Daily Archives: Rabu, 26 Agustus 2009

Ketidakakuratan Informasi Dari Malaysia?

Merahputih-Garuda-176208Sebenarnya hari ini saya seharusnya menulis sesuatu tentang keagamaan sesuai dengan tradisi saya dalam bulan Ramadhan selalu menulis tentang hal-hal yang berbau keagamaan. Tetapi entah kenapa, kok mendengar kasus tari Pendet yang “diklaim” Malaysia rasanya kok gatal mau menulis tentang hal ini. Namun saya akan menulisnya dari sisi yang agak berbeda. Mungkin habis artikel ini, saya akan berusaha kembali untuk menulis artikel-artikel keagamaan semampu saya (yang dicomot dari sana-sini) baik dalam Bahasa Indonesia maupun Inggris. Harap maklum.. :mrgreen:

Sebenarnya saya pertama kali melihat klip promosi “Enigmatic Malaysia” dari saluran Animal Planet bukan dari saluran Discovery Channel. Maklum saja, karena Animal Planet adalah memang milik bersama dari BBC (British Broadcasting Corporation) dan Discovery Channel. Saya juga menyadari ada keanehan dari klip “Enigmatic Malaysia” tersebut berupa adanya gambar penari Bali (saya sendiri awalnya tidak tahu kalau itu adalah penari pendet tahunya cuma tari Bali saja hehehe…). Saya juga tidak menyadari waktu itu bahwa gambar penari pendet itulah yang bakalan menghebohkan seluruh negeri ini. Lantas apa reaksi saya ketika pertama kali melihat ada penari Bali di klip promosi tayangan “Enigmatic Malaysia” itu? Marahkah? Gondokkah?? Sebenarnya sama sekali tidak! Justru waktu itu saya tertawa terkekeh-kekeh dalam hati: “Ini orang Malaysia kok asal comot saja sih?? Apa orang Malaysia ini bodoh kurang cerdas untuk membedakan mana budaya Malaysia dan mana budaya Indonesia?? Di saluran Discovery Channel pula…. sungguh memalukan!”

Saya pribadi adalah orang yang sangat menghargai keakuratan informasi walaupun sebagai manusia tentu saja saya juga sering lalai dan memberikan informasi yang kurang akurat. Walaupun begitu, saya sangat berusaha untuk memberikan informasi seakurat mungkin dan saya juga menghargai orang yang memberikan informasi kepada orang lain seakurat mungkin. Bagi saya adalah sungguh memalukan jika ada fihak-fihak yang memberikan informasinya secara tidak akurat terutama untuk hal-hal yang berbau informasi pengetahuan, budaya, dan lain-lain. Nah, tentu saja jikalau ada tayangan gambar penari Bali sebagai bagian dari promosi Malaysia tentu saja hal tersebut merupakan informasi yang sangat tidak akurat! Apa hubungannya penari Bali dengan Malaysia (walaupun bisa saja dihubung-hubungkan dengan maksa sekali!)?? Saya berfikir ini merupakan pembodohan bagi mereka yang menyaksikan tayangan tersebut baik di luar Malaysia maupun bagi rakyat Malaysia sendiri! Walaupun pada akhirnya fihak Discovery Channel mengaku bersalah atas tayangan tersebut karena klipnya dibuat oleh mereka sendiri namun menurut saya pemerintah Malaysia (dan juga fihak rumah produksi KRU di KL yang memproduksi tayangan Enigmatic Malaysia) juga turut bersalah karena tidak ikut mengkoreksi klip tersebut!

Saya hanya berharap mudah-mudahan ini adalah “kebodohan” terakhir yang “dibuat” oleh fihak Malaysia. Jangan sampai ada anggapan bahwa pendidikan di Malaysia hanya bisa menghasilkan orang-orang yang hanya bisa menginformasikan sesuatu yang tidak akurat! Lha, wong membedakan budaya Indonesia dan budaya Malaysia saja mereka tidak becus! Bangsa yang maju adalah bangsa yang bisa menghasilkan informasi secara akurat. Malaysia mungkin adalah negara yang termasuk makmur namun JIKALAU mereka gagal menghasilkan informasi secara akurat (apalagi tentang sesuatu hal yang jelas-jelas bisa dibedakan!) mereka masih mencerminkan sifat-sifat masyarakat yang terbelakang! Ingat, makmur belum tentu maju!

Bagi kita masyarakat Indonesia, jangalah kita marah secara berlebihan, karena bagaimanapun juga reaksi yang berlebihan tidak akan menguntungkan siapapun juga. Namun kita juga harus tetap waspada, yang penting kita harus lebih banyak bertindak (daripada berperang kata-kata dan berdiplomasi berlebihan yang hanya ngomong melulu dan tidak maju-maju!) secara nyata, dengan cara damai dan terhormat tentu saja, bagaimana agar Malaysia tidak berdaya mengklaim dan mematenkan budaya-budaya kita di masa mendatang!