Daily Archives: Kamis, 26 Februari 2009

Kolesterol dan Kumis

cholesterol03

testosteron, hormon seks sekunder pria

testosteron, hormon seks pria

Anda tentu tidak asing lagi dengan kata-kata kolesterol. Ya, kolesterol ini seringkali diidentikkan dengan makanan yang enak-enak, walaupun sebenarnya bukan kolesterolah yang memberikan rasa enak pada makanan tersebut. Kolesterol yang berlebihan memang dapat mengganggu kesehatan kita. Di dalam tubuh kita ada lima “macam” kolesterol yaitu chylomicrons, VLDL, IDL, LDL dan HDL. Mereka itu sebenarnya adalah lipoprotein yang terdiri dari kombinasi protein, lemak dan kolesterol (ingat: lemak dan kolesterol itu berbeda). Dari kelima lipoprotein di atas, hanya HDL-lah yang dianggap “baik” sementara keempat lipoprotein lainnya dianggap jahat (kurang baik). Pada HDL komposisinya yang terbanyak adalah protein sementara pada LDL komposisinya yang terbanyak adalah kolesterol. Mungkin karena itulah LDL dianggap sebagai “kolesterol buruk” sedangkan HDL dianggap sebagai “kolesterol baik”.
estradiol, hormon seks wanita

estradiol, hormon seks wanita

Namun terlepas dari seringnya kolesterol dicap buruk sebagai “biang” penyebab berbagai penyakit, sebenarnya kolesterol juga sangat diperlukan oleh tubuh kita. Salah satunya adalah untuk membentuk hormon seks pada tubuh kita. Seperti kita lihat pada gambar molekul kolesterol dan testosteron yang merupakan hormon seks pria di atas, bentuk molekulnya hampir sama yaitu terdapat tiga buah cincin segi-enam dan sebuah cincin segi lima. Begitu pula dengan molekul estradiol yang merupakan hormon seks ‘wanita’ yang merupakan bagian dari kelompok steroid bernama estrogen, bentuk molekulnya juga hampir sama dengan bentuk molekul kolesterol. Ya, ciri khas utama daripada kelompok steroid ini adalah bentuk molekulnya yang mempunyai tiga buah cincin segi enam dan sebuah cincin segi lima. Dan memang hormon-hormon seks kita di atas “dibentuk” dari kolesterol yang ada pada tubuh kita.
Nah, bagi anda kaum pria, saya tidak akan membicarakan tentang kaum wanita karena saya tidak berhak untuk itu, keberadaan hormon inilah yang bertanggungjawab atas karakteristik ‘kejantanan’ kita pada saat kita dewasa. Karakteristik-karakteristik itu berupa pembesaran penis sehingga bentuknya mantap, pembesaran massa otot, tumbuhnya bulu yang lebih subur dari kaum wanita, tumbuhnya janggut dan kumis, terbentuknya jakun, suara yang berat khas laki-laki dan lain sebagainya. Nah, untuk itu bagi mereka yang sangat membanggakan “kejantanannya” hingga mereka yang hanya sekedar membanggakan kumisnya **halaah**, maka sudah seyogianya anda berterimakasih kepada kolesterol yang kita sering anggap “jahat” itu…… 😉