Kucing Jatuh Dari Lantai 26 Apartemen Namun Tidak Apa-Apa!

Kucing memang binatang sakti! Tak salah kalau binatang tersebut sering dibilang mempunyai 9 nyawa. Namun begitu, kesaktian kucing sebenarnya hanya berkenaan dengan sering selamatnya kucing jikalau si kucing jatuh dari sebuah bangunan apartemen (pangsapuri) yang tinggi. Seperti video yang baru saya temukan secara tidak sengaja di atas yang memberitakan seekor kucing bernama “Lucky” yang tetap sehat wal’afiat walaupun ia jatuh dari lantai 26 sebuah apartemen di New York, Amerika Serikat.

Sebenarnya mengapa kucing itu bisa selamat setelah jatuh dari sebuah bangunan apartemen setinggi itu dapat dijelaskan dengan mudah secara fisika. Tidak perlu menjadi seorang fisikawan untuk mengerti fenomena ini. Sebenarnya kucing tidak terlalu sakti juga, tingkat kefatalan kucing yang jatuh dari bangunan apartemen paling tinggi adalah dari lantai 6, 7 atau 8. Namun “aneh”nya tingkat kefatalan tersebut justru jauh berkurang jikalau kucing jatuh dari tingkat yang jauh lebih tinggi dari itu! Sebuah rekor di Amerika Serikat mencatat bahwa seekor kucing jatuh dari lantai 32 namun ia hanya menderita sedikit kerusakan pada giginya! Selebihnya si kucing sehat wal’afiat. Bagaimana hal tersebut bisa terjadi?

Seperti yang sudah kita ketahui sejak SD, sebuah benda yang  jatuh dari ketinggian pasti akan ditarik oleh gaya gravitasi ke bumi, semakin lama semakin cepat karena ditimbulkan oleh percepatan gravitasi bumi. Namun begitu jikalau kita jatuh dari tempat yang tinggi sekali, ternyata kecepatan jatuh kita tidak terus menerus bertambah. Kenapa begitu? Itu disebabkan adanya gaya gesek udara yang bekerja ke atas yang berlawanan arah dengan gaya gravitasi bumi. Boleh dikatakan bahwa gaya gesek udara ini berfungsi sebagai rem agar kecepatan jatuh kita tidak terus bertambah. Kecepatan maksimal kita jatuh ini yang disebut dengan “kecepatan akhir” atau Bahasa Inggrisnya adalah “terminal velocity“.

Rumus kecepatan akhir adalah sebagai berikut:

V_{t}= \sqrt{\frac{2mg}{\rho AC_{d}}}

Dimana Vt adalah kecepatan akhir, m adalah massa benda yang jatuh, g adalah percepatan gravitasi bumi, ρ adalah kerapatan fluida (dalam kasus ini adalah udara), A adalah luas penampang yang tegak lurus dengan gaya gesek udara (secara kasarnya adalah luas permukaan benda yang langsung menghadap ke bumi) sedangkan Cd adalah koefisien gesek.

Untuk mencapai kecepatan akhir ini, diperlukan ketinggian tertentu. Dalam kasus kucing yang jatuh dari lantai 26 sebuah apartemen ini penjelasannya adalah seperti berikut ini: Ketika jatuh dari lantai 26 kucing akan mengalami akselerasi karena gravitasi bumi. Karena mengalami akselerasi si kucing jadi takut dan “menciut” posisinya yaitu punggungnya ke atas sementara kepalanya ditekuk ke bawah menempel ke leher. Namun setelah mencapai sekitar lantai ke-6 atau ke-7, si kucing telah mencapai kecepatan akhirnya sehingga akselerasi karena gravitasi bumi telah hilang dirasakan oleh si kucing. Karena akselerasi tidak lagi dirasakan, si kucing menjadi lebih rileks dan tidak ketakutan lagi. Posisi badannya tidak lagi “menciut” melainkan mulai merenggangkan badannya. Perenggangan badan oleh si kucing menyebabkan luas penampangnya (dalam rumus di atas disimbolkan oleh “A”) semakin besar sehingga kecepatan akhirnya (Vt) semakin kecil lagi. Karena si kucing dalam keadaan rileks maka badannya menjadi fleksibel dan ketika hendak mendarat si kucing sudah menyiapkan kakinya untuk mendarat. Faktor-faktor tersebut semuanya memperkecil kemungkinan si kucing untuk cedera ketika mendarat di tanah.

Nah, sekarang jelas kenapa tingkat kefatalan jatuhnya kucing lebih besar di lantai 6 atau 7 dibandingkan di lantai 20an atau 30an, karena jikalau jatuhnya dari lantai 6 atau 7 si kucing belum sempat mencapai kecepatan akhirnya atau terminal velocity-nya.

Iklan

22 responses to “Kucing Jatuh Dari Lantai 26 Apartemen Namun Tidak Apa-Apa!

  1. Wuih, saya kira tadinya ada kaitan sama agility kucing. Beda yah.
    Kalo gitu, jatuh dari pesawat terbang yang sedang mengudara tinggi juga tidak fatal buat si kucing dong mas?

  2. wah betul2 sy tercerahkan sama posting Pak Yari…
    ternyata mitos 9 nyawa kucing itu bisa dijawab dg ilmiah seperti ini 😀

  3. umm..bbrp waktu lalu kucing dirumah saya terjatuh dari atas bak penyimpanan air setinggi 4 meter, tapi tetap bisa mendarat dengan empat kakinya terlebih dahulu, apakah hal tsb juga berarti kecepatan si kucing sudah mencapai terminal velocity pak? kalo manusia kira2 kepikir ga ya menyiapkan kaki utk mendarat ketika sudah mencapai terminal velocitynya? ada juga panik & ketakutan..hehe..

  4. Yari,

    Analisa yang sangat menarik tentang 9 nyawa milik seekor kucing.
    Saya pernah beberapa kali melihat kucing tertabrak motor aau mobil tapi
    tetap hidup. Mungkin karena hanya terserempet atau tertabrak sedikit saja.
    Terima kasih atas informasinya bermanfaat, kebetulan anak saya senang
    kucing.

  5. tentunya juga didukung dengan tubuhnya yang ketika rileks itu mengembang dan membentuk parasut. Sementara seluruh otot dan persendiannya bisa menjadi peredam ketika dia membentur tanah.

    Ini kenapa manusia tetep parah walaupun jatuh dari ketinggian yang sudah mencapai maksimum velocitynya. KArena meski rileks tubuh manusia tetap gak dirancang untuk jatuh. 😀

  6. kapan manusia bisa menemukan cara untuk meringankan tubuh seperti di film2 silat dulu..sehingga nggak perlu terjun payung dan bisa sefleksibel kucing?

  7. Kucing bisa rileks ya…lha kalau manusia kan badannya makin kaku karena takut…jadilah…bruuuk…
    Kalau manusia bisa seperti kucing ini, fenomena bunuh diri dari lantai atas Mal nggak ada lagi….

  8. mencerahkan pak, ternyata bisa dijelaskan secara ilmiah
    salam kenal sebelumnya 🙂

  9. Pertanyaan saya, kenapa kucing kalau manjat pohon gampang aja, tapi pas turunnya nggak berani? Hmm…mungkin teori Pak Yari bisa menjelaskan ini 😀

    Pa kabar Pak? Lama tak berkunjung kemari…. 🙂

  10. Bagaimana tentang teori kalao kucing yg gepeng trus bisa normal kembali seperti film tom&jerry? *kabuuuuuuuuuur* :mrgreen:

  11. @Dhany

    Kalau menurut rumus di atas sih, kalau kucing jatuh dari pesawat terbang juga memang seharusnya sehat wal’afiat asal saja tentu jatuhnya harus kakinya dulu (kalau kepalanya dulu ya itu lain ceritanya dong…. huehehe….). Tapi, siapa sih yang tega melempar kucing dari pesawat terbang?? 😀

    @aRuL

    Tetapi RuL yang tetap tidak terjawab adalah kenapa mitos kucing itu 9 nyawa bukannya 7 atau 10 atau 20 nyawa?? :mrgreen:

    @pipiew

    Kalau cuma empat meter sih belum mencapai terminal velocity-nya. Namun begitu 4 meter itu masih relatif rendah buat kucing, sehingga kecepatannya saat kakinya membentur tanah belum membahayakan si kucing… 🙂

    @Multibrand

    Kalau kucing selamat dari tertabrak motor atau mobil mungkin tabrakannya tidak terlalu fatal dan tidak mencederai parah organ2 vital tubuhnya…

    @bukan detikcom

    Kalau manusia itu karena massanya lebih besar dari kucing, maka terminal velocity-nya juga besar! Lagipula manusia serba salah, jikalau ia jatuh dalam posisi vertikal maka luas penampangnya (A) kecil sehingga terminal velocity-nya jauh lebih besar lagi. Sementara itu jikalau ia jatuh pada posisi horizontal, A-nya memang semakin besar yang berarti Terminal Velocity-nya juga kecil, namun jikalau manusia jatuh pada posisi horizontal maka kemungkinan organ2 dalamnya akan banyak mengalami cedera! 🙂

    @boyin

    Ilmu2 meringankan tubuh seperti itu belum tentu ada realitanya di zaman dulu juga…. namanya juga film… terkadang banyak berisi adegan2 hiperbola saja… supaya filmnya laku tentu saja.. 🙂

    @edratna

    Kucing bisa rileks bu…. karena kucing nggak bisa mikir seperti manusia. Jadi kalau percepatan yang dirasakannya hilang maka ia berfikir dia sudah dalam keadaan aman. Mangkannya dia bisa rileks… 😀

    @ordinareez

    Ok… salam kenal juga… 🙂

    @soyjoy76

    Kenapa kucing nggak berani turun?? Itu karena kucing nggak pernah belajar fisika. Kalau dia tahu, dia bakal aman, dia pasti nggak akan ragu2 untuk turun… huehuehue….

    @Nurita Putranti

    Dulu mbak Ita waktu kecil (mungkin sampai besar) suka mainan Tom and Jerry sama saudara2nya mbak Ita ya?? Mbak Ita pasti jadi Tom-nya yang kebagian digebukin terus, ya kan?? Hayo ngaku aja! Huehuehue…. 😆

  12. waaaa…Pak Yari membuka rahasia Ita *malu@mode.on* :mrgreen:

  13. Apakah tubuhnya yang relatif kecil bisa berpengaruh. Mungkin seperti semut yang kita jatuhkan tapi tetap kabur dengan cueknya?

  14. @nurita putranti

    Bukan bermaksud membocorkan rahasia tetapi untuk mengingatkan mbak Ita supaya jangan mau jadi Tom-nya terus…. sekali2 jadi Scooby Doo gitu…… **nggak nyambung** :mrgreen:

    @Emanuel Setyo Dewo

    Yang jelas…. semut itu m-nya kecil hingga terminal velocity-nya kecil…. kalau terminal velocity-nya kecil dan massanya kecil, energi kinetiknya pada saat bertumbukan dengan tanah juga RELATIF kecil…

  15. mas yariNK…apakah dalam hal ini fungsi intuisi atau semacam instink…. berfungsi pada kasus sang kucing ini?…kalau di kalangan manusia intuisi ternyata memiliki posisi penting…..ketika akan mengambil keputusan terutama yg sifatnya emergensi dan sangat segera….intuisi digambarkan sebagai akumulasi potensi pengetahuan,pengalaman,sejarah hidup, daya respon dan kepekaan, dan perasaan seseorang….

    • Mungkin saja prof….. karena kucing tidak bisa berfikir seperti manusia, maka biasanya instink ini sebagai “alat pengganti fikiran” kucing yang tidak sebaik manusia itu. Insting ini bisa berguna bagi sang kucing agar ia terhindar dari mara bahaya. Pada manusia insting ini mungkin berguna jika kita berada di situasi yang asing dan kita tidak punya pengetahuan tentang situasi tersebut namun kita harus menentukan langkah dengan cepat.

      Saya pernah melihat di National Geographic Channel, kehebatan insting ini terkadang bisa melampaui logika dan perhitungan masak pada manusia. Contohnya adalah pecatur wanita jenius asal Hungaria, Judith Polgar yang bisa melangkahkan buah caturnya dengan sangat cepat dan tepat. Ternyata dugaan kita selama ini salah, Judith Polgar melangkahkan buah caturnya lebih menggunakan insting dibandingkan pemikiran dan perhitungan yang masak. Namun tentu saja insting juga bisa keliru, seperti halnya Judith Polgar walaupun ia sering mengalahkan pecatur2 Grand Master pria, tetapi tetap saja sekali waktu ia kalah…..!

  16. Itulah kelebihan kucing. 😀 👿 😀

  17. ya kacian kucingnya jatuh dr apartemen..

  18. nice blog…. tapi mash blum percaya hehee
    Sukses terus buat blognya

    Yuuk mampir ke Blog kami
    http://sehatalaherbal.wordpress.com

    KAMI MENYEDIAKAN
    1. Pakaian pelangsing yang membakar lemak lebih cepat
    2. KOYO KINOTAKARA penyedot racun tubuh melalui kaki. Anda bebas penyakit
    3. PRODUK penghemat BBM hingga 30% (120rb/packs)
    4. BLACK JADE, Giok hitam memperbesar n memanjangkan alat vital pria
    5. Propolis Platinum

    terimakasih

  19. Ping-balik: Raindrops That Might Kill Like A Bullet… « Spektrum Pemikiranku

  20. Ping-balik: Kucing Jatuh dari Lantai 26 Apartemen Namun Masih Hidup

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s