senin dini hari WIB) lalu (17/6). Dan kita ketahui Real Madrid (El Real) sudah keluar menjadi juaranya dengan mengalahkan Real Mallorca 3-1. Kedudukan tersebut tak terkejar oleh saingannya asal Catalán: Barcelona yang pada hari itu menang besar 5-1 melawan kesebelasan yang sudah terdegradasi Gimnastic Tarragona. Pertandingan tersebutpun merupakan pertandingan terakhir bintang Inggris David Beckham untuk El Real. Selanjutnya untuk musim kompetisi mendatang Beckham sudah memutuskan untuk main untuk LA Galaxy di California, Amerika Serikat. Tentu kepergian Beckham ke AS banyak disayangkan penggemar Beckham bukan saja di Spanyol tapi juga oleh ‘pemuja-pemuja’nya terutama gadis-gadis di seantero jagad yang mungkin akan jarang melihat Beckham lagi di televisi, karena liga AS (NFL) kurang terkenal dan ‘belum layak tayang’ di banyak negara di luar AS.

Terlepas dari kepergian Beckham ke AS, saya pribadi sebenarnya kurang begitu suka dengan David Beckham. Kenapa? Karena menurut saya Beckham mendapat publisitas dari media massa melebihi kapasitasnya sebagai pesepakbola. Padahal menurut saya mungkin David Beckham kemampuan sepakbolanya hanya menempati antara persentil ke-6 atau ke-7 dari semua pemain yang berlaga di liga-liga Eropa! Memang ada di beberapa pertandingan di mana Beckham lumayan ‘berjasa’ di beberapa pertandingan baik untuk El Real ataupun untuk kesebelasan nasional Inggris. Namun kebanyakan penampilan Beckham adalah biasa-biasa saja, tidak heran pada akhir-akhir kompetisi Beckham cenderung dibangkucadangkan. Yang jelas menurut saya, publisitas Beckham yang berlebihan disebabkan karena atributnya di luar sepakbola dan bukan dalam kapasitasnya sebagai pemain sepakbola! Entah karena dia itu suaminya Victoria Adams (mantan penyanyi grup Spice Girls) atau karena ‘ganteng’nya! (Hmmm ganteng?? Itu kan relatif, kalau saya jadi perempuan menurut saya lebih ganteng penjaga gawang Spanyol, Iker Casillas!) Apapun alasannya David Beckham menjadi ‘besar’ bukan karena kelihaiannya mengocok bola, tetapi lebih karena ia dibesarkan media untuk komersialisasi media itu sendiri.

Bahkan jikalau Beckham bermain untuk Inggris, kesebelasan yang dibelanya itu pasti berantakan di tengah jalan baik itu di Piala Eropa ataupun di Piala Dunia. Omong-omong tentang kesebelasan Inggris, saya juga kurang suka dengan kesebelasan St. George’s Cross ini, karena kesebelasan Inggris bahkan belum pernah mencapai final kejuaran akbar (Piala Eropa dan Piala Dunia) sejak tahun 1966, namun kesebelasan ini selalu juga digembar-gemborkan oleh media massa secara berlebihan! Hehehe… syukurin kalah terus!

Ok jadi bagi anda penggemar David Beckham silahkan anda bersedih karena ia telah memilih meninggalkan Liga Spanyol, namun bagi anda penggemar El Real tidak usah bersedih hati, klub sekaya El Real pasti sanggup membayar pemain-pemain yang jauh lebih berkualitas daripada David Beckham. Jadi semestinyalah sepeninggalan David Beckham, El Real malah jadi lebih berprestasi dan lebih ‘ditakuti’ lawan-lawannya!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s