Daily Archives: Rabu, 18 Juli 2007

Adios Indonesia!

Korea Republic1 Indonesia0

(Flags courtesy of 3DFlags.com)

Selesai sudah perjuangan tim Indonesia di piala Asia. Gol tunggal dari Kim Jong Woo menit ke-33 mengakhiri perjuangan kesebelasan nasional Indonesia untuk terus berlaga di piala Asia. Harus banggakah kita atas prestasi nasional kesebelasan kita? Yah, itu terserah selera anda mau bangga atau tidak. Mungkin besok ada banyak posting yg mengulas pertandingan ini, ada yang mencaci dan mungkin ada yg menyanjung2 dengan dalih kalah terhormat, bahkan mungkin besok ada yg masih menyinggung masalah kepemimpinan wasit, dsb! Ya, itu terserah masing-masing! Bagaimana sikap saya sendiri? Saya memilih untuk tidak mencaci ataupun memuji. Kenapa saya tidak mau mencaci? Pertama karena tidak ada gunanya mencaci toh tidak akan merubah hasil pertandingan. Kedua, saya sendiri belum tentu bisa bermain bola di lapangan sebagus mereka. Bicara sih gampang, tapi melakukannya susah! Lantas kenapa saya juga tidak mau memuji? Pertama apa yang dibanggakan dengan menang sekali dan kalah dua kali hingga tak bisa masuk 8 besar?? Kedua kita main di kandang sendiri. Meskipun kata banyak orang kalah terhormat karena hanya kalah tipis (menangnyapun hanya tipis), menurut saya itu kurang cukup. Jikalau kita kalah tipis di kandang lawan atau di tempat netral baru saya bisa mengatakan bahwa kita kalah terhormat. Tapi ini di kandang sendiri! Minimal kita harus bisa menahan seri, itu baru ‘terhormat!’.

Ya sudah, nasi sudah menjadi bubur! Paling-paling kita hanya bisa mengatakan next time better! Sesuatu yang sudah sering kita katakan sejak puluhan tahun yg lalu tanpa tahu kapan kita akan menjadi benar-benar better barang sekalipun!

Akhirnya aku putuskan……..

Sebenarnya masalah ini sudah mulai aku rasakan 3 tahun yang lalu, aku mulai merasakan kalau aku mulai sulit membaca dari jarak jauh terutama tulisan-tulisan yang sangat kecil. Mula-mulanya aku cuekin aja, karena memang toh tidak terlalu mengganggu aktivitas dan kehidupan saya sehari-hari. Namun beberapa bulan belakangan ini aku mulai merasakan kalau membaca surat kabar atau majalah atau tabloid, whatever, selalu agak silau. Teman-teman sepekerjaanku di kantor bilang mungkin aku butuh kaca mata! Butuh kaca mata?? Wah, itu sebenarnya adalah termasuk hal yang sangat aku hindari!! Namun akupun juga sadar bahwa aku sudah ‘nggak muda’ lagi. Usiaku 2 tahun lagi sudah mencapai kepala 4. Apalagi akhir2 ini aku juga sering di depan komputer untuk blogging, mungkin hal itu juga sangat berpengaruh dalam menurunkan daya pengelihatanku.

Temanku yg bekerja di optik mengatakan sebaiknya mataku diperiksa dan kalau perlu mulailah memakai kacamata! Sebabnya kalau tidak dari sekarang, mungkin nanti akan bertambah parah, begitu ‘ancam’nya. Kalau misalnya tak suka pakai kacamata, ya, ada soft/contact lens, tapi ya resikonya itu harus rajin-rajin membersihkan contact lens-nya! Jangan sampai contact lens-nya nanti menjadi sarang bakteri dan kuman-kuman lain yg bisa menginfeksi mata kita! Kalau sepuluh tahun yg lalu, mungkin aku akan menolak kalau disuruh pakai kacamata, selain karena sedikit banyak akan mengganggu pekerjaan, juga dulu saya mempunyai persepsi (yg salah, tentu saja!) bahwa jikalau kita memakai kacamata akan menjadi tampak tua dan culun! (Padahal barangkali tanpa kacamatapun tampangku udah culun! Hehehehe!). Namun kini akhirnya saya sadar bahwa kesehatan mata adalah nomer satu, dan tentu saja harus menjadi prioritas utama.

Nah, untuk itu kuputuskan Sabtu lalu untuk memeriksakan mataku di dokter mata. Ternyata setelah diperiksa-periksa nggak tahunya udah lumayan juga mataku udah hampir minus 2. Agak kaget juga aku. Ya udah, akhirnya aku putuskan untuk memilih frame kacamata dan aku juga membeli contact lens sekalian. Ternyata frame-frame kacamata sekarang lumayan bagus, meskipun aku lebih suka model-model yang agak konservatif dengan frame yang tipis. Setelah aku menjatuhkan pilihanku pada satu frame yang harganya nggak terlalu mahal (kalau yang mahal nggak mampu beli), aku coba dan melihat di kaca, lumayan juga tampangku jadi lebih berwibawa jadinya (daripada nggak ada yg muji mendingan muji sendiri deh hehehe…). Yang agak rese pas waktu mau coba contact lens-nya, pertama-tama rasa-rasanya takut kecolok ini mata! Namun akhirnya setelah latihan 2 hari udah lumayan bisa memakainya. Ya akhirnya aku putuskan kalau lagi kerja atau beraktivitas saya memakai contact lens sedangkan kalau lagi di rumah atau santai saya menggunakan kaca mata, meskipun belum biasa memakai kacamata, rasanya kok seperti ada yang mengganjal di hidung begitu dan juga melihatnya agak-agak pusing sedikit jadinya masih sering dilepas-lepas itu kacamata. Tapi itu wajar kalau baru pertama-tama pakai kacamata pasti agak pusing dan agak nggak enak di hidung, begitu kata dokter matanya. Ya udah deh, nggak apa-apa, mudah2an cepat terbiasa ya!