Tiga Topik Ringan Yang Nggak Bermutu

Sebetulnya saya masih punya banyak topik-topik yang lebih bermutu daripada 3 topik mini berikut ini, namun karena hari ini saya lagi agak malas menulis maka dengan sangat menyesal saya terpaksa mempresentasikan tiga topik mini yang independen satu sama lain yang kurang nggak bermutu ini. :mrgreen:

MALAYSIA OH MALAYSIA

Nah, ini tentang berita pelanggaran kapal perang Malaysia di perairan Ambalat yang saya dengar di televisi. Entah sudah berapa kali kapal-kapal perang negara jiran kita tersebut bertingkah di perairan Ambalat. Rasanya gemas sekali, kenapa minyak di perairan Ambalat disedot dulu sampai habis. Kalau emas hitamnya sudah habis, kira-kira Malaysia masih mau mengklaim nggak ya??

Tapi yang bikin saya geli bukan itu, tetapi karena berhasilnya kapal Malaysia diusir dari perairan Ambalat. Kenapa geli?? Kalau memang Malaysia merasa benar bahwa perairan Ambalat miliknya kenapa kapal perang Malaysia itu mau aja diusir?? Kalau memang Malaysia merasa benar tentu kapal perang mereka tidak mau diusir begitu saja, walaupun tentu saja tidak perlu berakhir dengan adu tembak. Apakah ini berarti bahwa Malaysia memang merasa bersalah?? Atau Malaysia tidak punya pendirian?? Atau Malaysia tidak mau takut berhadap-hadapan dengan Indonesia?? Ah… nggak usah perang deh…. Menang perang dengan Malaysia saja nggak akan bikin bangga. Percaya deh…. :mrgreen:

NADAL OH NADAL

Saya tahun ini agak manyun kalau menonton siaran channel olahraga Star Sports. Karena tahun ini saluran olahraga tersebut tidak menyiarkan ATP tour yaitu serangkaian turnamen tenis pria ATP selama setahun penuh. Biasanya ATP tour dimulai sekitar bulan Maret di Indian Wells, California, Amerika Serikat dan berakhir sekitar bulan November dengan turnamen piala final ATP Masters yang hanya diikuti 8 petenis terbaik dunia. Tahun laluΒ  piala final ATP Masters diadakan di Shanghai, China, mulai tahun ini kehormatan tersebut pindah ke London, Inggris.

Entah kenapa tahun ini StarSports tidak menyiarkan secara langsung semua turnamen ATP Masters, mungkin ada hubungannya dengan perubahan sistem penilaian dan formasi pada seluruh turnamen ATP Masters yang pada tahun ini diubah namanya menjadi ATP World Tour Masters 1000.

Sebagai penggemar tennis tentu saja absennya ATP World Tour Masters 1000 membuat saya kecewa. Apalagi tahun ini saya ingin melihat Rafael Nadal (Spanyol) mengukuhkan dominasinya atas Roger Federer (Swiss) dalam pertenisan dunia. Bukan karena saya tidak suka dengan Federer, tetapi saya sudah agak bosan melihat Federer mendominasi pertenisan dunia pada tahun-tahun lalu.

WARTEL OH WARTEL

Kasihan juga sebenarnya melihat nasib wartel yang berada dekat di rumah saya. Wartel pinggir jalan yang hanya punya satu pesawat telepon ini sepertinya tengah sekarat. Lima tahun lalu, terdapat empat wartel yang berada dekat rumah saya, termasuk satu wartel besar yang berada di sebuah hotel di Jalan Supratman Bandung. Tiga di antaranya kini sudah bangkrut, dan satunya lagi tengah sekarat.

Saya masih ingat ketika jaya-jayanya wartel di pertengahan tahun 1990an hingga awal 2000an. Walaupun saya sudah memiliki telepon selular sejak pertengahan 1990an namun sekali dua kali saya masih menggunakan wartel terutama untuk komunikasi internasional. Saya masih ingat, di jam-jam murah di atas pukul 18.00 terlihat wartel begitu antri oleh para pelanggannya. Namun kini semuanya berbeda. Wartel kini sangat sepi. Mungkin ini karena persaingan antaroperator selular semakin sengit sehingga tarif komunikasi ponsel menjadi sangat murah apalagi kalau sesama operator. Lagipula harga pesawat selularnya sendiri sudah banyak yang murah, bahkan yang di bawah Rp. 500.000,-. Bahkan kini para bediende-pun sudah banyak yang mempunyai telepon selular. Mungkin faktor ini yang banyak mematikan bisnis wartel sekarang….. 😦

Iklan

37 responses to “Tiga Topik Ringan Yang Nggak Bermutu

  1. pak yari oh pak yari ….
    kenapa oh kenapa…
    yes oh yes…
    no oh no…
    oh…
    *hihihi*

  2. Dikirain si nadal buka bisnis wartel di malaysia. Hehe..

  3. Err, untuk malaysia memang ngegemesin mereka, ah SBY kok kayaknya gak bisa tegas ya sama malaysialan itu, waktu budaya kita dicuri juga kayaknya ayem2 saja πŸ˜†

    untuk Tennis no komen deh, saya gak suka Tennis, sukanya badminton :mrgreen:

    terakhir, masalah wartel, tetangga saya yang juragan wartel juga sekarang sudah beralih usaha jual pulsa dan hape πŸ˜†

  4. malingsia: itu kapalnya salah jalan. mau ke nigeria malah ke indonesia. ya udah… tembak aja. DOR!

    sandal. eh, nadal: gak pernah nonton. punya indovision aja kaga. mending nonton Dahsyat (Olga, Luna, Raffi… uoh~)

    wartel: mending kayak deket rumah gw… ada wartel sekalian jual pulsa. jadi orang tetep ke sana. πŸ˜€

  5. TETAP SEMANAGAT ..dalam berkarya
    SALAM ACTION !!!

  6. Iya ya kasian Wartel… yang nungguin sampe ngantuk2… ga ada yg make sekaran… 😦

    Trus, sebetulnya mungkin Malaysia itu ngajak latihan perang sama TNI. Jadi TNI jadi sparing partenr gitu… waktu kemarin itu mereka sedang latihan bagaimana melarikan diri dari kejaran TNI πŸ˜€

  7. @ malaysia oh malaysia : saya pernah baca definisi perbuatan dosa; yaitu perbuatan yang kita tidak suka bila ada orang lain yang mengetahuinya. tentu saja, definisinya masih kasar. namun sekiranya kita tahu, orang yang salah tentunya tidak mau memperpanjang masalah biar tidak ketahuan kesalahannya

    @ nadal oh nadal : mungkin dia sedang memikirkan untuk main tenis dengan menggunakan raket pembunuh nyamuk yang dialiri listrik ituh :mrgreen:

    @ wartel oh wartel : dan sekiranya jelas, pak, hukum rimba tetaplah berlaku, berbanding lurus dengan hukum pasar…

  8. malaysia —> iyah, nggak bangga menang sama malaysia πŸ™‚

    nadal —> blank soal tenes

    wartel —-> habis dibunuh ponsel.

    sekian komen singkatnya.

  9. hehehehe dulu saya pernah lho surat menyurat.. jaman jaya jayanya pak pos…

  10. pokoknya rafael nadal pasti juara! hahahahahahaahah… roger federer ke laut ajaaaa… *dibakar penggemar federer*

  11. MALAYSIA OH MALAYSIA====> yang lagih rame sekarang juga manohara (cuakeep :D)balik ke indonesia

    NADAL OH NADAL====> wahh ndak ngarti sayah.., yang saya ngarti kadal oh kadal (apalagih yang buntutnya becabang banyak dicari :D)

    WARTEL OH WARTEL====> 10 tahun lagih jadi HANDPON oh HANDPON ngak yahh….

  12. kok jadi inget ama berita serina dan shiren ya baca kata ‘oh’ πŸ˜‰

  13. ya banyak wartel yang sekarang agak sepi,

  14. Dari jaman dulu emang malaysia kaya yang suka cari gara-gara, apa harus ada pernyataan ” ganyang malaysia lagi ? ”
    ( ntar aku telpon dari wartel, napa lho malaysia suka nadalin,eh..kadalain kita,he..)

  15. @mantan kyai

    WARNING:

    THIS SECTION OF THE COMMENT MAY CONTAIN BLUE OR EVEN OFF-COLOUR HUMOUR. READER’S DISCRETION IS ADVISED! :mrgreen:

    Hmmm… ini maksudnya apa ya??
    Kayaknya Yes oh yes…. dianya abis orgasme puas nih…
    Tapi No oh no…. kayaknya salah masuk sasaran nih….
    Tapi kenapa Pak Yari oh Pak Yari ya?? ❓ **mikir sejenak**
    Huahahahaha….. dasar XKH nggilani. πŸ˜†

    @Ag bint

    Oh nya kok nggak dimasukin sekalian?? πŸ˜›

    @Patah Hati

    Kayaknya kita diem aja karena udah banyak kebudayaan kita yang dicuri jadi kita bingung dengan apa saja kebudayaan kita yang udah dicuri fihak ‘Malaysia truly Asia malaise’ itu… huehehe…..

    Saya dulu juga nggak suka tennis, tetapi setelah dikecapin kok jadi suka tuh.. **emangnya makanan** :mrgreen:

    Ya… itu dia sekarang bisnis jualan pulsa yang marak…. di sebelahnya penjual pulsa ada penjual pulsa lagi…. sampai binun…. :mrgreen:

    @diazhandsome

    Bukan malingsia tetapi malingsial… huehehe…..

    Ya kalau begitu nggak usah nonton nadal cukup nonton sandal saja…. :mrgreen:

    Jualan pulsa sama usaha wartel ya?? Nanti orang yang bloon bisa salah dong…. disangkanya pulsanya buat ngisi telepon wartelnya…. :mrgreen:

    @coolk45

    Tetap semangat juga…. πŸ˜€

    @mathematicse

    Iya tuh…. kasihan…. kayaknya bisnis wartel sekarang cuma abis biaya operasional aja deh…. 😦

    Jadi kalau sparring partner, kapal Malaysianya boleh ditembak seenak2nya ya, dan itu si kapal Malaysianya nggak boleh mbales kalau mau jadi sparring partner. Huehehe…..

    @Infinite Justice

    Iya tuh…. minimal kalau merasa benar kenapa dia mau aja diusir ya?? Udah begitu radio komunikasi mereka dimatikan, sudah nampak benar kesalahan bodoh mereka…. πŸ˜€

    Terus kalau kita mau ngusir nyamuk pakai raket tenis beneran ya?? :mrgreen:

    Kalau hukum pasar rimba ada nggak ya?? :mrgreen:

    @bodrox

    Kalau begitu sekian juga jawaban komen singkatnya. Huehehe…. :mrgreen:

    @ardianzzz

    Iya ya… ingat zaman dulu… mau kirim kabar pakai berhari2 belum lagi nunggu balesannya…. sekarang udah ada SMS bisa langsung diterima di depan mata…. :mrgreen:

    @KiMi

    Huehehe… iya saya juga udah bosen ngelihat Federer juara, sekarang lihat Nadal juara, nanti kalau Nadal sudah mendominasi dunia tennis, kayaknya saya akan mendukung yang lain aja lagi… huehehe….

    @ridhobustami

    Yang lagi lumayan ramai juga yang bekas supermarket runtuh yang menewaskan beberapa TKI

    Kadal itu kan yang nama alat transportasi di laut: kadal laut. Terus ada juga tuh TNI-AL banyak punya kadal perang. Huehehe… :mrgreen:

    Untungnya bukan KLEPON oh KLEPON ya?? :mrgreen:

    @Ian

    Oh ya?? :mrgreen:

    @demoffy

    Untung bukan agak sapi ya?? :mrgreen:

    @ubadbmarko

    Ya udah deh…. kalau begitu saya nanti ikutan pergi ke nadal buat nelepon warnet, nanyain kenapa kita dimalaysiain melulu?? :mrgreen:

  16. berita terbaru katanya Nadal kalah pak di Perancis terbuka (kalau tidak salah) hehehe

  17. hehehe… siabaaaang nyang atu ini bener beneeer pengamat kehidupan.. asli jaraaaaaaang terjadi.. salute.. two thumbs upp.. maju terus..
    Salam Sayang
    Salam Rindu untukmu.. πŸ˜† :mrgreen: πŸ˜†

  18. ngapain sandal ditonton? kurang kerjaan…. πŸ˜€

    oh sori, penduduk sini orangnya pinter semua. hehehehehe… terutama di sini. πŸ˜€

  19. Sekali-kali kita kayaknya mesti kompak…nanti pasti Malaysia takut …lha 250 juta lawan 20 juta….kan bisa dikeroyok rame2. Lagipula tenaga kerja yang mau membangun jalan, gedung sebagain besar TKI…bukan TK dari negara lain.

    NADAl…akhh nggak ngerti

    Wartel…iya nih kasihan memang sperti inilah namanya usaha, jadi kita mesti salut sama orang yang berani berwirausaha.

  20. Tiga topik ringan tapi aku merasa tiga topik berat mas, berat koneksinya maksudnya. Maklum paling kulon, jadi koneksi netnya rada2 eror..

  21. dan sekarang ditambah dengan ramainya kasus manohara.. hahaha pembalasan yang manis untuk kera jaan malaysya

  22. Wartel – Ho oh..wartel binasa, padahal, dulu untuk membuka bisnis yang satu itu perlu proses cem macem, eh malah hilang ditelan gaya hidup modern yang lebih modern.

    Malysia – Maklum pemimpin malaysia kan punya kepribadian ganda. jadinya anak buahnya juga keimbas. (pernah inget noda di seprei yang dilakukan perdana mentrinya?) Ha ha ha ha…Jadinya gitu tuh, mentalnya buruk. HIK

    Nadal nggak terkenal, saya aja nggak kenal siapa itu nadal. uhuy

  23. @omiyan

    Iya betul…. saya lihat di Live Score Roland Garros dia kalah dari Robin Soderling (Swedia) yang bukan unggulan. Sungguh tragis…. 😦

    @KangBoed

    Maju terus pantang mundur, kayak lagunya Titik Puspa dulu ya?? Huehehe…. Terims ya atas penyemangatnya… πŸ™‚

    @diazhandsome

    Huehehe…. kalau sandal ditonton sih bukannya kurang kerjaan tetapi emang nggak ada kerjaan! Huehehe…. πŸ˜€

    @edratna

    Betul sekali bu, kita jumlahnya lebih banyak. Dan bukan itu saja, kualitas SDM kita yang kelas atas sebenarnya jauh di atas kualitas SDM Malaysia. Malaysia memang negara yang relatif makmur, tetapi bukan negara maju. Indikator2 non-ekonomi dan prestasi2 negara itu masih lebih mirip negara dunia ketiga dibandingkan negara maju.

    Kita memang harus berani berwirausaha, tetapi harus berani yang berwawasan dan perhitungan serta penuh dengan pandangan2 strategis…..

    @jiwakelana

    Memang nggak ada koneksinya, kan saya bilang di artikel tersebut bahwa ketiga artikel tersebut independen… πŸ˜€

    @ardianzzz

    Iya nih kasus Manohara. Tetapi jangan harap Manohara bisa menuntut secara hukum Istana kerajaan Klantan dan sultannya, apalagi di pengadilan Malaysia. Maklum deh, Malaysia adalah negara terbelakang dalam demokrasi. Kemakmuran rakyatnya harus dibayar dengan kebebasannya berekspresi.

    Btw… aku kok nggak bisa buka blog sampeyan ya?? Susah banget. Kayaknya ada skripnya yang mengganggu deh… jadinya nggak friendly… huehehe…..

    @Pakde

    Sebenarnya ada hal yang menarik dari bisnis ‘yang ditelan gaya hidup yang lebih modern’ ini. Ada bisnis yang tidak bisa ditelan secara keseluruhan oleh gaya hidup yang lebih modern. Contohnya: radio yang tidak bisa dimatikan oleh televisi. Gedung bioskop yang tidak bisa dimatikan oleh DVD dan VCD bahkan oleh yang bajakan sekalipun dan masih banyak lagi yang lainnya.

    Apa hubungannya noda di seprei sama mentalnya yang buruk. Emang ada hubungannya?? Lha wong noda di seprei itu lumrah kok, dapat terjadi pada siapa saja. Apalagi noda di celana dalam. Wakakakakak…. πŸ˜†

  24. Bapak..oh bapak…seru juga..hehehe
    salam……….

  25. eh iya yah, lucu juga ambalat, wah kalo sampe perang pak, ya jelas dari statistik aja dah bisa di itung 99% indonesia yang menang, walopun saat ini mereka banyak duit, hehehehe lah wong lebih dari 3jt orang udah diem disini…… dalam waktu sekejap je, bisa bahaya…..

    Untung manohara ga masuk,

  26. yup….. keknya bisnis wartel memang sudh tidak memiliki prospek lagi,,,, setidaknya jika memang ada, hrus berjuang dengan kreatifitas yg tinggi πŸ™‚

  27. udah seharusnya wartel kudu bermetamorphosis jadi warnet donk, kalo soal malaysia walah kita kok ya ngalah mulu…

  28. iyalah udah jelas. sendal diem gitu, kitanya cuma bengong bengong aja…

    dikira maling sendal…

  29. akhirnya Nadal tersungkur juga
    di France Open………..
    memang Tak Ada yang Abadi

  30. Welah….koq tengahnya pake oh semua om….huehuehue..ada2 saja nih postingannya…tapi kreatif nih si om…:)

    http://sendit.wordpress.com

  31. bener om. malaysia itu nggemesiiiinn.

  32. @indra1082

    terima kasih oh terima kasih… πŸ˜€

    @Raffaell

    Sebenarnya duitnya kalau ditotalin lebih banyak kita, itu bisa dilihat dari PDB (Pendapatan Domestik Bruto) kita. Hanya saja kalau sudah dihitung per kapita maka Malaysia jauh di atas.

    Dulu saya pernah berdebat sama orang Malaysia (online), dia protes karena aku bilang Malaysia lebih makmur karena populasinya lebih sedikit. Kalau populasi Indonesia sesedikit Malaysia bisa sangat jadi Indonesia jauh lebih makmur dari Malaysia sekarang, atau jika penduduk Malaysia sama banyaknya dengan Indonesia bisa sangat jadi Malaysia lebih miskin dari Indonesia sekarang. Dia protes. Terus aku tanya balik: “Kenapa Singapura lebih makmur dari Malaysia?”. Terus dia jawab: “Singapore itu negara kecil, tak sulit buat memerintahnya. Bla..bla..bla…”. Ya, sama aja atuh! Dasar Malaysia! πŸ˜†

    @afwan auliyar

    Yup betul…. kreativitas yang tinggi dan tarif yang bersaing yang jauh lebih murah dari tarif hape… πŸ˜€

    @boyin

    Memang sudah banyak kini wartel yang beralih bisnis, tetapi untuk mendirikan warnet sepertinya harus perlu cukup banyak modal.Sedangkan pendapatan wartel sedang turun drastis… 😦

    Kita ngalah melulu dengan Malaysia?? Hmmm… bisa jadi…. yang kuat ngalah dong sama yang lemah…. Lagian sebenarnya malu juga ya perang dengan negara seperti Malaysia. Kok lawan kita Malaysia sih?? Nggak ada lawan yang lebih elit lagi tuh… huehehe….

    @diazhandsome

    Zaman sekarang masih ada ya maling sendal?? :mrgreen:

    @mikekono

    Memang tak ada yang abadi, namun yang penting adalah kita maksimalkan usaha kita menjadi yang terbaik… πŸ™‚

    @sendit

    Moso tengahnya pakai ‘eh’ nanti disangkanya latah lagi… :mrgreen:

    @morishige

    Nggemesin, ngeselin tetapi juga nggeliin…. :mrgreen:

  33. wah..udah berapa tahun ya saya nggak ke wartel..
    jadi inget dulu pake telepon kabel..
    xixixi..
    ampe hapal banyak nomer
    sekrang udah lupa
    apalagi nomer ponsel yang digitnya banyak..
    gak hapal sama sekali..

    • Lagian kan… hape sekarang bisa menyimpan nomor telepon dan kalau telepon tinggal search aja terus pencet tombol OK atau Yes dan sudah tersambung. Kalau dulu, nyimpen nomer telepon harus pakai buku catatan telepon kecil. Huehehe…..

  34. Ngomentarin malesia bikin males, ngga komen saja. Mendingan komen
    Soderling, doi mainnya lagi bagus-bagusnya, semoga dia menang besok.

    • Saya juga sebenarnya lebih senang kalau Robin Soderling yang menang agar terjadi keseimbangan, karena saya suka dengan keseimbangan kekuatan, tetapi saya kok punya feeling kuat kalau yang bakal menang Roger Federer ya?? 😦

  35. pak, gimana sistem pertandingan 8 petenis ATP world final,? ada babak penyisihan segala ? trims

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s