Rekor……

Kenapa Rekor?? Ya…. mungkin inilah selama sejarah saya mulai membuka blog ini, jarak terpanjang antara satu postingan ke postingan lainnya. Biasanya paling lama adalah 4 hari jarak antar postingan. Namun kali ini adalah 6 hari! Sebuah rekor tersendiri! Sebuah rekor yang membanggakan?? Tentu saja kebalikannya, sebuah rekor yang menyedihkan bagi produktivitas saya dalam ngeblog. Namun, apa daya, sejak Sabtu lalu, pekerjaan bertambah (walau tentu saja pemasukan finansial juga jauh bertambah), selain itu kebetulan hari Sabtu malam juga ada acara keluarga di Jakarta, jadi entah berapa kilokalori tenaga yang sudah keluar selama malam minggu itu. Mudah-mudahan saya berharap setelah pekerjaan ini selesai akhir minggu depan, timbangan saya bisa turun dari 166 pound (terakhir ditimbang) menjadi 160 pound.πŸ˜›

Jadi, ceritanya kegiatan ngeblog saya harus dikurangi nih sampai akhir minggu depan? Dikurangi iya, tetapi insya Allah tidak berhenti sama sekali. Mana yang lebih diutamakan? Menulis postingan baru, menjawab komen yang masuk atau blogwalking?? Bagi saya, susah untuk menjawabnya. Karena bagi saya pribadi, membuat tulisan baru, menjawab komen yang masuk dan blogwalking (dan meninggalkan komen yang sebisa mungkin bermutu atau kreatif) merupakan sebuah kegiatan blogging yang berkesinambungan. Membuat tulisan baru?? Tentu saja penting, karena tanpa tulisan baru, sebuah blog akan menjadi blog yang mati atau minimal sekarat. Menjawab komen yang masuk?? Walaupun bagi kebanyakan blogger, menjawab komen yang masuk bukan merupakan suatu yang penting namun bagi saya menjawab komen yang masuk (terutama komen-komen yang sopan) adalah bentuk penghargaan bagi mereka yang sudah berkomentar di blog saya walaupun tentu saja tidak ada keharusan bagi saya untuk menjawab komen-komen yang masuk. Menjawab komen-komen yang masuk juga membuat diskusi menjadi lebih hidup dan menarik. Bukan itu saja, bagi saya sendiri menjawab komen-komen yang masuk juga tidak sedikit faedahnya salah satunya adalah mengasah kemampuan interaksi saya dengan para pembaca. Nah, bagaimana dengan blogwalking?? Apakah penting juga?? Bagi saya, blogwalking dan meninggalkan komen di blog orang lain adalah juga bentuk penghargaan saya bagi mereka yang telah meninggalkan komen di tempat saya atau bagi mereka sesama blogger. Selain itu tentu saja, blogwalking dapat menjadi sarana agar wawasan kita lebih berwarna-warni karena kita mengetahui di blogsfer ini berbagai macam tema yang dapat kita jumpai, mulai dari blog yang hanya sekedar narsisis sampai blog-blog spesialis yang untuk berkomentar membutuhkan skill tersendiri. Sayapun juga mulai menghargai semua macam blog. Blog-blog berbau sastra yang sebenarnya termasuk yang paling tidak saya sukai, mulai saya rasakan getarannya **halaah**, saya jadi berusaha untuk berkomentar juga berkomentar bergaya sastra walaupun tentu saja harus dimaklumi jikalau gayanya masih garing.πŸ˜› Karena bagi saya, tidak ada salahnya saya belajar menjiwai sebuah karya sastra, karena menurut saya, belajar sastra merupakan pengalaman unik bagi saya dan tidak sama jikalau kita belajar Matematika, Fisika, Kimia, Ekonomi, Akuntansi dan lain sebagainya. Belajar sastra yang efektif menurut saya harus mulai dari pintu ‘penjiwaan’ dan bukan melalui pintu ‘rumusan-rumusan baku’ seperti kita belajar ilmu-ilmu lain.

Huahahaha….. ini postingan mau bercerita tentang apa sih?? Kok nggak jelas?? Ya udah deh….. saya juga bingung, kenapa jadi ngalor-ngidul begini?? Tadinya sih, saya mau meminta maaf bagi mereka yang komennya belum saya jawab dan kunjungannya belum saya balas. Insya Allah, besok atau lusa saya akan mulai mencicil membalas komen-komen yang telah masuk dan juga blogwalking kembali. Postingan ini hanya sebagai pengganjal saja agar rekor baru jarak antarpostingan tidak terlalu besar pecahnya!:mrgreen:

25 responses to “Rekor……

  1. Pantas lama tidak muncul. Finansial bertambah euy….

  2. Jangan lupa kegiatan sosial kalau kesejahtraan meningkat.πŸ˜€

  3. WAAAAKAAAKAAKAKAK.. PANTAS KUMISNYA BERTAMBAH PANJANG.. KABUUUUUURRRRRRR
    SALAM SAYANG

  4. wah sy aja udah lama ngak nulis lagi…. ngak produktif lagi nih pak…

    btw semoga komentar2 sy sopan yaπŸ˜€ hehe

  5. wah rekor terburuk tuh. emang lagi sibuk apa nih ?

  6. tadinya mo saya bilangin di sini entar takut mendahului yg punya blog.. hehe..

  7. @skydrugz

    Wah…. kalau urusan kegiatan sosial atau amal tidak perlu bilang2 atau riya kan?? Cukup antara kita dan Yang Di Atas. Betul kan?πŸ˜€

    @KangBoed

    Kalau kumis kucing kangBoed suka nggak?? Kan… kumis kucing lebih panjang dari kumis saya..πŸ˜›

    @aRuL

    Wah… komentarnya aRuL sih sopan dan tak ada unsur2 yang menyakitkan ataupun yang menggelikan. Pokoknya sip deh!πŸ˜€

    Btw… kenapa nih sekarang jarang menulis lagi??😦

    @Bisnis Online

    Sibuk ekstra kerjaan karena ada ekspansi kantor/perusahaan.πŸ˜‰

    @Ag bint

    Huehehe…. terims ya bin…. saya udah disopirin ke mana2 tanpa pamrih:mrgreen:

  8. Weisss uang saku bertambah, itu yang paling penting, hehehehe

  9. Kalau bgt, tulis sj pengalaman ekspansi bisnisnya. Siapa th bs menginspirasi.πŸ˜€

  10. Yang penting selalu nulis.
    Saya juga udah mulai jarang updateπŸ˜‰

  11. dikira kepikiran pemilu presiden yang kemarin……πŸ˜€

  12. walah, sepertinya au ada rekor lagi deh ?

  13. Saya bisa merasakan kegalauan tulisan ini mas mengapa sampai begitu ngetan ngulon ngidol sik trus ngalor, aku pernah mengalami hal yang sama. Untuk menghindarinya, maka kubuatken bukil alias buku kecil buat nyimpen ide yang selalu ada di kantongan. Begitu muncul ide, langsung kutulis cipoknya. Alhamdulillahnya sampai sekarang aku berusaha untuk apdet 1 tulisan/hari selama aku dan koneksiku sehat.

  14. Weeekeekekeekek.. kamana juragan.. sibuk kenehnya
    Salam Sayang

  15. semoga lekas kembali yoooπŸ™‚

  16. @Raffaell

    Ya iyalah…. tetapi kalau saya sih, walaupun andaikan “uang saku” tidak bertambah, mungkin minimal insya Allah dalam jangka panjang pekerjaan kita akan bermanfaat bagi banyak fihak yang pada akhirnya juga akan menguntungkan kita secara finansial…πŸ˜€

    @skydrugz

    Aaah… bagi saya sih pada setiap orang kesuksesan itu ada jalannya sendiri2, tidak bisa dicopy mentah2. Lagian entah kenapa, saya tidak suka menulis tentang saya sendiri, sepertinya kurang obyektif gitu. Walaupun mungkin tidak tertutup kemungkinan saya bisa saja menulisnya di masa mendatang jikalau kehabisan bahan huehehe… Lagian itu bukan bisnis saya kok….:mrgreen:

    @tukangobatbersahaja

    Ya, insya Allah, saya akan berusaha terus menulis sesibuk apapun…πŸ™‚

    @Bisnis Online

    Wah… jangan gitu dong…. itu kan bukan rekor yang patut dibanggakan…. huehehe….

    @WANDI thok

    Wah… kalau masalah topik2 yang akan ditulis, saya sudah sejak dari dulu menuliskannya walaupun bukan di buku kecil tetapi di flashdisk menggunakan Notepad. Namun kalau detailnya saya tidak pernah menuliskannya lebih dahulu karena fikiran saya dinamis, terkadang tiba2 timbul begitu saja tambahan2 mengenai topik yang sedang saya buat yang sebelumnya belum terfikirkan…πŸ™‚

    @KangBoed

    Ya udah… salam manis aja deh buat KangBoed…:mrgreen:

    @Huang

    Semoga… terims ya…πŸ™‚

  17. Terkadang ada juga yah buntunya…tapi kalo ngeblog dipakai sebagai pasive income kayanya update nya tiap hari kali yah.Tapi katanya wordpress nggak bisa di pasangin iklan..

  18. Cerita tentang kesibukan barunya, siapa tahu bisa meninspirasi banyak teman dan saudara.

    Selamat berjuang.

  19. waduh.. syah malah pecahin rekor berbulan2 tidak posting… pengunduran sekali pak

  20. Saya juga lagi pusing bagi waktu kang….gara-gara menerima tawaran kerja, sebenarnya sih cuma nambahi masuk dua kali seminggu saja. Kenyataannya? Lha kok malah tiap hari dan sampai malam, dan ternyata kerjaannya menyenangkan.
    Ya udah, kegiatan di dunia nyata betapapun memang lebih menantang, ketemu hal-hal yang harus segera diselesaikan, mengatur acara agar tak bentrok, menyiapkan beberapa proposal dsb nya….terpaksa deh blog nya kalah.

    Atau kalau dipaksakan juga, ceritanya jadi cuma remeh temeh saja, walau kenyataannya belakangan ini blogku isinya makin remeh temeh…tapi saya berharap suatu ketika saya ingin bisa menulis yang baik, karena ternyata tulisan di blog setelah dikemas lagi, ditambah resensi penulis dsb nya bisa masuk dalam majalah profesional.

  21. Kalo baru 6 (enam) hari gak m-posting, saya kira masih wajar lho bang Yari. Namun krn selama ini produktivitas Bang Yari mmg di atas rata2 sajalah, maka Bang Yari perlu ‘pamit’ smacam ini.πŸ™‚

  22. hehe… jadi malu saya, karena terkadang kalau sedang sibuk banget dengan kegiatan offline, absen posting bisa sampe lebih satu minggu, absen blogwalking juga, dan nggak balas komen sampe beberapa tulisan. padahal apa-apa yang mas yari bilang itu bener adanya.

    membaca sastra dan mengapresiasi karya seni itu ternyata merangsang critical thinking. bahkan di banyak fakultas sains diajarkan sastra dan seni untuk melatih daya kritis dan analisis terhadap masalah. karena dipercaya, setiap ilmu, eksakta sekalipun tetap ada aspek seni dan pendekatan kemanusiaannya. *marshmallow sotoy*

  23. @Kang Aom

    Huehehe…. memang ada ya yang namanya passive income?? Kayaknya sih semua income itu aktif, mungkin ada yang disebut major income atau yang minor income. Huehuehue….πŸ˜€

    @Puspita W.

    Ya… nanti kalau sudah kehabisan topik baru deh cerita mengenai kesibukan2 saya…πŸ˜€

    @edratna

    Sebenarnya isi remeh temeh juga nggak apa2, asal tidak terlalu sering saja. Bahkan isi yang remeh temeh terkadang bisa juga jadi inspirasi loh buat bikin postingan yang lebih serius jikalau kita bisa jeli melihatnya…. Tak jarang saya juga banyak menulis hal2 yang agak serius dari hal2 yang remeh temeh seperti pengalaman saya dengan para salesman, dsb…πŸ™‚

    @Kang Nur

    Ya… doakan saja… mudah2an produktivitas saya dalam online tidak menurun hingga zero ya?πŸ™‚

    @marshmallow

    Terkadang memang sih mengapresiasi karya seni dan sastra memang merangsang critical thinking, tetapi critical thinking pada seni memang berbeda dengan ilmu2 eksakta. Karena seni memang tidak punya yardstick yang mantabz dan preferensi orang berbeda2. Masing2 orang punya preferensi yang berbeda dan apresiasi yang berbeda terhadap sebuah macam kesenian…πŸ˜€

  24. kalau boleh saya menyarankan adalah lebih mengutamakan untuk menjawab komen yanga ada pak, lebih mengutamakan para pengunjung dari pada postingan…. hehehhehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s