Loh…. Katanya Rakyat Jangan Golput…..

Wah…. sepertinya enak juga nih menjadi pengamat politik amatiran, memperhatikan tingkah laku para politisi kita yang  “lucu-lucu” seperti politisi ‘amatiran’ juga yang tidak jelas dan membingungkan langkah-langkah politiknya. Para politisi itu mengatakan “Itulah politik…… sesuatu yang dinamis…..”. Walaupun mungkin pernyataan itu ada benarnya secara umum, tetapi secara khusus, khusus untuk kasus-kasus politisi-politisi kita pasca pemilu kali ini, sepertinya langkah-langkah mereka lebih menunjukkan kebingungan dan ketidakjelasan daripada kedinamisan.

Yang menang dan terlebih yang kalah sebenarnya kedua-duanya sama-sama menimbulkan ketidakjelasan. Yang menang, terlihat lebih tenang dan tidak bingung karena merasa di posisi yang lebih aman, sehingga kebingungan dan ketidakjelasannya nampak lebih sedikit. Padahal jikalau mereka di dalam posisi yang kalah juga belum tentu mereka setenang ini sekarang. Lha, wong menang aja masih membingungkan pihak lain yang ingin berkoalisi sehingga sekarang jadi pecah kongsi yang bisa jadi akhirnya merugikan kedua belah fihak.

Yang kalah (yang sementara berada di posisi kedua versi real count)….. nah ini….. lebih membingungkan lagi. Sebentar-sebentar menclok sini, sebentar-sebentar menclok sana, terus menclok sini lagi, lebih nggak jelas lagi. Katanya sih manuver-manuver politik yang katanya dinamis membingungkan itu demi yang terbaik bagi rakyat dan bangsa ini. Padahal….. sepertinya sih lebih banyak demi gengsi partai dan pribadi.

Tetapi ada lagi yang membuat rakyat saya bingung! Yaitu….. tentang adanya suara-suara yang ingin memboikot pilpres mendatang. Ya…. bagaimana saya nggak bingung, lha wong mereka-mereka yang politisi tersebut  yang sekarang ingin memboikot pilpres  dulunya banyak yang bersuara sampai berbusa-busa menghimbau agar rakyat jangan golput, eh, sekarang malah mereka yang mau ‘golput’ memboikot pilpres mendatang. Lah, bukannya itu berarti sama saja dengan mengajari rakyat untuk golput?? Jadinya kok kontradiktif seperti itu ya?? Kalau rakyat yang memboikot pemilu dengan memilih menjadi golput dikatakan sebagai ‘bukan warga negara yang baik’ lantas kalau para politisi yang ingin memboikot pilpres apa namanya?? Pembelajaran politik untuk rakyat?? Omong kosong! Kenapa kalau rakyat tidak puas dengan partai-partai politik “tidak boleh” memboikot pemilu tetapi jikalau partai-partai politik yang tidak puas terhadap KPU atau pemerintah boleh memboikot pemilu atau pilpres?? Apa jangan-jangan karena putus asa takut kalah dan malu kalau kalah bersaing ya?? Jangan-jangan nanti kalau mereka sudah di atas angin dengan tambahan suara dari partai yang suaranya signifikan ini lantas mereka ‘lupa’ akan wacana boikot pilpresnya. Wah kalau begitu justru malah ketahuan karena takut kalahnya. Ah, nggak tahu deh, yang jelas memang tingkah laku mereka saat ini sedang lucu-lucunya, pantas saja grup lawak Srimulat bubar karena kalah lucunya….!!

26 responses to “Loh…. Katanya Rakyat Jangan Golput…..

  1. ya ternyata anjuran mereka supaya ga golput malah kini mereka menjilat ludah kembali….ternyata politisi itu tak siap untuk kalah….. selalu saja ada alasan yang mengatasnamakan rakyat buat kepentingan kelompok…..

    jika melihat begini rasanya wajar jika masyarakat GOLPUT….

  2. kue kekuasaan itu gurihnya minta ampun mas. maklum aja pd ngambek, wong nggak dapat jatah kue-nya, ramai2 ngajak golput. rakyat cuma bisa geleng2 kepala menyaksikan para politisi bak selebriti yg tiap menit ada di tipi…
    apa kita perlu ikut ngedan, biar keduman? Nggak ding, saya pilih jadi orang yg selalu waras lahir batin.

  3. Menurut saya..Pemilu tahun ini gagal total..Dan lagi banyak fenomena caleg stress pasca pemilu..Itu menunjukkan para caleg tidak bertujuan ikhlas untuk mengabdi tetapi semata-mata hanya karena harta kekayaan..

  4. Ajakan golput itu saya yakin gak akan banyak berpengaruh. Rakyat Indonesia pastinya pengen nentukan RI-1 lebih dari nentukan anggota legislatif. Apalagi jutaan orang yang gak terdaftar di Pemilu kemaren sekarang sudah bisa terdaftar.

    saya saja bangga karena termasuk yang ikut nyoblos SBY 2 kali, 2004 silam:mrgreen:

  5. Wait en see aja deh….
    tontonan menarik juga antara Golkar dan PDIP yg rencana mo koalisi…
    kira2 siapa ya yang mo ngalah ngisi cawapres lo jdi koalisi?

    Khusus buat Pak JK, koq lebih mentingin nguruz patai sih dari pada nguruz negara. ?

  6. katanya anu ituh siapa namanya berkata bahwa golput haram. mungkin dalil ini hanya ditujukan kepada rakyat saja sehingga yang wajar dan patut berdosa adalah rakyat, politisi bebas dari dosa. Rakyat bingung juga, pingin nya partai yang dipilihnya memimpin bangsa, hah kok sekarang malah nyari2 koalisi gak jelas kayak gini.

  7. aq tunggu postingan berikutnya yah sobat…..thanks yah da komen…..
    and janagan lupa kabari aq juga yah sobatku…
    aku mau nanaya juga gmana cara membuat URL acak balik kayak kamu….

  8. Berarti Fatwa MUI ngak laku ya Pak Yari.:mrgreen:

  9. ada yang bilang selain politik itu dinamis….maka politik itu bercirikan membingungkan,mencla mencle,bikin pusing,hipokrit, ambivalens, tidak santun atau galak,dsb……padahal bukan politiknya yang seperti itu…..tetapi karakter pelakunya…..dimana politik sendiri sebenarnya mengandung arti mendapatkan, mengembangkan, mempertahankan, dan memelihara kekuasaan….nah karena maknanya “terselewengkan” maka konon pendidikan politik yang muncul adalah pendidikan yang amburadul dan asongan….yang berorientasi dan dominan pada kekuasaan, uang, dan kepentingan entitasnya melulu…..tapi dengan semua itu ada sih manfaatnya yakni sebagian rakyat semakin kritis dan “cerdas”…..dan atau sangat mungkin apatis…..dan atau banyak caleg yang tidak siap kalah laluuuu depresi sampai Gangguan Jiwa…….

  10. @omiyan

    Ya begitulah…. setiap kali tindakan mereka baik yang konstruktif maupun yang kontra-konstruktif selalu mengatasnamakan rakyat. Klise. Padahal rakyatnya juga belum tentu setuju dengan tindakan mereka. Dan kini, rakyat juga banyak yang lebih pintar dari politisi2 tersebut….

    @MNXZone

    Kalau menurut saya sih, gagal total nggak. Hanya saja memang penyelenggaraan pemilu tahun ini memang yang terburuk, mungkin terburuk sepanjang sejarah dilihat dari segi kesiapan penyelenggara…😦

    @jensen99

    Kalau saya pilpres 2004 kemarin malah golput, tapi pemilu legislatifnya nggak…. Kebalik ya??:mrgreen:

    @mangyus

    Atau gimana kalau ditentukan siapa yang jadi wapres dengan pingsut dan hompimpah, kayak permainan anak2 jadul?? Daripada pusing2… huehehehe….:mrgreen:

    @adipati kademangan

    Nah itu dia….. koalisi tersebut sepertinya untuk memperoleh tampuk kekuasaan. Soalnya dengan sistem yang ada, dengan perolehan suara sekarang ini, sepertinya banyak partai yang harus berkoalisi guna mencapai tampuk kekuasaan. Atau sistemnya yang salah ya?? Serba salah juga….. nanti malah kebanyakan capres dan cawapresnya… malah bikin bingung KPU dan rakyat yang memilihnya….😦

    @iwan

    Acak balik URL yang seperti apa?❓

    @laporan

    Kalau MUI bikin fatwa golput wajib atau minimal sunah, kira2 laku nggak ya??:mrgreen:

    @sjafri mangkuprawira

    Betul prof…. bukan politiknya yang bersifat ‘membingungkan’ tetapi memang pelakunya atau para politisinya seperti yang saya katakan. Karena itu memang pendidikan politik yang semestinya diberikan oleh para politisi tersebut malah jadi amburadul. Beruntunglah sekarang rakyat banyak yang cerdas karena mereka mau belajar dan mengamati dari inkonsistensi para politisi tersebut. Mereka yang apatis juga boleh jadi mereka justru telah lebih mengerti tujuan dan niat para politisi tersebut yang hanya mementingkan golongannya saja. Kini tinggal para pelaku politiknya saja, apakah mereka mau terus main ‘dagelan’ seperti ini atau mereka ingin beralih menggunakan otak dan nuraninya demi kepentingan bangsa ini………

  11. diakui atau tidak, Pemilu legislatif
    9 April lalu memang amburadul
    begitupun sikap sebagian elite politik
    yang memprotes hasil pemilu
    sampai ingin memboikot Pilpres segala
    bukanlah sikap yang arif,
    itu cuma sebuah potret kepanikan
    btw, betul kata mas Yari
    mereka kadang lbh lucu dari Tukul
    dan Srimulat….ambooooi 🙂

  12. Bagaimana toh, boikot PEMILU? Wah, wah, wah, ini memihak rakyat atau kepentingan?
    Sudah terlalu banyak dana yg keluar karena PEMILU. Meskipun pelaksanaannya memang tidak bisa dibilang bagus, tapi sayang kan kalau harus nambah dana lagi buat PEMILU ulang.

  13. Hahaha..Ia mas, terburuk. Yang gagal total salah cetak..

  14. iya nich, keliatan nda konsisten dan nda ngerti arti demokrasi sessungguhnya

  15. @mikekono

    Kalau Tukul dan Srimulat biar lucu tapi nggak nyusahin rakyat. Ini sih, lucunya lucu yang ‘nyusahin’ rakyat…. dan membingungkan pula….😀

    @skydrugz

    Kalau partai-partai yang ingin memboikot pilpres tersebut ingin membiayai pemilu ulangan sih silahkan2 aja. Namun belum tentu juga ulangan pemilunya lebih baik dari pemilu 9 April lalu….😀

    @MNXZone

    Oooo…. surat suaranya ada yang salah cetak?? Pada hari-h pemilihan masih ada yang salah cetak?? Baru tahu saya…😀

    @reallylife

    Yah… maklumlah…. namanya juga politisi. Huehehehe…….

  16. Aha! Saya yang tak suka dan tak berminat urusan politik (suka sebel kalau suami nongkrongi Metro TV atau TV one, kemudian ngajak debat)…belakangan ini kok jadi keasyikan lihat berita ya. Lucu gitu lho rasanya, padahal rasanya saya masih ingat omongan beliau-beliau itu sebelumnya.

    Udah ahh, saya mendingan jadi pengamat aja, rasanya cuma malu melihat orang yang dulunya berkomentar, kemudian disanggah sendiri…. bikin pusing. Yahh mikirnya ntar aja, kalau mau dekat2 mencontreng….ntar bikin ulasan ya kang Yari, kalau udah dekat2, biar saya ada arah…atau malah bingung????

  17. Ya biasalah, buat narik simpati biar bisa terpilih. Apapun caranya akan dilakukan…

  18. memang memalukan.. memalukan.. ter-la-lu!!!
    kadar kemuakan kita terhadap partai2 dan pelaku politik di egeri ini memang semakin akut.. dan rasanya melihat muka mereka saja saya semakin eneg .. toss buat pak yari… gobloge wong sakindonesia kok di pek dewe …

  19. Jadi kepentingan politik itu selalu ga jelas ya pak, hehehehe harus ada yang berani calonkan diri biar gak ngaco nih

  20. @edratna

    Sebenarnya “kelucuan” para politisi di tanah air ini bisa jadi hiburan tersendiri. Jikalau kita ngomong tentang politik dengan orang yang berpandangan politiknya sama atau minimal dengan orang yang netral (tapi berminat dengan politik), tidak akan terjadi perdebatan, malah kita akan sama2 “mentertawainya”. Huehehehe……

    @buJaNG

    Betul sekali. Cara apapun akan dilakukan untuk kepentingan parpol itu sendiri, walaupun terkadang sangat menggelikan….😀

    @mantan kyai

    gobloge di pek dewe dan dikembangbiakan sendiri juga, jadinya itu goblog jadi subur deh….:mrgreen:

    @Raffaell

    Serba nggak jelas, serba plin-plan, serba membingungkan dan serba… lucu! Huehehehe……

  21. Iya, saya juga sering ketawa liat para politisi dan punggawa parta kasak-kusuk ga jelas.😀 BErusaha sekuat tenaga mendapat kekuasaan.😀

    Itulah hebatnya politik Indonesia. Mungkin di negeri lain ga seperti ini.😀

    Saya tertawa: saat ada merasa di atas angin dan merasa akan menang. Saya juga terpingkal saat ada yang akan kehilangan kekuasaan, mudah dipanas-panasi sehingga kepalang tanggung ingin jadi yang nomor satu (walaupun sempat ga konsisten).

    Saya terkocok perut saat ada golongan yang katanya tidak haus kekuasaan nyatanya ingin dapat bagian kekuasaan.😀

    Ada-ada saja ya….

    Tapi asyik, lumayan menghibur, lebih saya nantikan ketimbang acara komedi di TV yang ada..😀. Itung-itung hiburan gratis lima tahunan saja aaaaaaaaaaaaaah..:mrgreen:

    • Huahahaha….. ya begitulah…… memang hampir semua politisi di negeri ini sudah pada ‘tebal muka’ tebalnya mungkin sudah lebih tebal dari topeng badut, mangkannya badutnya jadi kalah lucu. Hampir semua politisi memakai topeng tersebut untuk mengatasnamakan rakyat. Namun setelah topengnya dibuka, segalanya jadi berbeda, aslinya ketahuan, penuh dengan kemunafikan….😀

  22. assalamu alaikum wr. wb.

    alhamdulilah…
    Selamat akhirnya golput berhasil memenangkan jumlah suara terbanyak!
    Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Partai Golput,
    baik yang dengan penuh kesadaran dan keikhlasan maupun yang tidak.
    Lho, maksudnya? Gak Jelas?😐

    Sudah saatnya kita ganti sistem!
    Sistem yang lebih “pro rakyat” dan lebih “berbudi”…
    Ayo kita ganti secepatnya, “lebih cepat lebih baik”…
    Mari kita “lanjutkan” perjuangan dakwah untuk menegakkannya!
    Sistem Islam, petunjuk dari Sang Maha Pencipta!

    Lihatlah dengan hati dan fikiran yang jernih!
    Aturan Sang Maha Pencipta diinjak-injak
    dan diganti dengan aturan yang dibuat seenak udelnya!
    Dan lihat akibatnya saat ini, telah nampak kerusakan
    yang ditimbulkan oleh sistem sekulerisme dan turunannya
    (seperti: kapitalisme, sosialisme, demokrasi, dsb) di depan mata kita!

    Banyak anak terlantar gara2 putus sekolah.
    Banyak warga sekarat gara2 sulit berobat.
    Banyak orang lupa gara2 ngejar2 dunia.
    Dan banyak lagi masalah yang terjadi gara2 manusia nurutin hawa nafsunya.

    Lihat saja buktinya di
    http://hizbut-tahrir.or.id/2009/05/12/kemungkaran-marak-akibat-syariah-tidak-tegak/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alwaie/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alislam/
    dan banyak lagi bukti nyata yang ada di sekitar kita!

    Untuk itu, sekali lagi saya mohon kepada semua pihak
    agar segera sadar akan kondisi yang sekarang ini…
    dan berkenan untuk membantu perjuangan kami
    dalam membentuk masyarakat dan negeri yang lebih baik,
    untuk menghancurkan semua bentuk penjajahan dan perbudakan
    yang dilakukan oleh manusia (makhluk),
    dan membebaskan rakyat untuk mengabdi hanya kepada Sang Maha Pencipta.

    Mari kita bangkit untuk menerapkan Islam!
    mulai dari diri sendiri.
    mulai dari yang sederhana.
    dan mulai dari sekarang.

    Islam akan tetap berlaku hingga akhir masa!
    Dan Islam akan menerangi dunia dengan cahaya kemenangan!
    Mohon maaf apabila ada perkataan yang kurang berkenan (-_-)
    terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.

    wassalamu alaikum wr. wb.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s