Sipit Itu Jelek?

Hao Lulu sebelum dioperasi (kiri) dan sesudah dioperasi plastik wajahnya (kanan). Lebih cantik atau sama saja atau malah lebih jelek?

Hao Lulu sebelum dioperasi (kiri) dan sesudah dioperasi plastik wajahnya (kanan). Lebih cantik atau sama saja atau malah lebih jelek?

Alyssa Lai menganggap dirinya tumbuh sebagai gadis yang cantik, namun begitu ia menyadari kalau ia sangat berbeda dari kawan-kawannya yang bule dan bermata biru itu. Itu karena Alyssa Lai kini tinggal di San Jose, California, Amerika Serikat sementara ibu dan ayah Alyssa adalah imigran dari daratan China. Pada ulang tahunnya yang ke-14, orang tua Alyssa ingin memberikannya kado yang  ‘sangat istimewa’ buat anak gadisnya itu yaitu operasi pelebaran kelopak mata (blepharoplasty). Orang tuanya berpendapat bahwa jika mata Alyssa dioperasi untuk diperbesar seperti mata teman-teman Alyssa yang bule-bule itu maka ia akan menjadi lebih cantik lagi. Namun setelah direnungkan dan difikirkannya masak-masak, Alyssa memutuskan untuk menolak hadiah tersebut. Penolakan tersebut bukanlah karena rasa sakit yang akan diderita Alyssa selama seminggu yang akan dirasakannya pasca operasi, namun Alyssa berfikir bahwa cantik tidaklah musti dalam pandangan seorang bule, dan Alyssa sangat bersyukur dengan matanya yang sipit yang alami tersebut.

Namun sayang tidak semua wanita China  bisa berfikir seperti Alyssa Lai. Beberapa malam yang lalu, saya melihat di acara TV One bagaimana wanita-wanita China di daratan China terutama di kalangan mereka yang mampu yang hidup di kota-kota besar seperti Beijing dan Shanghai banyak yang tergila-gila mempoles wajahnya habis-habisan dengan operasi plastik. Ya, rupanya definisi cantik menurut gadis-gadis China (terutama mereka yang hidup di kota-kota besar) telah bergeser. Jika dulu, 100 tahun yang lalu, gadis di China dianggap cantik jikalau mempunyai kaki yang kecil, sehingga tidak jarang kaki mereka dibebat dan dibengkokan dengan kayu hingga panjang tapak kakinya hanya 15 cm, sekarang gadis di China dianggap cantik apabila mereka mempunyai mata yang lebar, hidung yang mancung, tungkai kaki yang panjang dan tentu saja tak ketinggalan cat rambut yang kebule-bulean. Pendek kata kini banyak gadis-gadis China yang mengejar impian mereka, tidak hanya sebagai model, tetapi juga sebagai profesional yang lain, dengan kecantikan artifisial yang didapat dari operasi plastik. Biaya yang dikeluarkan, rasa sakit yang dirasakan pada masa pemulihan dianggapnya sebagai investasi masa depan yang tak ternilai harganya.  Operasi plastik yang paling laku adalah operasi pelebaran mata dan operasi pemancungan hidung. Bahkan operasi pelebaran kelopak mata dapat dilakukan hanya kurang dari satu jam lamanya! Karena banyaknya wanita-wanita di China yang mendambakan kecantikan artifisial ini maka kini di China telah digelar kontes kecantikan khusus wanita-wanita polesan operasi plastik. Dan Hao Lulu (gambar di atas) adalah gadis pertama China yang mendapat gelar “kehormatan” tersebut.

Entah kenapa, persepsi kecantikan di kalangan wanita China menjadi begitu berubah. Apakah karena ini karena “serbuan kapitalisme” atau karena alasan intrinsik keminderan orang-orang (wanita-wanita) Asia/China terhadap kecantikan orang-orang Eropa (barat) yang dianggap lebih dibandingkan diri mereka atau campuran keduanya?? “Serbuan kapitalisme” ini dapat terlihat dari maraknya produk-produk kecantikan dari barat terutama yang dari Perancis yang membanjiri pasar China. Produk-produk kecantikan tradisional China kini banyak terdesak oleh produk-produk impor yang modern tersebut. Karena banyaknya model-model cantik bule yang melekat pada produk-produk tersebut mungkin banyak wanita-wanita China yang “tertipu” dengan pandangan bahwa wanita bule lebih cantik daripada wanita China yang alami.

Terlepas dari pandangan bahwa mencari kecantikan artifisial adalah hak individu seseorang (memakai lipstik dan bedakpun sebenarnya juga sudah termasuk menggunakan kecantikan artifisial, bukan begitu?) apakah ini hanyalah masalah cara pandang yang salah? Apakah ‘investasi’ di bidang kecantikan yang artifisial ini  berpengaruh dengan kesuksesan profesi seseorang?? Karena menurut saya, kalau dilihat dari kecantikan yang diperoleh setelah operasi plastikpun, sepertinya wanita-wanita China tersebut tetap saja masih kalah cantik dengan wanita-wanita barat! Itu kalau dilihat dari persepsi mereka sendiri yang menganggap bahwa wanita-wanita bule lebih cantik dari wanita-wanita China yang alami…..

30 responses to “Sipit Itu Jelek?

  1. yg namanya cantik cakep dan jelek itu semuanya relatif selera orang berbeda2 namun yang alami tetap yg terbaik…

  2. “Beauty lies in the eye of the beholder”, kata nenek saya Pak Yari😀

  3. kata siapa? Di Indonesia, justru yang bermata sipit menjadi incaran banyak orang.

    Parameter kecantikan memang beda-beda.

  4. jadi ingat salah satu tayangan tv berbayar yang dulu sempat saya ikuti, bertitel “the swan” atau sesuatu semacamnya.

    agaknya globalisasi telah mempersempit banyak definisi, mas yari, termasuk cantik. iklim ini telah menciptakan sebuah perkampungan global sehingga banyak hal kini cendrung menjadi seragam. padahal yang seragam itu tidak outstanding. yang unik justru menjadi conspicuous.

    bukankah banyak wanita sekarang menganggap cantik adalah berambut lurus panjang, berkulit putih, dan berbadan super duper langsing? kemudian banyaklah wanita-wanita berupaya memenuhi spesifikasi demikian sehingga mereka jadi tidak semenonjol bila ia berkulit coklat, berambut ikal, dan bertubuh berisi.

  5. walaahh… mending kayak gw. wajah pribumi tapi aura bule. heheehe… (maksudnya apa yak?):mrgreen:

  6. bener tuh..disini ama di vietnam hampir setiap cewek ngecat rambutnya…jadi pada kayak bule celup semua..haaa..dan trend pake celana pendek banget agar keliatan paha dan betis yang jenjang memang sedang ngetren padahal sekarang lagi musim angin dingin…biar mode dibelain dingin2..hee

  7. @Ag bint

    Mungkin kalau dioperasi plastik karena kecelakaan karena terbakar atau karena bahan2 kimia atau sebab2 lainnya sih tidak mengapa, tetapi kalau “tidak mensyukuri” apa yang telah diberikan oleh alam.. nah itu yang ‘gawat’…😀

    @soyjoy76

    Itu bukan kata nenek anda aja…. kayaknya banyak juga yang setuju dengan pendapat seperti itu… huehehe….:mrgreen:

    @skydrugz

    Nah… itu dia… justru itu kan… pandangan wanita2 China yang dioperasi plastik itu yang mengatakan wanita2 bule lebih cantik itu salah kan?😀

    @marshmallow

    Eh… iya… saya dulu juga tahu ada tayangan “the swan” tetapi saya lupa di mana nontonnya ya, abis saya kurang memperhatikan acara tersebut sih walaupun sebenarnya cukup menarik… huehehe…

    Saya sendiri juga bingung definisi cantik itu seperti apa, apakah wanita yang berlipstik dikatakan lebih cantik dari wanita tidak berlipstik?? Sejauh mana keartifisialan tersebut sudah ‘meracuni’ fikiran kita?? Wah… nggak tahu deh… binun… huehuehue…

    @diazhandsome

    Emangnya aura bule lebih hebat dari aura pribumi gitu?? Emang aura bule apa yang bisa dipancarkan dari diaz?? Lha… ngomong Inggris aja belon becus… huehuehue…:mrgreen:

    @boyin

    Huahaha…. iya bener bule celup… mungkin juga ya orang2 Asia masih kurang ‘kreatif’ sehingga sampai mode2pun harus ikut2an. Tetapi seperti biasa, ambil hikmahnya aja deh, siapa tahu yang jualan minyak angin jadi laku, lumayan menambah penghasilan mereka. Huehehe…😀

    • kecantikan memang sulit dimutlakkan. itu tuh pengaruh media massa yang dikuasai barat akibatnya, orang china jadi berpikir bahwa yang ideal itu adanya di barat. padahal kebudayaan China termasuk sudah sangat maju.

  8. cantik mah relatif menurut saya pak.. terkadang para wanita tu aja yang g’ pede

  9. Well, globalization rules!:mrgreen:

    IMO sih, wanita sipit memang bisa saja cantik, namun tetap saja kalah cantik dibanding wanita yang bermata tidak sipit.😀
    Lagian, walaupun mungkin menurut bang Yari wanita2 yang melakukan blepharoplasty itu gak akan lebih cantik dari wanita2 barat yang menjadi patron mereka, tapi mereka jadi lebih cantik dibanding saudara2 sebangsanya yang masih sipit, dan dibanding diri mereka sendiri saat masih sipit (tentu saja). *liat foto*😛

    BTW, blepharoplasty ini bukannya ngetrend duluan di Jepang dah lama banget? CMIIW

  10. Sejujurnya saya termasuk yang sering mempertanyakan definisi cantik. Mungkin karena dulu saya sering menggambar, dan berupaya menciptakan gambar yang cantik, maka saya jadi banyak bertanya2 ttg kriteria cantik. Yang jelas kecantikan itu subyektif dan sepertinya kriteria cantik selalu bergeser, tergantung pengaruh media.

    Ngomong2 foto di atas, yang mencolok justru make up nya. Klo ga dikasi tau dia operasi plasti, saya juga ga nyadar Pak😀

  11. @skydrugz

    Yah… begitulah… sepertinya dominasi kebudayaan dari sebuah ras bisa “mencuci otak” persepsi dari ras2 yang lain…😀

    @zoel

    Atau jangan2 mereka hanya ingin menutupi kelemahan2 mereka yang lain (seperti skill dll.) dan agar orang lebih memperhatikan “kecantikannya”

    @jensen99

    Ya… masing2 punya selera sendiri2 lah…. ada yang suka sama sipit ada yang suka sama yang belo, ada yang suka sama yang putih panuan, ada juga yang doyannya item gosong, ya masing2 punya preferensi tersendiri lah..:mrgreen:

    Memang benar tahun 1970an operasi pelebaran mata (dan juga pemancuangan hidung) memang sudah marak di Jepang, itu juga karena mereka sangat ‘mengidolakan’ kecantikan fisik orang barat…

    @narpen

    Yah… mungkin siapa tahu nanti definisi “cantik” akan bergeser lagi, memang susah dalam menilai obyektif tentang makna kecantikan, standardnya juga menurut saya artifisial pula.

    Huahaha… iya… saya juga memperhatikan, yang menyolok memang justru make-upnya, jangan2 kalau foto kiri di make-up cantiknya jadi sama dengan yang foto di sebelah kanan. Rugi dong ya udah mahal2 operasi plastik??:mrgreen:

  12. Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku tersayang

    I Love U fuuuuuuulllllllllllllllllllll

  13. paling sip & TOP BGT ya cantik alami, awet muda ayu sepanjang tahun, ga ada yang bisa ngalahin cantik alami asal perawatan yang alami juga, ga perlu neko-neko lah. Syukuri yang telah diberikan dan yang dipercayakan pada kita

  14. dunia selalu berubah.., termasuk komponen didalamnya…….😀

    rumput tetangga memang lebih hijau……😀

  15. Tau tuh, saya suka bingung ngeliat cewe, yang alis nya dicukurin ampe abisss, trus di tato biar ada alis ? wadehel banget dah, hahaha…… padahal namanya juga manusia yak

  16. cantik itu relativ..
    kalau jelek itu absolut…
    heheh maksudnya???😀

  17. justru saya mpunya kelainan ga tahu kenapa saya suka dengan wanita berwajah asia…hehehehe…pokoke kelihatan gimana gitu hahaha

  18. @sobatsehat

    Bisa jadi…🙂

    @KangBoed

    Salam hangat juga deh buat KangBoed termanis!:mrgreen:

    @Roshi

    Menurut saya sih juga begitu, syukuri saja apa adanya, toh masing2 juga punya kelebihan dan kelemahan….🙂

    @ridhobustami

    Yah… begitulah… lha wong bule aja masih ada yang mau berjemur2 ria agar kulitnya menjadi hangus! Katanya lebih cantik! Padahal sih alami saja, mau putih atau hitam, sipit atau belo, pesek atau mancung pasti ada kelebihannya masing2😀

    @Raffaello

    Mereka seperti itu karena apa ya?? Apa karena ingin dilihat cantik oleh para cowok?? Huehehe…. **ditimpuk para cewek**

    @ardianzzz

    Loh… mas ardian kok jadi perasa gitu seh?? Wakakakak…. **ampun.. ampun…**:mrgreen:

    @omiyan

    Kelihatan gimana?? Kelihatan giginya gitu??:mrgreen:

  19. Definisi cantik tergantung pada setiap orang, ada orang yang terobsesi pada kecantikan terus menerus, ada yang tenang2 aja.
    Dan situasi agar orang sadar selalu akan kecantikannya memang dibuat oleh perusahaan yang produknya bidang kecantikan…lihat saja iklan di TV yang seolah-olah kulit putih lebih cantik dibanding kulit sawo matang.

  20. Hahahaha … itu seperti pikiran iparku waktu pulang kamping,”Koq ngak bikin hidung mancung, Mbak?” lalu aku jawab,”wah hidungku jelek kayak jambu aer gini … bulé-bulé pada antri … malah ada yg tergila-gila … ngapain ngabis-ngabis duit buat dongkrak hidung yg ngrejekeni ini?”

  21. @edratna

    Nah itu dia bu…. bahkan karena tiap hari kita disuguhi produk2 kecantikan yang artifisial sehingga definisi cantikpun memang cenderung menjadi artifisial. Apalagi iklan krim pemutih kulit, wah sepertinya kulit putih itu paling bagus (dan celakanya bahkan dikatakan kulit yang bersih dan sehat juga) padahal kulit yang sehat adalah kulit yang alami, dan kulit yang bersih tentu saja bersih dari segala kotoran dan juga bahan2 kosmetik (termasuk krim pemutih) yang dapat membuat kulit kita jadi polusi oleh bahan2 kosmetika…

    @Huang

    Yang bilang bule siapa???:mrgreen:

    @juliach

    Iya ya mbak…. siapa tahu nanti kalau hidungnya didongkrak malah pada lari bulé2nya! Huehehe….:mrgreen:

  22. waduh… saya juga tergolong sipit juga, hehehe

    saya termasuk yang nggak terlalu suka kecantikan artificial,
    apalgi cewek menor, hahaha…

  23. sudahlah…. bersyukur ajja dh… dng apa yg ada…

  24. THE MOST BEAUTYFULL IN THE WORLD IS INDONESIAN WOMAN ,SWEAR😉

  25. sipit itu kayakya cantik kalo cewek, kayak orang korea itu semuanya cantik cantik,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s