Strine!

Australia's coat of arms

Bagi mereka yang sudah jadi ABG di tahun 1980an tentu tahu grup musik pop tahun 1980an asal Australia, Men at Work. Lagunya yang terkenal adalah Down Under. Liriknya adalah sebagai berikut:

Travelling in a fried-out combie, on a hippie trail head full of zombie, I met a strange lady, she made me nervous, she took me in and gave me breakfast. And she said..

Do you come from the land down under? Where beer does flow and men chunder…. dst..

Kalau anda terakhir bingung dengan kata terakhir “chunder” di atas dan mencoba di berbagai macam kamus mulai dari kamus anak-anak standar Inggris-Indonesia karangan John M. Echols dan Hassan Shadily keluaran Gramedia yang terkenal dari tahun 1970an itu, hingga kamus canggih macam Oxford Advanced Learner’s Dictionary hingga Webster’s New Collegiate Dictionary, dan anda tetap tidak menemukan kata tersebut, jangan khawatir, anda tidak sendiri. Sayapun yang pada tahun 1980an menyenangi lagu tersebut, berusaha mencari tahu arti kata tersebut, sebelum mengetahui bahwa kata tersebut adalah sebuah kata Strine. Strine?? Apa itu? Strine adalah Australian English atau bahasa Inggris Australia yang tentu saja khas Australia. Untuk itu tentu saja akan susah mencari kata tersebut, dan juga kata-kata Strine lainnya di kamus standard.

Dan berikut ini akan saya berikan beberapa kata dari Strine, yang maaf tidak saya susun secara alfabetis karena saya tulis menurut apa yang kebetulan saya ingat di kepala saya saja. Jadi maaf kalau tidak tersusun secara alfabetis. Terima kasih banyak untuk stasiun televisi Australia Network yang telah banyak membantu saya dalam mengerti Strine.

Chunder = muntah

bikies = pengendara sepeda motor

shitbox = mobil bobrok yang sering mogok2an

nulla-nulla = tongkat kayu yang sering dipakai kaum Aborigine Australia

joey = anak kangguru atau kangguru kecil Wallaby

sheila = perempuan/cewek

banana bender = penduduk Queensland (salah satu negara bagian di Australia Timur)

jumbuck = domba

amber fluid = bir

schooner = gelas bir yang berukuran 425 ml (di New South Wales) atau kalau di South Australia, gelas bir yang berukuran 285 ml.

wobbly boot = mabuk

on the piss = sedang minum alkohol

sanger = sandwich

drongo = orang bodoh

galah = orang goblok yang suka ngomong atau berisik

journo = jurnalis/wartawan

Taswegian = penduduk Tasmania

garbo = petugas pemungut sampah

milko = tukang penjual susu

sandgroper = penduduk Western Australia (provinsi Australia Barat)

cobber = teman/sahabat

shotline = jalan setapak yang terdapat di banyak semak-semak yang biasanya dibuat seadanya

willy-willy = angin puting beliung

clobber = baju

bathers = pakaian renang (di Victoria)

cozzie = pakaian renang (di New South Wales)

never-never = daerah yang sangat terpencil

arvo = siang hari

flat out = sibuk sekali

knackered = lelah sekali

too right! = tentu saja!

dinkum/fair dinkum = jujur atau asli

good on ya! = bagus! bagus!

shonky = nggak bisa diharapkan

no-hoper = keadaan yang hopeless atau tidak ada harapan

Nah, untuk sementara hanya segitu saja yang ingat!😀

11 responses to “Strine!

  1. “Bagi mereka yang sudah jadi ABG di tahun 1980an…” tahun segitu saya belum beredar di dunia, kang. mungkin ayah bunda juga belum merancang saya, huehehe

  2. Bahasa, termasuk yang digunakan dalam lirik lagu, ada kalanya tidak universal. Pengaruh latar belakang sosial budaya masyarakat agaknya ikut memengaruhi penggunaan kosakata tertentu dalam konteks tertentu. Meski demikian, dalam hakikatnya sebagai sarana komunikasi, bahasa tetap mampu dijadikan sebagai media universal yang sanggup menjalin orang dari berbagai suku, lintas agama, dan lintas keyakinan.

  3. Ehem.. prokem, atau slank-nya Australia?

  4. bahasa yang ga ada di kamus
    hehehhee
    makasih mas

  5. @eNPe
    Huehehehe…. belum dirancang?? Kayak merancang pakaian aja!😀

    @Sawali_Tuhusetya
    Betul pak Sawali, bahasa mempunyai tugas lebih ‘penting’ daripada hanya sebagai identitas bangsa, yaitu sebagai alat komunikasi, bahkan saya bermimpi juga suatu saat nanti Bahasa Indonesia bukan hanya sebagai alat komunikasi untuk bangsa kita, tetapi juga dapat sebagai alat komunikasi antar bangsa. Untuk itu kita wajib menyingkirkan hal-hal yang tak perlu yang hanya menghambat perkembangan bahasa Indonesia.

    @peyek
    Mula-mulanya begitu mas peyek, namun kini mereka dengan bangga menyebutnya ‘Strine‘, dan Strine ini mulai berkembang dan diakui sebagai salah satu ‘identitas’ nasional Australia yang unik dan berbeda sedikit dari bahasa Inggris standard.

    @almascatie
    Iya… mula2nya saya juga bingung, kata tersebut tidak dapat saya temukan bahkan di kamus yang canggih sekalipun seperti Oxford dan Merriam-Webster’s.
    Terima kasih juga almascatie telah mampir lagi ke blog saya.

  6. wadaw.. sorry oot
    masa terimakasih terus iks.. hehehe
    saya add ke blogroll pak
    *biar aku mo balik kesini cepet ga cari2 lagi hehehe *

  7. Wah.. saya baru ingat mas Yari ini dulu emang senang Men at Wrok ya? Lagunya yang bagus lainnya lagi apa ya? Kalo ngga salah “The man with two hearts”
    O iya mas, saya mau hapus blog saya di WordPress tapi account-nya ngga mau saya hapus, gimana ya? Bisa ngga ya?

  8. Salam kenal Pak Yari. Saya guru bahasa Inggeris di Cianjur. Terima kasih ya, pak, saya baru tahu kalau ada Strine/Australian English. Saya juga mampir ke blog bapak yang berbahasa Inggeris, isinya bagus-bagus dan tata bahasanya juga bagus sekali, dan saya banyak sekali belajar kata-kata baru dan ungakapan-ungkapan baru bahasa Inggeris dalam blog bapak. Saya sudah 10 tahun mengajar bahasa Inggeris tapi masih agak sulit untuk membuat artikel2 seperti yang bapak tulis. Terima kasih ya pak.

  9. Weh baru tau, tapi katanya sisana racism nya masih parah ya….. sering dengerin curhat temen2 disana

  10. @almascatie
    silahkan…silahkan…🙂

    @abintoro1970
    Like a man with the two hearts, both of them worlds apart, both of them play their parts, you know!” Yup. Saya suka lagu itu Bin.
    Wah kalau cara menghapus blog tanpa menghapus account saya belum pernah coba tuh Bin!

    @Nani_atmadja
    sama-sama Bu. Semoga dapat membantu.

    @raffaell
    Ya, saya punya pengalaman nggak enak juga waktu saya pergi ke Toowoomba, Queensland tahun 1997 lalu.😦

  11. Ini rupanya yang sering diucapkan oleh teman-teman dari Australia. Gara-gara komentar mas Yari di blog saya, saya jadi pengen tahu apa sih yang dimaksud dengan Strine. Hebatnya di google blog ini masuk di first page mereka dan ternyata strine ini ada kamusnya pula. Saya aja yang ketinggalan jaman nih. Thanks atas infonya.

    ___________________________________________

    Yari NK replies:

    Yang jelas tidak ada kata ‘terlambat’ atau ‘ketinggalan zaman’ ataupun sejenisnya bagi orang2 yang mau terus belajar…. bukan begitu?🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s