Saya Kita Ini Mirip Kera!

kera simpanse kera orangutankera GorillaYang ini kera bukan ya??

Lihatlah keempat buah foto di atas! Adakah kesamaan dari keempat foto di atas?? Awas kalau ada yang berani bilang foto yang paling kanan sama persis 100% dengan ketiga foto lainnya! :mrgreen: Ya, ketiga gambar di kiri adalah gambar2 tiga spesies kera besar masing2 adalah simpanse, orangutan dan gorilla. Sejujurnya masih banyak di antara kita yang belum bisa membedakan keempat ketiga foto di atas, mana yang simpanse mana yang orangutan dan mana yang gorilla. Ya ketiga spesies di atas adalah termasuk spesies2 kera besar (great apes), kebanyakan dari kita kalau melihat foto2 di atas (kecuali yang paling kanan lho! 😛 ) menyebutnya di atas foto2 monyet saja. Betul sekali karena kera (ape) memang termasuk monyet (monkey) tetapi monyet belum tentu kera. Kera adalah monyet2 yang besar dan ciri2 utamanya adalah kera tidak mempunyai ekor lagi seperti halnya manusia. Ketiga monyet di atas adalah termasuk kera, sedangkan monyet yang sering anda lihat di pertunjukkan topeng monyet itu adalah monyet dan bukan kera. Selain ketiga spesies di atas gibon (gibbon), babum (baboon) dan makakus (macaque) adalah juga termasuk kera walaupun bukan termasuk kera besar.

Nah, sekarang apakah kera itu mirip manusia? Apakah ketiga foto pertama sama dengan foto yang keempat? Mungkin sudah banyak yang mengetahui tentang teori evolusi Darwin yang mengatakan bahwa manusia berevolusi dari manusia kera selama jutaan tahun. Sementara kaum agamis banyak yang menolak anggapan itu. Terlepas dari pertentangan antara kedua kubu di atas, penelitian modern menunjukkan bahwa 94% hingga 98% DNA spesies2 kera besar sama dengan DNA manusia!!! Bahkan penelitian mutahir menunjukkan hasil yang mencengangkan bahwa simpanse secara DNA lebih mirip manusia dibandingkan dengan orangutan atau gorilla. Jadi secara DNA foto paling kiri lebih mirip foto yang paling kanan dan juga lebih mirip dengan yang lagi baca postingan ini tentunya :mrgreen: daripada dengan foto yang kedua dan ketiga! Ya, perbedaan DNA yang hanya sebesar dua sampai enam persen itulah yang membuat perbedaan signifikan antara kera besar dan manusia! Bahasa kera misalnya hanya bisa “ngak ngak nguk nguk” yang sederhana saja sedangkan bahasa manusia sangat kompleks bahkan manusia bisa menguasai banyak bahasa dengan gramatika yang jauh berbeda2. Juga manusia bisa memecahkan berbagai macam problematika yang kompleks melalui logika dan prosedur2 yang sistematis sementara soal aritmatika yang sederhanapun sangat sulit dipecahkan oleh kera. Begitu pula manusia bisa mengapresiasi keindahan seperti musik, lukisan, puisi dan juga perasaan romantis dengan orang yang dicintainya. Kera?? boro2 bikin musik, lukisan apalagi perasaan romantis! Yang ada hanyalah perasaan nafsu ingin kawin saja kalu sudah waktunya! Habis perkara!

Tapi bukan berarti kera besar tidak punya intelegensia. Di alam bebas, tanpa intelegensianya yang ‘tinggi’ mungkin kera sudah akan menjadi santapan satwa2 yang lain. Kera, tidak mempunyai bisa atau badan yang bisa meremukan mangsanya seperti ular, kera juga tidak punya kuku yang tajam atau gigi taring yang dahsyat seperti macan ataupun buaya walaupun gigi taring kera lebih kuat dan tajam dari gigi taring manusia. Kera tidak dapat lari sekencang binatang2 lain seperti macan bahkan kijang, namun toh karena kecerdasannya kera sangat jarang menjadi santapan satwa2 lainnya. Kera hanya kalah dari kerabatnya sendiri yang secara fisik jauh lebih lemah namun mempunyai senjata yang sangat dahsyat yaitu otaknya, apalagi kalau bukan manusia! Ya, dengan kecerdasannya manusia dapat mempelajari hukum2 alam yang ada dan menerapkannya dengan membuat senjata2 yang sangat mematikan yang tentu saja tidak mungkin diimbangi oleh kecerdasan kera! Kehebatan manusia bukan itu saja, kehebatan lain manusia adalah kita bisa bekerjasama dengan sangat rapih dan terkoordinasi dalam menyingkirkan musuh ataupun dalam memecahkan sebuah masalah. Walaupun ada juga kerjasama antar kera terutama simpanse, namun kerja sama mereka sangat rapuh dan jangan harap kerjasama itu akan terkoordinasi rapih seperti kerjasama antar manusia!

Ok, sekarang mari kita mengenal lebih jauh sedikit tentang ketiga spesies kera besar di atas:

SIMPANSE

Simpanse ini habitat aslinya adalah di benua Afrika dan mempunyai nama genus Pan. Sebenarnya ada beberapa spesies simpanse dengan bentuk fisik yang masing2 agak berbeda satu sama lainnya. Simpanse adalah satu2nya di luar spesies manusia yang mempunyai sistem sosial yang sangat kompleks (untuk ukuran satwa tentu saja!). Bahkan dalam memilih “pasangan” hidup kawinnya, simpanse ini cukup résé:

simpanse birahiGambar di sebelah kiri adalah gambar simpanse yang mau kawin. Biasanya sebelum si betina dewasa siap untuk dibuahi, berbeda dengan manusia, simpanse betina juga cukup aktif dalam “menggoda” simpanse2 jantan. Pada fase ini simpanse betina banyak becanda dan bergaul dengan simpanse2 jantan. Namun begitu pada saat sang betina siap untuk dibuahi atau dikawinkan biasanya si jantan yang paling kuat saja yang “boleh” membuahi si betina. Biasanya jikalau si betina siap dibuahi, ‘pantatnya’ atau lebih tepatnya anogenital-nya menjadi bengkak berwarna pink seperti dalam ilustrasi di atas. Wah kalau wanita manusia kalau lagi birahi atau siap dibuahi pantatnya bengkak begitu pasti memalukan deh ya! Hehehehe…..!

ORANGUTAN

Orangutan adalah satu2nya kera besar yang habitatnya berasal di luar benua Afrika. Ya, orangutan ini habitat aslinya adalah di Pulau Sumatra dan di Pulau Kalimantan (Borneo). Indonesia memiliki kurang lebih 90% dari populasi orangutan di habitat aslinya sementara sisanya 10% adalah milik Malaysia. Spesies orangutan yang berada di Sumatra berbeda sedikit dari spesies orangutan yang berada di Kalimantan. Yang di Sumatra dinamakan Pongo abelii sedangkan yang di Kalimantan dinamakan Pongo pygmæus. Pongo abelii hanya ada di Indonesia saja sedangkan Pongo pygmæus ada di Indonesia dan Malaysia. Kera ini mempunyai warna bulu yang khas yaitu jingga kemerah2an.

Sebagaimana kera besar lainnya, orangutan ini juga mempunyai intelegensia yang tinggi untuk ukuran satwa. Sebelum tahun 1990an dipercaya bahwa simpanse adalah binatang yang paling cerdas yang ada di planet bumi ini (di bawah manusia tentu saja), namun sejak tahun 1990an terbukti bahwa orangutan adalah spesies hewan yang paling cerdas, lebih cerdas daripada simpanse dengan kemampuan belajar dan memecahkan masalah yang lebih baik dari simpanse. Namun karena orangutan cenderung spesies yang agak pasif (berbeda dengan simpanse yang hiperaktif dan sangat sosial) sehingga terlihat seolah2 orangutan lebih bodoh atau lebih lambat belajar daripada simpanse.

Berbeda dengan simpanse yang hidup secara berkelompok atau sosial, orangutan adalah spesies yang sangat soliter hidupnya cenderung menyendiri, hingga pada saatnya mereka kawin. Pada saat itu orangutan jantan mencari pasangannya yang betina terutama yang dekat2 dengan daerah teritorialnya. Orangutan juga adalah pemanjat pohon yang ulung dan menjadikannya spesies terbesar yang hidup dan bergelantungan di atas pohon.

GORILLA

Kalau anda pernah melihat film King Kong, maka binatang tersebut terinspirasi dari kera yang namanya gorilla ini. Ya, gorilla adalah kera yang terbesar di antara ketiga kera di atas. Kera ini habitat aslinya juga berada di Afrika. Spesies ini juga dibagi menjadi beberapa subspesies yaitu Gorilla gorilla yang hidup di barat Afrika serta Gorilla beringei yang hidup di tengah Afrika.

Walaupun badannya yang besar dan tampangnya yang sangar, gorilla ini adalah sepenuhnya herbivora atau pemakan tumbuhan. Dalam film2 keluaran Hollywood sering kali digambarkan binatang ini sebagai binatang yang galak dan menyerang manusia, namun pada kenyataannya sifat2 gorilla sangat bertolak belakang dari apa yang digambarkan dalam film2 Hollywood tersebut. Gorilla adalah binatang yang sangat lembut dan sangat jarang sekali menyerang binatang2 lain apalagi manusia kecuali kalau ia diganggu dan merasa terancam.

Nah begitulah sekilas mengenai ketiga kera besar yang menurut para ahli adalah kerabat dekat kita menurut analisis DNA. Apakah anda ingin menerima atau menolak bahwa kita mirip dengan kera, ya tentu itu semua terpulang pada anda sendiri karena toh masalah mirip apa nggak adalah sesuatu yang sangat relatif, bukan begitu? 😀

Iklan

32 responses to “Saya Kita Ini Mirip Kera!

  1. Pertamax?
    Hahaha intronya kocak. Jadi kesimpulannya foto yg paling kanan itu monyet apa kera?
    O iya ada teka teki monyet apa yg bisa bikin kaya hayoh?

  2. Waduh, kok yang keempat ga dibahas?
    just kidding, aye cuma bercanda…

  3. sepanjang yang saya tahu kera itu ya monyet, monyet itu ya, kera. wah, ternyata beda ya, bung yari. belum lagi kalau mesti membedakan berbagai jenis monyet yang ada di alam bebas. begitu banyaknya jenis monyet sampai2 kita tak tahu lagi mana yang gorila, simpanse, atau yang lain. btw, kenapa mesti pada lead postingan ini pakai foto yang ke-4 bung yari, hehehehe :mrgreen: banyak juga loh nanti pembaca yang terjebak, wakakakakaka 🙂

  4. Siiip cocok dengan bahan kuliah Antropologi he he

  5. beuuh, ganti thmes ya???
    diriku jg mw nanya yg sama seperti mas agusbin, foto yg paling kanan ituh????
    *digebukin om yari*

  6. “KITA”?? … Lo aja kaleeeee .. gue enggaaaakkk 😛

    Foto ke-empat species baru yaah 😀

  7. Jadi bisa diambil kesimpulan, bahwa selama ini yang menulis blog ini adalah ker…
    AH SUDAHLAH…

  8. @agusbin

    Hahaha…. nanti fotonya yang paling kanan ta’ ganti sama foto sampeyan lho! 😛
    Monyet yang bisa bikin kaya?? Monyet-ak duit sebanyak2nya biar kaya dan bikin inflasi, ya kan?? Jadul! 😛

    @Ivan Wangsa C.L.

    Tadinya sih mau dibahas…. tapinya takut yang mbaca pada tersipu2 semua! Huehehe……

    @Sawali Tuhusetya

    Wakakakak….. iya ya nanti banyak yang menyangka kalau foto ke-4 itu mirip dengan yang ketiga lainnya. Tapi biarin aja deh, abis kalau memang “mirip” mau apa lagi? 😀

    @Ersis Warmansyah Abbas

    Tepatnya kuliah primatologi pak! 😀

    @hanggadamai

    Kenapa foto yang paling kanan? 👿 Keren banget ya? 8)

    @G a i a

    Ya udah deh kalau sis Gaia nggak mau disebut mirip kera, kalau begitu sis Gaia mirip manusia aja deh! 😆

    @Black_Claw

    Ker…. apa nih??? Keren banget ya??? 8)

  9. Apakah ada yang keberatan dibilang mirip dengan kera ? Memang mirip sih hehehe…asal jangan dibilang sama aja.

  10. Baru kemarin baca NGI tentang simpanse yang makin lama makin mirip manusia jaman batu (abis mereka pake “lembing” dan batu sebagai alat bantu), sekarang udah nemu pernyataan baru kalo ternyata ortan yang paling cerdas..

  11. hahahah.. artikelnya lucu.. tentang munyuk.. oh yah blognya jadi hijau gini? menyambut hari bumi kah??

  12. ygjelas sy ngak mau ah dibandingin sama monyet 😀

  13. Rikues:
    Bahas foto yang paling kanan!!!

  14. Kenapa sering penelitian menggunakan binatang, untuk bisa menemukan vaksin sebagai bahan baku obat, dan pertama kali dicobakan pada hewan…karena sebetulnya ada beberapa sifat atau hal yang sama antara manusia dan hewan. Jika tidak demikian, maka tentu sulit untuk membuat obat bagi manusia yang tepat.

    Btw, thanks postingannya.

  15. huehehehe.. ita mirip gak ya? *sambil banding2kan foto diri dgn 3 pic di atas*

  16. yg keempat laen sendiri,

    yg keempat itu kera?

    :mrgreen:

  17. sebentar pak , lagi ngeliat kaca … waduh … saya nda mau pak dimiripin ama monyet . saya nda mau
    jangan , jangan , jangan

  18. FOTO PALING KANAN:

    94%-98% DNAnya mirip dengan tiga karakter di sebelah kirinya. Habitat aslinya di Indonesia, tepatnya kota Bandung dan sekitarnya. Sering disangka satpam. Spesies yang sangat cerdas. Mengoleksi banyak buku. Lancar berbicara pake berbagai bahasa. Suka ngeBlog dan nonton Animal Planet… :mrgreen:

    *dikejar bang Yari pake golok*

  19. @Robert Manurung

    Mirip dan sama beda ya?? Kalau mirip itu relatif ya bang Robert sedangkan kalau sama itu absolut persis?? Kalau begitu memang mirip itu relatif, toh dengan mirip yang relatif itu kita bisa ‘mirip’ apa saja…… bisa mirip kucing yang sama2 punya mata….. bisa mirip ayam yang sama2 berkaki dua… dsb, bukan begitu bang?? 😀

    @Yoga

    Semua ketiga kera di atas, simpanse, orangutan dan gorilla sekarang telah diketahui bahwa mereka semua bisa menggunakan alat. Orangutan yang paling canggih mereka bisa bikin sarang dari daun2an yang kalau hujan tidak bocor.

    @ardianzzz

    Maksud hati memang begitu, tapi gambar header-nya saya ganti, yang tadinya gambar pohon2 hijau saya ganti dengan gambar bakteri yang dibesarkan. 😀

    @aRuL

    Monyetnya juga katanya nggak mau juga tuh RuL… hehehehe… :mrgreen:

    @ardianto

    Wah…. nanti kalau membahas foto yang paling kanan isinya narsisisme melulu tuh! :mrgreen:

    @edratna

    Iya betul sekali bu…. sebenarnya teoritis binatang percobaan yang paling sempurna untuk percobaan obat2an untuk manusia adalah simpanse, namun karena simpanse sudah menjadi endangered species yang terancam punah jadinya simpanse hampir tak mungkin digunakan lagi…..

    @eNPe

    Kalau nggak ada kelanjutan laporannya berarti dipastikan mirip lho!…… :mrgreen:

    @rezco

    Memang saya ini kera lho! Kera….jinan ngeblog! Huehehehe….. 😛

    @realylife

    Aneh…. kemarin monyetnya juga ngaca dia bilang nggak mau juga tuh! Hehehehe….. :mrgreen:

    @jensen99

    Wakakakak…. 😆 masih untung dibilangin suka nonton Animal Planet bukan sering tampil di Animal Planet! :mrgreen:

  20. jadi kerabat-kerabat dekat saya tu di antara tiga kera itu ya?
    jadi kakak-kakak saya…temen-temen saya… 🙄

  21. laporan berikutnya!
    gak mirip kok. tpai kalo di dekatin gak jauh *jaraknya* 😛
    demikian sekilas info :mrgreen:

  22. *Becanda on*

    Ya, ketiga gambar di kiri adalah gambar2 tiga spesies kera besar masing2 adalah simpanse, orangutan dan gorilla.

    Btw, ini nulisnya (menjelaskannya) berhadapan dengan pembaca ya? 😀 :mrgreen:

    *Becanda off*

  23. foto yang paling kanan termasuk spesies apa niy?? :mrgreen:

  24. Photo yang kanan itu mirip siapa jadi, pak 😀 ?

  25. @wennyaulia

    Yah… begitulah….hehehehe….. 😀

    @eNPe

    Wah… terima kasih atas laporan lanjutannya….. kemarin keranya juga udah laporan sama saya katanya si keranya juga mau protes kalau dibilangin mirip dengan mbak Ita….. huehehehe…… becanda deh! :mrgreen:
    😛

    @mathematicse

    Asal jangan menerangkan ketiga spesies tersebut, tapi salah satunya salah ambil gambar yaitu gambar yang keempat paling kanan! Huehehe…. :mrgreen:

    @ridu

    Hayo… spesies apa?? Kok nggak tahu?? Dari keempat foto di atas mana yang paling mirip ridu?? :mrgreen:

    @indra kh

    Untung pak Indra nanyanya foto yang kanan itu mirip siapa bukan mirip apa! Wakakakakak….. 😆

  26. ah akumah pasti gak mirip banget
    lihat aja! 😀

    ____________________________

    Yari NK replies:

    Jadi… mirip manusia kalau begitu ya? :mrgreen:

  27. bujubusyeetttt… saya masih mau ngaku pak Yari sebagai sodara… tapi amit-amit jabang bayi kalo saya mau mengakui bahwa saya ada hubungan ke-KERA-batan sama KERA, monyet, munyuk, gorila, kingkong, bekantan dan lain sejenisnya…

    ______________________________________

    Yari NK replies:

    Wakakakak……. kera2 juga pada SMS tuh ke saya….. mereka juga protes katanya mereka nggak mau diKERAbatkan dengan manusia! 😆

  28. hehe, mari berkaca, jangan-jangan kelakuan kita lebih “primitif” dari sekumpulan kera atawa gorilla… tapi tetap aja yang nulis paling “bungas” (pe de…)

    ______________________________________________________

    Yari NK replies:

    Eh jangan salah, gorilla itu baik loh, nggak pernah menyakiti binatang lain apalagi manusia, hehehe….. dia makannya sayur2an 100%…. menyakiti hati gorilla lain aja nggak pernah! Nggak seperti manusia! Huehehehe….
    Btw terims deh dibilangin “bungas” (Bahasa Banjar ya??), tapi “bungas”nya kalau dibandingkan dengan kera aja ya?? Wakakakak…… 😆

  29. wew saya demen gambar yang simpanse hehehe

  30. Ping-balik: tentang kera | motomotem

  31. hahaha konyol banget judulnya..
    hahahah engga ah aku mah ga mirip..
    oia gan kaang bingung katanya kan kita turunan adam dan hawa, tpi katanya juga kita turunan dari manusi kera..
    jadi mana yang bener?
    terimakasih 😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s