Halaaah Tiga Topik Mini Lagi…..

Biasa, karena lagi sedikit malas membuat artikel yang agak-agak berat, terpaksa deh dengan sangat menyesal, kali ini lagi-lagi saya akan membuat artikel dengan tiga topik mini lagi yang tidak bermutu independen satu sama lain. Huehehehe…..

Halaaah MADE IN USA lagi…….

Sprayer yang saya beli, ada bendera USA-nya di bawah!!

Sprayer yang saya beli, ada bendera USA-nya di bawah!!

Ini cerita sewaktu saya hendak membeli digital lightmeter, yaitu alat pengukur kekuatan intensitas cahaya yang sering dipakai para penggemar fotografi profesional untuk mengukur intensitas cahaya agar kualitas fotonya optimal. Tetapi saya membeli lightmeter ini bukan untuk keperluan fotografi tentu saja karena saya orang yang tidak begitu menyenangi fotografi. Nah, untuk itu saya pergi ke Ace Hardware guna membeli lightmeter tersebut. Tadinya memang mau membeli lightmeter-nya saja, tetapi entah kenapa ternyata yang suka belanja itu bukan ibu-ibu aja ya, bapak-bapak seperti saya juga ternyata suka belanja juga. Akhirnya beberapa item saya beli juga termasuk sebuah botol sprayer seperti pada gambar. Kebetulan saya juga sedang membutuhkan sebuah botol sprayer untuk sedikit bersih-bersih di ruangan kantor saya. Tanpa lihat harganya lagiย  langsung saya sambar sprayer-nya apalagi modelnya unik karena ada lubang pengisi airnya di samping botol.

Ketika hendak membayar di kasa sedikit kaget juga saya karena harganya lumayan mahal Rp. 66.000,- padahal kalau di pasar-pasar paling-paling harganya sekitar Rp. 10.000,- sampai Rp. 20.000,-. Ternyata, setelah diteliti lebih lanjut ternyata botol sprayer tersebut adalah Made in USA. Alamak!! Pantesan agak mahal! Lha…. ternyata Indonesia bukan hanya mengimpor peralatan alutista dari USA, hingga urusan botol sprayerpun ternyata masih juga ada yang impor dari USA! **geleng-geleng kepala**

Halaaah EQ lagi…

Beberapa waktu yang lalu, saya pernah menulis tentang IQ, EQ dan juga SQ. Saya jadi ingat peristiwa yang saya alami yang sebenarnya kejadiannya sudah cukup lama. Waktu itu saya tengah mengantri di bank BUKOPIN di ITB. Waktu itu bank BUKOPIN-nya masih terletak di perpustakaan pusat ITB. Karena status bank BUKOPIN yang ada di ITB adalah hanya sebagai kantor kas pembantu, maka ruangannya hanya kecil saja dan tidak ada nomor antrian elektronik. Jadi terpaksa harus mengantri. Namun syukur waktu itu antrian depan saya hanya satu orang sehingga saya tidak membutuhkan waktu lama untuk mengantri dan dapat segera ‘bertransaksi’ dengan si kasir. Nah, di sebelah saya ada bapak-bapak, usianya sekitar 50-60 tahunan. Tampangnya sih tidak terlalu ndeso lah. Rupanya si bapak-bapak tersebut tengah ‘bertransaksi’ juga dengan kasir yang ada di sebelah kasir yang tengah ‘bertransaksi’ dengan saya (kasirnya ada dua).

Namun, entah kenapa ketika disuruh mengisir formulir transaksi, si bapak-bapak tersebut nampak gelisah. Dia berkali-kali bertanya kepada sang kasir, namun tetap saja ia gelisah. Saya mulai menduga bahwa kemungkinan besar si bapak-bapak itu lupa membawa kacamata plusnya atau bisa jadi juga beliau buta hurufย  !! Sepertinya setiap kali ia mau menulis pasti tidak jadi! Ternyata ada juga seorang satpam bank dari samping yang memperhatikan si bapak itu. Lantas si satpam mengatakan dengan ramah “Pak, mari saya bantu isi formulirnya.” Si bapak-bapak tersebut nampak senang, sambil dicongak oleh bapak-bapak tersebut si satpam membantu menuliskan informasi yang harus diisi oleh si bapak-bapak tersebut. Dugaan saya, bahwa si bapak tersebut buta huruf (walau saya tidak bisa yakin 100%) semakin besar ketika hendak menuliskan nomor rekening anaknya, si bapak-bapak tersebut menyerahkan secarik kertas kepada si satpam. Oh, rupanya si bapak tersebut hendak melakukan ‘cash transfer‘ ke nomor rekening anaknya.

Nah, menurut saya tindakan si satpam ini adalah tindakan yang ‘cerdas’ karena ia langsung menawarkan bantuan pengisian formulir dan tidak bertanya dahulu “ada apa ya pak?” karena kemungkinan jika si bapak tersebut benar buta huruf mungkin si bapak-bapak itu akan malu mengatakan bahwa dirinya buta huruf. Jadi dengan langsung menawarkan bantuan, semua orang menjadi bahagia. Si bapak-bapak tersebut menjadi bahagia dan tidak malu, dua orang yang sudah mengantri di belakang bapak-bapak tersebut tentu saja juga ikut berbahagia karena urusannya jadi lebih cepat, si satpamย  mungkin juga bahagia karena bisa menolong si bapak-bapak tersebut. Sekarang pertanyaannya tindakan si satpam yang menurut saya sangat tepat itu berkaitan dengan IQ-nya atau EQ-nya ya??

Halaaah Kampanye Lagi……..

Kita semua megetahui bahwa pada saat ini tengah musim kampanye pilpres. Kini calon-calon pemimpin negara ini tengah ramai-ramai mencuri hati rakyat dengan turun ke pasar-pasar, sekolah-sekolah ataupun tempat-tempat lain yang identik dengan sentra-sentra rakyat kecil. Pendek kata inilah waktu pada saat pemimpin-pemimpin dekat dengan rakyatnya. Saya berfikir, apa nanti kalau mereka sudah terpilih jadi presiden, apa mereka tetap mau ‘menengok’ rakyatnya langsung seperti itu ya?? Tidak perlu setiap hari atau setiap minggu, cukup sebulan atau dua bulan sekali misalnya. Mungkin nggak ya??

Ah jangankan pemimpin, lha wong sekarang para wakil rakyat yang sudah terpilih saja mungkin sudah mulai melupakan rakyatnya. Tidak ada lagi sumbangan-sumbangan manis atau bagi-bagi duit dan sembako seperti pada saat kampanye dulu. Semua masa-masa manis untuk rakyat telah berlalu…… berlalu bak ditelan angin lalu…… **saya juga udah maklum sih, namanya juga politik** :mrgreen: Tapi omong2 mereka yang tidak terpilih sebagai wakil rakyat apa masih juga memperhatikan nasib rakyat?? Sami mawon….. ๐Ÿ˜›

Iklan

25 responses to “Halaaah Tiga Topik Mini Lagi…..

  1. assalamu alaikum wr. wb.

    alhamdulilah…
    Selamat akhirnya golput berhasil memenangkan jumlah suara terbanyak!
    Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Partai Golput,
    baik yang dengan penuh kesadaran dan keikhlasan maupun yang tidak.
    Lho, maksudnya? Ga Nyambung & Ga Jelas? :-\

    Sudah saatnya kita ganti sistem!
    Sistem yang lebih “pro rakyat” dan lebih “berbudi”…
    Ayo kita ganti secepatnya, “lebih cepat lebih baik”…
    Mari kita “lanjutkan” perjuangan dakwah untuk menegakkannya!
    Sistem Islam, petunjuk dari Sang Maha Pencipta!

    Lihatlah dengan hati dan fikiran yang jernih!
    Aturan Sang Maha Pencipta diinjak-injak
    dan diganti dengan aturan yang dibuat seenak udelnya!
    Dan lihat akibatnya saat ini, telah nampak kerusakan
    yang ditimbulkan oleh sistem sekulerisme dan turunannya
    (seperti: kapitalisme, sosialisme, demokrasi, dsb) di depan mata kita!

    Banyak anak terlantar gara2 putus sekolah.
    Banyak warga sekarat gara2 sulit berobat.
    Banyak orang lupa gara2 ngejar2 dunia.
    Dan banyak lagi masalah yang terjadi gara2 manusia nurutin hawa nafsunya.

    Lihat saja buktinya di
    http://hizbut-tahrir.or.id/2009/05/12/kemungkaran-marak-akibat-syariah-tidak-tegak/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alwaie/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alislam/
    dan banyak lagi bukti nyata yang ada di sekitar kita!

    Untuk itu, sekali lagi saya mohon kepada semua pihak
    agar segera sadar akan kondisi yang sekarang ini…
    dan berkenan untuk membantu perjuangan kami
    dalam membentuk masyarakat dan negeri yang lebih baik,
    untuk menghancurkan semua bentuk penjajahan dan perbudakan
    yang dilakukan oleh manusia (makhluk),
    dan membebaskan rakyat untuk mengabdi hanya kepada Sang Maha Pencipta.

    Mari kita bangkit untuk menerapkan Islam!
    secara sempurna dan menyeluruh.
    mulai dari diri sendiri.
    mulai dari yang sederhana.
    dan mulai dari sekarang.

    Islam akan tetap berlaku hingga akhir masa!
    Dan Islam akan menerangi dunia dengan cahaya kemenangan!
    Mohon maaf apabila ada perkataan yang kurang berkenan (-_-)
    terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.

    wassalamu alaikum wr. wb.

  2. 1) Kedele untuk bikin tempe kita saja dari USA, Pak Yari… ๐Ÿ˜€

    2) Bank tersebut telah berhasil “membentuk” satpam menjadi manusia…

    3) Namanya juga pulitik… Pulitik itu namanya…

  3. hehehe.. pokoke buat sampeyaaaan.. Mantaaaabs Surantaaaabs..
    1. enakan jajan pinggir jalan.. *hailaaah*..
    2. Kepala Satpam tahu mengenai anakbuah.. *widiiiiw*..
    3. Capeee deeeeeh.. nyang atas berebut NAFSU.. nyang di bawah dimakan angan angan.. *kacian deh loo semua*..
    Kaya abis ngisi ujian sekolah yaaaa
    Salam Sayang
    Salam Rindu untuk kumisnya entu.. *haiyaaaaah*..

  4. Koq 3 topik? Suka yang 3 yah pak Yari? :mrgreen:
    *ditabok*

    btw
    1. kualitas kali ya…. jadi milih amrik ๐Ÿ˜€
    2. wah satpam2 bank emang yahud2, baik banget ๐Ÿ˜€
    3. rata2 capres/cawapres adalah orang2 yg pernah menjabat, setidaknya rakyat sudah tau tanpa melihat kampanye ๐Ÿ˜€
    tapi gimana yah rakyat indonesia sukanya yg citranya baik2 ๐Ÿ˜€ hehehe

  5. 1. Wah, cinta produk dalam negeri dong, Pak! Itu pesan Pak JK… :mrgreen:

    2. Satpamnya sudah dilatih, kognitif (IQ), afektif (EQ), dan motoriknya bagus. ๐Ÿ˜€

    3. wah berarti, kalau ttg pilpres bagian ke tiga, berarti milih nomor tiga ya, Pak? ๐Ÿ˜€

  6. Buat saya ga masalah made in usa atau dlm negeri yg penting ga cepet rusak. Hehe..
    Satpamnya walau punya eq tinggi tp mungkin tetep aja karirnya ga bisa berkembang krn kemampuan belajarnya seringkali dipandang sebelah mata.
    Saling klaim keberhasilan antar capres sudah dlm tahap narsis yg menggelikan menurut saya.

  7. 1.baju aja ngimpor
    2.ndk usah pusingkan iq atw eq, yg ptg satpamnya baik
    3.yah,politik musiman, ingat rakyatnya jg musiman.

  8. @Daniel Mahendra

    1). Iya. Kenapa nggak sekalian aja USA-nya suruh buat tempe terus kita yang impor ya?? Huehehe…
    2). Kayaknya sih lebih kepada ‘karakter’ masing2 individunya. Soalnya si mbak2 kasirnya juga dibentuk oleh bank yang sama tapi dianya nggak ‘ngeh’ gitu… Seharusnya yang lebih tepat membantu si bapak2 kan si kasirnya…. ๐Ÿ˜€
    3).Huehehe…. iya… maklum deh namanya juga politik. Kita ketawain aja deh… ๐Ÿ˜€

    @KangBoed

    1). Belon pernah nyoba jajan tengah jalan ya?? :mrgreen:
    2). Kepala Satpamnya itu bapak buahnya ya?? :mrgreen:
    3). Dikirain nafsu di bagian bawah… **halaah forno** ๐Ÿ˜†

    Nasib…. nasib…. kenapa kebanyakan di blogsfer ini yang senang dengan kumisku justru lebih banyak yang laki2 ya?? ๐Ÿ˜†

    @aRuL

    Kenapa emangnya kalo tigaan?? Mo ikut?? nggak nyambung! ๐Ÿ˜†

    1). Moso sih…. dalam hal membuat botol sprayer aja Indonesia masih kalah dari Amrik?? ๐Ÿ˜ฆ
    2). Siip deh yahud2, tapi bukan yahudi2 kan?? **nggak ada hubungannya** :mrgreen:
    3). Tapi justru seru melihat kampanyenya loh. Terkadang malah jadi pengin ketawa. Hiburan tersendiri. ๐Ÿ˜†

    @mathematicse

    1). Saya cinta produk yang bagus aja deh, baik itu dari luar ataupun dalam negeri… :mrgreen:
    2). Biarpun afeksi dan kognisinya bagus, biasanya si satpam tetep aja ya, karirnya mentok, malah mungkin si kasir yang kurang peka itu malah lebih mungkin karirnya untuk melejit…. ๐Ÿ˜ฆ
    3). Weeeekz…. ini kan kang Jupri sendiri yang sudah mantabz memilih pasangan capres dan cawapres no.3… ๐Ÿ˜†

    @Ag bint

    – Wah fikiran kita udah sama nih.
    – Poin dua juga kira2 fikiran kita juga udah sama :mrgreen:
    – Justru itulah…. tontonlah selalu kampanye capres dan cawapres, sungguh menghibur karena menggelikan! :mrgreen:

    @Skydrugz

    1.Sepatupun juga begitu…..
    2.Justru itu orang baik harus diperhatikan, justru terkadang orang2 tidak mau meMUSINGkan tentang karir si baik. Untuk itu mari kita belajar untuk memusingkan sesuatu yang kelihatannya remeh tetapi sebenarnya sangat berguna…. ๐Ÿ™‚
    3. Mudah2an ngeblog bukan sesuatu yang musiman juga…. :mrgreen:

  9. 1. Iya nih Pak, kalo maen di toko mainan anak-anak yang grosiran gitu jadi heran, kok mainan yang konstruksinya dan mekanismenya sederhana harus di impor dari Cina segala? Eh..eh..pssst… katanya kalo yang impor dari Cina ntu banyak yang selundupan lho Pak, makanya murah…
    2. Siip… satpam itu harus jadi contoh buat kita, walopun di bidang aktivitas yang berbeda.
    3. Politik lagi…yah..gitu dehh…

  10. satpamnya hebat, memiliki empati…
    kasirnya kacau….

  11. halah …
    aku ndak jadi komen pak
    heheh

    Apa kabar pak Yari … ?

  12. Saya jadi alergi ngeliat kampanye di Indonesia, khususnya yang hina hina an, sindir2 an, dan iklan media masa yang jijay

  13. 1. informasi yang berharga nih pak… saya juga penggila fotgrafer nih… tapi masih awam banget kok.

    2, customer satisfaction, mungkin itulah yang ada dala benak bapak tadi, karena di sini terlihat pak satpam dengan cerdasnya membuat tindakan yang bagus.

    3. nah… ini nih….. yang lagi panas panasnya…. yang penting mari kita sama sama saling hotmat menghormati dan bekerja sama sehingga tersuksesnya pesta demokrasi di Indonesia.. Amin

  14. kenapa 3 mulu sih? 4 gitu lhoo…

    1. sumpah, gak penting banget. hehehe… lagian ngapain beli gituan. ckckck…
    2. hmm, kata gw itu kebetulan aja diucapin. gak ada hubungannya… :p
    3. ah, gak ngikutin. lagian belom boleh milih kok… ๐Ÿ˜€

  15. @soyjoy76

    1. Kalau Made in China sih masih bisa dimengerti, mungkin karena harganya lebih murah jadi masih diimpor. Nah, ini Made in USA yang lebih mahal, padahal kita sudah mampu memproduksinya, eh masih ada yang ngimpor juga dari sana. Huehehe….
    2. Ya, betul kita sedikit2 juga harus ‘peka’ pada bidang yang bukan bidang kita…
    3. Kalau begitu… ya begitu juga aja deh… ๐Ÿ˜€

    @komuter

    Ya… kasirnya sih mungkin nggak kacau tetapi dia kalah ‘sensivitas’-nya sama si satpam.

    @nh18

    Kebetulan kalau begitu… saya juga lupa mau ngejawab apa ya?? :mrgreen:

    Alhamdulillah saya baik2 aja ๐Ÿ™‚

    @Raffaell

    Kalau menurut saya belum sampai pada taraf hina2an sih, baru tahap saling sindir, saling klaim keberhasilan sefihak dan saling kritik yang tidak tepat sasaran. Walaupun begitu memang tetap saja sudah dalam taraf yang cukup ‘jijay’ ๐Ÿ™‚

    @alfaroby

    1. Sebaliknya saya bukan penggemar fotografi, walaupun saya bisa menikmati karya2 fotografi terutama fotografi ruang angkasa dan fotografi mikroskopik… **halaah** ๐Ÿ˜€
    2. Tapi biasanya hal2 kecil seperti ini luput dari masalah ‘customer satisfaction’ yang ‘resmi’ dari perusahaan walaupun bisa jadi justru hal yang kecil2 dan tak resmi seperti ini yang seringkali membuat customer merasa kagum atas pelayanan sebuah organisasi.
    3. Mari sebagai rakyat kita tunjukkan bahwa kita bisa lebih beretika daripada capres2 dan cawapres2 kita dan tim2 suksesnya dengan berfikir lebih jernih dan netral…. :mrgreen:

    @diazhandsome

    1. Yeee…. tiap benda pasti ada gunanya. Kalau kita belum memerlukan benda tersebut kita tidak akan merasakan manfaatnya.. ๐Ÿ˜‰
    2. Sama dong, dengan nama ‘diazhandsome’ yang KEBETULAN aja nick-nya dipilih walaupun mungkin nggak atributif dengan keadaan sebenarnya…. **eh nggak ada hubungannya yak??** ๐Ÿ˜†
    3. Milih mainan juga belon boleh?? :mrgreen:

  16. 1 emang buat apaan? kayak semprotan setrika…
    2 ohh… itu sih nick dari jaman nenek moyang sampe nenek monyong… *apaa cobaa?*
    3 boleh lah. kan presiden bukan maenan ๐Ÿ˜€

  17. 1. Halah, semprotan aja Mas yari kok pilih yang gawean Amerika
    2. Halah, kenapa Mas Yari keduluan satpam nolong Bapak yang buta huruf itu
    3. Halah, anggota DPR mah emang gitu. Salah sendiri kemarin milih dia …
    4. ๐Ÿ˜€ ๐Ÿ˜€ ๐Ÿ˜€

  18. @diazhandsome

    1. Ya buat macem2. Buat disinfektan juga bisa.
    2. Oooo…. dari nenek moyang sampe nenek monyong ya?? Termasuk nenek monyet?? :mrgreen:
    3. Ooooo…. dikirain :mrgreen:

    @tutinonka

    1. Bukan begitu. Soalnya semprotannya kayaknya unik ada lubangnya di sebelah untuk masukin cairan, jadinya gampang. Mula2nya nggak sadar kalo itu Made in USA ๐Ÿ˜›
    2. Yeee…. aku kan harus ngisi formulirku sendiri, salah2 nanti ada orang nyerobot giliranku lagi. Itu kan seharusnya dalam menolong si bapak adalah ‘tugas’ si mbak2 kasir…. ๐Ÿ˜›
    3. Aku untungnya kemarin nggak milih anggota DPR-nya, aku cuma milih partainya aza… ๐Ÿ˜›
    4. :mrgreen:

  19. 1 kalo gak salah disinfektan itu yang buat taneman itu ya??
    2 katanya om darwin sih nenek monyong kita… eh, nenek moyang kita itu monyet. masak nabi Adam monyet sih??
    3 no comment

  20. belum di apdeeeet yaaa bang…
    Salam Sayang
    Salam Ganteng.. *lirik atas*.. kabuuur.. :mrgreen:

  21. Saya paling terkesan dengan cerita yang nomor dua. Wahh, terharu bacanya.. satpamnya manis sekali.. T_T
    Semoga saya juga bisa menjadi seperti dia di sikon yang seperti itu.

    Btw, berarti itu mahal di desainnya Pak.. Emang unik kan? Jadi dibeli kah akhirnya? Ato begitu sadar langsung diletakkan di rak deket kasir? (Batal beli)

  22. Kenapa nggak dibalikin aja “made in Amerika itu” ? Masih bisa dikembaliin dong ?

    Salam kang Yari. apa kabar nih ?

  23. @Pak Yari: sprtx ngeblognya jg bakal musiman tuh. Rame diisi klo lg kampanye. Trus ditinggalin klo kalah. Payah. Bikin polusi sj di web.
    Bgm bisa ngurus rakyat klo tdk ada konsistensi dlm mengisi webnya?
    ๐Ÿ™‚
    yah, semoga politikus kita tdk musiman ngeblognya.

  24. @diazhandsome

    1. Disinfektant itu untuk pembunuh kuman.
    2. Kalo itu ceritanya panjang, tidak bisa dijelaskan dalam sebaris dua baris jawaban. Lagi males ngetik nih. Huehehehe….
    3. no comment back ๐Ÿ˜€

    @KangBoed

    Baru diapdet hari ini…. ๐Ÿ˜€

    @narpen

    Jadi saya beli. Soalnya saya juga lagi butuh sprayer. Sprayernya unik ada lubang khusus buat ngisi air (yang ada tutup warna biru di samping botol, terlihat juga di gambar/fotonya), jadinya agak unik. Saya baru sadar kalo harganya agak mahal dan made in USA ketika ada di kasir, tetapi tetap saya beli…..

    @tobadreams

    Biarin deh. Saya beli juga, habis modelnya unik. Huehehehe….

    Kabar saya baik2 saja. Terims ya sudah mampir lagi di blogku.. ๐Ÿ™‚

    @Skydrugz

    Mungkin harus tanya ke psikolog kali. Ada nggak hubungannya antara konsistensi mengisi blog dengan konsistensi antara janji dan realita masing2 capres/cawapres?? ๐Ÿ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s