Monthly Archives: April 2008

Buah-Buahan Membuat Anda Sehat!

Ada pepatah dalam Bahasa Inggris yang mengatakan “An apple a day makes your doctor away” yang kurang lebih artinya adalah jikalau kita makan sebuah apel sehari saja maka itu dapat membuat kita tidak usah berkunjung ke dokter alias badan kita menjadi sehat. Terlepas benar tidaknya pepatah tersebut karena memang penyakit yang datang tidak semata2 ditentukan oleh kita makan apel atau tidak, namun adalah sebuah fakta yang tidak dapat dipungkiri kalau kebiasaan memakan buah apel adalah sebuah kebiasaan yang sehat (dibandingkan jikalau anda mempunyai kebiasaan memakan batangan coklat setiap hari!!). Sebenarnya bukan buah apel saja yang dapat menyehatkan tubuh anda namun boleh dikatakan semua buah mempunyai manfaat bagi kesehatan tubuh anda.

Lantas kenapa buah itu adalah makanan yang sehat?? Inilah sebabnya:

  • Karena buah yang kita santap adalah mentah! “Nenek moyang” kita atau orang purba zaman dulu menyantap  semua makanan mereka mentah2. Namun tentu dengan menyantap makanan mentah seperti itu manusia2 purba sangat rentan terhadap penyakit infeksi yang masuk bersama makanan2 tersebut. Lalu manusia belajar bahwa dengan memanaskan makanan sebelum dimakan dapat menghindarkan mereka dari berbagai macam penyakit akibat jasad2 renik yang masuk bersama makanan tersebut. Sejak itulah manusia mulai memasak makanannya sebelum dimakan. Namun, seperti buah simalakama (mungkin ini satu2nya buah pembawa sial! :mrgreen: ), memasak makanan memang membunuh mikroorganisme yang terkandung di dalamnya namun dampak negatifnya ada juga, Temperatur yang tinggi membuat banyak molekul2 nutrien menjadi rusak ataupun berubah bentuk ikatan2 molekulnya, karena ikatan2 molekulnya berubah tentu saja susunan atom2 dalam molekul2 tersebut dapat berubah yang menyebabkan zat2 tersebut menjadi “tidak alami” lagi. Keadaan inilah yang membuat makanan yang dimasak menjadi “kurang baik” bagi tubuh. Zat2 yang “tidak alami” inilah yang disinyalir jikalau dikonsumsi dalam jangka panjang dapat menimbulkan penyakit2 degeneratif walaupun perlu ada penelitian2 lebih lanjut untuk mengungkapkan hubungan yang eksak antara zat2 yang “tidak alami” tersebut dengan penyakit2 degenratif. Nah, itulah alasan kenapa memakan buah yang notabene mentah tersebut merupakan sesuatu yang menyehatkan!
  • Komposisi terbanyak dari buah adalah air. Ya, sekitar 80% dari komposisi buah2an adalah air!! Ini berarti komposisi tersebut sangat cocok dengan komposisi tubuh kita yang juga kira2 80% adalah air! Jadi sangat logis bagi manusia untuk mengkonsumsi makanan yang komposisinya sama dengan komposisi tubuhnya. Tidak ada makanan lain di dunia ini yang komposisi airnya rata2 80% daripada buah. Sayur2an juga mengandung banyak air namun rata2 tidak mencapai 80%, namun sayur2an, terutama sayuran mentah tentu saja, dapat menempati urutan kedua dalam urutan makanan sehat setelah buah2an.
  • Buah 100% bebas kolesterol jahat. Seperti kita ketahui kolesterol terbagi menjadi dua yaitu kolesterol jahat (VLDL dan LDL) serta kolesterol baik (HDL). Seperti kita ketahui bahwa VLDL, LDL dan HDL adalah zat yang terdiri dari kolesterol, protein dan trigliserida. Pada VLDL dan LDL komposisi terbanyak adalah kolesterol, inilah mengapa VLDL dan LDL disebut dengan kolesterol jahat (buruk). sedangkan HDL mempunyai protein sebagai komposisi terbanyaknya, inilah mengapa HDL disebut sebagai kolesterol baik. Nah, buah2an ini sama sekali tidak mengandung kolesterol jahat, berbeda sekali dengan produk2 dari binatang seperti daging dan produk2 dari susu seperti mentega dan keju yang banyak kolesterol jahatnya.
  • Kaya serat. Ya, buah2an adalah makanan yang kaya serat. Seperti banyak kita ketahui adalah serat sangat membantu memerangi obesitas, tekanan darah tinggi dan juga faktor2 yang menaikkan resiko penyakit jantung. Bahkan disinyalir peningkatan pengkonsumsian serat merupakan faktor yang lebih penting ketimbang pengurangan konsumsi lemak  pada diet manusia jikalau ingin memerangi faktor2 seperti di atas!

Selain itu ada berbagai macam faktor mengapa anda seharusnya mengkonsumsi buah terlepas dari faktor2 kesehatan di atas. Pertama adalah faktor etika, ya bagi kebanyakan orang terutama kaum vegetarian menganggap binatang sebagai makhluk bernyawa seperti halnya manusia. Mereka menganggap (walaupun mungkin bagi sebagian orang dianggap berlebihan) penyembelihan binatang sebagai tindakan tidak berperikemanusiaan berperikebinatangan. Sebaliknya untuk memakan buah tinggal santap saja tidak perlu menyembelihnya lagi kecuali orang yang kurang waras tentu saja yang menyembelih buah sebelum dimakan. Alasan kedua adalah faktor agama, buah (dan juga sayuran) adalah makanan yang bebas dari isu2 pelarangan dalam berbagai agama, jadi kalau anda memakan buah jikalau anda seorang yang religius tidak perlu khawatir akan ada pelarangan2 dalam memakan buah2an.

Sebenarnya orang dapat hidup dengan sehat walafiat hanya dengan mengkonsumsi buah2an. Buah2an sudah mensuplai zat2 seperti karbohidrat, vitamin dan mineral yang terkandung di dalamnya. Bagaimana dengan protein?? Kadar protein dalam buah memang jauh lebih sedikit dibandingkan dengan daging misalnya. Dalam protein terkandung asam amino esnesial dan asam amino non-esensial. Asam amino esensial adalah asam amino yang tidak dapat disintesa atau diproduksi di dalam tubuh untuk itu asam amino ini harus didapat dari konumsi makanan. Terdapat 8 macam asam amino enesial yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Masing2 buah memiliki kadar asam amino esensial yang berbeda2 pada proteinnya. Di satu buah kita akan mendapati buah tersebut kaya akan asam amino esensial terentu namun kurang dalam asam amino yang lainnya. Begitu pula dengan buah2an lain masing2 mempunyai kelebihan dan kekurangan asam amino esensial yang dikandungnya. Jadi bagaimana menyiasatinya agar kita dapat mengkonsumsi asam amino esensial yang berimbang dari hanya makan buah2an?? Ya mudah saja, konsumsi berbagai macam buah agar chance untuk menkonsumsi asam amino esensial yang berimbang menjadi besar! O iya, menurut penelitian paling akhir, sebenarnya asam amino esensial yang berada pada satu jenis buah pada dasarnya sudah mencukupi untuk kebutuhan kesehatan manusia!

Anda tentu tidak perlu untuk bertransformasi menjadi 100% pemakan buah, karena selain buah harganya relatif mahal anda tentu masih tergoda untuk mengkonsumsi makanan2 sampah seperti hamburger, steak dan lain-lain. Tak mengapa, yang penting tak ada salahnya (bahkan sangat dianjurkan) untuk meningkatkan konumsi buah pada diri anda mulai sekarang! (Ngomong sih gampang, padahal aku sendiri termasuk orang yang jarang mengkonsumsi buah walaupun akhir2 ini agak kerajinan mengkonsumsi buah2an hehehehe…. :mrgreen: )

 

Catatan:

VLDL = Very Low Density Lipoprotein
LDL = Low Density Lipoprotein
HDL = High Density Lipoprotein

Antara Celana dan Sarung…….

Polisi Fiji Memakai Rok yang Mirip Sarungcelana panjangSarungUntuk postingan kali ini saya kembali akan menyajikan topik yang ringan2 saja namun mudah2an dapat memberikan pencerahan bagi mereka yang membacanya atau minimal dapat melihat sebuah hal yang sepele dari sudut pandang yang lain. Walau judul di atas ada kata celana dan sarung namun jangan berfikiran yang bukan2 dulu karena dalam postingan ini bukan membahas apa yang berada di balik celana atau sarung tersebut melainkan membahas masalah berpakaian pada umumnya dan sebagai pembandingnya adalah kasus perbedaan ‘nasib’ antara si celana dan si sarung.

Lantas apa yang dipermasalahkan? Begini…… ide tulisan ini berawal ketika saya ingin pergi ke pesta undangan pernikahan beberapa waktu lalu. Karena jadwal pesta undangan dimulai pada pukul 19, maka kami sekeluarga merencanakan berangkat ke undangan tersebut seusai shalat maghrib tentu saja. Ketika selesai shalat maghrib (sudah mandi sore dahulu tentu sebelumnya), saya berganti baju dengan pakaian yang rencananya akan saya pakai ke pesta pernikahan tersebut yaitu dengan kemeja, dasi dan juga setelan jas. Ketika saya berada di depan kaca, setelah selesai mengenakan dasi dan akan mengganti sarung yang saya kenakan sehabis shalat (sarung tersebut masih sangat baru waktu itu, baru pertama kali dipakai) dengan celana yang sesuai dengan setelan jas yang akan saya pakai, tiba2 saya tertegun sejenak……. Saya berfikir…. sarung yang saya gunakan masih baru sekali, masih bagus, tidak pantaskah saya menggunakan sarung ini untuk ke pesta?? Dianggap orang gilakah saya jikalau saya pakai jas dan dasi tapi bawahnya memakai sarung ke pesta?? Dianggap kampungankah saya jikalau saya pergi ke pesta dengan menggunakan sarung?? Tidak sepadankah atau tidak sesuaikah sarung yang saya kenakan dengan jas dan dasi saya?? Pendek kata…… tidak pantaskah pakaian yang saya pakai untuk menghadap Allah tersebut untuk dipakai ke pesta??

Seringkali kita tidak menyadari masalah sepele seperti ini, coba saja, kalau kita ingin ke pesta, ingin pergi bertemu pejabat, ingin pergi wawancara melamar kerja dan sebagainya…. dan sebagainya….. kita berpakaian dengan rapi lengkap dengan dasi kalau perlu dengan jas. Itupun masih ditambah pencepit dasi dan cufflinks atau manchet yang ada batu emerald atau ruby-nya! Lengkap sudah penampilan kita yang norak narsisis dan ‘mempesona’ itu!! :mrgreen: Tapi coba kalau kita mau shalat?? Paling2 yang dipakai juga kaos gratisan bekas pembagian pemilu atau pilkada dan juga sarung! Yang penting bersih dan menutup aurat, itu saja! Ya, kalau mau shalat menghadap Allah yang penting cuma bersih dan menutup aurat saja! Kalau mau ke pesta atau bertemu orang2 penting selain bersih dan menutup aurat, juga harus bagus dan kalau perlu mahal!! Waduh, bukannya seharusnya terbalik tuh?? :mrgreen:

Persoalan tidak berhenti sampai situ saja, kita kembali ke masalah celana dan sarung tadi saja, tidak bisakah kita pergi ke kantor dengan mengenakan sarung sebagai pengganti celana?? Apakah yang menyebabkan celana lebih ‘dihormati’ daripada sarung?? Tidak bisakah kita memberikan sedikit apresiasi saja kepada si sarung?? Kalau karena alasan kepraktisan, ya boleh2 saja dan cukup masuk akal juga, tapi itu hanya berlaku bagi mereka yang bekerja di lapangan dan bukan bagi mereka yang bekerja di dalam gedung apalagi kerjanya hanya duduk di balik meja saja, tentu jikalau pekerjaannya “lebih banyak duduk” memakai sarung bukanlah merupakan suatu kendala. Bukankah sarung merupakan bagian dari pakaian tradisional kita yang patut kita apresiasi sedikit?? Logika apakah yang mendasari pemikiran bahwa celana lebih pantas diapresiasi (baca: dipakai ke kantor) daripada sarung?? Apakah karena sarung desainnya sederhana?? Ah…. nggak tahu deh! Yang jelas, di berbagai belahan bumi ini, pakaian2 tradisional masih mendapatkan tempat yang layak dalam kehidupan mereka sehari2. Dalam gambar di atas misalnya….. tampak polisi2 Fiji dalam mengenakan pakaian dinas mereka sehari2. Di bagian atas mereka memakai seragam atau kemeja polisi, sedangkan di bawah mereka memakai rok yang mirip dengan sarung yang ujungnya bergerigi. Pemakaian rok yang mirip sarung ini tidak menghalangi kelincahan mereka dalam tugas sehari2 bahkan merekapun sanggup berlari memakai rok tersebut mengejar penjahat2 yang bercelana! Nah kalau polisi2 tersebut sanggup melaksanakan tugasnya sebagai polisi dengan menggunakan rok sarung tersebut, kenapa orang2 kantoran yang kerjanya cuma duduk saja tidak bisa pakai sarung di kantor mereka??

Jadi…. begitulah…. perbedaan nasib antara si celana dan si sarung. Walaupun tugas keduanya sama yaitu menutup kaki dan menutup bagian2 vital sang majikan tapi nasibnya sangat jauh berbeda. Si celana dengan bahagianya bersama tuannya bisa melihat dunia luar yang indah…… sementara si sarung hanya bisa menangis karena nasibnya hanya di rumah saja atau paling2 duduk sama tuannya di masjid…… oh malangnya nasibmu, rung! 😀

Selamatkan Bumi Kita dari Hujan Asam (Acid Rain)!

Kemacetan di London InggrisDalam rangka menyambut hari Bumi yang jatuh kemarin tanggal 22 April, mulai hari Senin hingga hari Minggu nanti, saya bertekad untuk tidak menggunakan mobil saya selama seminggu dengan harapan agar ikut mengurangi emisi CO2 dan gas-gas berbahaya lainnya ke atmosfir planet kita tercinta ini, planet tempat satu2nya kita hidup di mana harus ada kesadaran mulai dalam diri kita sendiri bahwasannya kita harus mengambil tindakan nyata untuk ikut menyehatkan planet kita ini sekecil apapun dan tidak hanya sekedar omong saja. Alhamdulillah dua hari telah berlalu tanpa saya harus menggunakan mobil saya. Pertama2 memang agak sulit karena tidak terbiasa apalagi hari Senin yang lalu di mana saya harus pergi pagi2 dan terburu2 sehingga terpaksa saya naik Taksi. Lho kok Taksi?? Sama aja bohong kan?? Ya nggak…. toh tanpa saya tumpangi itu taksi juga akan tetap beroperasi di jalanan. Tapi alhamdulillah sesudah itu saya pulang naik angkot dan kemarin hari Selasa, benar2 merupakan ‘hari berpergian dengan angkot’ untuk saya! Yah, mudah2an niat saya untuk berpergian tanpa mobil dapat terus terlaksana hingga hari Minggu mendatang. Memang sih, bagusnya  untuk seterusnya, tapi yah, untuk sekarang cukup seminggu dulu, tidak usah terlalu memforsirkan diri dulu….hehehe…. mudah2an kedepannya bisa lebih baik.

Untuk tema menyambut hari bumi ini sebenarnya saya punya pilihan beberapa topik mengenai perusakan lingkungan mulai dari penipisan ozon (ozone depletion), pencemaran limbah nuklir hingga terraforming, yaitu mentransformasikan planet lain menjadi planet yang mirip Bumi sehingga dapat didiami oleh manusia yang tentu saja hal ini masih menjadi teori saja karena keterbatasan teknologi yang ada sekarang. Namun kali ini saya akan mengangkat topik mengenai hujan asam (acid rain) saja yang merupakan salah satu isu penting pencemaran lingkungan pada zaman modern saat ini.

Kita semua sejak SD mengetahui bahwa air menguap dari lautan dan danau dan akhirnya berkondensasi kembali menjadi titik-titik hujan. Pada titik2 hujan tersebut membawa  atau terkandung sedikit gas2 yang berada  di atmosfer yang terlarut dalam titik2 hujan tersebut. Dalam kondisi normal, air hujan memang sedikit bersifat agak asam (acidic) dan mempunyai pH sekitar 5,6. Sifat keasaman ini karena adanya CO2 dalam titik2 hujan tersebut. Namun pada dekade-dekade terakhir ini secara dramatis derajad keasaman hujan, terutama di negara2 industri sudah meningkat 100 kali lebih yaitu dengan tingkat keasaman (pH) sekitar 3-3,5. Ingat, skala pH adalah skala logaritma seperti halnya skala Richter, jadi kenaikan derajad keasaman (atau penurunan pH) dari 5,6 menjadi 3, berarti peningkatan derajad keasaman lebih dari 100 kali!

Penyebab bencana polusi ini adalah industri dan mobil atau kendaraan bermotor kita sendiri! Setiap tahun di seluruh dunia  pembangkit tenaga listrik dan juga industri peleburan bijih logam melepaskan jutaan ton gas belerang dioksida (SO2) ke atmosfir bumi kita. Gas belerang dioksida, beberapa di antaranya ini kemudian dioksidasi oleh udara menjadi belerang trioksida (SO3). Gas-gas belerang oksida ini (SO2 dan SO3) kemudian larut dalam air membentuk asam sulfit dan asam sulfat:

 SO2 + H2O ——-> H2SO3 (asam sulfit)

SO3 + H2O ——-> H2SO4 (asam sulfat)

 Selain itu gas-gas Nitrogen Oksida juga menyumbang dalam kenaikan derajad keasaman hujan. Gas-gas ini terbentuk oleh pabrik2 dan juga pembangkit2 tenaga listrik yang menggunakan arang sebagai bahan bakarnya ditambah dari pipa pembuangan mobil kita. Di dalam mobil kita gas nitrogen oksida ini terbentuk akibat temperatur tinggi yang terjadi pada mesin mobil kita di mana akibat dari temperatur atau suhu yang tinggi tersebut gas nitrogen (N2) dan oksigen (02) yang merupakan konstituen udara bereaksi satu sama lain sehingga membentuk gas nitrogen oksida tersebut. Udara ini sangat diperlukan oleh mesin mobil agar gas oksigen dari udara dapat membakar bensin dalam mobil anda sehingga memberikan tenaga kepada mobil anda agar dapat bergerak. Namun karena suhu di mesin mobil anda sangat tinggi maka gas Nitrogen dan gas Oksigen dalam udara yang ada di mesin mobil tersebut juga akan saling bereaksi menjadi gas Nitrogen Dioksida (NO2). Gas ini kemudian larut dalam air hujan dan akan membentuk asam nitrat (HNO3) dan asam nitrit (HNO2) yang juga merupakan konstituen daripada hujan asam:

2 NO2 + H20 ———> HNO3 + HNO2

Akibat dari hujan asam ini tentu saja sangat destruktif. Hujan asam ini membuat danau2 yang tertimpa hujan asam ini menjadi ikut pula naik derajad keasamannya. Sehingga hasilnya sudah diduga, ikan2 akan mati dan punah dari danau. Danau-danau di daerah tenggara Canada dan di daerah Adirondack di negara bagian New York di Amerika Serikat sudah merasakan akibatnya. Sudah lama sekali danau2 di daerah itu tidak pernah ada lagi ikannya. Bukan itu saja, hutan2 subtropis di selatan Jerman dan juga di daerah2 di Eropa Tengah juga mulai menjadi korban. Pohon-pohon banyak yang mati akibat tidak kuat menyerap air hujan yang sudah sangat asam tersebut. Itu belum termasuk ribuan patung2 bersejarah yang terbuat dari batu yang rusak akibat terpaan hujan asam. Ingat! Hujan asam ini tidak hanya bisa terjadi di Eropa atau Amerika saja, namun di manapun di dunia ini hujan asam dapat terjadi, termasuk di negara kita!

Untuk itu apa yang harus dilakukan?? Perlu kesadaran dari diri kita sendiri dulu untuk berniat mengurangi emisi gas yang dapat menyebabkan hujan asam yang berasal dari kendaraan kita! Minimal itu dulu yang patut kita perbuat. Dalam emisi gas mobil kita bukan hanya gas2 yang akan menyebabkan hujan asam saja yang ada tetapi juga gas karbon dioksida (CO2) yang akan menyebabkan efek rumah kaca pada atmosfir kita dan juga gas karbon monoksida (CO) yang beracun karena gas ini dapat mengikat protein hemoglobin dalam darah kita. Minimal andaikata kita tidak bisa menghilangkannya setidaknya kita dapat menguranginya. Jangan ada kata “percuma kalau hanya sendirian saja” atau sejenisnya dalam menyelamatkan bumi kita. Setiap tindakan individu yang ikut menyelamatkan bumi akan sangat berarti bagi planet biru dan hijau kita tempat tinggal kita satu2nya ini. Ayo! Kurangi emisi gas kendaraan anda! Jangan cuma ikut2an berslogan dan berposting artikel di blog saja!!

 

Saya Kita Ini Mirip Kera!

kera simpanse kera orangutankera GorillaYang ini kera bukan ya??

Lihatlah keempat buah foto di atas! Adakah kesamaan dari keempat foto di atas?? Awas kalau ada yang berani bilang foto yang paling kanan sama persis 100% dengan ketiga foto lainnya! :mrgreen: Ya, ketiga gambar di kiri adalah gambar2 tiga spesies kera besar masing2 adalah simpanse, orangutan dan gorilla. Sejujurnya masih banyak di antara kita yang belum bisa membedakan keempat ketiga foto di atas, mana yang simpanse mana yang orangutan dan mana yang gorilla. Ya ketiga spesies di atas adalah termasuk spesies2 kera besar (great apes), kebanyakan dari kita kalau melihat foto2 di atas (kecuali yang paling kanan lho! 😛 ) menyebutnya di atas foto2 monyet saja. Betul sekali karena kera (ape) memang termasuk monyet (monkey) tetapi monyet belum tentu kera. Kera adalah monyet2 yang besar dan ciri2 utamanya adalah kera tidak mempunyai ekor lagi seperti halnya manusia. Ketiga monyet di atas adalah termasuk kera, sedangkan monyet yang sering anda lihat di pertunjukkan topeng monyet itu adalah monyet dan bukan kera. Selain ketiga spesies di atas gibon (gibbon), babum (baboon) dan makakus (macaque) adalah juga termasuk kera walaupun bukan termasuk kera besar.

Nah, sekarang apakah kera itu mirip manusia? Apakah ketiga foto pertama sama dengan foto yang keempat? Mungkin sudah banyak yang mengetahui tentang teori evolusi Darwin yang mengatakan bahwa manusia berevolusi dari manusia kera selama jutaan tahun. Sementara kaum agamis banyak yang menolak anggapan itu. Terlepas dari pertentangan antara kedua kubu di atas, penelitian modern menunjukkan bahwa 94% hingga 98% DNA spesies2 kera besar sama dengan DNA manusia!!! Bahkan penelitian mutahir menunjukkan hasil yang mencengangkan bahwa simpanse secara DNA lebih mirip manusia dibandingkan dengan orangutan atau gorilla. Jadi secara DNA foto paling kiri lebih mirip foto yang paling kanan dan juga lebih mirip dengan yang lagi baca postingan ini tentunya :mrgreen: daripada dengan foto yang kedua dan ketiga! Ya, perbedaan DNA yang hanya sebesar dua sampai enam persen itulah yang membuat perbedaan signifikan antara kera besar dan manusia! Bahasa kera misalnya hanya bisa “ngak ngak nguk nguk” yang sederhana saja sedangkan bahasa manusia sangat kompleks bahkan manusia bisa menguasai banyak bahasa dengan gramatika yang jauh berbeda2. Juga manusia bisa memecahkan berbagai macam problematika yang kompleks melalui logika dan prosedur2 yang sistematis sementara soal aritmatika yang sederhanapun sangat sulit dipecahkan oleh kera. Begitu pula manusia bisa mengapresiasi keindahan seperti musik, lukisan, puisi dan juga perasaan romantis dengan orang yang dicintainya. Kera?? boro2 bikin musik, lukisan apalagi perasaan romantis! Yang ada hanyalah perasaan nafsu ingin kawin saja kalu sudah waktunya! Habis perkara!

Tapi bukan berarti kera besar tidak punya intelegensia. Di alam bebas, tanpa intelegensianya yang ‘tinggi’ mungkin kera sudah akan menjadi santapan satwa2 yang lain. Kera, tidak mempunyai bisa atau badan yang bisa meremukan mangsanya seperti ular, kera juga tidak punya kuku yang tajam atau gigi taring yang dahsyat seperti macan ataupun buaya walaupun gigi taring kera lebih kuat dan tajam dari gigi taring manusia. Kera tidak dapat lari sekencang binatang2 lain seperti macan bahkan kijang, namun toh karena kecerdasannya kera sangat jarang menjadi santapan satwa2 lainnya. Kera hanya kalah dari kerabatnya sendiri yang secara fisik jauh lebih lemah namun mempunyai senjata yang sangat dahsyat yaitu otaknya, apalagi kalau bukan manusia! Ya, dengan kecerdasannya manusia dapat mempelajari hukum2 alam yang ada dan menerapkannya dengan membuat senjata2 yang sangat mematikan yang tentu saja tidak mungkin diimbangi oleh kecerdasan kera! Kehebatan manusia bukan itu saja, kehebatan lain manusia adalah kita bisa bekerjasama dengan sangat rapih dan terkoordinasi dalam menyingkirkan musuh ataupun dalam memecahkan sebuah masalah. Walaupun ada juga kerjasama antar kera terutama simpanse, namun kerja sama mereka sangat rapuh dan jangan harap kerjasama itu akan terkoordinasi rapih seperti kerjasama antar manusia!

Ok, sekarang mari kita mengenal lebih jauh sedikit tentang ketiga spesies kera besar di atas:

SIMPANSE

Simpanse ini habitat aslinya adalah di benua Afrika dan mempunyai nama genus Pan. Sebenarnya ada beberapa spesies simpanse dengan bentuk fisik yang masing2 agak berbeda satu sama lainnya. Simpanse adalah satu2nya di luar spesies manusia yang mempunyai sistem sosial yang sangat kompleks (untuk ukuran satwa tentu saja!). Bahkan dalam memilih “pasangan” hidup kawinnya, simpanse ini cukup résé:

simpanse birahiGambar di sebelah kiri adalah gambar simpanse yang mau kawin. Biasanya sebelum si betina dewasa siap untuk dibuahi, berbeda dengan manusia, simpanse betina juga cukup aktif dalam “menggoda” simpanse2 jantan. Pada fase ini simpanse betina banyak becanda dan bergaul dengan simpanse2 jantan. Namun begitu pada saat sang betina siap untuk dibuahi atau dikawinkan biasanya si jantan yang paling kuat saja yang “boleh” membuahi si betina. Biasanya jikalau si betina siap dibuahi, ‘pantatnya’ atau lebih tepatnya anogenital-nya menjadi bengkak berwarna pink seperti dalam ilustrasi di atas. Wah kalau wanita manusia kalau lagi birahi atau siap dibuahi pantatnya bengkak begitu pasti memalukan deh ya! Hehehehe…..!

ORANGUTAN

Orangutan adalah satu2nya kera besar yang habitatnya berasal di luar benua Afrika. Ya, orangutan ini habitat aslinya adalah di Pulau Sumatra dan di Pulau Kalimantan (Borneo). Indonesia memiliki kurang lebih 90% dari populasi orangutan di habitat aslinya sementara sisanya 10% adalah milik Malaysia. Spesies orangutan yang berada di Sumatra berbeda sedikit dari spesies orangutan yang berada di Kalimantan. Yang di Sumatra dinamakan Pongo abelii sedangkan yang di Kalimantan dinamakan Pongo pygmæus. Pongo abelii hanya ada di Indonesia saja sedangkan Pongo pygmæus ada di Indonesia dan Malaysia. Kera ini mempunyai warna bulu yang khas yaitu jingga kemerah2an.

Sebagaimana kera besar lainnya, orangutan ini juga mempunyai intelegensia yang tinggi untuk ukuran satwa. Sebelum tahun 1990an dipercaya bahwa simpanse adalah binatang yang paling cerdas yang ada di planet bumi ini (di bawah manusia tentu saja), namun sejak tahun 1990an terbukti bahwa orangutan adalah spesies hewan yang paling cerdas, lebih cerdas daripada simpanse dengan kemampuan belajar dan memecahkan masalah yang lebih baik dari simpanse. Namun karena orangutan cenderung spesies yang agak pasif (berbeda dengan simpanse yang hiperaktif dan sangat sosial) sehingga terlihat seolah2 orangutan lebih bodoh atau lebih lambat belajar daripada simpanse.

Berbeda dengan simpanse yang hidup secara berkelompok atau sosial, orangutan adalah spesies yang sangat soliter hidupnya cenderung menyendiri, hingga pada saatnya mereka kawin. Pada saat itu orangutan jantan mencari pasangannya yang betina terutama yang dekat2 dengan daerah teritorialnya. Orangutan juga adalah pemanjat pohon yang ulung dan menjadikannya spesies terbesar yang hidup dan bergelantungan di atas pohon.

GORILLA

Kalau anda pernah melihat film King Kong, maka binatang tersebut terinspirasi dari kera yang namanya gorilla ini. Ya, gorilla adalah kera yang terbesar di antara ketiga kera di atas. Kera ini habitat aslinya juga berada di Afrika. Spesies ini juga dibagi menjadi beberapa subspesies yaitu Gorilla gorilla yang hidup di barat Afrika serta Gorilla beringei yang hidup di tengah Afrika.

Walaupun badannya yang besar dan tampangnya yang sangar, gorilla ini adalah sepenuhnya herbivora atau pemakan tumbuhan. Dalam film2 keluaran Hollywood sering kali digambarkan binatang ini sebagai binatang yang galak dan menyerang manusia, namun pada kenyataannya sifat2 gorilla sangat bertolak belakang dari apa yang digambarkan dalam film2 Hollywood tersebut. Gorilla adalah binatang yang sangat lembut dan sangat jarang sekali menyerang binatang2 lain apalagi manusia kecuali kalau ia diganggu dan merasa terancam.

Nah begitulah sekilas mengenai ketiga kera besar yang menurut para ahli adalah kerabat dekat kita menurut analisis DNA. Apakah anda ingin menerima atau menolak bahwa kita mirip dengan kera, ya tentu itu semua terpulang pada anda sendiri karena toh masalah mirip apa nggak adalah sesuatu yang sangat relatif, bukan begitu? 😀

Kentut Sepuas-Puasnya!

Perhatian:

Artikel ini bagi beberapa orang mungkin terasa kurang pantas, namun bagi sebagian orang lainnya lagi tidak menjadi masalah. Artikel ini dibuat semata2 hanya untuk kepentingan informasi saja. Kedewasaan pembaca sangat diharapkan!

Artikel ini bukanlah untuk menyindir para operator telepon selular dengan semboyannya ‘ngobrol sepuasnya’ yang katanya kalau ngobrol lama pakai hp sering putus itu, yang akhirnya ‘ngobrol sepuas-puasnya’ adalah menjadi sesuatu yang mahal dan tidak murah seperti yang dijanjikan. Juga artikel ini bukanlah sebagai artikel untuk olok2. Artikel ini sepenuhnya diilhami oleh acara di stasiun TV Animal Planet mengenai sebuah spesies ikan yang sering kentut di dalam air sebagai tanda sosialisasi dalam ‘masyarakat’ ikan tersebut. Si narator dalam acara tersebut sempat berkomentar bahwa jikalau manusia kentut adalah hal yang pribadi sedangkan pada spesies ikan tersebut kentut adalah sebagai simbol sosialisasi. Ya, tentu saja lain spesies lain pula cara bersosialisasi walaupun pada manusia kentut juga bisa sebagai ‘simbol’ sosialisasi. Tidak percaya?? Coba saja, jikalau anda sudah berani kentut di depan teman anda itu berarti anda sudah akrab sekali dengannya, walaupun tentu saja keakraban tidak bisa semata2 diukur hanya dengan berani kentut di depannya saja! :mrgreen:

Kentut sebenarnya adalah hal yang sangat sangat alamiah. Kentut walaupun pada dasarnya terdiri dari gas-gas yang tidak beracun namun jikalau banyak ditahan gas dalam perut ini akan menyebabkan ketidaknyamanan atau bahkan dapat menimbulkan rasa sakit di dalam perut, karena gas mempunyai tekanan, semakin banyak gas yang terkumpul tentu semakin besar tekanan gas pada dinding usus yang tentu dapat menghasilkan rasa sakit.  Kentut sendiri bukan hanya terdiri dari satu macam gas saja, tetapi terdiri dari banyak macam gas. Gas2 yang terdapat dalam kentut antara lain adalah: gas Nitrogen (N2), Hidrogen (H2), Karbon Dioksida (CO2), Oksigen (O2), Metana (CH4), Hidrogen Sulfida (H2S), Karbonil Sulfida(O=C=S), dan sedikit asam butirik(CH3CH2CH2-COOH). Ketiga gas yang disebutkan terakhir itulah yang menyebabkan kentut anda menjadi berbau tidak sedap. Hidrogen Sulfida menyebabkan kentut anda berbau seperti telur busuk sedangkan asam butirik menyebabkan kentut anda berbau seperti mentega basi. Karbonil Sulfida juga banyak menyebabkan kentut anda menjadi tidak sedap seperti keju basi! Kedua gas yang mengandung sulfur/belerang (H2S dan O=C=S) dihasilkan dari pemecahan molekul protein. Dahulu banyak orang percaya kalau orang kentutnya tidak bau berarti makanannya kurang bergizi. Sepertinya kepercayaan tersebut tidak sepenuhnya salah, karena memang gas2 yang mengandung belerang tersebut dihasilkan dari makanan2 yang kaya akan protein.

Makanan2 yang kaya akan molekul gula yang kompleks atau polisakarida seperti kacang merah, ubi, singkong, gandum, havermut (oatmeals) dan lain sebagainya, teoritis dapat menghasilkan banyak gas di perut (walaupun mungkin tidak berbau). Itu disebabkan karena  makanan2 yang kaya polisakarida tersebut banyak yang tidak tercerna, sehingga ketika bahan2 makanan tersebut tiba di usus besar akan menjadi santapan bakteri yang pada akhirnya si bakteri akan menghasilkan gas yang menjadi kentut tersebut.

Gas, sifat alamiahnya sebenarnya adalah bergerak ke atas. Namun karena gas dalam perut ini didorong oleh gerakan peristalsis usus, maka (bersama2 dengan sisa2 makanan atau kotoran) gas dalam perut ini terdorong ke bawah menjadi kentut. Nah, ini dia, karena gas (kentut) dan benda padat (kotoran) mempunyai lubang pelepasan yang sama tentu sistem pembuangannya haruslah canggih! Anda mungkin selama ini tidak sadar bahwa sistem pembuangan kentut dan kotoran anda adalah sistem yang sangat canggih! Lubang pembuangan (anus) anda diatur oleh otot yang berbentuk cincin yang bernama anal sphincter muscle. Otot inilah yang secara fleksibel dapat mengatur besar kecilnya bukaan pada anus anda. Jikalau kentut mungkin bukaannya tidak perlu terlalu lebar sebaliknya jikalau kita tengah buang air besar. Canggihnya pula syaraf2 pada sistem pembuangan kotoran dapat membedakan mana yang akan keluar, gas atau benda padat. Jikalau gas maka sistem pembuangan memberi sinyal ke otak untuk langsung membuka lubang anus sehingga gasnya dapat keluar, jikalau benda padat maka otak akan diberi sinyal untuk tidak membuka lubang anus dulu sampai pada saat atau  waktu yang tepat. Lebih canggihnya lagi pernahkah anda kentut ketika ingin buang air besar?? Nah, di sini ditunjukkan kecanggihan sistem pembuangan kita di mana anus dapat terbuka namun hanya gas yang boleh keluar sedangkan yang padat tetap tertahan! Memang sekali dua kali sistem pembuangan kita juga dapat tertipu, terutama jikalau kotoran yang keluar teramat cair (seperti dalam kasus diare), yang terjadi bukan hanya gas yang keluar tetapi malah kecepirit ( Bahasa Inggrisnya: ‘to shart’, to shit and to fart in the same time! :mrgreen: ). Namun sistem pembuangan kita adalah sistem yang cerdas, yang dapat belajar dari pengalaman tersebut sehingga jikalau ia merasakan sensasi yang sama di masa mendatang ia akan lebih berhati2. Nah, Artificial Intelligence mana yang saat ini sanggup menandingi kecanggihan sistem pembuangan kita??

Lantas kenapa artikel ini dinamai “Kentut Sepuas-Puasnya“? Begini….. di Internet ini banyak yang menjual “Fart Absorber” dan semacamnya. Fart Absorber ini konon dapat menyerap bau kentut kita. Alat ini ada yang dipasang di dalam celana dalam kita dan ada juga yang ditaruh di kursi di mana kita duduk. Jadi jikalau kita buang angin tidak perlu khawatir kalau menjadi bau, karena filter karbon yang ada di dalam Fart Absober tersebut akan menyerap gas2 berbau tersebut! Namun sayang, fart absorber tidak dapat menyaring atau meredam suara kentut kita! (Tapi kalau di Indonesia, kentut yang bikin malu bunyinya atau baunya ya??) :mrgreen: Bahkan ada produk imajinasi yang belum dibuat tetapi akan banyak menjanjikan keuntungan besar di masa mendatang seperti Glade Plug-Ups (dapat anda cari di Google), yang dapat mengubah molekul2 gas kentut anda menjadi molekul2 yang berbau harum seperti wangi lemon dan wangi buah2an lainnya!! Wah kalau nanti produk tersebut sudah ada di pasaran tentu akan sangat praktis sekali sebagai sarana untuk pewangi ruangan. Semakin banyak anda kentut semakin harum ruangan di sekitar anda!! Dengan begitu, mungkin orang akan berlomba2 untuk kentut sepuas-puasnya agar ruangan di sekitarnya selalu wangi!! Padahal…. bau wangi yang dihasilkan sebenarnya adalah kentut orang yang dimodifikasi !! Huahahahaha…… 😆

Mike Si Ayam, Biar Kepalanya Dipotong Tapi Tetap Hidup!

Mike The Headless ChickenKeajaiban memang dapat terjadi di mana saja dan kapan saja! Ya, kejadian yang saya angkat menjadi sebuah postingan ini memang terjadi sudah lama di tahun 1940an namun tetap saja hingga saat ini peristiwa tersebut banyak mengundang decak kagum mereka yang membaca kisah ini. Kisah ini terjadi di Fruita, negara bagian Colorado di Amerika Serikat yang menimpa seekor ayam yang malang (atau malah beruntung??) bernama Mike yang walaupun kepalanya sudah dipotong oleh tuannya untuk dimakan namun ternyata ayam tersebut tetap hidup setelah disembelih kepalanya!

Ceritanya pada tanggal 10 September 1945, karena ibu mertuanya ingin makan malam bersama di rumahnya, maka seorang petani bernama Lloyd Olsen ingin menghidangkan ayam sebagai menunya. Ayam malang yang dipilih untuk disembelih adalah ayam berusia lima setengah bulan bernama Mike. Namun entah karena Olsen menyembelihnya kurang rapih atau memang nasib si ayam lagi beruntung, walaupun kepala si ayam putus, namun kapak si petani luput mengenai pembuluh darah balik (jugular vein) leher si ayam dan juga batang otak (brain stem) si ayam. Olsen, si petani, sangat terkejut mendapatkan badan si ayam yang sudah disembelih kepalanya tersebut bukannya lemas malah bisa berdiri walaupun sempoyongan!!

Setelah memastikan bahwa si ayam Mike tetap hidup, Olsen yang belum hilang rasa terkejutnya itu, akhirnya tetap memutuskan untuk membiarkan ayam itu hidup dan memeliharanya. Ajaibnya, walaupun telah kehilangan kepalanya, Mike tetap terlihat relatif sehat dan tidak sakit. Hanya saja pada saat awal2 ia kehilangan kepalanya, ia kelihatan sempoyongan, tapi itu bukan karena si ayam sakit tapi karena si ayam harus membiasakan diri menyesuaikan keseimbangannya setelah kehilangan kepalanya. Itu sangat wajar, karena setelah kehilangan kepalanya, titik keseimbangan dalam tubuh Mike tentu saja berubah. Namun setelah ia telah dapat menyesuaikan diri dengan titik keseimbangan tubuhnya yang baru, Mike si ayam dapat berdiri tegak dan berjalan gagah sebagaimana ayam2 normal lainnya. Mike juga terlihat secara refleks berusaha melakukan apa yang dilakukan oleh ayam2 lainnya, walaupun ia tidak bisa melakukannya seperti mematok2 sisa makanan yang ada di tanah, membersihkan bulu dengan paruhnya serta tentu saja berkokok walaupun suara kokokannya lemah dan parau dan tidak seperti suara kokokan ayam normal. Dengan ketidakadaan kepala tentu si Mike menjadi sulit untuk makan, Olsen si pemilik ayam tersebut harus membantunya dengan memberikan makanan susu campur air dengan menggunakan pipet tetes mata.  Walau makannya harus dibantu dengan menggunakan pipet, namun tidak membuat si ayam menjadi kekurangan makan, justru sejak ia kehilangan kepalanya hingga ajal si ayam, berat si ayam justru bertambah sekitar 2 kilogram. Namun si Mike ini, sejak kehilangan kepalanya, sering tersedak oleh lendirnya sendiri sehingga ia tak bisa bernafas. Untuk itu Olsen sering membantunya dengan menghisap lendirnya dengan menggunakan suntikan.

 Tapi sejak kehilangan kepalanya, Mike si ayam justru membawa berkah sendiri bagi tuannya. Sejak saat itu Olsen menjadi terkenal. Ia melakukan berbagai pertunjukan atau memamerkan ayamnya yang tidak berkepala itu. Setiap orang yang melihatnya membayar 25 sen Amerika. Si ayam berhasil menghasilkan sekitar US$4.500 (setara dengan US$50.000 menurut ukuran dollar tahun 2005) per bulan untuk tuannya. Namun ada juga orang2 yang sinis dan mengkritik Olsen karena membiarkan ayamnya hidup dan menderita karena ketidakadaan kepalanya tersebut.

Analisa para ahli pada saat pemeriksaan post mortem mengatakan ayam itu tetap hidup walau tanpa kepala karena si kapak petani tidak mengenai carotid artery (arteri yang mensuplai darah yang kaya oksigen ke kepala dan leher) dan juga pembekuan darah yang ekstra cepat dari si Mike ini yang berarti cepat menghentikan pendarahan turut pula melindungi nyawanya. Namun begitu akhir hidup si Mike ini cukup tragis, di tengah malam hari di bulan Maret 1947, di sebuah motel di Phoenix, Arizona, si Mike seperti biasa tersedak dan tidak bisa bernafas. Celakanya suntikan sebagai alat pembersih saluran pernafasan si Mike tertinggal di tempat pertunjukan sebelumnya dan baru sadar bahwa alat tersebut tertinggal pada saat Mike tersedak. Karena cukup lama ia tidak mendapatkan oksigen, si Mike yang mengalami keajaiban karena kehilangan kepalanya tapi tetap hidup, akhirnya menghembuskan nafasnya yang terakhir. Kali ini tidak ada keajaiban lagi bagi si Mike……………….

Gunakan Sistem Pengukuran Metrik, Buang Jauh Sistem Pengukuran Inggris!

Hampir semua dari anda tentu pernah berkomunikasi dengan seorang Amerika bukan? Baik bercakap-cakap langsung, melalui telepon, ataupun sekedar chatting di dunia maya, ataupun hanya berkomunikasi lewat email. Jikalau komunikasi berlangsung dalam Bahasa Inggris, ya tentu kita semua sudah tahu dan tidak heran, namun pernahkah anda memperhatikan jikalau mereka berbicara mengenai dimensi pengukuran apakah itu jarak, berat, volume ataupun temperatur, mereka (kecuali mungkin yang ilmuwan) hampir pasti berbicara dalam satuan mile, inch, foot, yard (untuk panjang), pound (untuk berat), gallon (untuk volume ukuran besar), serta degrees Fahrenheit (untuk temperatur)! Bagi mereka yang tidak biasa tentu sedikit merepotkan mengira2 berapa panjangnya 5 miles itu, berapa beratnya 145 lbs (pounds) itu, seberapa panasnya 76oF itu, dan sebagainya. Sebaliknya jika anda mengatakan 9 kms, 62 kgs atau 25oC, mereka, orang Amerika, terutama yang bloon2 tidak terbiasa dengan ukuran metrik atau mereka yang bukan ilmuwan, akan sama bingungnya juga! 

Lantas bagaimana baiknya?? Jangan khawatir, anda sebagai pengguna sistem metrik adalah yang lebih ‘berhak’ dan ‘harus dimenangkan’! Sementara pengguna sistem Imperial (Inggris) seperti orang2 Amerika yang sebenarnya yang harus mengalah! Ya, teruskanlah kebiasaan anda menggunakan sistem metrik dan jangan beralih kepada sistem Inggris. Jikalau anda misalnya sudah “bersusah payah” berbicara dalam Bahasa Inggris, tidak mengapa anda sekali2 membiarkan orang2 Amerika yang berbicara kepada anda bersusah payah sedikit dengan membiarkan mereka berfikir secara metrik. Bagaimana?? Cukup adil kan?? Saya sendiri sudah bertekad, sejak awal tahun ini **halaah**, untuk tidak lagi berbicara dalam sistem pengukuran Inggris kepada orang2 Amerika (dan juga kepada yang lainnya tentu saja) kapan saja dan di mana saja kecuali jikalau terpaksa atau karena si orang Amerikanya kelewat bloonnya! Bahkan andaikata mereka bertanya: “How many miles is it?” Jawabannya tetap akan saya katakan dalam kilometer, juga misalnya “How many degrees is it?” Jawaban saya juga tentu dalam degrees, tapi degrees Celsius tentu saja dan bukannya degrees Fahrenheit! Orang2 Amerika memang masih banyak yang harus dididik dan dilatih berfikir secara metrik!

Di dunia ini ada dua buah sistem pengukuran yang dipakai secara luas yaitu sistem imperial/Inggris, yang asal muasalnya dari Inggris dan sistem internasional/metrik yang asal muasalnya dari Perancis. Dalam Bahasa Perancis dinamai Système International d’Unités, yang sekaligus menjadi sebutan resmi sistem internasional/metrik, yang juga disingkat menjadi SI. Di seluruh dunia  penggunaan sistem metrik ini sudah sangat meluas kecuali di Amerika Serikat. Ya, Amerika Serikat kini adalah satu2nya negara di dunia yang masyarakatnya secara luas masih menggunakan sistem imperial walaupun pemerintahan federal kini juga sudah mengakui sistem metrik sebagai sistem pengukuran yang resmi berdampingan dengan sistem imperial. Inggris sendiri sebagai negara tempat asal muasal sistem imperial ini sejak tahun 1970an ketika mulai bergabung dengan Masyarakat Eropa (kini menjadi Uni Eropa), masyarakatnya “dipaksa” untuk beralih ke sistem pengukuran metrik, hasilnya kini masyarakat Inggris cukup sangat berfikiran metrik walaupun ada masyarakat2 tradisionalis yang fanatik yang mencoba “melawan” secara pasif. Sedangkan negara2 Anglo-Saxon lainnya seperti Australia, Selandia Baru dan juga Canada, masyarakatnya hampir semuanya sudah berfikiran metrik!

Keindahan dari sistem metrik ini adalah antara satuan yang besar dengan satuan yang kecil selalu berkelipatan 10, jadinya gampang diingat dan gampang mengkonversikannya. Sedangkan sistem Inggris sangat tidak praktis, antara satuan yang besar dan yang kecil tidak punya “pegangan yang pasti”.  Misalnya 1 mil = 1760 yard, 1 lb = 16 oz, 1 gallon = 8 pint dan sebagainya yang cukup sulit untuk diingat dan tentu saja juga lebih sulit untuk dikonversikan (butuh kalkulator!). Belum lagi antara Amerika Serikat dan Inggris ada perbedaan! Misalnya 1 gallon Amerika Serikat berbeda dengan 1 gallon Inggris, atau 1 pint AS berbeda dengan 1 pint Inggris dan sebagainya, bikin orang lebih lieur! Untuk itu sejak dulu para ilmuwan seluruh dunia termasuk di Amerika Serikat sendiri hanya menggunakan sistem metrik saja, sedangkan sistem Inggris tidak diakui alias tidak dipakai!!

Jadi kesimpulannya, tak mengapa kita berbicara dalam Bahasa Inggris kepada orang Amerika, namun mari kita buang jauh2 sistem pengukuran Inggris dan gunakanlah selalu sistem pengukuran metrik, yang memang sistem ini jauh lebih oyé dibandingkan sistem Inggris!

Catatan:

  • Jangan terkecoh!! Banyak orang kita mengira bahwa 1 kilo = 2 pon Inggris = 10 ons (ounce) Inggris! Itu keliru!! Yang benar adalah 1 kilo = 2 pon metrik = 10 ons metrik!! Pon metrik dan ons metrik sudah jarang sekali digunakan. Sedangkan untuk pon Inggris dan ons Inggris adalah 1 kilo \approx 2,2 pon Inggris \approx 35,3 ons Inggris.
  • Juga ada beberapa jenis ton. Yaitu ton metrik, ton AS dan juga ton Inggris!! Jika 1 ton = 1000 kilogram, maka ton tersebut tentu adalah ton metrik. Sedangkan 1 ton Amerika Serikat atau resminya disebut short ton adalah 907 kilogram sedangkan 1 ton Inggris atau resminya disebut long ton adalah sekitar 1016 kilogram.
  • Banyak orang menganggap bahwa Aqua yang ukuran besar atau Aqua galon adalah ukuran 1 galon! Padahal itu salah sama sekali!! Setahu saya isi Aqua galon itu adalah sekitar 19 liter. Sedangkan 1 gallon Amerika Serikat adalah sekitar 3,8 liter sedangkan 1 gallon Inggris adalah sekitar 4,5 liter. Jadi sekarang anda tahukan bahwa Aqua galonan itu bukanlah 1 galon!! Entah kenapa Aqua yang ukuran besar itu sering disebut dengan Aqua galon!! 😀