Gamba Osaka Juara Piala Champions Asia

gambaosakaPerhatian:

Artikel ini sarat opini-opini pribadi yang mungkin sangat subyektif dan tidak obyektif. Jadi pembaca harap maklum. :mrgreen:

Di tengah hingar bingarnya liga-liga lokal di Eropa dan juga liga piala Champions di Eropa ditambah dengan sedikit hingar bingarnya kompetisi Liga Super Indonesia yang sarat hiburan perkelahian itu, orang sedikit melupakan liga piala Champions Asia. Hal itu mungkin bisa dimaklumi, mungkin karena kualitas liga piala Champions Asia masih di bawah kualitas liga piala Champions Eropa dan juga televisi-televisi nasional di Indonesia ogah menyiarkan liga piala Champions Asia ini, mungkin karena klub-klub Indonesia tidak ikut dalam liga tersebut yang saya dengar akibat telat mendaftar! Namun bukan berarti Liga Piala Champions Asia tidak menarik untuk diikuti, minimal bagi saya. Saya serius mengikuti Liga Piala Champions Asia ini walaupun baru sempat mengikuti siaran langsungnya dari babak semi final saja.

Di partai puncak liga Piala Champions Asia (yang selalu didominasi oleh klub-klub dari Asia Timur dan Asia Barat itu, ditambah sedikit klub dari Uzbekistan dan kini ditambah klub-klub Australia) tampil kesebelasan Gamba Osaka dari Jepang melawan kesebelasan Adelaide United dari Australia. Tidak seperti di final piala Champions Eropa yang pertandingannya hanya sekali di tempat netral tertentu, babak final piala Champions Asia dimainkan secara home and away seperti babak-babak sebelumnya. Jadi pertandingan dilangsungkan dua kali, pertama berlangsung di Osaka tanggal 5 November 2008 dan yang kedua berlangsung di Adelaide seminggu kemudian. di final, Gamba Osaka (GO) melibas Adelaide United (AU) dengan skor agregat 5-0! Pertandingan pertama di Osaka, GO menang 3-0 dan dipertandingan kedua lagi-lagi GO melibas tuan rumah dengan angka 2-0.

Di pertandingan kedua di Adelaide, GO hanya butuh waktu 15 menit pertama untuk membubarkan mimpi tuan rumah memenangkan piala Champions Asia. Dua gol pemain asal Brasil Lucas Severino di menit ke-4 dan ke-15 membungkam penonton-penonton Australia pendukung Adelaide United. Dan yang lebih membuat saya puas hebat lagi, dari dua pertandingan final yang dilangsungkan ternyata Adelaide United tidak berhasil menciptakan sebuah golpun!

Sejak pertandingan awal, saya selalu membela GO untuk memenangkan pertandingan tersebut. Karena entah kenapa saya kurang senang Australia pindah ke AFC (Asian Football Confederation). Mungkin karena secara geografis Australia bukan bagian dari Asia atau bisa jadi orang-orang Australia kebanyakan bukan orang Asia. Walaupun harus diakui bahwa Uzbekistan yang juga anggota AFC banyak juga orang-orang Rusianya yang notabene juga bukan orang Asia. Namun entah kenapa saya “sebal”nya hanya dengan Australia saja. Mungkin karena pada saat awal mereka bergabung dengan AFC, mereka begitu yakin akan dengan relatif mudah menjuarai kejuaraan-kejuaraan setingkat Asia. Mereka merasa membawa “kualitas Eropa” ke benua Asia sehingga mereka agak “memandang rendah” kesebelasan-kesebelasan dari Asia. Namun ternyata, pemain seperti Mark Viduka yang bermain untuk Newcastle United di Inggris itu ternyata di tingkat Asiapun hanya “yah… begitulah….”.

Australia pindah dari OFC (Oceania Football Confederation) ke AFC sejak awal 2007 lalu. Entah kenapa Australia pindah dari OFC ke AFC mungkin di OFC, Australia merasa “tidak betah” karena lawan yang sepadan mungkin hanya Selandia Baru saja, sedangkan yang lainnya seperti Papua Nugini, Fiji, Vanuatu, Kepulauan Salomon dan sebagainya lebih berfungsi sebagai penggembira saja. Sebenarnya keanggotaan Australia yang anomali dan tidak sesuai dengan letak geografis bukan hanya kasus satu-satunya. UEFA sebagai asosiasi sepakbola Eropa juga mempunyai anggota-anggota dari negara yang “tidak sesuai” letak geografisnya seperti: Kazakhstan, Cyprus dan Israel. Juga Concacaf sebagai konfederasi sepakbola negara-negara Amerika Utara, Tengah dan juga Laut Karibia juga mempunyai anggota Guyana dan Suriname yang notabene terletak di benua Amerika Selatan. Jadi Australia bukan kasus satu-satunya.

Ya, sudah nasi sudah menjadi bubur. Bagaimanapun juga kini sepakbola Australia telah menjadi bagian daripada sepakbola Asia. Setiap peristiwa pasti ada hikmah dan kekurangannya sendiri-sendiri. Namun, yang penting buat saya, setiap kekalahan atau kegagalan sepakbola Australia di tingkat Asia, akan selalu menjadi ‘kebahagiaan’ saya tersendiri. Huehehehe…..:mrgreen:

30 responses to “Gamba Osaka Juara Piala Champions Asia

  1. Australia pindah dari OFC (Oceania Football Confederation) ke AFC sejak awal 2007 lalu. Entah kenapa Australia pindah dari OFC ke AFC

    Kalo diliat dari entri wikipedia nyang ini, kayaknya mereka pindah ke AFC karena jatah Asia untuk Piala Dunia lebih banyak (4.5) dari jatah Oceania (cuma 0.5…brarti mesti ikut play-off), jadi mungkin hijrahnya untuk memperbesar peluang masuk PD?๐Ÿ˜•

  2. walah… saya nggak tauk tim2 jepun je… paling… Urawa Reds? Kashima Antlers? kalo tim italia saya taunya cuman Juve doang (^_^)7

  3. Di eropa mas yari ga suka inggris sekarang jg ga suka australi nanti ga suka apa lagi?

  4. klub Australia selama ini memang
    tak terlalu kinclong prestasinya
    karena pemain terbaiknya bnyk merumput
    di LN, seperti Harry Kewell, Tim Cahill, Brett Emerton,
    Mark Viduka, Mark Bresciano, Lucas Neil, dll
    wajar kl Adelaide dicukur Gamba Osaka
    Btw, selama ini Champions Asia
    akan berlangsung keras dan seimbang
    jika tim dari Arab Saudi, Iran, bertemu
    klub Korsel atau Japan di final
    sementara klub Indonesia, kalaupun ikut,
    selalu kandas di babak penyisihan

  5. Wah, ini mungkin mas hedi sekadar blog lebih faseh ngomong nya, dulu jaman kuliah ngikutin dunia bola, juga pemaen bola yang suka mencetak gol, ntah kenapa setelah nikah dah jarang maen bola… loh kok malah curhat…

  6. lho anak cucunya dai nippon. anak cucu pemerkosa jugun ianfu. apa lagi ya .. hmmm . tau ah๐Ÿ˜€

  7. aku malah ngertine liga inggris tok…..

  8. yah gimana yah kayaknya australi punya kekuatan gitu sampe mempengaruhi AFC๐Ÿ˜€
    atau dihilangkan aja OFC kali yakz ;D

  9. gak mudeng saya klo soal bola

  10. Saya Menunggu Kejutan Tim Sriwijaya FC sebagai wakil Indonesia di Liga Champions Asia๐Ÿ™‚ Bravo SFC :p

  11. Hanya bisa menyimak, Pak Yari. Nggak suka bola soalnya. Hehe.

  12. Hahaha… Mendukung Gamba Osaka banget nih kaya’nya. Kalau teman saya bilang, “Dengki.”:mrgreen:

  13. @Catshade

    Sebenarnya peluang Australia menurut saya di AFC tidak lebih baik di OFC. Memang sih jikalau dilihat dari rasio saja antara jatah ke piala dunia dan jumlah negara secara “pseudo” peluang Australia lebih baik. Di AFC ada 46 negara jadi ‘peluang’ Australia adalah 4,5/46 kira2 adalah 0,098 sedangkan OFC ada 11 negara ‘peluang’ Australia 0,5/11 atau kira2 adalah 0,045. Tetapi di Asia, Australia lebih banyak saingan seperti Jepang, China, Korea, negara2 Timur Tengah, Iran dan Uzbekistan sementara di OFC, saingan Australia hanya Selandia Baru saja.

    Contoh lain apakah jika Australia pindah ke Eropa yang punya jatah 13 ke Piala Dunia namun dengan saingan2 yang lebih banyak dan berat, apakah peluang Australia lebih terbuka?๐Ÿ˜€

    @khofia

    Sebenarnya saya lebih menjagokan Urawa Red Diamonds yang juara bertahan dibandingkan Gamba Osaka, tetapi ternyata Urawa Reds kalah dari Gamba Osaka…..

    @AgusBin

    Untuk sementara segitu aja……๐Ÿ˜€

    @mikekono

    O iya, Piala Champions Asia tahun ini, babak Semi Final gagal ditembus oleh tim-tim dari Asia Barat…. (negara2 Arab dan Iran)๐Ÿ˜€

    @Raffaell

    Huehehe…. nggak nyambung๐Ÿ˜€

    @mantan kyai

    Lah… itu yang berdosa kan kakeknya, bukan cucunya. Moso dosa kakek2 kita, dosa kita juga seh?๐Ÿ˜›

    @columnarticle

    Kalo liga Timor Leste doyan nggak?:mrgreen:

    @aRuL

    Kalau menurut saya memang seharusnya Oceania gabung aja sama Asia. Nanggung soalnya. “jago”-nya OFC kini cuma Selandia Baru aja. Kayaknya Selandia Baru sekarang nggak ada lawannya deh di OFC. Mangkannya udah, mendingan gabung aja sama AFC memang.๐Ÿ˜€

    @budi

    Bola itu yang bentuknya bunder itu lho mas……:mrgreen:

    @Mas Koko

    Kalau saya sih….. nggak penting klub mana…. setiap klub Indonesia yang berlaga di AFC wajib saya dukung….. walaupun akhirnya pasti keok juga:mrgreen:

    @Daniel Mahendra

    Ya udah…. nggak apa2 kok mas Daniel…๐Ÿ˜€

    @Alias

    Mendingan dengki daripada ndukung Adelaide United…๐Ÿ˜›:mrgreen:

  14. kapan Indonesia juara yah !!! di tunggu 1200 tahun lagi??

    __________________________________

    Yari NK replies:

    Tepatnya Bulan May 1200 tahun lagi. May be Yes. May Be No. Or even may be NEVER.:mrgreen:

  15. Kalau sepak bola Indonesia dibahaspostingkan, apa ngak lebih seru Pak?

    ______________________________

    Yari NK replies:

    Nanti, jikalau ada klub Indonesia yang lolos ke babak knockout di liga Piala Champions Asia, pasti saya bahas deh….๐Ÿ˜€

  16. Namun, yang penting buat saya, setiap kekalahan atau kegagalan sepakbola Australia di tingkat Asia, akan selalu menjadi โ€˜kebahagiaanโ€™ saya tersendiri

    Samaa!
    *kok saya jadi rasis*
    :mrgreen:

    ___________________________________

    Yari NK replies:

    Yeee…. saya sih nggak rasis…. kan saya bilang “….kegagalan sepak bola Australia…..” bukannya “…… kegagalan sepakbola bulรฉ Australia……”:mrgreen: Padahal sebenarnya maksudnya kayak begitu…..

  17. kalo ada indonesia lebih seru kali ya kang ??

    btw, tipi apa yang meliputnya kang ?

  18. australia memang serba salah, secara geografis terlalu down under gak bisa dikategorikan timur atau barat.
    secara penduduk bule, tapi ya itu tadi, bukan orang barat. hehe! kasian deh.

    di australia sendiri peminat sepak bola tidak banyak, paling tidak sangat jauh bila dibandingkan dengan peminat footy, australian football yang sangat digemari dan dijadikan ajang kompetisi oleh negara-negara yang terbatas jumlahnya itu. saya sendiri baru tahu olah raga ini setelah berada di sini. oleh raga sepak bola kalah pamor dibandingkan footy.

    kalau saya sih mending masuk KFC aja, mas yari. huehuehue…

  19. selain anomali-nya, bergabungnya Australia ke AFC akan menghadapkan negara itu pada pertarungan meperebutkan tiket world cup yang sesungguhnya. karena tiap kali mereka lolos dengan mudah dari OFC, tidak serta dapat tiket ke Piala Dunia, sering kali kalah dengan peringkat 3 Asia di babak play off.

  20. Kapan yah Tim Indoneesia yang megang pialanya๐Ÿ˜€

  21. tak baca habis, tapi……gak mudeng aku bang. sorry, aku bukan penggemar bal2an. cuma kadang2 saja, kalo ada liga dalam negeri main di tipi, nah itu yg tak tonton, cuma pengen lihat suporternya saja yang rame2 dan aneh2 itu, hehehe….

  22. om Yari pernah ada slek ama orang australi ya??:mrgreen:

  23. Selamat malam pak Yari.
    Memang seperti itu, saya pun mendukung jika yang memerintah dari partai buruh yang lebih condong kepada kebijakan Asia. Sebenarnya sah-sah saja karena ini berkaitan dengan geopolitik sebuah negara yg lebih menghindar dari Indonesia yg rakyatnya *suka bikin Bom dan Onar* terhadap wisatawan australia yg padahal memberikan devisa cukup besar bagi Indonesia.

    Nah…. Soal Sepak bola.. ini… nih …. bagaimana dengan PSSI? (Prestasi dalam soal telat daftar)

  24. @Alex

    Tahun lalu klub-klub Indonesia ikut. Tetapi tahun ini nggak karena telat mendaftar akibat Liga Indonesia tahun lalu belum selesai. Mudah2an tahun depan klub2 Indonesia bisa ikut lagi ya?

    TV yang meliput Star Sports pak.

    @marshmallow

    Ya memang…. saya pernah melihat Australian Football tersebut, walaupun peraturannya nggak ngerti huehehe….

    Yang membuat saya sebal dengan sepakbola Australia adalah mereka begitu yakin akan dapat berprestasi maksimal di Asia, seolah2 memandang rendah kesebelasan2 Asia. Nggak tahunya??

    KFC itu yang kentut digoreng itu ya mbak? Kentutcky Fried Chicken:mrgreen:

    @dwibasukwiss

    Kalo Australia selalu kalah dengan peringkat Asia ketiga, berarti secara teoritis Australia hanya bisa maksimal di peringkat keempat Asia dong, itu juga kalau nggak tersusul negara2 Asia lainnya. Kalau tersusul ya sama aja oblong boong dong!๐Ÿ˜€

    @Gelandangan

    Megang sih kayaknya sering tetapi mendapatkannya sebagai juaranya itu yang belum pernah dan entah kapan….:mrgreen:

    @goenoeng

    Makin aneh supporternya semakin enak ditonton buat mas goenoeng ya?๐Ÿ˜€

    @hanggadamai

    Nggak pernah sih. Hanya sebal aja dengan mereka karena meremehkan kesebelasan2 dari Asia. Padahal mereka sebenarnya biasa2 saja di tingkat Asia juga.๐Ÿ˜€

    @laporan

    Huehehe…. yeeee… ini ‘kan masalah sepakbola bukan masalah geopolitik! Saya sebal dengan mereka karena mereka meremehkan kesebelasan2 dari Asia padahal prestasi mereka di Asia biasa2 saja.

    Tetapi nggak semua kita ini suka bikin onar dan suka bikin bom loh. Hanya sebagian kecil saja. Seperti nggak semua orang Australia baik, yang rasis banyak ada juga!:mrgreen:

  25. Pak Yari, dulu Persib Bandung (tahun 1995) mampu mencapai babak perempat final Liga Champion Asia. Kok ga dibahas sih?๐Ÿ˜€

    Saat itu, saya baru duduk di bangku SMP kelas 1…๐Ÿ˜€ Saya sangat bangga deng PERSIB..

    ____________________________

    Yari NK replies:

    Ya… saya masih ingat Persib Bandung tahun 1996 (?) pernah mencapai babak perempat final, tapi saya sudah lupa detailnya. Yang jelas (tanpa mengurangi arti prestasi Persib kala itu) saya kurang impresif terhadap prestasi itu. Kenapa?

    Kemarin detailnya saya cari lagi di Internet. Persib dapat mencapai perempat final karena di babak2 sebelumnya bermain dengan sistem gugur dan lawan-lawannya tergolong relatif ‘ringan’ (sesama Asia Tenggara). Di babak awal, Persib menyingkirkan Bangkok Bank (Thailand) yang memang waktu itu memang tengah menurun dengan skor agregat 2-1. Sementara di babak kedua Persib mendapat lawan yang jauh lebih ringan lagi yaitu Pasay City (Filipina) dengan skor agregat 5-2. Nah, baru di perempat final Persib mendapatkan ujian sebenarnya. Pertandingan dilakukan sistem round robin grup. Dari 4 kesebelasan yang ikut, Persib menduduki juru kunci alias paling akhir. Walau begitu saya masih salut juga karena Persib masih berhasil menjalakan 5 gol ke gawang lawan walaupun gawangnya sendiri kebobolan 10 gol.

    Nah, format Asian Champions League sekarang sudah mantabz dan berbeda. Dijamin jika ada kesebelasan dari Indonesia (atau dari manapun) yang ikut dalam ACL ini akan mengalami ujian yang berat dari babak pertama. Jadi nanti jikalau ada kesebelasan dari Indonesia yang maju ke babak knockout, baru akan saya bahas. Huehehehe…..

    Lagian cerita Persib lolos tahun 1996 lalu udah basi ceritanya, udah 10 tahun yang lalu hehehe…. Mode ngeles ON:mrgreen:

  26. w berharap persija jadi juara di liga ISL&jadi wakil wakil di liga champion asia

    ____________________

    Yari NK replies:

    Wah…. kalau PERSIJA masuk di liga champion Asia tentu saya dukung… dan saya doakan juga semoga berhasil lolos dari babak penyisihan dan maju ke babak knockout……๐Ÿ™‚

  27. it’s a nice site. keep on updating

    ______________________________

    Yari NK replies:

    I am trying. Thanks for visiting my blog.๐Ÿ™‚

  28. emang nenek moyang jepang kurang azar…kampung saya bukittinggi banyak di lobangi mereka,hik…hik…hik….Ostrali meskipun bule tapi braninya khan main kroyokan dengan sekutunya…makene kalah jantan atu’ lawan atu’ teamnya dengan Nippon…hidup 3A..

    ____________________________

    Yari NK replies:

    Huahaha…. ini bicarain sepakbola atau Perang Dunia II ya??๐Ÿ˜†

  29. Saya pikir klub klub di Indonesia tidak kalah bersaing dengan klub klub asia lainnya.

  30. PSMS dan Sriwijaya FC pasti bisa masuk ke semifinal dan final liga champhions asia karena di Sriwijaya ada Fery Rotinsulu soalnya skillnya lumayan bagus dan mukanya ganteng dan PSMS ada Markus Horison si Fabian Barthez ala Indonesia dan Ellie Aiboy si Roy Keane.trus usul gw PSMS beli aja BP kan dia striker berkualitas di tanah air.Mudah mudahan jika [amin………..) Sriwijaya masuk final dan bisa bertanding di piala dunia antar klub bisa berduel sama jawara eropa yaitu Barcelona atau Liverpool atau Intermilan…………

    ______________________________

    Yari NK replies:

    Semua yang anda katakan di atas bisa saja terjadi…. asal dengan syarat2: Kerja keras, disiplin yang keras dan juga strategi jangka panjang dalam pengembangan olahraga sepakbola yang cerdas dan jitu, serta kepengurusan yang rapi dan bersih. Insya Allah, jika semua syarat tersebut sudah terpenuhi olahraga sepakbola di tanah air kita dapat maju, bukan hanya di tingkat Asia tapi juga di tingkat dunia…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s