Sepertiga bangsa Amerika percaya hantu

ghost-poll.jpg

Menjelang hari hallowe’en tanggal 31 Oktober yang lalu, Associated Press (AP) seperti yang dilaporkan oleh Alan Fram dan Trevor Tompson mengadakan survey untuk mengetahui apakah rakyat Amerika mempercayai hantu atau tidak. Hasil, agak mengejutkan, ternyata bukan bangsa Indonesia saja yang suka percaya dengan roh halus bergentayangan, namun ternyata rakyat Amerika yang konon ‘lebih bertempu’ pada akal dan logika, juga banyak percaya akan keberadaan makhluk-makhluk halus tersebut. Lebih dari sepertiga rakyat Amerika yang disurvey ternyata percaya bahwa hantu itu ada! Bahkan 23% percaya bahwa mereka pernah melihat atau berhubungan dengan hantu itu sendiri!

Seperti yang dialami oleh Misty Conrad, wanita berusia 40 tahun dari negara bagian Virginia. Ia melarikan diri bersama anak perempuannya, Nicole, dari rumah sewaannya di Syracuse, Indiana. Misty mengatakan bahwa anak perempuannya sering berbicara kepada seorang hantu anak perempuan. Dikatakan oleh para tetangganya memang pernah terjadi pembunuhan anak-anak di rumah sewaan Misty tersebut. Biasanya hantu-hantu katanya mulai bermunculan pada saat malam hari yang ditandai dengan berpendarnya lampu dan siaran televisi di rumah.

Sementara itu 19% dari yang disurvey juga percaya dengan kutukan dan sihir. Juga 48%  percaya adanya ESP atau extrasensory perception. Dalam survey itu dikatakan pula bahwa kandidat terbanyak yang sering didatangi hantu adalah orang-orang bujangan, katolik dan juga mereka yang tidak pernah terlibat ritual keagamaan. Juga dilaporkan bahwa orang-orang yang berfikiran liberal lebih sering ‘melihat’ hantu dibandingkan mereka yang bersifat konservatif dengan perbandingan 31:18.

Mereka yang percaya kutukan dan sihir ternyata kebanyakan justru adalah penduduk kota, namun kebanyakan adalah kaum minoritas dan juga mereka yang berpenghasilan rendah. Namun khusus untuk kasus ESP, mereka yang percaya adalah justru yang berpendidikan lebih tinggi dan kaum kulit putih, ini dibuktikan dengan survey 51% yang percaya adanya ESP adalah mereka yang punya ijazah kesarjanaan.

Dari survey itu juga didapatkan data bahwa banyak pula orang Amerika yang percaya takhyul (supersition) seperti mempercayai four-leaf clover, daun yang membawa keberuntungan, juga percaya jangan pernah berjalan di bawah tangga, bahkan banyak yang percaya jangan membuka payung di dalam rumah dan juga percaya bahwa angka 13 adalah angka sial. Yang percaya hal-hal seperti itu kira-kira 17%. Menariknya selain dikatakan wanita lebih percaya tahayul dibandingkan pria, ternyata dalam survey itu juga didapat data bahwa kaum Demokrat lebih percaya tahayul dibandingkan kaum Republik mengenai kesialan kalau membuka payung di dalam rumah sementara kaum Republik lebih percaya tahayul dalam hal-hal daun four-leaf clover dan juga masalah pengantin pria yang tidak boleh melihat pengantin wanita sebelum pernikahan karena dipercayai pernikahan akan gagal!

Wah, ternyata masalah percaya tahayul, rakyat Indonesia ternyata tidak sendirian ya!

sumber:

Yahoo! News

(Poll chart on the top courtesy of Yahoo!)

30 responses to “Sepertiga bangsa Amerika percaya hantu

  1. tak pikir, hebat bener kang yari nih risetnya sampai ke soal hantu segala, ternyata sumbernya dari yahoo news toh😀 wakakakakakakakakaka:mrgreen:

  2. PA juga ya amerika, biasakanya kan mereka mendewakan logika, rasionalitas, tapi kok ini jadi kebalik. hmmmm..!

  3. lagi musim mbahas hantu dan sejenisnya ya? di bioskop jg film hantu semua😀

  4. Tapi film hantu asik juga lo ditonton, apalagi klo nontonnya beduaan sama… sama… sama….😀

  5. yah namanya manusia.. btw mungkin sayah sedikit suka amerika tentang hobi mereka tuh.. mereka percaya Hantu namun kadang diselidiki secara ilmiah.. itu yang sayah suka😆

  6. ngebales ya kang wakakakakakakakakak😀

  7. @anggara

    Wakakakakak… 1-1 ya? Abis saya lihat postingannya kang Anggara yang “How Can I Love Not You?”, memberikan peluang untuk ‘ngebales’! Huehehehe…..😀

    Btw, memang sih yang inspirasinya saya dapatkan dari sebuah situs pasti saya sebutkan sumbernya dong supaya etis gitu. Tapi walaupun begitu, saya tidak asal ‘menterjemahkan’ saja dong, tapi juga membuang yang terlalu bertele2 namun sebisa mungkin masih enak dibaca dan tetap berkesinambungan. Juga saya kasih beberapa definisi tambahan seperti four-leaf clover karena mungkin kebanyakan orang Indonesia kurang mengenal four-leaf clover.

    Btw lagi, kok kang Anggara kalo nge-posting lagu nggak pernah dicantumkan siapa yang nyanyi terlebih siapa yang menciptakan?? Biar infonya lebih lengkap dan biar etis dong!:mrgreen:
    Juga biar orang nggak menyangka itu puisi ciptaan kang Anggara. Huehehehe….😀

    @benbego

    Itu mungkin juga menandakan bahwa di Amerika masih banyak juga yang kurang ‘berpendidikan’ atau berpendidikan ‘kurang bagus’. Mungkin ya!🙂

    @eNPe

    Huehehehe… doyan film hantu ya?😀

    @abintoro

    sama apa?? sama sisi? sama kaki? sama rata? sama tinggi? samarinda?😀

    @almanscatie

    Betul. Mereka banyak yang menganggap bahwa fenomena hantu sebagai bagian dari fenomena alam yang masih misteri, dan perlu diselidiki secara ilmiah.🙂

  8. kang yari, masalahnya saya sering lupa siapa menyanyikannya, apalagi yang menciptakan saya nggak tahu. tapi kalau soal etika, saya pikir sudah etis koq, karena saya taruh di bawah kategori lirik lagu. kalau orang menyangka itu puisi saya, ya bukan salah saya kang. saya kan sudah memberikan penanda yang cukup jelas *ngeles mode on* “dasar advokat ”:mrgreen:

  9. kalo orang indonesa?
    tapi mereka ngak percaya sama hantu2nya orang indonesia yah? hehehe

  10. ah…tafi yang jelas, hantu disana pokokna Lebih keren, macho, dan bahkan lebih seksi!:mrgreen:
    vampir fake jas, disini focong cuma fake kain futih bulug begidu…huuu……

  11. Hasil survei yang mengejutkan, Bung Yari, yak? Apakah ini pertanda bahwa bangsa Amrik yang modern dan mengglobal sudah mulai bosan dengan pola dan gaya berpikir rasional? Kalau benar demikian, bangsa Amrik kalau tuh dengan bangsa kita? Karena bangsa kita sudah lebih dahulu memulainya, hehehehe:mrgreen:

  12. Wah … yang begituan lagu laa orang Amrik … cuman mereka lebih cerdas. Hantu lebih sering digirim ke ranah ‘ilmiah-ilmiahan’, kalau kita ke babi ngepet. Sudah baca buku The Historian, Elizaveth Kostyova? Wuaw, luar biasa, gimana dirangkai dengan ekpansi Turki Usmani, seolah-olah nyata. Setting diluncurkan dari kampus Amrik … wui seolah-olah Drakula … emang ada benaran, dan ilmiah banget. Dasaaar Amerika kali. Di Vitnem terbirit-birit … tapi, seorang Silverstone atau chck Noris bisa membunuh ratusa orang Vietnam dalam satu siulan.

  13. @anggara

    Ya, kalau begitu alasannya supaya orang nggak mengira itu lagu ciptaan kang Anggara. Wakakakakak…….😆
    Btw, sudah saya kasih tu data mengenai itu lagu siapa yang nyanyi dan yang menciptakan di postingannya kang Anggara. Hanya satu menit saja kok buat saya utk mendapatkan info spt itu!:mrgreen:

    @GRaK

    Sepertinya hantunya beda deh….. Sepertinya di sana nggak ada suster ngesod ya….. hehehehe….😀

    @Sawali Tuhusetya

    huahahaha…. iya ya…. tetapi sayangnya mungkin bangsa Indonesia ini ‘lebih dulu’ mengenal hantu tapi tidak ‘lebih dulu’ mengenal pola berfikir rasional. Huehehehe…. tapi tentu tidak semua orang Indonesia tidak mengenal pola berfikir rasional, ya kan Pak?😀

    @Ersis Warmansyah Abbas

    Ya memang, mungkin rakyat Amerika sendiri ikut ‘terbius’ oleh industri hiburannya sendiri, baik itu film maupun buku yang bertujuan bisnis. Jadi tujuan bisnis tercapai, penonton dan pembaca juga terjamin puas. Hehehehe…. dan mungkin juga ‘pembiusan’ tersebut dapat berarti ‘investasi jangka panjang’ oleh para industri film ataupun buku di sana. Ya, seperti Dracula itu yang disangkutpautkan dengan ekspansi Turki Uthmani. Walaupun sebenarnya dracula itu ada benar, namun dia tentu saja bukan ‘makhluk jadi2an’! Dia itu orang Rumania yang berperang lawan Kerajaan Muslim Turki, yang perangainya juga kejam terhadap musuh2 yang ditawannya. Tak jarang tawanannya ditusuk di pancang yang tajam dan dipajang di lapangan terbuka persis seperti tusuk sate raksasa. Dia itu adalah Vlad III, orang Rumania sendiri menyebutkan Vlad Drăculea sementara orang Turki menyebutnya Kazıklı Voyvoda .
    Karena kekejamannya itu, maka timbul inspirasi bagi Hollywood untuk mengeksploitasikannya dalam bentuk film horor demi menghasilkan jutaan dollar. Begitu juga dengan Chuck Noris atau Sylvester Stallone, tentu semua itu juga cuma rekayasa agar dapat menghasilkan jutaan dollar dan rakyat Amerika merasa ‘terbius’ dengan kehebatan jagoan mereka di lapangan.
    Tapi itu sah2 aja kan? Kitapun juga begitu, lihat saja Si Pitung yang dikatakannya sakti mengalahkan ratusan tentara Belanda, tapi kenyataannya? Yang jelas2 bisa mengusir tentara Belanda dari Indonesia ini kenyataannya dalam sejarah ya cuma bala tentara Dai Nippon alias Jepang! Ya kan?😀

  14. Yah, tetap semua manusia di-dunia ini masih di-pengaruhi okultisme turun temurun, suka tidak suka, disadari atau tidak disadari mas😉

  15. oiya kah.

    orang amerika masih percaya hantu? wedew

  16. wah template baru neh, lama gak mampir …..

    Hantu ????
    ihhh …. ternyata orang Amerika juga ya …….

  17. Mas Yari, kalau nggak salah, sejarah Halloween itu berasal dari cerita Jack ‘0’ Lantern ya? si kepala labu yang tersesat rohnya dan nggak bisa ke akhirat atau ke dunia, tapi saya nggak tahu? kok bisa disebut Halloween ya? mas Yari mungkin tau? (mohon koreksinya bila salah)
    🙂

    ada statistik jenis-jenis hantunya nggak?
    kayak Poltergeist, atau yang sekarang lagi ramai di serial TV tentang bloody mary (dasar konsumer🙂 ) atau mas, tentang Voodo yang dari Afrika entuh h3w (nggak nyambung)?

  18. @axireaxi

    terima kasih… saya sudah kasih komentar di postingannya!😀

    @extremusmilitis

    Iya ya… betul juga…. banyak juga yang pastinya diturunkan dari generasi ke generasi seperti masalah kepercayaan terhadap eksistensi hantu ini… terutama bagi mereka yang berpendidikannya kurang kali ya!😀

    @aprikot

    Ya… menurut survey ternyata \frac{1}{3} nya tuh rakyat Amerika percaya hantu….!

    @aisalwa

    Iya nih… theme baru… warna dasarnya hitam…. baru mampir ke sini lagi sih ya… jadi belum tahu kalo sekarang theme-nya sudah ganti!😀
    Ya… ya… banyak orang Amerika ternyata percaya hantu juga….

    @SQ

    Wah kalau masalah hallowe’en sepertinya bisa dibaca di link yang aku berikan deh, infonya udah lumayan lengkap tuh. Tapi intinya sih Hallowe’en itu sebenarnya berasal dari era paganisme di Eropa tapi terus sampai sekarang masih diperingati juga, walaupun tradisi dan harinya sudah berubah.🙂

    Wah, kalau statistik mengenai jenis2 hantunya sepertinya belum ada deh! Huehehehe….. Tapi yang jelas kalau ada survey-nya pasti ‘suster ngesod’ nggak bakalan masuk deh!😆

  19. Ternyata mereka juga percaya sama hantu, he he he.

  20. Selamat pagi Kang!

    Saya mau tanya nih,dalam Al’Quran ada disebutkan di dunia ada hantu atau semacam makhluk halus lainnya? Saya sering juga lihat di tv ada acara team penangkap hantu (semacam gostbuster lah ).Para pelakunya berpenampilan kyai2, apakah itu benar adanya?
    Jika memang disebutkan dalam Al’Quran kan memang wajib dipercaya Kang. Jika jawaban Kang “ya” berarti 2/3 orang amrik yang ga “bener”,jika jawaban Kang “tidak” berarti 1/3 orang amrik nyeleneh.

  21. hmm, sebenarnya bukan di bidang klenik seperti itu aja,

    keadaan akademik kita tidaklah berbeda jauh dengan MIT, Stanford University,, yang berbeda hanyalah faktor percaya diri seta keinginan untuk menguasai dunia [loh maaf kelepasan..]

    konon katanya bangsa asia lebih cerdas dari bangsa eropa/amerika, walaupun masih kalah dari bangsa yahudi.

  22. @Hanna

    Iya mbak, hehehehe….😀

    @Yung Mau Lim

    Selamat sore mas Yung Mau,

    Memang mas Yung Mau, di dalam Al-Quran memang disebutkan mahluk2 ghaib seperti shaitan dan jin. Namun dalam Al-Quran/Islam disebutkan pula bahwa manusia itu adalah makhluk yang paling sempurna. Mungkin di setiap kebudayaan kepercayaan terhadap makhluk halus berbeda2, di Amerika mungkin makhluk halusnya bermanifestasi menjadi hantu putih yang bergentayangan, dsb. Namun menurut saya pribadi, sebagai seorang Muslim, janganlah kita sampai diliputi rasa takut berlebihan terhadap makhluk2 halus ini, apalagi sampai ‘mendewa-dewakan makhluk halus’, takutlah hanya kepada Allah swt yang menguasai alam semesta ini.

    Terima kasih mas Yung Mau atas inputnya.🙂

    @atmo4th

    Tapi saya pernah lihat Math Contest di Amerika lewat siaran ESPN, pesertanya yang masuk final hampir semuanya orang Asia, yang Yahudi kalah semua.
    O iya, sewaktu olimpiade Fisika di Singapura dimana waktu itu kita mendapat 4 medali emas, kontingen Israel ternyata gagal memboyong medali emas.
    Memang betul, mungkin Yahudi mempunyai ethos kerja yang sangat sangat baik, tetapi mungkin itu juga tidak bisa dipukul rata semua ya?🙂

  23. di sana ada Nyi Roro Kidul ga yah ??
    Ato mungkin disana namanya jadi The South Woman ??

  24. Eh, The South Beach Queen (Ratu Pantai Selatan) ding…

  25. sekalian hetrix lah biar afdol…

  26. @ nieznaniez

    Huehehehe…. kalau di Amerika di selatan nggak ada pantai, adanya di barat dan di timur, jadinya mungkin diganti The West Beach Queen atau The East Beach Queen kali ya? Nah, kalau ‘suster ngesod’ jadinya apa ya?😀

    Btw, thanks ya sudah mampir di blogku.

  27. Pernah mengalami ESP ini pada saat kondisi gelombang otak antara alpha dan theta, ketika deep relaxation.. tau-tau ada suara wanita cekikikan sangat jelas, padahal sedang sendirian…sudah lewat tengah malam pula…
    whoops… siapa ya?🙂

    ____________________________________________________________________________________

    Yari NK replies:

    Hmmmm…. kalau ESP ada testnya tersendiri apakah ia benar-benar mengalami ESP atau hanya khayalannya atau sebab lainnya. Sayangnya yayasan atau klub yang menangani ESP di negeri ini mungkin masih belum ada ya. Pokoknya jangan sampai suatu fenomena kita simpulkan sendiri, apalagi sampai menjurus kepada syirik (ini khusus kaum Muslimin seperti saya). 🙂

  28. mmmmm…..

    _____________

    Yari NK replies:

    mmmmmmm…..?? 😀

  29. 😀 mmmm.. for anything… I’m really affarid of “syirik”…. mmm….

    ____________________________________________________________

    Yari NK replies:

    Yes, shirk is something that we must not get involved in!🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s