Daily Archives: Kamis, 8 Januari 2009

Bertemu Melihat Al Jupri dan Kamus Besar Bahasa Indonesia yang Mahal

Sebagian koleksi kamusku

Sebagian koleksi kamusku

Sebagian besar mereka yang sering mampir di blog ini mungkin pasti kenal dengan seorang blogger yang bernama Al Jupri atau yang sering saya panggil kang Jupri. Blogger yang banyak menulis tentang matematika dan pendidikan matematika ini baru menyelesaikan pendidikan masternya di Negeri Belanda,  dan kini kang Jupri sudah pulang kembali ke Bandung. Walaupun kedatangan kang Jupri sudah saya ketahui sejak awal bulan Desember lalu, namun kami berdua memang belum berani berjanji untuk kopi darat karena kami masing-masing memang sok sibuk walaupun sebenarnya kami ingin sekali bertemu. Namun ternyata Tuhan berkehendak lain, walaupun kami belum pernah berjanji tetapi hari Sabtu tanggal 3 Januari 2009 lalu kami akhirnya berhasil bertemu dan saling melihat! Walaupun begitu perjumpaan itu tidak bisa sama sekali disebut kopdar! Lho? Kok begitu?? Begini cerita konyolnya: :mrgreen:

Sabtu lalu, saya bersama keluarga pergi ke Gramedia di Jalan merdeka Bandung. Mula-mulanya sih hanya untuk membeli peralatan tulis buat anak-anak. Namun ketika anak-anak dan ibunya asik memilih-milih peralatan tulis, saya ‘kabur’ sebentar untuk melihat buku-buku yang menarik di lantai atas. Namun ketika saya tengah melihat-lihat deretan kamus, saya tiba-tiba merasa seperti melihat kang Jupri. Ya, jarak kang Jupri dengan saya waktu itu kira-kira hanya 10 kaki (feet) saja! Namun saya nggak yakin 100% kalau itu kang Jupri. Maklumlah terkadang antara foto (yang saya lihat di blognya dan avatarnya Kang Jupri) dan aslinya bisa berbeda. Tapi anehnya, orang yang saya kira Kang Jupri itu kok melihat saya juga, namun sepertinya ia juga ragu. Tadinya mau saya lihatin terus, namun karena nanti disangka homok tidak sopan dan juga takut salah orang maka saya berhenti memandang orang tersebut. Ketika aku penasaran dan ingin mencari orang yang ‘mirip’ Kang Jupri tersebut, ternyata orangnya telah menghilang. Dan ceritanya tamat sampai di sini. Huehehe…. Para pecinta artikel2 kopdarpun kecewa…!! :mrgreen:

Nah, hari Seninnya, saya dan kang Jupri bertemu via Yahoo! Messenger. Kang Jupri berkata kepada saya: “Saya sepertinya melihat Pak Yari hari Sabtu lalu di Gramedia…..” Lantas saya menjawab: “Sepertinya saya juga melihat kang Jupri lho di Gramedia….”. O alah….. kalau begitu……. Hanya penyesalan kemudian yang keluar…. 😦 Yah… mungkin Tuhan belum mengijinkan kita untuk kopdar atau mungkin juga karena kita berdua adalah orang yang sangat sopan **halaah** takut salah sapa dan salah orang….. :mrgreen: Tetapi saya yakin, Insya Allah kita berdua pasti bakal ketemu, minimal karena kita berdua ini sedikit kutuan (kutu buku) maka kemungkinan besar pasti (Insya Allah) kita akan bertemu lagi minimal di Toko Buku Gramedia….. 😀

Sebenarnya saya pergi ke lantai atas Gramedia (lantai di mana saya melihat kang Jupri) karena ingin membeli Essentials of Genetics (lupa lagi karangan siapa) yang sudah lama saya incar. Namun karena harganya lumayan mahal karena bukunya juga keren abis dan full colour dan kaya akan ilustrasi, maka bukunya baru ‘kebeli’ waktu itu. Namun aku kecewa, karena ternyata buku tersebut sudah habis terjual. Memang sih sebulan sebelumnya saya melihat hanya ada (tinggal) dua eksemplar yang dijual di Toko Buku Gramedia Merdeka Bandung tersebut. Kalau masih ada, lumayan deh buat baca-baca di waktu senggang **halaah** dan siapa tahu ada bahan yang menarik juga untuk dijadikan postingan di blog. Huehehe…..  Tapi karena buku sudah terjual habis, aku hanya bisa BIMANTARA (BIbir MAnyun TiAda taRA)…. 😦

Lantas aku menyisir bagian kamus (di mana saya melihat kang Jupri). Aku melihat Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) edisi terbaru. Terbesit sekilas keinginanku untuk membeli kamus tersebut. Maklum deh walaupun koleksi kamus saya (dari berbagai bahasa dan tema) kalau ditumpuk mungkin tingginya hampir menyentuh langit-langit rumah saya yang kira-kira setinggi 13 kaki itu, namun keterlaluannya saya belum punya satu bijipun kamus Bahasa Indonesia. Saya lihat harga KBBI itu dan ternyata….. harga kamus tersebut Rp. 375.000,-. Harga tersebut tentu saja membuat saya BIMOLI (BIbir MOnyong Lima Inci). Lha, wong kamus Oxford Advanced Learner’s Dictionary (OALD) di sebelahnya aja (yang soft cover)  harganya lebih murah. OALD kaya akan ilustrasi dan sudah full colour. Tadinya saya menyangka bahwa siapa tahu KBBI edisi terbaru ini juga sudah kaya akan ilustrasi dan sudah full colour. Namun setelah saya melihat isinya, ternyata isinya hampir sama saja, hanya saja KBBI yang baru ini lebih kaya dengan suplemen di halaman-halaman akhir. Dan suplemennya sebenarnya cukup kaya (walau masih jauh kualitasnya dengan suplemen pada OALD), namun tetap saja menurut saya harga Rp. 375.000 itu terlalu mahal. Wah sulit ya….. mau berbahasa Indonesia yang baik dan benar saja, kamusnya mahalnya minta ampun. Yang mau belajar Bahasa Inggris, dengan kamus yang lebih murah harganya dapat diperoleh kualitas kamus yang lebih baik.

Ya sudah…… segitu saja cerita hari Sabtuku tanggal 3 Januari lalu yang penuh dengan BIMANTARA dan BIMOLI. Pertama-tama, ‘gagal’ kopdaran dengan kang Jupri. Kedua, buku Essentials of Genetics yang sudah kuincar ternyata telah habis. Ketiga, mau beli KBBI guna melengkapi koleksi kamus dan bukuku ternyata harga kamusnya bikin aku semakin BIMOLI….!! 😦