Orang Indonesia Tukang Komentar di Blog?

Tanggal 16 Oktober 2007 lalu, saya, yang sebenarnya sangat jarang melihat daftar-daftar seperti top blogger, top posting (of the day), atau yang sebangsanya di listing WordPress, iseng-iseng akhirnya melihat juga daftar-daftar seperti itu. Tidak tanggung-tanggung, saya bukannya melihat listing yang berbahasa Indonesia saja, tetapi juga listing bahasa-bahasa lainnya yang ada di WordPress. Kesimpulan sementara yang saya tarik dari listwalking itu cukup mengejutkan saya, karena ternyata orang Indonesia termasuk orang yang senang memberi komentar di blog-blog orang! Feomena apa ini ya? Apakah ini karena orang Indonesia hanya berani/bisa/pintar berkoar memberi komentar saja di blog? Atau memang persaudaran antara blogger Indonesia terutama di WordPress memang termasuk yang paling akrab/hangat? Atau mungkin memang WordPress yang mempunyai formula yang unik dan aneh untuk menentukan top tidaknya suatu post/artikel? Ah, nggak tahu deh! Berikut ini screen capture dari top post 6 bahasa di Asia yang berada di WordPress yang saya ambil tanggal 16 Oktober 2007 lalu sekitar pukul 16.00. Bandingkan jumlah komentatornya!

Bahasa Indonesia:

komentatorindonesia.jpg

Bahasa Malaysia:

komentatormalaysia.jpg

Bahasa Thailand:

komentatorthailand.jpg

Bahasa Tagalog (Filipina):

komentatorfilipina.jpg

Bahasa Jepang:

komentatorjepang.jpg

Bahasa Korea:

komentatorkorea.jpg

50 responses to “Orang Indonesia Tukang Komentar di Blog?

  1. waaah termasuk saya kalau mmbaca blog orang pengennya komentar di dahulukan daripada membaca … apa itu fenomena yang bisa memberi alasan kali bos… atau juga karena budaya kita adalah kepdulian (halah) atau memang masih baru dalam dunia blogmania… mbuh ga ah bos..

  2. ternyata orang Indonesia termasuk orang yang senang memberi komentar di blog-blog orang! Feomena apa ini ya?

    Pertanda bahwa bangsa kita termasuk bangsa yang ramah, Bung Yari, hehehehe😀 Lagian, komentar itu kan juga sebagai ekspresi dari keinginan untuk bersilaturahmi.

  3. Komentar pada sebuah blog, menurut saya sih, Bung, juga bisa dijadikan sebagai media untuk berdiskusi dan mengasah pikiran kita. Agar nggak beku, hehehe😀 Saya sendiri juga selalu ingin berkomentar, terutama pada topik-topik tertentu yang menurut saya, memang perlu dikomentari. Kalau saya nggak paham topiknya, ya, saya menahan diri untuk tidak berkomentar, daripada OOT, :mrgereen: Atau kalau terpaksa harus ber-OOT-ria, saya harus mohon maaf dulu pada “Tuan Rumah”. Komentar juga sangat bagus dijadikan sebagai media untuk berlatih berbahasa lho, Bung! Makanya, komentar kayak apa pun, perlu kita hargai. OK, salam.

  4. mungkin juga indonesia penduduknya paling bnyk diantara negara2 di asia yg dijadikan sampel itu jd keliatannya paling bnyk atau paling bnyk komentar. mungkin lo!

  5. yup . tapi kita jangan terlena sampai hanya bisa berkomentar doank . komentar tok begitu pak . kalau posting juga sing penting bermutu gietu .

  6. calonorangtenarsedunia

    ya ampun, Pak..Kok ya nemu itu lho..

    tapi itu pertanda org Indonesia itu ramah tamah, Pak.Senang bersosialisasi..

    *menyenangkan diri sendiri*

  7. Setuju dengan pak Sawali, he he he.
    Hmm… pertama kali ngeblog, saya malah belum bisa memberi komentar karena masih OOT. Bisa dibandingkan dengan komentar saya untuk pertama kali di blog Pak Yari dengan sekarang. Menurut saya memberi komentar yang jujur selain untuk bersilahturami, melatih menulis tulisan pendek, juga mengasah ide kita.

  8. memberi komentar kan lebih gampang dari menulis posting. kekeke.

  9. @kurtubi

    Iya sih… kadang2 saya juga begitu… penginnya kasih komentar…. maklum aja saya ini kan mungkin juga termasuk orang yg sedikit sok tahu yang ingin berkomentar di sana sini huehehehe….😀

    @Sawali Tuhusetya

    Betul…. setuju sekali…. ajang komentar bisa dijadikan ajang silaturahmi sehingga hubungan antar blogger jadi semakin akrab! Dan memang, apapun komentar seseorang walaupun itu OOT harus benar2 kita hargai.🙂

    @abintoro

    Kalau melihat rasio penduduknya sih mungkin aja ya, tetapi bagaimana kalau dilihat rasio bloggernya? Udah ada apa belum ya sensus blogger?😀

    @bachtiar

    Setuju mas bachtiar. Cuma terkadang kita sebagai manusia juga ingin membuat postingan yang gombal membuat postingan yang ringan dan menghibur, habis kalau postingannya yang berat2 melulu, mungkin yang bikin juga capek barangkali ya!😀

    @calonorangtenarsedunia

    Iya…. sangking eratnya sosialisasi sampai banyak juga yang nyampah. Huehehehe…. tetapi asik juga kayaknya ngelihat orang nyampah. Sekali2 juga blogku ingin dijadikan ajang tong sampah Huehehehe….😀

    @Hanna

    Tapi… komentarnya mbak Hanna ini termasuk yg OK punya lho! Tetapi memang betul, mbak Hanna, yang lebih penting lagi ajang komentar ini bisa lebih mengakrabkan antar sesama blogger selain juga bisa mengasah kemampuan kita sebagai komentator di blog orang lain juga.🙂

    @man kapak

    Iya sih…. rata2 memang begitu…. itu karena mungkin komentar rata2 lebih pendek ya daripada postingannya. Huehehehe….😀

  10. *ngakak bener*

    Apakah ini karena orang Indonesia hanya berani/bisa/pintar berkoar memberi komentar saja di blog? Atau memang persaudaran antara blogger Indonesia terutama di WordPress memang termasuk yang paling akrab/hangat? Atau mungkin memang WordPress yang mempunyai formula yang unik dan aneh untuk menentukan top tidaknya suatu post/artikel?

    sayah memilih yang tebel aja deh pak… kayaknya kalo banyak orang bilang internet/teknologi dapat membuat manusia kehilangan jiwa kemanusiannya dan menjadi lebih individualis tapi di Indonesia kayaknya di putar balikkan deh.. internet malah digunakan untuk lebih mengikat persahabatan/persaudaran sehingga persahabtan tidak lagi menjadi monopoli perantauan sahaja🙂

  11. Pendapat ini salah kok. Coba lihat blognya WP. Komennya ratusan/ribuan untuk sekali posting. Tidak percaya? Silakan kunjungi blognya WP. Contohnya:

    http://wordpress.com/blog/2007/10/19/sandbox-friday/ (contoh yg ini belum sampai ratusan komennya)

    Ada juga artikel di sana yang komennya di-close karena saking banyaknya atau pun bila berpotensi mengundang komen sangat banyak.

  12. @almascatie

    Huehehehe… iya… mudah2an blogging ataupun komentar dapat membawa atmosfir yang positif di antara para blogger dan pembacanya ya?🙂

    @dewo

    Mungkin kalau dibandingkan blognya WP apalagi yang berbahasa Inggris, ya mungkin jauh lah ya! Karena daerah jangkauannya juga mungkin global. Untuk itu saya memilih artikel2 yg dalam bahasa Asia saja.
    Hmmm… tapi aneh ya… kok saya klik yang sandbox-friday dari blognya WP di atas, yang sudah diposting sejak tanggal 19 Okt kok baru ‘cuma’ punya 30an komentar aja ya?😕
    Btw, thanks ya atas informasinya.🙂

  13. @ Dear Yari NK,

    Bahkan untuk blog Asia saja, pernyataan Anda sudah salah:

    Orang Indonesia Tukang Komentar di Blog?

    Yang Anda kutip mungkin bukan blog2 rame. Kalau begitu sample yang Anda ambil tidak valid.

    Salam.

  14. @ Dewo

    Anda mungkin tidak membaca apa yang saya tuliskan di atas, yang saya ambil itu adalah yang berada di top post masing-masing bahasa pada satu titik waktu jadi bukan saya pilih2 atau dan sebagainya.
    Justru itu fenomena tersebut yg ingin saya tahu andaikan memang blog teratas bukan blog teramai, kenapa blog sesepi itu dapat berada di top post? Seperti yang saya tulis di atas:

    Atau mungkin memang WordPress yang mempunyai formula yang unik dan aneh untuk menentukan top tidaknya suatu post/artikel?

    Atau apakah benar “Orang Indonesia tukang komentar?”, nah justru itu yang saya ingin tahu! Bukan hanya jawaban benar atau salah, tetapi yang lebih penting: kenapa?? Atau memang karena kebetulan, (tentu kalau jawabannya kebetulan ada pertanyaan lanjutannya lagi: Apakah jumlah komen bukan merupakan faktor terpenting untuk menjadi top atau tidaknya sebuah postingan, dll.), atau karena rumus WordPress yang misterius, dll. Nah, itu yang lebih penting!

    Ok, salam kembali!

  15. biar valid, coba lagi longok ke BOTD toppost masing2 bahasa…
    Baru OKE…….. he…..😉

  16. @ Dear,
    Setidaknya banyak sekali premis Anda yang tidak tepat.

    …karena ternyata orang Indonesia termasuk orang yang senang memberi komentar di blog-blog orang! Feomena apa ini ya?

    Ya, orang Indonesia memang senang memberikan komentar. Tapi tidak hanya Indonesia. Lebih banyak lagi negara yang juga suka berkomentar.

    Apakah ini karena orang Indonesia hanya berani/bisa/pintar berkoar memberi komentar saja di blog?

    Lebih baik jika dilihat isi dari komentar. Mungkin isinya diskusi yang berbobot.

    Atau memang persaudaran antara blogger Indonesia terutama di WordPress memang termasuk yang paling akrab/hangat?

    Bisa jadi.

    Yang jelas, karena “mungkin” jumlah blogger Indonesia itu sangat banyak, maka komentar yang masuk ke suatu blog akan banyak pula. Itu belum lagi ditambah pengunjung yang bukan blogger. Pasti akan tambah banyak lagi.

    Ada yang pernah menyebutkan bahwa blogger Indonesia sudah mencapai ratusan ribu (lupa angka tepatnya dan juga sumber pernyataannya). Anggap saja jumlahnya 100.000. Jika 10%-nya saja komen di sebuah artikel di blog Anda, maka kurang lebih ada 1.000 komentar di artikel di blog Anda. Dan ini belum bisa dikategorikan sebagai “Tukang Komentar” karena jumlah 10% ini termasuk sedikit. Kecuali jika ke-100.000 orang tersebut komen di blog Anda, maka klaim Anda bisa dibenarkan.

    BTW, komentar juga merupakan umpan balik. Kadang-kadang perlu seseorang untuk memberikan komentar jika apa yang dibacanya tidak benar. Dan itu termasuk sehat.

    Jadi sekarang harus mulai berkaca, jika suatu artikel memiliki banyak sekali komentar, maka bisa saja artikel tersebut sangat menarik atau bahkan sangat buruk/salah. Atau bisa juga karena penulisnya adalah seorang selebriti.

    Salam.
    ~~~

    Contoh blogger Malaysia di BOTD yang juga punya banyak komentar:
    http://cintadearhaniey.wordpress.com/2007/10/26/pernikahan-erra-fazira-engku-emran/
    http://periukajaib.wordpress.com/2007/10/28/filem-dan-minda-penerimaan/

    Dan masih banyak lagi. Kesimpulannya: Sample yang Anda ambil untuk blog bahasa Malaysia tidak valid.

  17. Atau memang persaudaran antara blogger Indonesia terutama di WordPress memang termasuk yang paling akrab/hangat?

    Kita bisa menyelidikinya dengan analisis isi lebih lanjut. Apakah kata2 yg digunakan pada berbagai komentar itu mengisyaratkan keakraban ataukah perdebatan ataukah yang lain?

  18. Iya ya… apakah karena memang orang Indonesia itu jago ngomong? Cuma pandai berkomentar? (Bisa iya, bisa tidak. Maybe yes, maybe no!)

    Tapi, iya juga sih kenapa ya blog yang sepi seringkali masuk top post di WP? Apa cuma biar nyenengin yang punya blog, biar ga kecewa dengan pelayanan WP. Huahaha…😀

  19. Maksud saya biar tetep kecanduan terus ngeblog di WP, walaupun sepi pengunjung. Nah, biar pada tetep semangat, walau sepi, oleh WP blog2 yang sepi seperti itu diangkut BOTD-nya WP, biar nyenengin aja.😀

  20. Ah, kebetulan untuk menentukan seberapa top suatu blog itu, tidak melalui komentar ataupun panjangnya artikel, tetapi melalui traffic pengunjung setiap harinya.

  21. @k’tutur

    huehehehe… iya… coba ada yang volunteer lagi, jalan2 di listwalking di keenam bahasa itu, coba bandingkan. Mungkin juga bisa dengan bahasa2 lain.

    @dewo

    Tidak ada moderasi dari fihak saya, mungkin tidak sengaja dimoderasi oleh WordPress, tapi sudah saya bebaskan dan tidak ada sensor atau perubahan satu hurufpun!

    Nah, jawaban seperti itu yang mungkin bisa menerangkan sedikit mengenai masalah ini. Jadi bukan jawaban seperti anak TK cuma bilang ya dan tidak saja tanpa argumentasi yang jelas!.😛
    Walaupun itu mungkin menurut anda, bukan menurut rumus WordPress yang misterius itu. Karena memang sebenarnya jawaban yang saya cari itu, kenapa yang tidak ada komennya kok bisa masuk top post alias ranking 1. Walaupun mungkin jawaban anda ada benarnya!
    Ok, terima kasih atas feedback-nya, dan salam!

    @M Shodiq Mustika

    Mungkin juga ya pak, soalnya perdebatan yang panjang juga bisa menyebabkan sebuah blog menjadi populer ya?🙂

    @Mathematicse

    Huahahaha….. mungkin juga biar kecanduan nge-blog di WordPress ya? Namun tanpa listing2 seperti itu yang namanya kecanduan ya tetap saja kecanduan seperti contohnya saya ini!:mrgreen:

    @Mihael “D.B.” Ellinsworth

    Ya… ya…. bisa jadi seperti itu ya! Terims ya atas inputnya juga!🙂

  22. Tapi saya percaya kalo orang Indoensia lebih banyak ngomong2 nya dari kerja2 realnya. bahkan para ahli kita juga lebih banyak jadi komentator, pengulas dan seterusnya ketimbang ide-ide nyata dan aplikatif bagi kemajuan bangsa.
    Ah, kalo ngomong gini apa berarti nasionalis saya diragukan ya ?😦

  23. Alasan yang bener seh.
    Alasan lain :

    1. Mungkin kebanyakan orang luar pakek domain sendiri buat ngeblog.
    2. Mungkin orang luar banyakan komen di multipli.
    3. Mungkin orang luar gak ada waktu buat ngeblog.
    4. Mungkin orang luar gak maen pertamax atau hetrik.
    5. Mungkin orang luar gak suka nyari popularitas berlebihan dikarnakan anggapan terlalu terkenal di internet kartu kredit bisa dicuri karna kebanyakan kena racun pelem h3k3r. Meskipun mereka katanya terbuka, tapi bagi mereka yang n00b (dan itu sebagian besar), nyebut nama asli di cetingan kadang takutnya amit-amit. Apalagi kebanyakan dari mereka, mungkin, menggunakan internet bukan untuk ngeblog tapi untuk hal yang laen karna banyak fasilitas yang bisa diakses, misalnya angkat jemuran online😀
    6. Mungkin orang luar sudah bosen dengan blog. Mending donlot.
    7. Mungkin hanya di Indonesia tulisan di blog bisa bercerita tentang yang punya blog lagi kentut sambil makan mi. Hal ini membuat pembaca merasa dekat dan memutuskan untuk komen. Apalagi kalo pakek tag curhat dan nama serta profilnya ditambah foto ada di bagian about, sedangkan tadi sudah saya sebutkan kalo orang luar takut CCnya dimaling kalo nyebar nama asli.
    8. Adanya kecendrungan di Indonesia untuk membalas komen walopun cuman “hai, thx yach, dah mampir ke blog qu… ^-^” di tulisan yang berjudul “polemik politik angkatan pembaharuan yang berkaitan dengan sistem dan kedaulatan negara”.
    9. Terkait dengan poin 8. mungkin kecendrungan percaya bahwa komen di blog seleb blog bisa ngikut terkenal padahal isi blognya tentang kemarin gw kentut di kelas.
    10. Kecenderungan orang Indonesia yang tidak bisa membedakan antara situs, forum, blog, dan chatroom.
    11. Karna bakat spam seperti Anne Ahira. Tidak heran, wong Pakar Telematikanya, KRMT Roy Suryo Notodiprojo saja demen cross posting.
    12. Mungkin karna orang luar lagi sibuk ngantar angkasawan malay, jadi gak bisa ngomen.

    Btw kok saya jadi ngeblog dikomen yah..
    Cih..

    *terbang sambil nyanyi flai mi tu de mun*

  24. @Herianto

    Ah, ya nggak dong, moso sih ngomong begitu aja jadi dibilang ngga nasionalisme?😀
    ‘Kan itu bentuk suatu kejujuran dari dalam hati yang bisa jadi merupakan bentuk nasionalisme sendiri! haaalaaah!😀

    @Black_Claw

    Waaaah… dikerjaiin nih, suruh ngedit komen sampeyan!😛
    Pahadal sebenernya sampeyan sengaja salah ketik supaya bisa ngasih komen lagi, maklum sampeyan juga udah termasuk yang doyan bahkan kecanduan komen!:mrgreen:

    Tapi sip deh! Komentar sampeyan ada yang sangat masuk akal juga! Thanks ya!😀

    Btw, nyanyinya “flai mi tu de mun” di-meddley dong sama lagu “Negaraku”, pasti bagus deh!😀

  25. blog saya kalau tidak salah, sampai 20 komentar mengenai universitas terbaik di dunia

  26. Yang pasti .. orang2 kita itu suka nyeletuk .. tidak hanya di blog aja. Kalo sedang diskusi, sedang rapat, sedang cangkruakan dll .. adaaaa aja yang nyeletuk dan bikin geeeerrrr ..

  27. Orang Indonesia Tukang Komentar di Blog?

    ##Karena yang ngasih Komen ingin dikenal…hehehehe, kalau bisa lebih terkenal dari yang punya Blog…kekekek

  28. mungkin orang luar pada binun ama huruf bahasanya sendiri…contow tai land, kroya ama jepun…jadi mo komeng binun sendiri xixixi…

    kalo blogerz malay mo komeng takut, takutnya nanti komengnya ternyata sama dengan komeng bloger endonesa jaman dahulu…jadi nanti timbul kasus macem sayang hai atau batik parangteritis :p

    tambahin lagi?

  29. Nice blog………….

    Mohon maaf bila informasi ini mengganggu dan tidak berhubungan dengan tema sobat…..

    Saya hanya ingin berbagi sedidikit tentang …..Cara tepat menyulap BLOG WORDPRESS menjadi sumber dollar.

    Sobat bisa jadikan wordpress menjadi blog bisnis. Setiap klik di blok sobat akan mendapatkan sekitar Rp.1,- sampai Rp.2,-. selama ini wordpress melarang penggunaan javascript sehingga untu memasukkan iklan insentif tidak bisa. Untuk itu sobat bisa memilih alternatif lain untuk dapat tetap memberikan dollar gratis.

    informasi dan petunjuk silahkan klik di :
    gallery-c5lxeuuycpfssic.usercash.com

  30. intinya orang yang berkomentar itu lagi suka berkomunikasi dg kawan-kawannya yang lain.

  31. isi komentar di blog orang lain berarti menjaga silaturahmi dgn orang tsb😀

  32. untungnya saya ga terlalu suka komen di blog orang…

  33. @bimosetyop

    Ya..ya… 20 komen itu sudah cukup ramai. Dan saya lihat blog anda cukup menarik. Thanks ya sudah mampir di blogku!🙂

    @erander

    Mas Eby…. ke mana aja mas? Dikirain mas Eby udah bakalan jarang ngeblog lagi karena mungkin kesulitan akses internet. Alhamdulillah mas Eby bisa online lagi!🙂
    Iya… mas Eby…. memang orang kita suka ngebanyol bahkan kalau lagi sedang rapat! Tapi nggak selalu sih! Kalau mas Eby saya yakin pasti orangnya suka nyeletuk2 di sela2 rapat dan rapatnya kalau ada mas Eby pasti nggak selesai2!:mrgreen:

    @wedulgembez

    Huahahaha…. iya bener… kadang2 kita ingin berkomentar di blog orang agar blog kita juga terkenal bahkan kalau bisa lebih terkenal dari yang punya blog! Huehehehe…..

    @luthfi

    lha…. emang disangkanya apaan?😛
    Terims ya mas luthfi sudah mampir di blogku!🙂

    @oon

    Huahahaha….. memang bener kali ya……
    Thanks ya atas komen anda yang kocak dan menghibur!😀
    Btw, kok bahasanya mirip sama rekan blogger yang ini ya? Satu kamfung ya?😀

    @gama

    terims atas infonya dan terims juga telah mampir di blogku!🙂

    @GRaK

    Ya… mungkin berkomentar di blog orang juga termasuk salah satu seni berkomunikasi ya? Terims sudah mampir di blogku ya!🙂

    @eNPe

    Iya pasti itu… silaturahmi kan perlu dijaga ya? Walaupun saya sering meninggalkan komen2 ‘nggak jelas’ di blog direktur eNPe mbak Ita ya?😀

    @caplang™

    Huehehehe….. lha itu di atas namanya juga komen?:mrgreen:
    Lagian nggak papa sih kalo emang suka komen di blog orang juga, ya kan?😀

  34. di top post botd ada kalimat seperti ini :

    The most popular WordPress.com posts are ranked here according to a special formula.

    Special formula itu yang nggak diketahui. Apakah banyaknya klik pada postingan itu, atau ada yang lain. Mungkin ada yang mau nanya sama Mbah Matt ?🙂

    Dan satu lagi, ada juga blog Indonesia yang bisa menjaring sampai 100-an komentar, dan rata-rata 90% komentarnya nggak out-of-topic. Diskusinya juga lumayan sehat. Misalnya di sini.

    Di luar negeri juga begitu. Asalkan temanya menarik dan “sedikit kontroversial”, biasanya komentarnya juga banyak. Masalahnya banyak juga komentar yang berbau “doggie style” atau OOT.

  35. hemm..kalo saia ambil kesimfulan yang ini aja
    “persaudaran antara blogger Indonesia terutama di WordPress memang termasuk yang paling akrab/hangat?”
    soale saia fribadi merasakannya lewad komeng-komeng kawand-kawand blogger (termasuk bang yari) di blog saia…😉

  36. @fertobhades

    Maaf ya bang fertob, komennya bang fertob tertangkap moderasi sama WordPress, mungkin karena link/trackback-nya lebih dari 2. Tetapi sudah saya bebaskan dan tanpa perubahan satu hurufpun.🙂
    Ya, memang formula/rumus itu yang jadi misteri ya, saya perhatikan ada yg ratusan juga komennya tapi tidak masuk 10 besar. Ah, bingung deh! Mungkin dilihat juga jumlah komen atau klik per hari, ya.
    Btw, terims ya bang fertob sudah mampir di blogku.🙂

    @hoek

    Ya…ya…ya… komentar mas hoek yg unik sangadh dan kocak serta menghibur sangadh sungguh memberikan warna tersendiri sangadh.😉😀

  37. Bagus nihhh (semangat)🙂 , artinya orang-orang Indonesia tu ramah-ramah, suka bersilaturahmi, nggak sombong, nggak takabur, cakep dan cantik-cantik ???? (Ngelantur🙂 )

    Ya selama ini kan takutnya orang Indonesia stempelnya cuma : suka bikin kerusuhan, sarang koruptur dan orang-orang nggak berbudaya. SALAH Besar itu semuanya Weeek…

  38. @ SQ

    Wakakakak…. apa hubungannya cakep dan cantik sama tukang komentar? emang ada korelasinya ya??😆

    Memang, mudah2an dengan blogging ini masyarakat internasional mengetahui bahwa banyak potensi yang dimiliki oleh bangsa Indonesia ini.🙂

  39. Topik menarik mas yariNK. Diskusi ini orientasinya pada jumlah atau mutu komentar?aspek jumlah mudah diukur…namun sisi mutu relatif sulit diukur……lalu apakah aspek gaya bahasa juga jadi ukuran popularitas suatu blog?…..menurut pengamatan, isi blog yang gemar atau rajin dikomentari adalah topik yang relatif ringan, hangat,kekinian,….lalu bagaimana dengan blog yang ilmiah dan semi ilmiah?…wah komentarnya relatif relatif sedikit…paling banyak 10 komentar dan sebagian besar hanya sekitar 2-4 bahkan nil……artinya apa dong? apakah dengan demikian blooger kita umumnya kurang berjiwa sebagai ilmuwan?…..wah nanti dulu….semoga tak ada yang berkesimpulan seperti itu….

  40. @ sjafri mangkuprawira

    Terima kasih banyak Prof Sjafri. Memang benar prof, yang saya maksudkan di atas pada postingan saya adalah jumlah komentar, kenapa kok ada blog yang tidak ada komentarnya, seperti kasus yang ada pada blog berbahasa Malaysia di atas, dapat menduduki top post atau ranking 1 dalam popularitas suatu postingan di WordPress ini? Kalau memang dari segi kualitas tentu sangat sulit mengukurnya, apalagi kalau memakai bahasa asing, Bahasa Korea atau Jepang yang tidak saya kuasai, tentu pengukuran dari segi kualitas komentar/postingan menjadi tambah sulit.

    Saya juga memerhatikan hal seperti itu prof! Blog yang ramai adalah blog yang bermuatan masalah berita2 hangat, ringan dan juga kekinian. Namun yang saya perhatikan blog2 yang berisi kontroversi keagamaan juga laku keras dikomentari. Juga blog2 yang bersifat gosip. Lantas fenomena apa ini? Apakah blogger kita kurang bersifat keilmiahan? Wah… rasa2nya sih harus diadakan penelitian yang seksama dulu ya prof, kalau kita mau menyimpulkan seperti itu. Paling2 kita hipotesiskan dulu saja dari pengamatan kita bahwa hal tersebut benar adanya.

    Mungkin juga, perlu diperhatikan juga ‘pasar’ yang membaca blog kita atau para pemakai Internet. Kalau para akademisi atau para top eksekutif yang bermutu, atau para ilmuwan lebih banyak menggunakan Internet mungkin fakta akan berbicara lain. Sebaliknya kalau yang kebanyakan online adalah para mahasiswa, para pelajar, atau para net-surfer yang iseng saja, tentu fakta mengenai kepopularitasan suatu posting atau blog akan berbeda pula.

    Tetapi, menurut saya, apakah suatu postingan atau blog yang ilmiah ‘laku’ dikomentari atau tidak, blog ilmiah yang berbahasa Indonesia harus tetap digalakkan. Yang penting di sini kita (para bloggers) seyogianya menyumbangkan sesuatu yang informatif dan bermutu di Internet ini, terutama dalam Bahasa Indonesia, yang memang informasi dalam Bahasa Indonesia di Internet ini masih sangat miskin dibandingkan dengan bahasa2 populer lainnya, apalagi dengan bahasa Inggris. Jadi yang paling penting di sini adalah kita dapat menyiarkan ilmu/informasi. Setuju kan prof? Salam.

  41. benar mas yariNK; para bloogers tak usah begitu peduli apakah blognya termasuk top atau tidak pada wordpress…..yang penting terus menulis apa pun yang bisa disyiarkan….siapa tahu via blog,setiap informasi bisa digunakan untuk ikut mencerdaskan bangsa…..insya Allah….amiiin

  42. @ sjafri mangkuprawira

    Amiin. Terima kasih prof.

  43. saya salah satunya yg ikut komentar nih bos,tp emeng bener ko bos…kt ini banyak omong dr pada gawe,kenapa?sadarilah setiap anda akan membuat secuil komentar,terselip rasa iri yang sangat kecil di sana tp sangat kuat untuk menggerakan jari jari anda dan datang ke warnet demi sebuah komentar baik komentar baik ataupun buruk….sadari itu bung….kalau kita kaya mereka tak akan sempat membuat komentar.mereka hanya berfikir gimana bisa muncul di panggung dunia ini demi bangsa dan negara.berbuatlah sesuatu yang bs membawa bangsa ini di kenal di dunia tp tentu yang bagus dong. tu kaan…kemakan omongan sendiri dah….! dah ya…pikirin aja ndiri..

    ___________________________________________________

    Yari NK replies:

    Yah, sebenarnya pintar ngomong juga ngga apa2 tapi asal produktif dan disertai dengan tindakan2 konstruktif yg dapat mengharumkan nama bangsa. Yah, sekarang ngga usah repot2 deh, fikirin aja sendiri apakah yang sudah kita lakukan utk bangsa ini?? Nggak usah terlalu banyak kritik terhadap orang lain lagi, boleh2 saja kritik sih tapi seyogianya juga lancarkan kritik terhadap diri sendiri, bukankah begitu?🙂

  44. Banyak alasan kenapa blog dalam bahasa indonesia banyak dikomentari,. Mungkin karena bagi sebagian orang kita,blog ini masih merupakan sesuatu hal yang aru. Ibaratnya orang baru pacaran, masih asik-asiknya jadi suka tebar komentar di blog. Mungkin juga karena orang kita adalah orang yang suka bersosialisasi. Salah satu caranya ya lewat blog ini. Klo orang di negara lain, mungkin individualisme nya udah tinggi jadi males untuk ikutan koment di blog. Bisa juga ikutan koment di blog biar dianggap orang keren baru, ha..ha..atau kemungkinan yang juga mungkin karena orang kita sukanya berleha-leha, daripada mikirin kerja mulu mendingan isi waktu dengan kasih koment di blog. Klo orang luar negri mungkin pikirannya beda ama kita, mending gw kerja daripada kasih koment gak jelas di blog kayak nggak ada kerjaan aja. Termasuk yang manakah anda?,..

    __________________________________

    Yari NK replies:

    Yah, sebenarnya berkomentar di blog ini juga ada manfaatnya asal komennya yang bermutu dan jelas, nggak asal sekedar bicara dan tidak jelas juntrungannya.

    Ada waktunya kerja dan tentunya ada waktunya buat santai termasuk ngeblog dan memberi komen di blog, semua ada waktunya. Yang paling penting di sini adalah manajemen waktu yang efisien yang dialokasikan antara kerja dan ngeblog, sehingga produktivitas tidak terganggu. Bukankah begitu?😀

  45. Prospek yang menarik buat Anda dan masa depan Anda
    Temukan Bisnis Internet Paling Mudah dan Praktis
    Menghasilkan UANG Melimpah Di Internet
    http://www.rekanbisnisonline.com

    _____________________________________

    Yari NK replies:

    Terims atas infonya.🙂

  46. Salam Kenal Lagi Promosi Blog nih

    ______________________________

    Yari NK replies:

    Terims telah mengunjungi blogku ya…. dan sering2lah blogwalking dan meninggalkan komentar2 yang baik dan bermutu di blog orang lain…. Itulah jalan terefektif untuk mempromosikan blog anda.🙂

  47. gwe emg org indonesia tpi kebanyakan orindo tukang komentar tukang kopu tukang contek tukang ngrusak yang ada tukang ngrubah kontol tai babi

    _____________________________

    Yari NK replies:

    Oh… ya?? Yang komen ini termasuk tai babi juga ya?:mrgreen:

  48. wkwkwkkw
    itulah hebatnya orang indonesia.

    kadang sudah tau duluan sebelum mempelajarinya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s