Simpanse Lebih Pintar Dari Manusia Dalam Menghafal !!

Simpanse bernama Ayumu sedang ditest...

Simpanse bernama Ayumu sedang ditest...

Sejak dahulu dipercaya bahwa spesies yang bernama Homo sapiens selalu unggul segala-galanya dari spesies-spesies lainnya di muka bumi ini dalam hal kognitif dan fungsi-fungsi otak.  Namun satu gelar kognitif kini telah terbukti  berpindah tangan dari manusia ke sebuah spesies yang sangat dekat dengan manusa yaitu: simpanse!, lewat serangkaian percobaan atau test yang dilakukan oleh profesor Tetsuro Matsuzawa dari Institut Riset Primata Universitas Kyoto, Jepang. Profesor Matsuzawa adalah seorang primatolog terkenal yang banyak mengeksplorasi kemampuan-kemampuan simpanse yang hingga kini masih misteri.

Seperti yang pernah dikisahkan pada acara Human Ape yang disiarkan oleh National Geographic Channel, profesor Matsuzawa berhasil membuktikan bahwa simpanse lebih unggul dari manusia dalam menghafal! Percobaan apa yang dilakukan profesor Matsuzawa terdapat simpanse-simpanse tersebut?

Profesor Tetsuro Matsuzawa

Profesor Tetsuro Matsuzawa

Profesor Matsuzawa mempersiapkan tiga pasang induk simpanse dan anak-anaknya yang akan diadu melawan sembilan mahasiswa universitas untuk diadu dalam hal menghafal! ! Caranya adalah di layar komputer akan muncul angka-angka yang letaknya acak seperti gambar di atas selama beberapa detik saja. Simpanse-simpanse dan mahasiswa-mahasiswa tersebut hanya diberi kesempatan beberapa detik untuk menghafalkan letak angka-angka tersebut. Lantas angka-angka tersebut segera berganti menjadi kotak-kotak hitam yang menyembunyikan angka-angka tersebut. Lalu lewat layar sentuh komputer, simpanse-simpanse dan mahasiswa-mahasiswa tersebut disuruh menemukan angka-angka yang berurutan satu hingga sembilan seakurat mungkin dan secepat mungkin. Tentu saja sebelumnya simpanse-simpanse tersebut telah diajarkan angka 1 sampai 9 secara berurutan.

Hasilnya?? Sungguh fantastis!! Simpanse-simpanse tersebut ternyata berhasil menemukan angka-angka di balik kotak-kotak hitam tersebut secara tepat dan hanya butuh waktu sekitar dua detik saja untuk membuka seluruh kotak-kotak tersebut. Sedangkan mahasiswa-mahasiswa tersebut butuh waktu jauh lebih lama dibandingkan simpanse-simpanse tersebut dan itupun banyak salahnya pula. Lebih mengagumkan lagi ketika susunan angka-angka tersebut diacak kembali dan kali ini simpanse-simpanse tersebut hanya diberi waktu 210 milidetik  atau  kira-kira sama dengan \frac{1}{5} detik untuk menghafal letak angka-angka tersebut di layar!! Bayangkan! Hanya seperlima detik! Hasilnya?? Tidak berpengaruh!! Simpanse-simpanse tersebut tetap bisa menemukan urutan-urutan angka yang tersembunyi di layar tersebut dengan tepat dan dengan kecepatan yang mengagumkan dan tidak akan pernah bisa disaingi oleh mahasiswa-mahasiswa saingannya dalam test tersebut !!

Apa yang disimpulkan Profesor Matsuzawa dari percobaannya tersebut? Profesor Matsuzawa mengatakan bahwa kemampuan luar biasa simpanse dalam menghafal tersebut erat hubungannya dengan kehidupan liarnya di alam bebas. Kemampuan menghafal ini berguna bagi simpanse untuk menghafal jumlah musuh atau rival mereka dan di tempat-tempat mana saja mereka berada dan suka bersembunyi di semak-semak. Kemampuan menghafal yang luar biasa ini juga berguna ketika simpanse harus menghafal di mana-mana saja terdapat buah-buahan yang matang. Juga simpanse-simpanse harus dapat menghafal mana tempat-tempat makanan yang sering didatangi simpanse jantan yang dominan (biasanya simpanse terkuat pemimpin grup) karena simpanse-simpanse lain tidak boleh makan buah-buahan yang berada di dekat simpanse jantan yang dominan tersebut.

Profesor Matsuzawa juga mengatakan bahwa kemampuan menghafal cepat manusia ini sudah lama sekali menghilang karena tempatnya sudah digantikan oleh sebuah fungsi yang jauh lebih berguna dibandingkan hanya sekedar menghafal yaitu fungsi linguistik atau bahasa. Bagi manusia, fungsi ini jauh lebih penting bagi manusia dibandingkan hanya sekedar kemampuan menghafal, karena dengan bahasa yang kompleks, manusia bisa berkomunikasi secara lebih efektif dibandingkan bahasa simpanse yang relatif sederhana. Bukan itu saja, fungsi bahasa ini juga penting untuk mewariskan ilmu pengetahuan yang sudah kita pelajari untuk generasi penerus kita secara efektif dan efisien. Karena  komunikasi dan pewarisan ilmu pengetahuan kepada anak cucu kita secara efektif dan efisien adalah sebuah faktor penting kenapa spesies Homo sapiens ini dapat mendominasi planet ini hingga kini……..

Nah sekarang, adakah keunggulan-keunggulan ‘kerabat kita terdekat’ ini lainnya daripada manusia yang belum kita ketahui? Walahualam….. yang jelas adalah tugas manusia untuk menyelidiki dan mempelajari hal-hal seperti ini. Karena kalau kita ogah belajar, maka kita jadi lebih mirip dengan simpanse….!! Siapa tahu kalau simpanse diajari ngeblog dia bisa bikin blog yang lebih canggih daripada rata-rata blogger manusia…!!:mrgreen:

32 responses to “Simpanse Lebih Pintar Dari Manusia Dalam Menghafal !!

  1. Mendingan nggak ikutan diadu ahh…daripada kalah nanti…..:P

  2. Hebat ….simpanse mengalahkan mahasiswa dalam menghafal.
    Kalo di Indonesia, mahasiswanya masih doyan tawuran…ya kalah jauh sama simpanse.
    Hehe

  3. Agak oot dikit nih. Setelah beberapa kali baca postingan mas yari tentang menyot saya baru bisa membedakan simpanse org utan monyet dsb. Hehe..

  4. jadi inget planet of the apes.😛

  5. Aha postingan tentang binatang favorit Mas Yari!🙂
    Otak simpanse lebih mahal dong dari otak manusia? Bisa juga karena simpanse belum mengalami apa yang disebut sebagai information overload, sementara kebanyakan manusia sudah jenuh dengan berbagai informasi yang diterima setiap detik. cmiiw.

  6. wow apakah berarti mereka juga punya akal yo?

  7. kemampuan menghafal sekarang bukan menjadi prioritas utama manusia kemajuan teknologi.itu menurut prof. howard gardner.jadi lumayan udah ketinggalan kalo sekolah2masih menuntut siswanya menghapal pelajaran seperti sejarah, sosial, etc

  8. jadi ingat tayangannnya di national geographic channel beberapa lama berselang. sunguh kemampuan menghapal yang hebat! kalau alasan pertahanan hidup yang menjadi latar belakangnya, bisa jadi korteks otak simpanse lebih kompleks untuk menyimpan ingatan jangka pendek. sementara pada manusia, kemampuan menghapal tidak akan berarti lebih dibandingkan kemampuan linguistik dan kemampuan mencipta. bagi manusia, kemampuan kognitif tidak hanya sebatas menghapal dan repetisi, namun juga menganalisa dan mengevaluasi.

    betapa setiap makhluk telah diciptakan dengan kelebihan masing-masing.

  9. ngetik-ngetik nih, mas yari. sebagai satu kritik terhadap penelitian prof.matsuzawa (halah, gak penting banget:mrgreen: ), walaupun simpanse diakui memiliki kemampuan menghapal yang hebat, apakah keempat primata yang digunakan sudah cukup untuk membuat generalisasi hasil bahwa semua simpanse pasti bisa menghapal sedahsyat yang ditunjukkan keluarga simpanse itu?

  10. kirain pak yari yang dites sama simpanse:mrgreen:
    hehehe
    tapi emang kayaknya banyak kelebihan2 mahluk Tuhan yang lain kita belum gali, betul pak, kita harus menyelidiki jangan2 puluhan tahun ke depan, simpanse yang menjajah manusia:mrgreen:

  11. ada satu lagi keunggulan simpanse dibanding kita,
    jadi model iklan XL, lha wong luna maya saja kalah
    bener nggak bang ?

  12. @edratna

    Lah… bu… kok sudah menyerah dulu sebelum bertanding sih?? Kan…. dari kecil kita diajari untuk menempuh proses dulu, soal hasil, ya bisa dievaluasi kemudian kan??:mrgreen:

    @Irna

    Iya ya…. mahasiswa yang suka tawuran berarti tabiatnya nggak jauh2 dari simpanse ya??:mrgreen:

    @AgusBin

    Mula2nya saya juga bingung ngebedain simpanse sama sampeyan, tapi dengan susah payah akhirnya berhasil juga….😛 Just kidding!:mrgreen:

    @sitijenang

    Planetnya sial melulu dong karena terus2an kena apes….😛

    @Yoga

    Mungkin juga begitu, karena sepertinya bahasa terutama penghafalan vokabularinya cukup memakan tempat yang banyak dalam otak manusia ya?? Apalagi yang multilinguist. Atau…. bisa jadi karena manusia dari dulu (walaupun awalnya sangat sederhana) sudah menemukan cara dan media di mana ia bisa mencatat segala yang ada di fikirannya, ia lantas kurang mengasah kemampuan menghafalnya lagi, akibatnya sedikit demi sedikit menghilang. Itu baru hipotesis saya aja loh…..😀

    @Ndoro Seten

    Memang punya…. tapi secara keseluruhan akal manusia masih superior…🙂

    @boyin

    Faktor menghafal masih diperlukan walaupun bukan lagi faktor yang paling penting dalam pengembangan peradaban manusia. Faktor-faktor kemampuan lain seperti: bahasa, kreativitas, logika dan juga matematik/numerik jauh lebih penting dibandingkan dengan menghafal…..

    @marshmallow

    Betul…. faktor analisa/evaluasi, berbahasa, kreativitas, logika dan matematis/numeris lebih penting dibandingkan dengan faktor menghafal, apalagi manusia sudah mampu menemukan cara dan media untuk memindahkan informasi yang berada di dalam otak ke dalam media2 lain, mulai dari media yang sederhana sampai kepada media digital. Jadi fungsi menghafal tersebut dapat dialihfungsikan untuk fungsi2 lain yang jauh lebih berguna untuk kemajuan peradaban **halaah**

    Apakah semua simpanse dapat menghafal? Sepertinya variasi dalam sebuah spesies pasti ada. Saya dulu waktu mahasiswa punya teman yang daya hafalnya hebat sekali, walaupun mungkin masih kalah dari simpanse. Namun kemampuan matematisnya sangat lemah. Begitu pula mungkin dengan simpanse, mungkin satu dua ada yang daya menghafalnya agak kurang tapi mungkin bisa jadi ada pula yang lebih hebat lagi…. Untuk jelasnya ya silahkan bertanya sama Prof. Matsuzawa sendiri… **halaah iseng banget**:mrgreen:

    @aRuL

    Ditest apanya dulu nih RuL? Kalau ditest adu ganteng sama simpanse ya jelas kalah dong saya….:mrgreen:

    Wah…. ya nggak lah… kalau puluhan tahun ke depan…. tapi entah kalau ribuan/jutaan tahun mendatang. Mungkin simpansenya perlu diajarin ngeblog dulu sebelum ia bisa menjajah manusia…..:mrgreen:

    @goenoeng

    Huahahaha…. kalah apanya dulu nih?? Kalah cantik apa kalah pinter?? Atau kalah kedua-duanya??:mrgreen:

  13. Hmmm… Pak Yari ini senang banget ya memposting hal-hal yg terkait dengan mahluk yang kekerabatannya dekat dengan manusia.

    Pak, simpanse bisa menghafal nama2 blogger ga? (*klo seandainya nanti mereka diajarin ngeblog sama Pak Yari?:mrgreen: )

  14. Wah… Simpanse lagi. Hmm… Segitu serunya ya bahas simpanse?:mrgreen:
    Orang utan pernah, simpanse pernah, kera pernah ya?, Om Yari juga pernah. Bekantan pernah ga, Om?

  15. Oo gitu ya pak.. weleh mosok qt kalah dg simpanse…🙂

  16. Sebenarnya eksperimen tersebut kurang fair sebab mengunakan norma manusia, dalam arti bahwa konsep dan teknis komparasi dengan adat kebiasaan manusia dan simpase dipaksa untuk mengikuti norma manusia. Namun hasilnya bahwa manusia ternyata tetep kalah. wakakakak.
    Btw Simpase memang spesies yang paling cocok untuk komparasi manusia. Menurut saya, kita manusia ini memang satu keluarga yaitu primata. huehehe.

  17. walah. kok ngomongin nenek moyang lagi seh pak yari .. kekeke

  18. @mathematicse

    Menghafal nama2 blogger?? Hmm… kayaknya bisa deh, apalagi nama blogger2 yang wajahnya mirip simpanse!:mrgreen:

    @Alias

    Bekantan itu monyet (monkey) bukan kera (ape). Kera itu termasuk monyet tetapi monyet belum tentu kera. Kalau kera itu yang tidak punya ekor seperti: simpanse, orangutan, gorila, gibon dan manusia. Tetapi kalau saya masukin manusia ke dalam kera nanti banyak yang protes….:mrgreen:

    Btw, sampeyan mau ditest lawan bekantan nggak?? huehehe….:mrgreen:

    @azaxs

    Yah… begitulah… memang simpanse diciptakan lebih pintar dalam menghafal, ya mau gimana lagi?😀

    @laporan

    Sebenarnya eksperimen tersebut memang sengaja dengan set yang ‘standard’ manusia, karena yang ditest memang fungsi kognitif atau otaknya. Kalau kita bicara masalah fungsi kognitif atau otak, tentu kita ingin mengetahui apakah yang inferior dapat mengikuti atau menyaingi yang superior, bukan kebalikannya. Kalau yang superior ditest dan unggul melawan standard yang inferior yang tentu sudah nggak heran lagi dong… huehehe….😀

    Tetapi memang simpanse itu adalah spesies yang paling dekat dengan manusia secara genetis, jadi perilakunya dianggap paling merepresentasikan manusia dari spesies2 lain yang masih ada di bumi ini di luar Homo sapiens. Walaupun, orangutan seperti dalam acara di Animal Planet : “Orangutan Island”, perilaku2 orangutan ternyata tak kalah mengejutkannya…….

    @mantan kyai

    Bukan nenek moyang tapi kerabat dekat…..:mrgreen:

  19. hehehe..hebat juga tuh monyet,hahaha…

  20. Barangkali dari segi kemampuan menghafal, simpanse bisa jadi mengagumkan. Namun tentu saja sebatas menghafal. Daya nalar untuk kemudian dikembangkan lagi secara logika, tentu masih kedodoran ketimbang homo sapiens.

    Betul kata Pak Yari, itu kenapa manusia dapat mendominasi planet ini hingga kini. Buktinya: manusia bisa meneliti kelebihan serta kemampuan mereka. Mereka? Apa bisa?

    (Aku kok jadi kedinginan, Pak Yari. Apa karena salju mulai turun ya? Hehe).

  21. Wah….. jadi malu, *kalah soalnya daya inget nya*

  22. @langitjiwa

    Padahal cuma monyet ya….!😀

    @Daniel Mahendra

    Nah… itu dia Mas Daniel….. Dan keunggulan Homo sapiens atas spesies2 lainnya yang membuat kita berjaya adalah: kita senantiasa ingin belajar dan ingin tahu terus-menerus dan menjadikan tantangan sebagai pemicu kemajuan peradaban. Pan troglodytes (simpanse) mungkin lebih pintar menghafal, tetapi mereka daya belajarnya rendah, ya akhirnya cuma bisa “ngak-ngak-nguk-nguk” aja.😀

    Jadi kesimpulannya, orang yang nggak mau belajar lebih mirip simpanse. Betul nggak mas Daniel? Huehehe….😀

    @balisugar

    Padahal belum disekolahin tuh….:mrgreen:

    @Raffaell

    Tetapi kalau hari gajian minimal pasti inget dong….:mrgreen:

  23. Waduh…. Saya disalip nech ama Simpanse…. Ha….🙂

    __________________________

    Yari NK replies:

    Huahahaha….. kasihan deh…. tetapi nggak apa2 kok, saya yakin mas dikma punya kelebihan2 lain yang lebih banyak daripada simpanse.🙂

  24. emang seperti itu ya pak, tapi walau bagaimana pun manusia adalah ciptaan Tuhan yang paling sempurna

    _________________________

    Yari NK replies:

    O yaa… tentu saja…. secara keseluruhan manusia masih jauh lebih unggul daripada simpanse kok secara kognitif dan fungsi otak….🙂

  25. hahahaha… masa sih..????????
    kalo lagi iseng baca dan analisa dengan seksama ya blog saya…
    baca dengan pikiran positif, tenang, dan di analisa dengan seksama
    semoga berhasil…

    __________________________

    Yari NK replies:

    Ok… nanti kalau saya ada waktu saya akan mampir dan berkomentar di blog anda. Terims ya atas infonya….🙂

  26. tapi tetep aja manusia yang sempurna,hehehehe😀

    _____________________________

    Yari NK replies:

    Tidak ada makhluk yang sempurna, yang ada adalah manusia itu adalah makhluk yang paling cerdas karena dia punya akal….🙂

  27. mau tanya hari & weton kelahiran:
    1. 14 Juni 1977
    2. 19 Mei 1985

    Kira kira jodoh ga ya pak? terimakasih…

  28. berarti,simpanse iqnya tinggi dong! bahkan berarti,iq simpanse bisa disamakan dgn albert
    einstein!

    • Ya… nggak begitu. IQ kan diukur berdasarkan banyak aspek. Sedangkan simpanse hanya unggul pada aspek menghafal saja. Kalau disuruh ngitung Matematika, misalnya, ya simpanse tetap aja kalah….. ngerti?😉

  29. Omm apakah simpanse mempunyai akal jika seperti soal di bawah simpanse mmiliki akal ktika anda mlihat knyataan bhwa ia mnggunakan kotak srta tongkt untuk mendapatkan pisang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s