Satu Triliun atau Satu Biliun?

dolarzimbabwe1Pernah tidak anda membayangkan punya uang satu triliun?? Satu triliun apa nih?? Yah… nggak usah satu triliun euro, satu triliun rupiahpun andaikan kita punya uang sebanyak itu tentu maunya kita tidak usah bekerja lagi alias ongkang-ongkangan saja di rumah. Apa yang mau anda lakukan dengan uang sebanyak itu?? Yah…. itu terserah masing-masing saja deh. Asal jangan punya duit satu triliun dolar Zimbabwe saja ya?? Kenapa?? Karena negara yang tengah mengalami hiperinflasi sangat sangat parah tersebut, harga satu triliun dolar Zimbabwe hanya berharga US$ 3 saja!

Namun pada postingan saya kali ini, saya tidak akan membicarakan masalah inflasi namun saya akan membicarakan masalah angka 1 triliunnya sendiri. Di Indonesia, satu triliun rupiah adalah Rp. 1.000.000.000.000,- tetapi di Perancis atau di Jerman satu triliun rupiah adalah Rp. 1.000.000.000.000.000.000,- atau satu juta kali lebih banyak dari di Indonesia! Kenapa begitu?? Itu disebabkan karena angka satu triliun di Indonesia berbeda dengan angka satu triliun di Perancis, Jerman ataupun di kebanyakan negara-negara Eropa daratan lainnya.

Kenapa bisa terjadi perbedaan seperti itu? Karena terdapat dua buah sistem penyebutan bilangan. Yaitu sistem skala pendek (short scale / échelle courte) dan sistem skala panjang (long scale / échelle longue). Ceritanya begini: Sebelum abad ke-17 sistem pengelompokan digit untuk bilangan-bilangan besar bukanlah tiga digit seperti sekarang melainkan enam digit. Jadi dahulu angka 1 milyar bukan ditulis 1.000.000.000 melainkan 1000.000000. Jacques Peletier du Mans adalah seorang Matematikawan asal Perancis yang membakukan sistem penyebutan bilangan berdasarkan pengelompokan enam digit tersebut  yang pada akhirnya disebut sistem skala panjang (long scale / échelle longue). Namun pada abad ke-17, karena pengelompokan enam angka/digit masih membikin pusing banyak orang dengan angka yang berjejer-jejer itu, maka dipecahlah menjadi sistem pengelompokan tiga angka yang kita kenal sekarang ini. Sistem penyebutan bilangan berdasarkan pengelompokan tiga angka inilah yang akhirnya menjadi dasar bagi sistem penyebutan bilangan skala pendek (short scale / échelle courte). Walaupun angka-angka yang sangat besar tersebut sudah dikelompokan menjadi tiga, namun ternyata sistem skala panjang masih digunakan di hampir seluruh negara Eropa secara resmi kecuali Inggris hingga kini.

Amerika Serikat adalah negara pertama yang resmi menggunakan sistem skala pendek secara resmi sejak negara itu berdiri tahun 1776. Inggris mula-mula tetap menggunakan sistem skala panjang kompakan dengan negara-negara tetangganya di Eropa. Namun tahun 1974, Perdana Menteri Inggris waktu itu, Harold Wilson, mengubah sistem penyebutan bilangan secara resmi dari sistem skala panjang menjadi sistem skala pendek mengikuti jejak Amerika Serikat. Namun begitu sistem skala panjang, masih banyak digunakan secara tidak resmi di Inggris hingga sekarang.

Sekarang bagaimana perbedaan antara skala panjang dan skala pendek tersebut? Perhatikanlah perbedaan antara penyebutan bilangan-bilangan besar antara Bahasa Inggris Amerika (Americanism) dan Britania (Briticism) modern (menggunakan skala pendek), Bahasa Inggris Britania   lama (menggunakan skala panjang) serta Bahasa Perancis (français) yang juga mewakili bahasa-bahasa di kebanyakan Eropa daratan lainnya (menggunakan skala panjang).

Value Americanism & Modern Briticism Old Briticism français
106 million million million
109 billion thousand million milliard
1012 trillion billion billion
1015 quadrillion thousand billion billiard
1018 quintillion trillion trillion
1021 sextillion thousand trillion trilliard
1024 septillion quadrillion quadrillion
1027 octillion thousand quadrillion quadrilliard
1030 nonillion quintillion quintillion
1033 decillion thousand quintillion quintilliard

Jadi misalnya ada bilangan 27,000,000,000,000,000 atau 27 x 1015 maka:
Americanism and Modern Briticism: twnety seven quadrillion (= dua puluh tujuh kuadriliun).
Old Briticism : twenty seven thousand billion (= dua puluh tujuh ribu biliun).
français : vingt-sept billiards (= dua puluh tujuh bilyar).

Sekarang bagaimana dengan Indonesia?? Nampaknya karena dalam Bahasa Indonesia tidak ada atau belum ada istilah baku untuk bilangan-bilangan besar nampaknya untuk sementara Indonesia terpaksa jadi pengekor. Namun sayangnya dalam hal mengekorpun Indonesia tidak jelas siapa yang diekori. Pada angka 1.000.000.000, kita menyebutnya satu milyar. Kata milyar ini sepertinya kita mengikuti sistem skala panjang Perancis lewat kata serapan dari Bahasa Belanda miljard. Namun untuk 1.000.000.000.000, kita menyebutnya satu triliun yang mengikuti sistem skala pendek yang berlaku di Amerika Serikat. Seharusnya jikalau kita mengikuti sistem panjang Perancis, 1.000.000.000.000 bukanlah 1 triliun melainkan 1 biliun. Sedangkan jikalau mengikuti sistem skala pendek 1.000.000.000 bukanlah satu milyar melainkan satu biliun. Jadinya mana yang benar ya?? Kalau saya pribadi, saya memilih cara “khas Indonesia” saja yaitu memilih mana yang paling populer. Mengenai benar salahnya itu nomor satu triliun bagaimana nanti saja……. 😀

____________________________

Epilog:

Beberapa tahun yang lalu, saya pernah membeli buku tentang manajemen keuangan berbahasa Inggris terbitan India. Judul persisnya dan pengarangnya saya lupa karena buku tersebut sudah lama ‘menghilang’ entah saya simpan di Bandung atau di Jakarta. Buku tersebut sebenarnya terhitung bagus, namun saya mendapatkan angka-angka yang “aneh” seperti misalnya contoh berikut ini:

CashRs. 62,30,000
Accounts ReceivablesRs. 42,23,000
InventoriesRs. 72,25,000
dan sebagainya…..

Mula-mula saya bingung dan menyangkanya salah cetak. Mungkin Rs. 62,30,000 maksudnya adalah Rs. 62,300,000 dan sebagainya. Namun saya berfikir hal tersebut tidak mungkin karena kejadiannya terus berulang dan “angka-angka aneh” tersebut muncul sepanjang buku tersebut. Sampai akhirnya saya memahami bahwa “angka-angka aneh” tersebut adalah sistem penulisan bilangan tradisional India (dan Pakistan). Menariknya adalah walaupun mereka menulis buku dalam Bahasa Inggris, namun mereka tetap bangga dan memakai sistem penulisan bilangan tradisional India.

Sistem penulisan (dan penyebutan) bilangan India menyerupai sistem penulisan bilangan modern hingga 99,999 (sembilan puluh sembilan ribu sembilan ratus sembilan puluh sembilan) saja. Sesudah itu semuanya berbeda. Sekarang lihat tabel berikut ini:

Bilangan Penyebutan Bilangan India (English) Bahasa Indonesia
1,000 one thousand seribu
10,000 ten thousand sepuluh ribu
1,00,000 one lakh seratus ribu (100.000)
10,00,000 ten lakhs satu juta (1.000.000)
1,00,00,000 one crore sepuluh juta (10.000.000)
10,00,00,000 ten crores seratus juta (100.000.000)
1,00,00,00,000 one arawb satu milyar
10,00,00,00,000 ten arawbs sepuluh milyar

Nah, jadi jikalau ada sejumlah uang sejumlah Rs. 27,50,00,000 berarti uang tersebut sejumlah Rs. 275.000.000 atau dua ratus tujuh puluh lima juta rupee (mata uang India). Dalam Bahasa Inggris Indianya adalah twenty seven crores fifty lakhs rupees. Nah, jikalau anda nanti pergi ke India atau membeli buku-buku terbitan India yang sebenarnya banyak sekali yang bermutu tersebut dan menemukan “bilangan-bilangan aneh” seperti di atas maka kini anda sudah memahaminya…. 😀

Iklan

26 responses to “Satu Triliun atau Satu Biliun?

  1. Pertamax…
    wah gimana nih Indonesia ? kali buat aturan sendiri yah

  2. Tapi mungkin indonesia bukan negara satu2nya yg ga konsisten spt itu.

  3. Ah..sial keduluan Pak Yari, saya juga punya ide untuk nulis hal ini perbedaan billiun di inggris ama d amrik tapi soal penulisan angka di india saya juga baru tau..
    wah..terpaksa nyari ide lain dech :p

  4. Baru tahu kalau Indonesia paling ngeyel tentang masalah ini… hihihi

  5. Mas kayaknya yg contoh india itu kurang satu nolnya. Aturan 275 juta rupee bukan 27 juta 500 ribu.

  6. @ario saja

    Hmmm…. urusan negara atau bangsa aja banyak yang belum terfikir. Apalagi yang ngurusin seperti ini. Sebaiknya yang mengurus hal seperti ini pakar matematika atau pakar bahasa ya? 😀

    @AgusBin

    Memang sih Indonesia bukan negara satu2nya yang nggak konsisten, tetapi walau begitu bukan berarti kesalahan menjadi benar kan?? Sama seperti jika orang banyak korupsi di negeri ini bukan berarti perbuatan korupsi menjadi benar kan? 😀

    O iya bener sampeyan, seharusnya memang 275.000.000. Kesalahan udah diperbaiki. Thanks ya. 😀

    @Aria Turns

    Huehehe… sorry deh… abis nggak tahu sih kalo sampeyan juga ingin menuliskan topik serupa. 😀

    @bujanglahat

    Kayaknya sih ini bukan dalam hal satu2nya bangsa Indonesia ‘ngeyel’… :mrgreen:

  7. heheheh klau punya duit segithu banyal dalam rupiah mayan juga 😀

  8. yang pasti kalo misal gue punya uang sampe trilyunan, ga bakal ongkang2 kaki aja.. tapi, muterin tu duit sampe bisa ngehasilin duit lagi 😉

  9. emang pada lain lain yah nyebutnya…orang bule amrik juga kalo nyebut umpamanya 1800 suka ngomongnya eighteen hundreds di banding one thousand eight hundred..padahal kalo ngomong yang kedua yang lain juga ngerti……

  10. Terus terang aku mumet pak, pake satuan yang udah liun liun liunan, gile bener nol nya bikin mabok, hehehehe, ini pertanda inflasi perekonomian dunia, gara gara ada metodologi uang kertas, padahal kalo di arab sono, 1 dinar tetep aja seharga 1 ekor kambing, STABIL abis!

  11. artikel pak yari selalu maknyus. penuh triliunan informasi *halah*

  12. nah, nah! ini kesalahan yang seringkali nggak sengaja terjadi dalam percakapan/transaksi dengan orang asing dari negara yang konsisten penyebutan skala nominalnya. yang paling sering tuh soal million sebagai “juta” atau sebagai “milyard”. apalagi mata uang kita kan termasuk kecil, walaupun tak sekecil di zimbabwe, sehingga angka jutaan sering muncul dalam transaksi kecil sekalipun. untung aja saya bukan pedagang tapi pengedar. huehehe…

    makasih infonya, mas yari!

  13. @zoel

    Bukan lumayan lageeee…… :mrgreen:

    @boyin

    Ya betul…. 1800 itu dibaca eighteen-hundred sering terjadi, tetapi itu hanya dipakai secara informal saja terutama dalam percakapan oral. Kalau formal perkataan eighteen-hundred itu tetap salah…. 🙂

    @Billy Koesoemadinata

    Kalau saya sih sebagian saya tukarkan dengan logam mulia (emas) saja…. 😀

    @Raffaell

    Nah…. itulah kalau sudah terpengaruh dengan kapitalisme dan perdagangan bebas, yah masing2 ada kebaikan dan keburukan sendiri2. Wah…. kalau harganya stabil dengan kambing di Arab, mau nggak ya, kalau transaksi di Arab pakai kambing?? Tapi nggak praktis ya…. soalnya kambing nggak bisa dimasukin dompet….. :mrgreen:

    @mantan kyai

    Mudah2an juga mantan kyai dapat menjadi mantan kyai dengan satu trilyun mantan umat. Lha gimana caranya ya?? Wong… umat di seluruh dunia saja cuma 6,75 milyar saja kok. :mrgreen:

    @marshmallow

    Kalau masih dalam taraf “juta” masih sama di antara negara2. Nah, kalau sudah “-yun-yunan” itu belakangnya yang suka bikin bibir kita manYUN kita pusing. Mudah2an mata uang kita tidak terhempas inflasi lagi seperti di Zimbabwe itu ya, biar kita nggak pusing dalam segala hal….. 😀

  14. Lucu yah uangnya nolnya banyak!!!

    _______________________________

    Yari NK replies:

    Nolnya banyak kalau nggak bisa beli apa2an ya sama juga oblong…. huehehehe…..

  15. tukeran link ????????

    ______________________

    Yari NK replies:

    Okeydokey….. 😀

  16. klo punya banyak uang segitu sih saya buat beli rujak..

    salam kenal bro~

    ____________________________

    Yari NK replies:

    Rujaknya dikasih emas nggak?? Hehehe…. 😀
    Salam kenal juga…. terims ya telah mampir di blogku…. 😀

  17. Pa kabar Kang ??

    Cuma mau tanya .. apakah sudah ada padanan katanya dalam bahasa Indonesia untuk angka yang lebih dari 12 digit kang?? … ma kasih infonya.

    _____________________________

    Yari NK replies:

    Dulu saya pernah baca….. entah lupa dimana. Kalau 10^{12} adalah: ‘dwita’. Terus 10^{15} itu namanya ‘dwiyar’. Terus 10^{18} adalah ‘trita’ terus 10^{21} adalah ‘triyar’ dst…..

    Sepertinya itu cuma mencontoh dari sistem Perancis (Jacques Petelier du Mans) seperti di atas cuma di-Indonesia-kan saja. ‘Dwita’, diambil dari ‘dwi’ ditambah akhiran ‘ta’ yang diambil dari juta. Sedangkan yang belakangnya ‘yar’ diambil dari milyar. Sama seperti Petelier mengkombinasikan ‘bi’ dan ‘million‘ menjadi ‘billion’ dst. Hanya ikut2an saja dan tidak dijamin kebakuannya…..

  18. Ya ampun Bang Eby! apa kabar Bang Eby!

    *sorry Mas yari, nyapa Bang Eby dulu :D*

    __________________________

    Yari NK responds:

    :mrgreen:

  19. Ketika mulai mengenal angka-angka dalam bahasa Inggris dan tata cara penulisannya, saya sempat bingung, karena dalam bahasa Indonesia tata cara penulisannya berbeda, seperti yang dijelaskan Mas Yari di atas. Mengapa bangsa kita tak menyesuaikannya dengan standar internasional saja ya, agar tak menyesatkan?

    _________________________________

    Yari NK replies:

    Nah itu dia, terkadang kita hanya asal “mencontoh” tetapi dalam hal mencontohpun kita tidak konsisten, jadinya ya begitu itu……. 😦

  20. Perasaan saya kalo berkunjung ke blog ini tambah puyeng deh.

    *kabur sebelum ditimpuk sandal*

    ___________________________

    Yari NK replies:

    **menimpuk pakai setrilyun sandal** 😀

  21. tambahan pak, diatas decillion ada istilah “google” dimana nama itu dpake oleh salah satu search engine terkenal.. mungkin untuk mengartikan betapa banyaknya yg bisa dtemukan oleh mesin pencari ini.. hehe..
    numpang iklan blog ya gan? http://rahasia-dunia.co.cc
    isinya lumayan asik.

  22. Supaya tidak membingungkan, untuk amannya, pemakaian kata triliun atau biliun sementara diberi keterangan dengan angka. Kalau di Indonesia 1 T = 1000 M, 1 M = 1000 J. (satu Triliun = seribu miliar, satu miliar seribu juta) lalu 1 Biliun (singkatannya apa ya, B? 1B= ….T= …..M ? Saya sampai ke sini karena mencari tahu istilah apakah triliun sama dengan biliun…. Satu buku terjemahan terbitan EGC Jakarta 1998 tentang kesehatan menulis bahwa manusia terdiri atas enam puluh biliun (6 x 10 pangkat 13) sel-sel. Sedangkan buku lain, terjemahan juga terbitan Gramedia cetakan tahun 2005 menulis bahwa tubuh manusia terdiri atas sekitar 100 triliun sel (di buku ini tidak disertai angkanya)

    • Bukannya nanti malah bingung kalau cuma pakai huruf?? Lha maksudnya 1 T itu 1 T yang mana?? 1 T yang 1.000.000.000 atau yang 1.000.000.000.000.000.000 ????? Kecuali kalau kita sudah mantab ikut versi Amerika atau Perancis (Eropa).

  23. wiiihh ..bingun ndere ..nolx banyak amiir..coba ane punya duit segitu bisa buat bangun mesjid ama pesntren and bisa tiap 2x setahun umroh..wiiih senangx

  24. Ya…Allah berilah hambamu ini uang 1 Triliun…semoga hambamu yang lemah ini bisa keluar dari ketidakmampuan hidup dan program pengentasan kemiskinan yang di canangkan pemerintah akan berhasil setidaknya satu warga miskin sudah terangkat ..amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s