Popcorn dan Kuping

Oven Gelombang Mikro (Microwave Oven)

Oven Gelombang Mikro (Microwave Oven)

Ketika anda pergi ke teater film atau bioskop (untuk menonton film tentu saja), mungkin anda sering pernah membeli popcorn sebagai cemilan sembari menikmati film yang akan diputar. Kini di mal-mal negeri ini juga banyak ditawarkan popcorn mentah yang dapat dipanggang dengan oven gelombang mikro (microwave) di tempat atau di bawa pulang ke rumah (untuk dipanggang dengan oven microwave kita di rumah tentu saja). Yang belum punya oven microwave ya beli dong. :mrgreen:

Oven microwave ini tentu saja mempunyai cara yang berbeda dalam memanggang makanan dibandingkan dengan oven biasa. Jikalau oven biasa menggunakan panas (yang berasal dari api atau listrik) dengan cara “membabibuta” memanaskan seluruh ruangan di dalam oven tersebut maka cara pemanasan oven microwave sangat berbeda. Oven microwave ini seusai namanya menggunakan radiasi gelombang mikro (microwave) untuk memanaskan makanannya. Pada dasarnya radiasi gelombang mikro ini adalah gelombang elektromagnetik yang sama juga dengan gelombang radio atau gelombang TV yang membawa informasi. Radiasi gelombang mikro yang terdapat dalam oven microwave ini membawa energi. Radiasi di dalam oven microwave ini dihasilkan ke dalam ruang oven oleh sebuah alat yang disebut cavity magnetron. Radiasi ini dipantulkan oleh dinding-dinding di dalam oven yang terbuat dari material yang dapat memantulkan gelombang mikro tersebut. Gelombang tersebut terus dipantulkan sampai ia diserap oleh molekul-molekul air yang terdapat pada makanan yang ditaruh di dalam oven microwave tersebut. Energi dari gelombang mikro ini diserap oleh molekul air sehingga molekul air berputar dengan cepatnya yang menyebabkan naiknya temperatur dengan cepat di makanan yang tengah dipanggang. Karena panas yang ditimbulkan oleh gelombang mikro ini adalah lewat penyerapan gelombang oleh molekul air maka benda-benda yang tidak mengandung air seperti gelas dan kertas tentu saja tidak akan bisa dipanaskan dengan oven microwave ini.

Nah, sekarang pertanyaannya adalah jikalau gelombang radio dan TV (termasuk gelombang sinyal handphone tentu saja) juga merupakan gelombang elektromagnetik seperti gelombang mikro, kenapa kita tidak hangus terbakar atau minimal jadi matang seperti makanan yang berada di dalam oven microwave padahal di sekitar kita berseliweran gelombang-gelombang radio, televisi, handphone dan gelombang-gelombang elektromagnetik lainnya? Jawabannya ada beberapa hal. Pertama tentu saja adalah perbedaan frekuensi antara gelombang radio dan gelombang mikro. Seperti kita ketahui sifat-sifat gelombang elektromangnetik berbeda-beda menurut frekuensinya. Pada frekuensi-frekuensi gelombang radio, gelombang elektromagnetik tidak dapat diserap oleh molekul-molekul air. Hanya gelombang elektromagnetik dari frekuensi tertentu dari frekuensi gelombang mikro yang dapat diserap oleh air.Β  Dan juga, walaupun pemancar radio FM komersial bisa mempunyai output 10 kilowatt namun karena kebanyakan dari kita rata-rata relatif jauh dari pemancar dan kita berada di tempat terbuka maka intensitas energi gelombang radio yang mencapai kita paling-paling hanya beberapa milliwatt per cm2 saja. Sedangkan makanan di dalam oven microwave berada di ruangan tertutup dan sempit (dindingnya memantulkan gelombang mikro pula) yang dihujani oleh energi gelombang mikro berkekuatan ratusan hingga ribuan watt.

Nah, jadinya walaupun gelombang mikro dalam oven microwave pada dasarnya sama dengan gelombang radio dan televisi namun kita tidak perlu khawatir kuping kita jadi matang ketika kita sedang asyik bertelepon ria dengan handphone kita atau manakala kita tengah asyik mendengarkan radio. Nasib kuping kita (dan tubuh kita lainnya) tidak akan sama seperti popcorn dalam oven microwave……… huehehehe…… πŸ˜€

Iklan

15 responses to “Popcorn dan Kuping

  1. hmm baru tahu nih … ternyata seperti itu yaa cara kerjanya.
    tapi kalo saya nelpon kelamaan, lama-lama kuping terasa panas. karena gelombang mikron, atau emang pegel yaa?

  2. πŸ˜€ πŸ˜€ untung ga mateng gara-gara nelp kelamaan. πŸ˜€

  3. saya ga pernah masak makanan pake mikrowave maklum selain krn agak gaptek jg kalo salah takut mikrowavenya meledak..hehe..

  4. jadi sistem kerja gelombang mikro seperti itu ya
    wah..gag ada duit buat beli microwave πŸ˜›
    secara teori semakin besar frekuensi itu akan menyebabkan radiasi panas atau tidak????

  5. Kalau menelepon pake hape lama..hapenya juga terasa hangat, dan kuping nggak enak…
    (salah satu alasan untuk irit pulsa)

    Kemajuan teknologi membuat semuanya menjadi lebih mudah, ingat jaman dulu masak ayam bakar menggunakan arang.

  6. @mascayo

    Kalau panas habis nelepon lama pakai hp, panasnya lebih karena baterai hp yang mengeluarkan energi lebih besar dan sebagian energi diubah jadi panas…. πŸ˜€

    @Al Jupri

    Ya, nggak bakalan mateng lah. Tapi kalo cuma ngerasa panas aja sih, pakai Balpirik atau Rheumason yang banyak juga udah kerasa panas juga… :mrgreen:

    @Ag bint

    Emang mau manggang apaan di microwave? Granat?? :mrgreen:

    @annosmile

    Radiasi panas yang dihasilkan tentu tergantung dari kuatnya daya sumber panas tersebut dan juga jarak kita dengan sumber panas… πŸ˜€

    @edratna

    Tetapi memanggang pakai microwave juga ada kelemahannya bu, terkadang memasak atau memanggang dengan microwave meghilangkan dan merusak rasa dan aroma tertentu dalam makanan dan juga terkadang kalau tidak hati-hati nggak jarang matangnya agak kurang merata. Yah, masing-masing ada kelemahan dan keuntungan tersendiri juga…. πŸ˜€

  7. jadi matang sih kagak… tapi klo tilpunan lama kuping puanaasss…..
    apalagi pake hp koz hp kan mancarin glombang radio juga… klo yg mancarin glombang tuh energinya besar lho.

    coba aja ke stasiun radio, neon bisa nyala terang ga usah pake listrik PLN. Bahkan dulu jaman pembanguan stasiun TVRI di senayan jakarta, banyak warung2 n rumah2 nyalain lampu ga pake listrik PLN

  8. Wah begitu toh, tapi sayangnya saya gak punya microvave open :mrgeen:
    kalo pake hape memang kuping gak matang Pak, tapi kalo nelpon lama2 kuping juga panas, dan kalau diteruskan akhir2nya matang juga tuh :olo:

  9. Wah muantep nih penjelasannya… Pasti ada efek sampingnya dari penggunaan microwave ya…?

  10. tapi klo tangan kita masuk microwave,nakalan sama kali yak kang .. πŸ˜€
    wew… baru tau nih klo microwave ntu pak gelombang mikro πŸ™‚

  11. @HASTu W

    Ya betul… fenomena lampu menyala sendiri sebenarnya memang fenomena yang tidak begitu aneh di daerah dekat2 pemancar radio/TV berkekuatan tinggi. Itu karena gelombang elektromagnetik yang dipancarkan pemancar tersebut dapat membuat perbedaan tegangan pada kedua kutub elektroda lampu neon tersebut pada posisi tertentu.

    Namun yang paling banyak yang kini dijadikan penelitian adalah dampak kesehatan bagi mereka yang lama tinggal di dekat pemancar berkekuatan tinggi tersebut yang terpapar lama dengan energi elektromagnetik tersebut… πŸ™‚

    @Generasi Patah Hati

    Mungkin sebelum kupingnya matang, baterai hp-nya udah habis duluan… :mrgreen:

    @buJaNG

    Kalau oven-nya bocor, radiasinya bisa keluar dan itu yang cukup membahayakan… πŸ™‚

    @afwan auliyar

    Kalau tangan kita masuk ke microwave ya iyalah tangan kita ikut matang karena badan kita mengandung banyak molekul air. Untungnya microwave oven modern kalau pintu oven-nya dibuka otomatis oven-nya langsung mati… πŸ˜€

  12. Btw, saya belom tau tuh pak, caranya microwave bekerja saya bilang sih masih ajaib, hehehe

  13. oven microwave bisa dibikin ukuran besar sehingga seekor sapi utuh bisa masuk gak ya? stelah disembelih, dikuliti dan isi perut sapi dikeluarkan, dibersihkan; lalu bisa dimasukkan ke oven dan jadilah SAPI GULING masak pake oven, gitu?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s