Vetsin oh MSG……

rumuskimiamsg300px-monosodium_glutamate_crystalsPara pembaca hampir semua tentu pernah merasakan atau mencicipi yang namanya vetsin atau pecin atau nama kimianya adalah MSG, monosodium gluatamat, atau mononatrium glutamat. Merk-merk MSG yang beredar di pasaran di Indonesia bermacam-macam, mulai dari Ajinomoto, Miwon, Sasa dan mungkin masih banyak lagi. Tigapuluh sampai empatpuluh tahun yang lalu, MSG ini mengandung kontroversi mengenai masalah keamanan bagi kesehatan manusia. Hal ini bermula pada tahun 1968, ketika Ho Man Kwok mengirim surat kepada The New England Journal of Medicine yang mengatakan bahwa ia selalu mengalami sindroma yang aneh setelah ia menyantap makanan di restoran China. Dari sinilah isu keamanan kesehatan MSG bermula, dan timbulah istilah yang bernama Chinese Restaurant Syndrome. Sindroma ini mempunyai gejala antara lain, merasakan mati rasa di daerah belakang leher yang menjalar hingga lengan dan punggung. Namun biasanya gejalanya akan hilang sendiri setelah dua jam.

Setelah muncul istilah Chinese Restaurant Syndrome (CRS) ini barulah MSG menjadi isu kesehatan yang mengglobal, banyak fihak yang akhirnya meninggalkan konsumsi MSG ini karena termakan isu CRS ini terutama di negara-negara barat. Isu malah berkembang hingga banyak yang mengatakan bahwa MSG adalah zat karsinogenik (zat yang menyebabkan kanker) dan juga sebagai zat yang menyebabkan palpitasi jantung dan sebagainya. Kini, 30 tahun telah berlalu. Berbagai macam penelitian mengenai MSG telah dilakukan oleh banyak fihak. Pandangan MSG sebagai penyebab berbagai macam problema kesehatan harus diubah. FDA (Food and Drugs Administration), badan yang menangani masalah makanan dan obat-obatan di AS sudah resmi mengatakan bahwa bumbu masak yang diketemukan tahun 1909 oleh Ajinomoto Corporation di Jepang ini aman dikonsumsi. Namun begitu, MSG tetap tidak dianjurkan harus dihindari oleh mereka yang sensitif terhadap MSG (mereka yang sensitif terhadap MSG sekitar 1% dari populasi) dan juga mereka yang sering terkena serangan asthma yang berat.

Glutamat (hati-hati: Glutamat bukan Monosodium Glutamat-nya) sendiri sebenarnya terdapat banyak sekali secara alamiah di sel-sel makhluk hidup. Glutamat di alam terdapat dalam dua “bentuk” yaitu glutamat yang merupakan bagian dari protein dan glutamat yang bebas. Glutamat yang berbentuk bebas menjalani metabolisme yang sama di dalam tubuh seperti halnya glutamat yang berasal dari MSG. Untuk itu, glutamat yang berasal dari MSG akan memberikan efek yang sama dengan glutamat yang bebas alami. Glutamat bebas yang alami terhadap banyak pada tomat, jagung, kecap, keju dan juga kacang-kacangan. Pada MSG, glutamat inilah yang memberikan rasa gurih kepada makanan sekaligus unsur yang paling penting (dan yang dihebohkan tersebut) dalam MSG.

MSG juga mengandung lebih sedikit sodium (natrium) dibandingkan garam, sehingga  secara teoritis merupakan zat substituen (pengganti) yang baik untuk garam bagi mereka yang harus berdiet rendah sodium. Mari kita bandingkan konstituen sodium pada 10 mg MSG dengan 10 mg garam (NaCl atau sodium klorida). Rumus kimia MSG (seperti gambar paling atas) adalah C5H8NO4Na.

Berat molekul MSG adalah ( 5 x 12 + 8 x 1 + 14 + 4 x 16 + 23 ) = 169.    Catatan: Angka yang hijau adalah berat atom masing-masing unsur.

Berat molekul garam (NaCl) adalah  23 + 35,5 = 58,5.   Catatan: Angka yang hijau adalah berat atom masing-masing unsur.

10 mg ( 0,01 g ) MSG adalah \frac{0,01}{169} = 5,92 x 10-5 mol.

10 mg (0,01 g ) garam (NaCl) adalah \frac{0,01}{58,5} = 1,71 x 10-4 mol.

Berat Sodium pada 10 mg MSG adalah 5,92 x 10-5 x 23 = 0,00136 gram = 1,36 mg.

Berat sodium pada 10 mg garam (NaCl) adalah 1,71 x 10-4 x 23 = 0,00393 gram = 3,93 mg.

Dari perhitungan di atas jelaslah bahwa dalam 10 mg MSG hanya terdapat 1,36 mg sodium saja atau hanya 13,6% saja. Bandingkan dengan sodium yang terdapat pada garam yang mencapai 39,3% atau hampir 40% (hasil perhitungan sesuai dengan data yang ada di sini (Lihat sub tema: Is MSG high in sodium?).

MSG menurut penelitian juga bukan karsinogenik (zat yang dapat menimbulkan kanker) dan juga bukan zat mutagenik (zat yang dapat memicu mutasi gen).

Nah, walaupun U.S. FDA telah menyatakan bahwa MSG aman dikonsumsi dan juga rendah sodium, namun tentu kita menghindarkan konsumsi yang berlebih. Karena kita semua yakin bahwa segala yang dikonsumsi berlebihan berakibat kurang baik bagi tubuh. Untuk itu konsumsilah secukupnya tanpa ragu untuk mengkonsumsi MSG terutama bagi anda yang berbadan sehat tanpa pantangan diet MSG dari dokter anda. Toh mengkonsumsi MSG secara umum tidak lebih berbahaya daripada mengkonsumsi lemak trans-fat yang banyak terkandung dalam makanan junk-food! Huehehe….😀

 

Catatan:

Berat Atom Nitrogen (N) = 14
Berat Atom Oksigen (O) = 16
Berat Atom Hidrogen (H) = 1
Berat Atom Karbon (C) = 12
Berat Atom Natrium/Sodium (Na) = 23
Berat Atom Klorin (Cl) = 35,5

40 responses to “Vetsin oh MSG……

  1. Terima kasih infonya mas, sebelum ini kami juga sudah termakan isu-isu tersebut sehingga ‘makanan rumah’ ga pernah pakai MSG.

  2. Saya pernah beli garam gurih merk terkenal yg dicampur msg. Dikirain saya dulu malah buruk buat kesehatan. Ga taunya lbh bagus dari garam murni ya mas?

  3. Memang kl kita masak menggunakan bahan ini rasanya lebih sedep, dan kebanyakan pedagang bakso keliling selalu pake ini. Dulu sya kl masak nasi goreng selalu pake bahan ini, tapi setelah tahu bahayanya saya dudah tidak pernah menggunakan bahan ini lagi 🙂

  4. Dulu dan kini, issu tersebut tetap santer di kalangan ibu-ibu rumah tangga. Saya sendiri kurang perhatian karena setiap kari makan di warung **bujangan lapuk yg terus merana* Kalaupun nyonya lagi baik hati masak sendiri, saya juga kurang perhatian.

    Namun masalah dan issu MSG ini sekarang sudah dilibas dengan masalah baru yang disebut “Junk Food” yg lagi ngetren *tidak kalah ngetren dengan serial sinetron* di kalangan ibu-ibu rumah tangga juga.

  5. saya paling nggak suka pake vetsin kang, jadi bumbu masak yang alami-alami aja………tapi ketika beli makanan di luar, yah..susah juga buat menghindarinya….tapi diusahakan di hindari

  6. Kenapa yang enak2 itu seringkali mengandung bahaya ya mas Yari …🙂
    Gak semua kah ?

  7. Info bagus, emang masakan ga pake vetsin, terasa hambar, apalagi masakan sayuran, mau lezat ya vetsin.

  8. Sudah lama sekali Ibu saya tidak mau pake penyedap rasa kalo memasak. Tapi tetap sedap juga kok😀

  9. kmi pny pengalaman buruk soal msg…sejak saat itu, kmi TIDAK AKAN pake msg…racunnn..racun duniaa (by canchuters) ..

  10. ibu saya juga sudah mengurangi kadar MSG dlam makanannya.
    wekz… saya barusan posting tentang makanan, yang kadang juga disertai dengan bumbu MSG itu pak😀 hehehe
    kalo bagi saya sih, vetsin sebaiknya penggunaannya terbatas, tidak berlebihan atau sering.
    sayang yah, sekarang kadang manusia serba instant ingin makannya tetap nikmat digunakanlah vetsin, padahal kalo mo dirunut2 dari dulu sebenarnya bumbu2 tradisional itu sudah memberikan cita rasa nikmat dimakanan🙂

  11. Untuk sementara MSG masih diberitakan aman untuk dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, tidak berlebihan. Mungkin suatu saat kalo ada penelitian terbaru yang menyebutkan akibat dari MSG ya kudu waspada juga. Sebenarnya Endonesah itu sudah kaya alami yang membuat aneka rasa masakan nusantara.

  12. …😯
    *terpana*
    .
    .
    .
    Pak Yari ini guru besar fakultas kimia mana, sih?😕

  13. waduh… aku tau kenapa hari ini my baby berkata “Say NO to Junk food baby”

  14. vetsin….sudah merupakan barang yang sangat lekat dengan perilaku konsumsi rumahtangga baik di perdesaan maupun perkotaan……cenderung tak ada beda nyata perilaku tersebut dilihat dari perbedaan tingkat pendidikan,pendapatan,dan lokasi domisili rumahtangga……di perdesaan yang saya tahu,para ibu sudah terbiasa mencampur nasinya dengan vetsin buat makanan anak balitanya……lama kelamaan ini sudah merupakan habit…..kalau tanpa vetsin sang anak bakal nangis keras……jadi mendingan tanpa ikan dan sayur asalkan vetsin tetap ada…… btw kalau melihat angka asupan, jangan begitu khawatir….karena penelitian seafast ipb….konsumsi vetsin di daerah sampel bogor dan jakarta selatan baru mencapai satu gram/kapita/hari……tetapi tetap saja perlu diwaspadai ketika vetsin dikonsumsi berlebihan……

  15. micin….sebenernya kalau masakan ngga pakai ini kurang gurih.tapi kalau kebanyakan jadi aneh.jadi kalau d rumah tetep pake,tapi secukupnya dan seperlunya saja

  16. CRS mirip Stockholm Syndrome kah om?😀

  17. setau saya nggak papa kok mem MSG. tapi khan ada dosisnya yg disebut ADI (acceptible daily intake) atau mg dosis maksimal yang dapat dimaem per KG berat badan.. tapi yg paling menyebalkan dari MSG adalah dapat menghilangkan perasaan lapar. jadi biasanya anak-anak yg maem MSG jadi males maem akibatnya orang tua yg susah terus dapat menurunkan kinerja otak kalau kebanyakan.. memang sesuatu yang berlebihan itu tidak baik

  18. Kali ini hanya menikmati informasi di sini. Trims Mas.

  19. @inos

    Okeh deh…. terima kasih kembali juga mas inos…😀

    @AgusBin

    Ya.. tergantung dilihat dari apanya Bin. Jikalau bagi mereka yang harus diet rendah sodium, tentu garam yang dicampur MSG mempunyai kadar sodium yang lebih rendah dibandingkan yang garam murni, walaupun biasanya baik garam yang dicampur MSG ataupun garam murni sekarang sudah dicampur dengan KIO3 (Kalium Iodat) sebagai sumber Yodium.

    Tapi kalau bagi mereka yang justru harus mengkonsumsi banyak sodium (ada nggak ya??) ya tentu garam ‘lebih baik’ dong….:mrgreen:

    @mantan kyai

    Kalau lantai baru dipel biasanya micin….:mrgreen:

    @Mas Koko

    Ternyata nggak berbahaya kok…. hanya mereka yang sensitif terhadap MSG saja yang harus menghindari penggunaan MSG ini. MSG secara umum tidak lebih berbahaya daripada minyak goreng yang dipakai berulangkali atau daripada mangkok melamin atau plastik yang tidak food grade karena plastik yang terkena panas dapat membuat molekul2 polimer plastik tersebut lepas dan larut dalam makanan panas tersebut….🙂

    @laporan

    Padahal mungkin ibu-ibu tersebut kurang memahami definisi junk food itu sendiri…… betul nggak??:mrgreen:

    @Alex

    Nah… yang disebut alami harus didefinisikan dengan jelas dulu. Apakah minyak goreng itu alami? Padahal di alam tidak ada yang namanya minyak goreng karena harus diproses dulu. Lantas apakah yang disebut alami itu yang berasal dari bahan2 alami? Glutamat seperti dalam MSG ini sebenarnya terdapat banyak secara alami di makanan2 yang kita santap dan bahkan di tubuh kita sendiri. Glutamat sendiri dibuat dari karbohidrat (zat alami) yang difermentasikan oleh sejenis bakteria. Nah, jadi kita harus hati2 dalam mendefinisikan ‘alami’….🙂

    @Herianto

    MSG nggak berbahaya asal jangan berlebihan. Lebih berbahaya jikalau mas Herianto nggak sengaja menghisap asap rokok teman di sebelahnya yang kebetulan merokok….🙂

    @ubadbmarko

    Tapi kalau yang masak nggak bisa masak, walau dikasih vetsin sekilo tetep aja rasanya amburadul huehehe…..😀

    @mezzalena

    Itu karena sudah terbiasa. Tetangga saya karena sekeluarga punya kecenderungan darah tinggi, makanannya hampir semua tanpa garam. Bagi kita hambar, bagi mereka oke-oke saja. Lagian nggak perlu terlalu overacting anti-MSG, yang biasa2 sajalah, toh setiap hari juga tubuh kita tanpa sadar mengkonsumsi glutamat alami dari makanan alami yang kita makan sehari2. Lagian jikalau kita masih ngemil dan juga sering makan indomie atau mie instan, bumbunya itu pasti ada MSG-nya. Jadi, tidak usah terlalu takut kecuali jika tubuh kita sensitif terhadap MSG.🙂

    @Nyante Aza Lae

    Kenapa? Dulu pernah tertipu ya, beli MSG ternyata dikasih serpihan kapur barus sama penjualnya?? jelas aja racun…. mangkannya jangan gampang dikadalin…!!😆

    @suhadinet

    Ok deh… terima kasih…..

    @aRuL

    Kekhawatiran yang berlebihan tentang MSG ini sebenarnya berasal dari fenomena tahun 1970an yang sekarang udah usang dan nggak up-to-date lagi. Walaupun begitu memang semuanya yang berlebihan tidak baik. Lemak yang berlebihan bahkan vitamin yang berlebihan aja tidak baik, apalagi MSG.

    Bumbu2 kita memang sudah menawarkan cita rasa tinggi, walaupun kecap asin yang banyak beredar di sini juga banyak yang memakai MSG… huehehehe…. (sebenarnya nggak apa2 sih, malah mungkin MSG memberikan rasa yang lebih nikmat lagi bagi bumbu2 kita yang sudah terasa nikmat….)🙂

    @adipati kademangan

    Memang betul penelitian harus terus berlanjut terhadap MSG ini…. tetapi tidak hanya MSG mungkin, juga zat2 lain seperti kafein (yang ada dalam kopi atau teh), pemanis buatan, bahkan minyak goreng, asam cuka bahkan garam juga sebaiknya harus terus diadakan penelitian2 lanjutan…..🙂

    @frozen

    **halaah** wong mosting kayak gini mah nggak perlu guru besar atuh…:mrgreen:

    @latqueire

    Huehehe… mungkin protes bayinya karena sering diajak pergi ke McDonald’s….:mrgreen:

    @sjafri mangkuprawira

    Nah… ini dia prof…. perilaku makan yang ‘kurang benar’. Lebih mengutamakan MSG daripada makanan2 bergizi seperti sayuran dan ikan (terlepas dari masalah ekonomi). Kalau makanan hanya nasi dan sayur MSG saja tanpa sayuran dan ikan, ya itu lebih gawat dari junk food dong, betul nggak prof? Hehehe…😀

    @teksuno

    Ya… iyalah…. kalau MSG-nya seperempat kilo ya bukan enak lagi namanya, tapinya….. (nggak tahu deh…) huehehe…😀

    @petak

    Ya beda dong….. Stockholm syndrome mah hubungannya dengan kejiwaan ketika si korban baru mengalami trauma akibat kriminalitas yang dialaminya. Tetapi kalau gejala2nya sama seperti sesak nafas… ya nggak tahu deh….😀

    @ardianzzz

    Menurunkan kinerja otak bukan karena MSG-nya langsung tetapi karena kekurangan nutrisi. Kalau itu sih kesalahan orang tuanya, seharusnya memberikan MSG pada saat bersamaan dengan makanan yang bergizi.🙂

    @Yoga

    Ok deh… kalau begitu selamat menyimak ya….😀

  20. jadi ingat si dia nya saya yang dulu … chemistry banget kalo bilang “cinta”🙂 ah !!

    ______________________________

    Yari NK replies:

    Huahaha…. dikirain agar cinta tetap “lengket” harus bawa-bawa MSG dulu…..😀

  21. Ping-balik: Mendapat Award dan PR | Edi Psw's Weblog

  22. *belum baca komentar2 lain di atas*
    lha kalo gitu.. semua isu pemberitaan yg dulu itu salah semua ya? ini hasil penelitian FDA di USA gitu?
    tapi ada satu yg saya tanyakan: Apa hubungannya membandingkan kandungan sodium/natrium pada MSG dgn pada garam? Apakah semata yg berbahaya itu adalah Sodium/Natrium-nya itu saja? lalu bahwa pd MSG justru lebih rendah maka tak lebih berbahaya dibandingkan dgn Garam?
    Bgmn kalau yg membahayakan itu adalah rangkaian molekul NH2 dgn O-nya?
    Saya pernah dengar MSG kurang aman bagi pertumbuhan otak anak2? Bgmn?
    Mohon penjelasan.🙂

    ___________________________

    Yari NK replies:

    Sebenarnya pemberintaan yang dulu bukannya salah, tetapi hanya berdasarkan fenomena2 non-ilmiah yang memang di tahun 1970an, penelitian mengenai MSG ini masih minim. Namun dengan berjalannya waktu, terbukti bahwa kekhawatiran masyarakat yang berlebihan mengenai MSG ini tidak beraslasan secara ilmiah. Penelitian2 mengenai MSG ini bukan hanya dilakukan oleh FDA saja, tetapi juga oleh lembaga2 ilmiah lainnya di universitas, hasilnya memang kekhawatiran yang berlebihan terhadap MSG memang secara ilmiah tidak beralasan.

    Hubungan perbandingan Sodium pada MSG dan garam adalah bagi mereka yang harus berdiet rendah sodium seperti mereka yang menderita tekanan darah tinggi (hipertensi). Di sini jadi terlihat bahwa MSG mengandung sodium lebih rendah daripada garam. Nah, yang dihebohkan itu adalah ‘glutamat’nya, namun setelah diadakan berbagai penelitian ternyata glutamat tidak berbahaya dalam jumlah yang normal, karena glutamat bebaspun terdapat di dalam tubuh kita secara alami. Jadi kandungan sodium masalahnya berbeda dengan glutamatnya. NH2 dan O-nya itu adalah bagian dari glutamatnya jadi tidak berbahaya dalam jumlah yang ‘acceptable’.

    Saya belum pernah mendengar sodium glutamat kurang aman bagi pertumbuhan otak anak2. Karena sayapun waktu kecil sudah dikasih MSG tapi sekarang nggak bodoh2 amat.. huehehe….😀

  23. Saya senang baca tulisan Mas Yari ini. Jadi vetsin aman ya? Soalnya kalau kita beli makanan di luar rumah (ya iyalah, mosok beli makanan di rumah sendiri …😀 ) kan kita nggak tahu, pake vetsin apa nggak.
    Mudah-mudahan hasil penelitian FDA ini valid.
    Terimakasih.

    _______________________________

    Yari NK replies:

    Aman dalam jumlah yang ‘acceptable’. Jika MSG-nya sehari sekilo untuk satu orang ya nggak tahu deh… huehehe…. Lha wong vitamin/mineral aja kalau kebanyakan juga nggak baik kan?😀

    Penelitian FDA ini, setidaknya sudah didukung oleh penelitian2 lainnya di berbagai lembaga2 penetliain lainnya di universitas2 terkemuka. Jadinya jauh lebih valid secara ilmiah dibandingkan dengan kekhawatiran masyarakat yang berlebihan yang hanya berdasarkan fenomena saja dan bukan didasarkan penelitian yang ilmiah…🙂

  24. Kalau makan bareng teman-teman kantor, apalagi makan di tempat yang makanannya mesti diolah dulu pada saat kita pesan, ada saja yang “ribut” soal ini.

    Yang jangan banyak-banyaklah. Yang jangan pakailah. Tapi saat mendengar mereka ngomong gitu, ingatanku jadi terlempar saat SD dulu: itu bahaya! Jangan jajan di luar! Hihihi…

    _______________________________

    Yari NK replies:

    Ternyata tidak berbahaya kok. Asal jangan MSGnya sekali makan sekilo aja hehehe….. MSG tak lebih berbahaya dari minyak goreng yang kita pakai secara umum. Lemak jenuh dan kolesterol yang sering kita konsumsi secara tidak sadar sehari2 juga tidak lebih aman daripada MSG. Jadi ya nggak usah khawatir berlebihan.

    Kalau saya biasanya cuek aja kalo makan bareng di luar. Saya tidak pernah meminta untuk tidak memakai vetsin ataupun meminta vetsinnya yang banyak. Yah… terserah abang yang mbikin makanannya aja, mereka lebih tahu takaran MSG yang pas.🙂

  25. Mas Yari,

    Baca artikel ini jadi inget sama pelajaran saat kuliah dulu.. yang sekarang pastinya lupa-lupa inget..😀

    Memang benar, MSG itu tidak berbahaya, selama dikonsumsi dalam jumlah yang tidak melebihi batas aman konsumsi. FDA aja sudah meloloskan, artinya yang memang aman-aman saja, meskipun tetap ada aturan mainnya.

    Kalau nggak salah inget dan mudah-mudahan tidak salah, kolesterolpun baik buat tubuh. Tapi, tapi… selalu ada jumlah yang membatasi sehingga kalau berlebihan tentunya tidak baik buat kesehatan.

    Daripada junkfood, mendingan sih masak sendiri dengan sedikit penyedap rasa. Toh nggak perlu sampai dua bungkus, kan, untuk satu panci kecil sup ayam?🙂

    Salam kenal, Mas…
    Infonya menarik! ^_^

    _______________________________

    Yari NK replies:

    Betul sekali jeunglala, kolesterolpun ada manfaatnya dalam jumlah yang ‘acceptable’ terutama yang High Density Lipoprotein (HDL) yaitu kolesterol yang baik.

    Memang kekhawatiran berlebihan tentang MSG ini memang tidak berdasarkan penelitian ilmiah. Mereka2 lebih cepat percaya ‘rumour’ yang cepat berkembang dibandingkan dengan penelitian2 ilmiah yang telah dilakukan. Namun mudah2an masyarakat kita semakin dewasa dan mengerti mana yang hanya berdasarkan fenomena non-ilmiah (‘rumour’) dan mana yang berdasarkan penelitian ilmiah.🙂

  26. Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur http://www.infogue.com/info/cinema/& http://www.infogue.com/game_online & http://www.infogue.com/kamus untuk para netter Indonesia. Salam!
    http://kesehatan.infogue.com/vetsin_oh_msg

  27. wah, berguna sekali informasinya. saya sendiri belum pernah tau ada penelitian yang valid tentang MSG.
    tapi yang jelas, makanan bergaram dan gurih merangsang haus berlebihan, sehingga kita ingin minum banyak, lebih afdol minuman manis bersoda yang notabene punya kandungan gula tinggi.
    mungkin kejelekan makanan gurih berpenyedap ini karena efek tidak langsungnya itu, mas yari.

    hmm… padahal selama ini saya “mengharamkan” vetsin. tau gituuu…
    *nyesel bertahun-tahun menolak makan enak*

    ____________________________

    Yari NK replies:

    Betul itu. Makanan yang gurih dan enak juga secara tidak langsung menyebabkan kita ingin terus menerus makan. Itu juga merupakan efek buruk tidak langsung yang ditimbulkan oleh MSG.

    Namun ya sebaiknya mengkonsumsi sesuatu tidak berlebihan karena yang dikonsumsi berlebihan apapun juga tidak baik bahkan vitamin dan mineralpun jika dikonsumsi juga dapat berakibat negatif bagi tubuh.🙂

    Huehehehe…. menyesal ya ‘mengharamkan’ MSG? Tetapi tidak mengharamkan trans-fat, lemak yang ada di dalam fastfood a la Amerika? Ya… sama aja oblong dong!😀

  28. saya mau tanya….bagaimanan kandungan KIO3 dalam masakan yang ditambahkan dengan MSG?
    mohon untuk dijawab…terimakasih

    • Tidak berpengaruh apa-apa. KIO_{3} atau Kalium Yodat atau Potasium Yodat banyak dipakai untuk memperkaya kandungan yodium pada garam dapur. Dan sudah umum dicampurkan pada MSG atau ribotide pada garam dapur yang banyak dijual di toko-toko.

  29. naah…ini baru pro, aman… makasih dah berbagi info.

  30. terimakasih infonya ya.. jadi lebih tau, oia, punya jurnal yang berhubungan dengan pngurangan fungsi otak karena MSG ga ? kalo ada, boleh di infokan, terima kasih.

  31. sayur tanpa garam hambar (kata pribahasa)
    makanan tanpa msg belum tentu hambar ( belum ada peribahasanya)

  32. @ahmad Syaifudin : “sayur tanpa garam hambar” itu kayaknya pepatah kuno ya? mungkin waktu itu belum ada pabrik MSG… hehe.

    Andai waktu itu Pabrik MSG wis di bangun mungkin pribahasanya berkata lain, “sayur tanpa msg apa rasanya?” hahaha..

    saya setuju dengan yang buat Posting, selama konsumsinya dalam ambang batas aya kira aman-aman saja.

    Dirumah istri saya masak tanpa menggunakan MSG dan rasanya enak juga, namun jika jajan makanan diluar yang menggunakan MSG juga mau-mau aja.

    Menurut pengalaman saya, semua masakan yang mengandung MSG enaknya disantap diwaktu makanan masih hangat, tapi jika sudah dingin rasanya memang agak NEG. Lain halnya jika tanpa MSG, mau hangat atau dingin citarasanya nggak berubah.

    yang jelas MSG atau NON MSG Ok-Ok aja.

  33. tapi mas kenapa yahh saya tiap abis makan makanan yg mengandung vitsin, selalu gatal2..????

  34. Greetings! Very helpful advice in this particular article!
    It is the little changes that make the largest changes.

    Many thanks for sharing!

  35. whoah this blog is great i love reading your articles.
    Stay up the good work! You know, many people are searching
    around for this info, you could aid them greatly.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s