Musisi Rock Sekaligus Ilmuwan!

Siapa bilang pemusik rock dan ilmuwan selalu bertolak belakang? Inilah setidaknya yang ingin dibuktikan oleh Brian May, gitaris Inggris dari grup musik rock legendaris terkenal Queen di tahun 1970-1980an, yang lagu-lagunya masih banyak diputar dan dinikmati hingga kini. Saya sendiri masih menyimpan CD-CD bajakan album-album dari Queen ini, Love of My Life, You Take My Breath Away, Who Needs You, 39 (yang berirama semi-Country yang bagus), All Dead All Dead, Killer Queen dan Bohemian Rhapsody adalah lagu-lagu favorit saya yang bahkan hingga kini saya belum bosan mendengarkannya. Bagi para penggemar musik rock era 1970-an, Brian May, yang lahir di Middlesex, Inggris ini, tentu lebih terkenal sebagai pemusik rock atau lebih tepat posisinya sebagai seorang gitaris, meskipun ia juga dapat berperan sebagai penyanyi utama, keyboardist, pemain ukulele, dan juga pemain harpa. Permainan harpanya cukup menawan dalam lagu “Love of My Life“:

Love of my life you hurt me, You’ve broken my heart, and now you leave me… Love of my Life can’t you see? Bring it back, Bring it back, Don’t take it away from me, because you don’t know what it means to me…… (halaaaah kok malah nyanyi!:mrgreen: )

Namun tidak banyak yang tahu, bahkan mungkin banyak penggemar musik rock sendiri, atau tidak perduli bahwa Brian May sebenarnya adalah juga seorang ilmuwan! Ya, orang mungkin banyak yang tidak menyangka bahwa Brian May adalah seorang pakar astronomi! Bahkan baru-baru ini, ia berhasil mendapatkan gelar Ph.D-nya dari Imperial College London departemen fisika. Tidak tanggung-tanggung bidang yang dipilihnya adalah bidang astrofisika! Judul disertasi Ph.D-nya adalah: “A Survey of Radial Velocities in the Zodiacal Dust Cloud”. Namun, perlu lebih dari 30 tahun bagi Brian May untuk menyelesaikan disertasi tersebut! Bukan karena ia bodoh, namun karena pekerjaannya sebagai musisi rock tingkat dunia yang berpenghasilan puluhan jutaan dolar per tahun yang menyita energinya. Brian May memulai disertasinya tahun 1973, namun ia terpaksa harus menunda disertasinya itu karena bersama-sama dengan Freddy Mercury, Roger Taylor dan John Deacon yang tergabung dalam grup musik rock Queen tengah mulai menanjak reputasinya di tingkat dunia. Namun kesibukannya sebagai pemusik rock tidak membuat cintanya kepada benda-benda langit di luar angkasa berkurang, ia bersahabat dekat dengan Sir Patrick Moore, astronomer paling kenamaan Inggris yang kini berusia 84 tahun yang juga sekaligus presenter TV acara-acara sains terutama astronomi di stasiun televisi BBC Inggris. Bahkan Brian May adalah kontributor tetap acara yang dibawakan Sir Patrick Moore yang berjudul “The Sky at Night” yang mulai mengudara tahun 1957 hingga sekarang di stasiun televisi BBC. Bahkan Brian May bersama dengan Sir Patrick Moore dan juga seorang ahli kosmologi Inggris lulusan Universitas Oxford Inggris bernama Chris Lintott membuat buku berjudul : “Bang! : The Complete History of the Universe” yang saya lihat di toko buku Gramedia Bandung harganya sekitar Rp 400.000,-an. Coba harganya hanya Rp. 200.000,- pasti saya beli deh! Bukunya sendiri cover-nya keren abis, ada gambar animasi big bang 3 dimensi yang menawan!

Brian May, yang memulai disertasi Ph.D-nya pada usia muda akhir 20-an, karena kesibukannya baru memperoleh gelar Ph.D-nya di usianya yang ke-60, walaupun ia sudah hidup “sangat nyaman” sebagai musisi rock tingkat dunia, namun kecintaannya terhadap sains tidak surut, inilah yang menyebabkan ia tetap semangat untuk memperoleh gelar Ph.D-nya meskipun usianya tidak muda lagi. Sebuah contoh yang bagus dan menarik untuk “anak-anak muda” yang tengah bergelut untuk meraih gelar Ph.D-nya yang juga disibukkan oleh pekerjaannya!The Sky at Night

Catatan Mengenai  Brian May:

 Brian May di usianya yang ke-60 sekarang masih aktif sebagai musisi rock.

Brian May sangat anti dengan rokok, dan ia juga sangat membatasi konsumsi alkohol. Ia hanya minum alkohol untuk sosialisasi saja, dan ia sama sekali tidak mau minum alkohol ketika akan mengadakan show panggung. Minuman favoritnya adalah teh.

Di bukunya “Bang!: The Complete History of the Universe“, foto Brian May yang berambut panjang mirip dengan Sir Isaac Newton, ilmuwan Inggris terkenal abad ke-17/18, hanya saja Sir Isaac Newton yang panjang adalah toupée-nya bukan rambutnya! Huehehehe…. informasi terakhir ini nggak penting banget!:mrgreen:

28 responses to “Musisi Rock Sekaligus Ilmuwan!

  1. wah, saya baru tahu nih

  2. Brian May, sosok yang hdup otak kiri dan otak kanannya. Musisi lebih banyak berkaitan dengan aktivitas penggunaan otak kanan, sedangkan posisinya sebagai ilmuwan lebih banyak berurusan dengan otak kiri. Wah, postingan yang humanis ini Bung Yari. Saya pun juga baru tahu kalau Brian May itu juga seorang ilmuwan., hehehe😀

  3. OOT:
    Theme baru WP ini ya Bung. Bagus dan cool. Tapi kok tulisan blocquote-nya jadi gelap, ya, Bung, hehehe😀 *Bercanda*

  4. Biasanya para musisi akan meninggalkan dunia akademis dan edukasi untuk konsentrasi pada bidang seni, tapi om Brian memang lain. Salut sama, om.
    (yah, saya sih udah setahun gantung gitar gara-gara kuliah)

  5. Saya baru tahu Brian May. Saya acungi jempol untuk keuletannya dalam sisi akademis!😀

  6. Wah saya baru tahu Brian May. Saya acungi jempol deh keuletan dalam akademisnya.😀

  7. ada nga ya playboy tapi juga kyai😛

  8. Iya, mas. Selain itu ada juga Greg Graffin (Bad Religion) yang meraih Ph. D geologi, dengan tesis berbau filosofi dan biologi. Masih dari belantara punk rock, ada Dexter Holland (The Offspring) yang selain menjadi valedictorian, meraih kandidat Ph. D di bidang biologi molekuler. Sayangnya beliau nggak meneruskannya karena lebih tertarik mendalami musik😛

    Mungkin ada lagi…?

  9. @Bachtiar

    sekarang udah tahu jadinya ‘kan?😀

    @Sawali Tuhusetya

    Benar, Pak Sawali, jarang ya orang yang benar2 berkarya dalam hidupnya menggunakan otak kiri dan otak kanannya bersama2, dan menghasilkan karya yang tingkat dunia.
    Btw, memang betul pak Sawali, di beberapa monitor komputer memang blockquote-nya terlihat agak gelap, di laptop saya, blockquote-nya terlihat tidak begitu gelap (terang), tetapi anehnya di PC desktop saya, terlihat jadi gelap ya? Kenapa begitu ya? Bagaimana dengan yang lain?

    @rozenesia

    Yang penting sekarang, turuti saja kata hatimu, kalau anda yakin dengan kuliah anda, ya teruskan, namun kalau hati anda mantap dengan musik, ya silahkan lanjutkan, dengan catatan tentu tidak setengah-setengah. Kalau semuanya dikerjakan setengah-setengah, baik kuliah maupun musik, ya tentu saja hasilnya kurang memuaskan!🙂

    @mathematicse

    Betul, kecintaannya terhadap sains yang menyebabkan ia tetap semangat menggeluti dunia sains dan meraih gelar Ph.D-nya, walaupun usianya terbilang tidak muda lagi.🙂

    @Wahyu

    Wah, kalau playboy tapi kyai, nggak tahu deh tuh, tetapi yang kyai tapi playboy kayaknya sih banyak! Huehehehe….:mrgreen:😛

    @Kopral Geddoe

    Justru itu pral, Saya angkat Brian May ini karena dia berhasil dan masih menekuni kedua bidang itu, yaitu musik dan sains. Kalau yang lain-lain, meskipun udah kandidat, kalau akhirnya cuma memilih satu bidang saja, ya itu sih bayi-bayi juga bisa! huehehehe….:mrgreen:😛

  10. Tapi setahu saya yang semacam Greg Graffin atau Tom Morello masih menekuni bidang itu, deh, dengan terlibat berbagai aktivitas. Morello malah melebur political science-nya dengan musiknya.🙂

  11. Baru tau nih, ada musisi sekaligus ilmuwan, hebat sekali Brian.
    Salut sama pak Yari yang rajin sekali mencari dan menemukan sesuatu yang jarang di ketahui umum.

    Habis lebaran ganti suasana nih, he he he.

  12. calonorangtenarsedunia

    Lho, dia itu ilmuwan tho??

    *berpikir untuk jadi penyanyi*

  13. kirain blognya siapa…
    warna item…
    btw…memang semua ilmu itu bisa dipadupadankan.

  14. Heheheee.. Pak, saya sudah mantap dengan kuliah.😛
    …yah, mendiang ayah saya berharap saya sukses di bidang akademis. Tapi nadk dipaksa juga, karena musik juga kadang jadi hobi pelepas stress aja kok. Yang penting sekarang ya kuliah dulu~

  15. @Kopral Geddoe

    ooo… ok kalau gitu thanks atas informasi tambahannya😛
    Sebenarnya sih saya bukan suka segala musik rock sih, hanya saja saya memang suka lagu2nya Queen, lain daripada yang lain rocknya, apalagi dengan koornya!😛

    @Hanna

    Terims mbak. Iya nih ganti cat rumah, nyoba warna hitam sekarang!😀

    @calonorangtenarsedunia

    *berpikir untuk jadi penyanyi*

    biar jadi ilmuwan???😀 ‘Kan bisa aja:

    *berpikir untuk jadi ilmuwan*

    siapa tahu nanti juga jadi penyanyi, hayo?
    kan…. banyak jalan menuju Roma!:mrgreen:

    @aRuL

    hmm… semua ilmu bisa dipadupadankan??

    **berfikir keras bagaimana nge-rock sambil mempraktekan keahlian astronomi di panggung**

    @rozenesia

    Siip deh kalau sudah mantap dengan kuliahnya!😛

    **sambil berfikir kemungkinan sukses nge-rock, sambil kuliah sebagai hobi pelepas stress, ada ngga ya?**

  16. wah, saya kalau suka lagu, kadang gak mikir lagi siapa yang nyanyi…
    ternyata personil-nya Queen (Brian May) = ilmuwan juga ya?
    lirik lagu “Love of my life” jadi ngajak bernostalgia ke jaman-nya😛
    Love of life, Killer Queen, Jealousy, Bicycle dan We are the Champion masih jadi lagu favorit saya dari jaman dulu *weleh… udah brapa abad lampau ya?*

    ‘lam knal mas…🙂

  17. @ pratanti

    Wah…. seneng dengerin lagu2nya Queen juga ya?🙂
    salam kenal juga…. dan terima kasih telah berkunjung ke blogku ya!🙂

  18. Waah postingan yang membuka wawasan setidak membuka stigma bahwa musikus itu hanya ahli berdndang… mungkin musisi Indonesia kenalnya dangdut …

    btw, saya pernah dengar Ahmad Dhani juga mengatakan kalau dia itu sangat intres banget dengna grup Queen, katanya semua pentolan QUeen itu pencipta lagu.. saya menduga queen itu grupnya orang2 pinter kreasi.. ternyata oh ternyata, seorang gitarisnyapun adalah ilmuwan..🙂

  19. wah telat…telat…padahal aku juga doyan banget ama Queen, dan Brian May juga salah satu dewa gitar-ku…selain Bohemian Rhapsody, aku paling demen ama Crazy Little Things Called Love-nya Queen juga, kok ndak bilang-bilang bakal posting-in ini mas Yari, kan aku bisa pertamax lagi,😥

    kalau menurut aku sih ini sangat sangat wajar mas Yari, dan bahkan ini udah dari ratusan tahun lalu terbukti-kan, musik gak bisa di-pisahin otak jenius orang di belakang layar, coba lihat Bach atau Mozart, adalah orang-orang yang sangat jenius, mampu men-ciptakan harmoni dari dengan sangat indah dan sempurna dari empat jenis suara yang berbeda

    catatan: biasanya, yang seperti ini yang bakalan menjadi legenda, bukan sekedar musisi karbitan semata😉

  20. @kurtubi

    Ya, dan saya suka Queen, karena lain daripada grup rock lain, koor dalam komposisi musik rocknya siip punya!🙂

    @extremusmilitis

    Wah, sorry, habis saya tidak tahu kalau anda juga seorang pertamaxmania!😀
    Iya, dan banyak juga ilmuwan2 yang bisa bermain musik, Albert Einstein contohnya. Terims ya!🙂

  21. Weks..ada toh musisi sekaligus ilmuwan..Subhanallah..
    Tapi itu kan orang sono, kalo orang Indonesia ada gak, pak?😀

  22. @ eNPe

    Lha, justru itu saya pasang artikel orang sono, biar jadi motivasi rocker2 orang sini! Huehehehehe….😀

  23. saya jg senang Queen (^_^)
    btw, di teve ada iklan baru yg ngambil ide dari lagu Queen ya?

    hem.., Mamamia Lez****

  24. @axireaxi

    Wah, saya malah belum lihat tuh kalo ada iklan baru yg ngambil dari idenya Queen, iklan apaan yah?😀

    Mama mia lez**** ?? Huehehe…. moso sih?:mrgreen:

  25. Oh ya! Brian May itu juga bikin gitarnya sendiri lho! Gitar kebanggaannya, Red Special, itu dibikin sama ayahnya. Bikinnya juga kemungkinan besar dengan perhitungan supaya hasilnya bagus. Sangat salut dengan Brian May!

    __________________________________

    Yari NK replies:

    Betul sekali…… dan gitar tersebut banyak dipakai dalam pertunjukan Queen di panggung.

  26. Itu dia! kenapa saya ngefans berat sama Queen. Sebagai pecinta astronomi dan musik… waduh, Brian May itu inspirator banget. Saya banyak belajar dari dia: bagaimana mengatur “takaran” seni dengan sains. Dan, apa bisa pasang gambar bukunya Brian May yang diterbitkan di Gramedia? Mau 200.000 ato 400.000 saya pasti beli! demi astronomi, apalagi gitarisnya Queen yang ngarang…
    Siip…

    • Bukunya bagus kok. Saya sudah lihat2 dalamnya. Sangat bermutu dan sangat aktual. Sebuah surprise bagi saya bahwa seorang rocker dapat merangkap menjadi seorang ilmuwan yang handal…

  27. wah… saya juga suka lagunya Queen yang love of my life, meskipun itu lagu udah lama, tp tetep aja enak di denger. Tapi baru tau kalo Brian May itu ilmuan.
    thanks for sharing sob🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s