Ilusi dalam kehidupan

Ilusi Optis

Anda melihat gambar ilusi optis di atas? Perhatikanlah baik-baik garis tipis horizontal pada gambar tersebut! Sepintas lalu garis horizontal tersebut nampak sedikit melengkung, namun coba periksa lagi garis tersebut dengan menggunakan mistar! Garis tipis horizontal tersebut 100% lurus! Ya itulah ilusi (optis), ilusi yang ‘menipu’ kita pada pandangan pertama kita melihatnya. Ilusi yang ‘menipu’ seperti itu juga terjadi dalam kehidupan kita. Sebelum kita melangkah lebih jauh membahas masalah ilusi dalam hidup, mari kita pertama-tama menengok definisi Ilusi.

Ilusi diambil dari bahasa Inggris illusion yang menurut kamus New World Webster’s Dictionary adalah sebagai berikut:

1. A False idea or conception, belief or opinion not in accord with the facts

2. an unreal, deceptive and misleading appearance or image

3. a false perception, conception, or interpretation  of what one sees, where one is, etc.

Anda juga bisa melihatnya di kamus-kamus lain, atau pula di kamus-kamus online yang bertebaran di Internet, definisinya tidak akan jauh berbeda. Di atas disebutkan bahwa intinya ilusi adalah sesuatu yang menyesatkan, sesuatu yang tidak sesuai dengan fakta menurut persepsi seseorang yang melihat atau yang menilai obyek ilusif tersebut. Ilusi ini sering terjadi terutama pada saat ‘pandangan atau kesan pertama’ di mana kita menilai sebuah obyek hanya dari pengelihatan mata kita sesaat.

Ilusi tentu juga sering terjadi di kehidupan kita sehari-hari. Ini terutama terjadi kalau kita baru mengenal obyek tersebut hanya lewat mata kita saja. Sebagai contoh dalam mengenal sebuah benda, kita sering menjumpai arloji Rolex dan arloji-arloji merk terkenal lainnya yang palsu di pasaran. Pada saat pandangan pertama tentu kita sulit menentukan apakah arloji itu asli atau bukan kalau hanya kita mengandalkan pengelihatan kita saja. Untuk mengetahui apakah ia palsu atau tidak tentu harus mendapatkan informasi yang lain yang mengandalkan indra yang lain, instink, perasaan dan tentu saja intelegensia di dalam otak kita.

Begitu pula dalam mengenal seseorang, masalah ilusi ini menjadi lebih kompleks lagi. Kita sering ‘tertipu’ dengan penampilan fisik dan atribut yang dikenakan orang tersebut. Jikalau kita menemui seseorang yang berbadan tinggi besar maka kesan pertama yang kita peroleh adalah orang itu ‘sangar’. Atau jika ada orang berseragam entah itu tentara, polisi, satpam hingga tukang parkir dan cleaning service maka pikiran kita telah terpola dalam menilai orang tersebut hanya berdasarkan pada ‘pandangan pertama’ tanpa menyadari bahwa mungkin di dalam orang berseragam tersebut mempunyai sesuatu yang lain atau yang unik. Tentu saja hal ini tidak hanya terjadi pada orang-orang berseragam, tetapi juga berlaku bagi orang-orang yang mempunyai atribut yang lain seperti misalnya: orang-orang berdasi (belum tentu orang-orang kantoran atau mempunyai intelegensia ‘orang kantoran’), wanita-wanita berjilbab (belum tentu ia kelakuannya lebih baik daripada sebagian wanita-wanita yang tidak berjilbab hehehe…… maaf ya bagi wanita-wanita berjilbab yang membaca artikel ini), memakai kupiah/peci (belum tentu ia seorang Muslim, atau andaikan ia Muslim belum tentu ia seorang Muslim yang taat, walaupun tentu saja yang berhak menilai adalah Allah swt) dan lain-lain, banyak sekali contoh ilusif lain dari kehidupan sehari-hari.

Sekarang apakah kita harus tidak mempercayai ‘pandangan pertama’ kita? Ya….. tentu saja tidak! Indra mata kita termasuk juga ‘pandangan pertama’ kita bisa menjadi sinyal dalam mengenali sebuah obyek, tentu sinyal itu bisa menjadi hal yang sangat berguna namun juga bisa menyesatkan kalau kita tidak berhati-hati. Di sini yang ditekankan adalah kehati-hatian dan kebijaksanaan (dalam arti luas) jikalau kita ingin mengenali sebuah obyek, apalagi kalau obyek itu adalah manusia.

4 responses to “Ilusi dalam kehidupan

  1. Siiip deh!😀 Terims ya udah mampir ke blogku!

  2. gw ilusi neh….

  3. Dan bagi yang cerdas belum tentu ber ilmu, he he he

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s