Monthly Archives: April 2011

A, B atau C?

Cukup menarik artikel yang dibuat di blog manusiasuper di sini. Sebenarnya ada dua  pertanyaan yang diajukan di artikel manusiasuper tersebut, namun saya tertarik terhadap salah satunya saja. Untuk singkatnya, mari saya intisarikan artikel tersebut di sini. Oke, misalnya anda disuruh memilih dari ketiga kandidat berikut ini (diusahakan jangan golput 😉 )

Kandidat A:  Memiliki banyak teman politisi busuk, percaya pada ramalan bintang, punya dua istri gelap, perokok ganja dan minum 8 hingga 10 gelas martini per hari.

Kandidat B: Pernah dipecat dari kantornya dua kali, selalu tidur hingga siang hari, pengguna opium ketika menjadi mahasiswa dan minum setengah galon wiski setiap malam.

Kandidat C: Dinobatkan sebagai pahlawan perang, vegetarian, tidak merokok, sangat jarang minum minuman keras, dan tidak pernah melakukan pelecehan seksual apapun.

Ayo pilih sekarang! Nah….. anda sudah memilih?? Sekarang kita lihat siapa saja ternyata ketiga kandidat tersebut:

**

**

**

**

**

**

**

**

**

**

Dan ini dia ketiga kandidat tersebut:

Kandidat A: Franklin Delano Roosevelt
Kandidat B: Winston Churchill
Kandidat C: Adolf Hitler

Terkejut? Ya, sayapun juga terkejut. Tapi hanya untuk sementara. Ada dua hal kenapa keterkejutan saya hanya sebentar.  Pertama saya langsung menyadari bahwa pilihan di atas agak “mengarahkan” karena kandidat A dan B hanya dituliskan sifat yang buruk-buruk saja, sementara kandidat C hanya dituliskan sifat yang baik-baik saja.  Mungkin jikalau sifat-sifat kandidat A dan B diteruskan dan dimasukkan juga sifat-sifat baiknya sementara sifat-sifat kandidat C juga diteruskan dan dimasukkan juga sifat-sifat buruknya mungkin pilihan kita bisa berbeda. Kedua, tentu saja saya sadar bahwa seburuk-buruknya orang iapun pasti punya sifat-sifat positif juga, sebaliknya sebaik-baiknya orang iapun pasti punya sifat-sifat negatif juga jadi kasus di atas sebenarnya adalah hal yang umum.

Namun hal yang lebih penting dari adanya “kasus”  di atas adalah bisa membuat calon pemilih menjadi bingung karena dalam benaknya tertanam seolah-olah mereka yang mempunyai sifat-sifat baik ternyata bisa menjadi seorang “monster” dan sebaliknya. Sebenarnya kasus di atas memang bisa saja terjadi di dunia nyata ketika para pemilih dengan segala cara tidak bisa mengetahui sifat-sifat lengkap kandidat-kandidat yang akan dipilihnya atau pendek kata informasi mengenai kandidat-kandidat tersebut sangat terbatas. Kalau sudah begitu kini timbul dua pertanyaan, pertama, apakah jikalau kita memilih C (yang ternyata Adolf Hitler) berarti kita salah pilih? Tentu saja jawabannya ‘ya’. Tapi, pertanyaan kedua, apakah kita bersalah karena memilih C? Jawabannya ‘tidak’, karena kita sudah memilih dengan kriteria yang masuk akal berdasarkan informasi maksimal yang kita dapatkan. Memang betul, lain waktu jika ada kandidat-kandidat dengan sifat-sifat di atas bisa jadi kandidat C malah lebih buruk dari Adolf Hitler, namun jangan lupa bisa saja lain waktu ternyata kandidat A atau B yang memang jauh lebih buruk dari Adolf Hitler. Jadi jika ada pemilihan kandidat seperti di atas dan anda tidak mengetahui bahwa C adalah Adolf Hitler, dan anda hanya mempunyai informasi yang terbatas mengenai ketiga kandidat, maka jangan ragu-ragu untuk memilih salah satu kandidat yang menurut anda paling sreg, termasuk kandidat C ! 😉

Colour or Greyscale?


Look closely at the dot at the centre of the first (upper) picture for approx 60 seconds. Don’t shift your focus away from it. For the best result, use a PC or laptop screen and position your eyes about 1 foot (30cm) away from the screen. After 60 seconds, move your focus to the  dot at the centre of the second (lower) greyscale picture instantly. Again, don’t shift your focus away from the dot for a while. Wait a minute! A greyscale picture? Are you sure?

Twinkle Twinkle Little Star, UFO or God’s Vessel?

I was hovering across YouTube looking for something interesting when suddenly I stumbled upon this video. It’s a six minute video showing a celestial object being suspended in the sky. The place is somewhere in Stockholm, Sweden. The time is April 2010 (a year ago). The person who filmed this occasion claimed that it is a UFO or perhaps he preferred calling it a spaceship from another civilisation in the outer space. If you watch this video completely till the last second of it, yes you may notice that the object filmed is ‘breathing’ or pulsating and it may give you a stronger idea that it is an artificial object made by an advanced civilisation deep in the space. Well, I’m not a hypocrite, at first it gave me the same idea too.

But it is not my nature to take something for granted. And as I think over and over, I came to a simple but firm conclusion that it is nothing more than a star or a planet! (probably it is Venus) Then why is it throbbing?? I’m sure because the light passing through the earth’s atmosphere is refracted a few times by our atmosphere. That’s because our atmosphere contains several layers and each layer has a different density. This refraction in the atmosphere also gave the idea for a popular children song “Twinkle Twinkle Little Star” that we have been knowing it so awfully since heck-who-knows. The zoom effect plus the refraction that gives the object the throbbing effect.

So now after all logical explanation provided above, do you still insist that it is a spaceship from another planet? If you do, I understand that a lot of times our science fiction part is  more fun than our logic part. But remember, my science fiction part can also provide you with even something more fun. I would say that it is a god’s vessel! How’s that? Is it super silly? Do you think a spaceship from another planet sounds more scientific than that of a god’s vessel because the latter is a product (or a term) of science fiction in the old past even though that both are not yet scientifically proven? Oh dear, think again! 😉