Antara Munir, Napoleon dan Arsenik

Masih ingat Munir? Aktivis HAM kita yang katanya diracun Arsenik? Meskipun hingga kini kontroversi kematian Munir masih simpang siur, tapi ternyata Munir tidak sendirian dalam ‘mengkonsumsi’ racun hingga ia tewas. Kaisar Perancis yang terkenal yaitu Napoleon dicurigai mengalami nasib yang sama, meskipun cara masuknya zat arsen ke dalam tubuh sang kaisar berbeda dengan cara masuk zat tersebut ke tubuh Munir, aktivis HAM kita.

Setelah kekalahannya di Waterloo tahun 1815, Napoleon diasingkan di pulau St. Helena, sebuah pulau kecil di lautan Atlantik di mana ia menghabiskan sisa hidupnya. Di tahun 1960an, atau kira-kira 140 tahun setelah Napoleon wafat, sampel rambut sang kaisar dianalisa dan ternyata mengandung zat arsenik dalam konsentrasi yang tinggi, ini menandakan bahwa sang kaisar ‘telah diracun’. Mula-mula tersangka utamanya adalah gubernur St. Helena sendiri, karena sang gubernur sering kali terlihat tidak akur dengan sang kaisar. Sedangkan tersangka berikutnya adalah anggota keluarga kerajaan Perancis waktu itu yang sangat menentang kepulangan Napoleon ke Perancis.

Secara elemental sebenarnya arsenic tidak begitu berbahaya. Zat arsen yang berbahaya adalah dalam bentuk senyawa Arsen(III) oksida, As2O3, senyawa yang berwarna putih ini larut dalam air, dan tidak terasa di lidah (senyawa ini yang diduga dipakai untuk meracuni Munir). Sering senyawa ini disebut dengan ‘bubuk warisan’ karena seringkali digunakan oleh mereka yang ingin cepat-cepat mendapat warisan dari kakek mereka yang kaya, tentu saja dengan mencampurkan racun tersebut ke dalam minuman terutama ke dalam minuman anggur.

Tahun 1832, ahli kimia Inggris James Marsh menemukan prosedur untuk mendeteksi racun arsenik dalam tubuh. Prosedur ini dinamakan ‘uji Marsh’, dalam uji ini, hidrogen yang dibentuk dari reaksi antara seng (Zn) dan dan asam sulfur (H2S), dibiarkan berekasi dengan sampel dari jaringan orang yang diracun. Jika Arsen(III) oksida, As2O3, ternyata ada dalam jaringan orang tersebut maka akan terbentuk gas yang juga sangat beracun yaitu gas arsin (AsH3). Jikalau gas ini dipanaskan, ia akan membentuk zat elemental arsen yang dengan mudah dikenali karena warnanya yang metalik cerah. Namun sayang prosedur ini datangnya terlambat, jauh setelah sang kaisar wafat sehingga tidak mampu menyelamatkan jiwa sang kaisar! Malah ironisnya James Marsh sendiri tewas diracun dengan arsen oleh orang yang tidak senang dengannya!

Namun dugaan bahwa Napoleon diracun, sirna sedikit demi sedikit di awal tahun 1990an, ketika sampel dari wallpaper di ruang gambar Napoleon dianalisa. Ternyata pada wallpaper tersebut terdapat senyawa Tembaga Arsenit atau Tembaga Asam Arsenik, CuHAsO3, yang waktu itu (zaman Napoleon hidup) sangat umum digunakan dalam pembuatan wallpaper. Cuaca St. Helena yang lembab membuat jamur tumbuh subur di wallpaper tersebut. Karena jamur tersebut tidak nyaman di lingkungan yang ada Tembaga Arsenit, maka sang jamur mengkonversikan senyawa Tembaga Arsenit itu menjadi gas trimetil arsin, (CH3)3As, gas yang sangat beracun! Napoleon yang secara berkepanjangan terus menerus menghirup uap gas ini tentu membuat kesehatannya berangsur-angsur memburuk yang tentu saja membuat kadar arsenik dalam tubuhnya meninggi pada saat sampel jaringannya diperiksa 140 tahun kemudian, walaupun belum tentu zat arsenik lah yang menjadi penyebab utama kematian Napoleon. Yang jelas gas ini sangat memperburuk kesehatan Napoleon. Teori ini juga didukung dengan kenyataan bahwa banyak tamu-tamu yang teratur mengunjungi Napoleon di penjara St. Helena juga sering mengalami gangguan gastrointestinal (pencernaan) dan juga gangguan-gangguan lainnya yang khas ciri-ciri keracunan zat arsenik.

Kita mungkin tidak pernah benar-benar tahu apakah Napoleon meninggal dengan cara diracun dengan zat arsenik, baik sengaja atau tidak, yang jelas keracunan zat arsen ini memang memerlukan analisis kimia yang lebih lanjut. Bukan saja karena zat arsen bisa dibuat meracuni, namun zat ini bisa masuk ke dalam tubuh dalam waktu yang lama dalam bentuk gas atau uap tanpa kita sadari!

(Didadaptasi dari: Raymond Chang: Essential Chemistry ditambah dengan berbagai sumber di Internet)

Iklan

11 responses to “Antara Munir, Napoleon dan Arsenik

  1. “senyawa yang berwarna putih ini larut dalam air, dan tidak terasa di lidah”
    🙄
    Ih…. seremmmm! Putih, bisa bahaya juga ❓

  2. Wah saya tidak tahu apa2 tentang kimia (maklum lulusan STM Elektronika), tapi membaca bagaimana jamur bisa mengkonversi suatu senyawa kok rasanya jadi semakin waspada dengan yang namanya jamur.
    Seperti kasus wabah misterius beberapa minggu lalu di Magelang (Ngablak?) itu juga diduga karena jamur pada tempe gembus

  3. katanya adenium juga mengandung arsenik, bener nggak ya? apa cuman hoax?

  4. Mungkin anda tertarik untuk bergabung – berpartisipasi dan berkontribusi ❓ Anda termasuk ahlinya!
    Ditunggu – Merdeka 😆

  5. dari keterangan rumus2 kimia yang ditulis di atas, apakah maksud sampean, bahwa kang Munir itu sulit dianalisa apakah diracun dengan arsenik atau tidak? 🙂

  6. Semoga almarhum di alam-Nya yang baru bisa menikmati buah perjuangan dan amal kebajikannya. Dan yang tak kalah penting, pelakunya mesti menerima hukuman yang setimpal. Tapi kok aku jadi ragu, apakah pelaku yang sesungguhnya benar-benar bisa dijerat hukum dan masuk ke terali besi?

  7. @diKO
    iya kalau nggak hati2 bisa berbahaya tuh!

    @deKing
    yang jelas kalau keracunan tempe, pasti bukan keracunan arsen ya?

    @peyek
    Maksudnya bunga/tanaman adenium?
    Setahu saya sih, senyawa organik tidak ada yang mengandung arsen, kecuali kalau mungkin senyawa arsen tersebut berasal dari luar dan disintesa oleh mikroba yang ada pada bunga/tanaman tersebut. Meski kemungkinannya juga kecil.

    @santribuntet
    kalau keracunan arsenik apa tidaknya sih gampang diketahui pak! Yang sulit itu mengetahui siapa pelaku pembunuhnya dan dengan motif apa! 😀

    @Sawali Tuhusetya
    Maksudnya dalam kasus yang mana nih? Dalam kasus Napoleon, Munir atau kedua2nya? 😀

  8. Yang bunuh Cak Munir pembunuh profesional yang jelas bukan dari sipil. (merupakan kospirasi internasional)

  9. @boim
    Hmmm kemungkinan ada, tapi apa udah ada bukti kongkritnya belum? Mudah-mudahan asal jangan sekedar fitnah ya! 🙂

  10. kakak saya br meninggal jumat tgl 13 feb 2009 kemarin. menurut informasi kakak saya meninggal karana kecelakaan,tapi menurut hasil visum dokter tidak menemukan tanda2 kecelakaan. jutru dokter heran kalau memang benar itu kecelakaan kenapa yang hancur hanya bagian dalam tubuhnya saja dan tidak ada cacat atau luka pada tubuh. pada saat itu kakak saya mengalami pendarahan hebat dari paru2,telinga,hidung dan mulut,umumnya ciri2 tersebut ada pada penderita gegar otak. tapi kata dokter kakak saya tidak menderita gegar otak atau gangguan otak yang lainnya. sebenarnya apa ciri2 orang keracunan arsenik? tolong bantu saya. terima kasih.

    ____________________________

    Yari NK replies:

    Wah…. saya bukan dokter. Tetapi akan saya coba jawab sesuai dengan Wikipedia dan juga sumber2 lain. Tanda2 keracunan arsenik itu banyak terkadang juga tidak mudah untuk menentukan tinggi rendahnya kadar arsenik di dalam tubuh hanya lewat gejala2 saja. Karena gejala2 keracunan Arsenik juga terkadang sama dengan gejala penyakit2 lain atau keracunan2 zat lainnya. Tanda2 keracunan arsenik meliputi: nyeri yang hebat pada perut, eneg/mual, produksi liur yang berlebih, muntah, rasa kering dan tidak nyaman (seperti ada yang menyumbat) pada tenggorokan, suara serak dan agak susah berbicara, jikalau muntah muntahan berwarna kekuningan atau kehijauan dan sering ada darah sedikit, diare, rasa tidak tuntas setelah buang air besar, abrasi pada anus, rasa sakit dan menekan pada organ2 kencing, mengalami delirium (gangguan mental berupa kesulitan berbicara dan mengalami halusinasi) dan sebagainya. Itu semua tanda2 YANG BISA timbul pada keracunan arsenik. Walaupun yang mengalami hal2 seperti itu belum tentu keracunan arsenik. Jikalau mau tepat 100% tentu harus diotopsi dan mungkin sedikit jaringannya harus ditest di laboratorium…..

  11. apakah racun arsenik dapat membuat orang yang mengkonsumsinya menjadi koma hingga berhari2?? lalu berapa lama orang yang keracunan itu bisa bertahan?? lalu selain menyarang pencernaan apakah bisa menyerang organ lain seperti paru2?? bagi siapapun yang mengetahui jawaban atas pertanyaan saya mohon bamntu saya untuk menjawab prtanyaan saya. sekali lagi saya ucapkan terima kasih.

    _____________________________

    Yari NK replies:

    Menurut yang saya baca dari berbagai sumber di Internet. Koma berhari2 juga bisa merupakan akibat dari keracunan arsenik. Dan yang saya baca memang organ2 yang paling parah terkena racun arsenik adalah paru2, hati dan ginjal. Tetapi sekali lagi jikalau mau hasil yang akurat memang harus ditest di lab.

    Mungkin rekan2 yang membaca dapat memberikan tambahan jawaban??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s